Ana Uhibbuka Fillah

Ana Uhibbuka Fillah
BAB 5 : You are the most beautiful fate



Zahrah : kamu adalah takdir yg terindah


Jika aku memang di takdir kan untuk menjadi kekasih halal mu, maka beruntung lah aku mendapat imam seperti mu.


Wahyu : kamu adalah takdir yg terindah


Jika aku di takdir kan untuk menjadi imam mu, maka beruntung lah aku. Karena kau adalah anugerah terindah yg tuhan berikan kepada ku.


BAB 5 : You are the most beautiful fate


Wahyu merasa dia, akan memberitahukan zahrah bahwa buku kesayangan nya ada padanya. Tapi, wahyu masih merasa ragu. Ia tidak tau bagaimana cara memberitahukan zahrah, dia masih canggung untuk bertemu zahrah.


Sambil menyusun  kata-kata yg akan dia ucapkan di hadapan zahrah, dia tersenyum. "Entah. ..mengapa dia begitu mengagumkan bagiku, dia berbeda dari gadis lain....dia itu....istimewa" ucap wahyu.


Tok. . . . Tok. . . Suara ketukan pintu terdengar begitu jelas di telinga Zahrah, tapi zahrah tidak beranjak dari tempat tidurnya.


" masya allah. . . Memang benar kata orang orang, pak ustadz mudah yg menjadi imam tarwih berjamaah di mesjid. Di anugerah ii wajah tampan nan rupawan" ucap ibunda Zahrah.


"Silahkan masuk nak . . .ucap ibunda Zahrah" maaf tante zahrah nya ada? Ucap wahyu. Ibunda Zahrah menghampiri zahrah, di kamar nya. "Zahrah. . . Kenapa kamu tidak bilang, kalo kamu kenal dengan ustadz mudah itu " sahut ibunda Zahrah.


"Ma.... maksud bunda apa ? Ucap Zahrah" , "Sudah...sudah sebaiknya kamu ganti baju dan turun ke bawah " ucap ibunda Zahrah. "Ok"


Saat bertemu dengan ust wahyu, zahrah sangat terkejut. Di benak zahrah timbul berbagai pertanyaan, ibunda Zahrah menyuruh Zahrah untuk duduk.


Saat ust wahyu menatap zahrah, jantung zahrah berdetak begitu kencang hingga dia merasa dada nya tidak bisa menahan detakan jantung nya.


Begitu juga dengan ust wahyu, jantung nya berdetak sangat kencang. Sampai dia tidak tau apa yg harus dia katakan, untuk memulai pembicaraan nya.


Ibunda Zahrah meninggal kan mereka berdua di ruang tamu, keadaan berubah menjadi canggung sunyi tampa suara.


Tiba-tiba, wahyu mulai mengucapkan sepatah kata. Wahyu menjelaskan tentang buku itu, sekaligus meminta maaf karena dia telah lancang membaca buku itu tampa se izin zahrah.


Wahyu menceritakan tentang bagaimana dia mengenal sosok Fatimah az-zahrah, zahrah sangat terkejut. " Yaa allah. . . Sedalam itu kah dia memahami ku" ucap Zahrah dalam hati.


Zahrah hanya bisa menunduk malu, saat wahyu mengatakan itu kepada nya. Zahrah tidak berani membuka mulutnya, rasa malu terlalu kuat dan mampu menguasai diri nya.


Di gambar kan sangat jelas dari kata-kata wahyu, wahyu mulai menyukai zahrah. Tapi, zahrah tidak mau menduga duga. Dia takut dugaan nya, hanya menimbulkan derita.


Wahyu lalu mengembalikan buku itu kepada zahrah, "trima kasih. . . Karena sudah menyimpan buku ini untuk saya " ucap Zahrah.


Mereka saling mencuri pandang, dan memberi senyuman.


Suasana hangat kini tercipta di antara mereka berdua, bagi zahrah senyum ust wahyu sangat manis dan bagi ust wahyu senyum zahrah begitu memikat hati.


"Kamu adalah takdir yg terindah. . .


Jika aku memang di takdir kan untuk menjadi kekasih halal mu, maka beruntung lah aku mendapat imam seperti mu. . .


Akhlak nya begitu indah dan caranya bicara begitu lembut... trimakasih tuhan telah menghadirkan wahyu untuk ku" ucap Zahrah dalam hati  (sambil menatap wajah wahyu diam diam ).


"Kamu adalah takdir yg terindah. . .


Jika aku di takdir kan untuk menjadi imam mu, maka beruntung lah aku. Karena kau adalah anugerah terindah yg tuhan berikan kepada ku. . .


Senyum itu. . . Semoga saja senyum itu di ciptakan hanya untuk ku. . . Aku tak akan rela jika ada laki-laki lain yg berhasil mencuri senyum itu dari ku. .  .


Tetaplah tersenyum jika bersama ku" ucap wahyu dalam hati.


Saat wahyu sudah di depan pintu, dan akan pergi... sekali lagi Zahrah tersenyum pada nya.


"Hanya ada satu kata untuk mu zahrah. . . SEMPURNA" ucap wahyu saat menoleh ke belakang.


Saat berlari ke kamarnya, setelah wahyu pergi. Zahrah menjerit kencang. . . Dia sangat bahagia, memang zahrah seorang gadis berhijab yg di kira lembut oleh orang-orang.


Tapi ternyata sosok seorang Zahrah, memiliki sikap konyol yg tidak bisa dia hilangkan.


Zahrah sangat bahagia, karena bisa bertemu dengan idolanya. "Lebih baik mengidolakan, orang yg sederhana tapi istimewa yg ke istimewaan nya tidak dia umbar umbar tapi mudah bertemu dengan nya. . .


Dari pada mengidolakan artis papan atas  yg terkenal di mana-mana dan banyak penggemar nya yg bisa membuat kita pusing tujuh keliling tapi tidak tau kapan kita memiliki kesempatan bertemu dengan nya" ucap Zahrah  (dengan kegirangan ).


Bahagia memang selalu datang kapan saja, hanya kita yg tidak pernah bisa menghargai setiap kebahagiaan yg di terima. Baik itu kecil, maupun kebahagiaan yg besar.


Allah memang tau, kapan waktu nya dia mengirim kebahagiaan itu untuk hambanya.


Segala puji bagi allah, yg mengetahui segala sesuatu yang hambanya butuhkan.


"Aku percaya. . . Takdir allah pastilah yang terbaik untuk ku,dan untuk mu juga" ucap Zahrah.