~fangirl~

~fangirl~
???



00.00


"ehhh dah siap semua."ucap Luhan.


"udah,tapi tanggu lo tanggu jawab kalau Risha marah."ucap Natha menatap Gavin menuntut.


"gw nggak sabar liat ekspresi Risha saat kemarin kita nggak ada yang bisa diajak jalan."ucap Ivan semangat.


"Kalau sampek adhik gw kenapa napa salah lo."ucap Luhan yang memang hanya ikut ikut.


"makan makan yeyyyy."ucap Alvin yang dari tadi hanya itu yang dipikirkan.


plakkk


"makan terus yang lo pikir."kesal Vera yang memukul belakang kepala Alvin.


"oke siap semua 1,2,3 buka pintunya Al."ucap Luhan memerintah.


Ceklekkk


"Heppyy.....lho kok kosong?."ucap Alvin binggung saat kamar yang di isi march kpop BTS tanpak tak ada orangnya.


ucapan Alvin membuat semua orang yang berada dibelakang mendorong masuk untuk melihat.


"kok Risha nggak ada,apa dikamar mandi."ucap Vera binggung.


"kita cekk kamar ini."ucap Luhan yang langsung menuju kamar mandi tapi hasilnya nihil.


"di walk in closet juga nggak ada."ucap Gavin.


"di balkon juga."ucap Ivan.


"hahhh trus Risha kemana,apa dia kabur,hilang atau jangan jangan.....


APA


"Jangan jangan apa."ucap mereka semua sambil menatap tajam Natha.


"hehe slowww brooo."ucap Natha yang malah bercanda.


"Jangan jangan apa cepetan."ucap Luhan melototkan matanya.


"Risha diculik."Teriak Natha hebohhh yang ditatap horor oleh kelima orang yang ada disitu.


Tukkk


Auwww,Sakit tauuu


"Nggak usah ngarang,bikin tambah khawatir aja."kesal Vera.


"Ajiiiii."Teriak Luhan emosi hingga otot otot yang ada di lehernya menegang.


"iy-iya tuan."jawab Aji tergagap.


Brukkkk


satu bogem mentah melayang mengenai Aji sang kepala pengawal,yang membuatnya terpental sampai didepan pintu.


"Jawab gw,dimana adhek gw bang**t."teriak Luhan yang mendekati Aji dengan amarah.


"ki-kita ng-nggak tau tuan,setelah kejadian di ruang keluarga nona Risha belum keluar kamar."ucap Aji takut takut.


Agrahhhhhhh....


"Cari Riaha sampai dapet."teriak Luhan dan dengan jurus seribu bayangan Aji langsung bergegas keluar.


"Jadi kita mau cari Risha dimana dong?."tanya Vera bingung.


"Kita cari dari kamar ini,pasti ada petunjuk."ucap Gavin yakin dan langsung mengeledah kamar Risha.


dan tiba tiba lampu kamar mati yang membuat mereka sontak terkejut.dan ditambah sebuah cahaya proyektor yang menyala.


"Hayyyyyy."sapa seorang dilayar tersebut.


dengan segera mereka mengambil posisi duduk masing masing untuk mendengar apa yang akan disampaikan seorang di layar tersebut.


"Jika kalian melihat Video ini,mungkin aku sudah tak ada dirumah.ahhhh maksudku sudah tak ada disamping kalian.


Seperti merpati yang akan selalu pulang kerumahnya,aku pun sama yang akan kembali lagi pada waktu dan saatnya.


seperti matahari yang tengelam dan akan kembali esok,tapi tidak denganku yang hanya tenggelam dan tak akan kembali.


mungkin ini perpisahan yang sangat tidak berkelas,ahhhh bagaimana lagi disaat aku ingin mengukir dan meninggalkan kesan yang baik tapi bagaimana lagi kalian sibuk dengan urusan kalian sendiri.


Suatu saat kalian akan tau apa yang terjadi hari ini.


Abang Luhan jangan galak galak lagi,Risha titip Vera sama Natha.kadang emang bandel tapi Risha udah nggak bisa jaga mereka.


Buat Gavin,Ivan sama Alvin akur akur yha,jangan berantem terus.biar gw tenang.


Buat bang Luhann plisss ini permintaan gw yang terakhir buat lo.kalau lo bisa penuhin gw bakal bahagia banget


Bujuk mamah sama papah pulang,liat Risha buat yang terakhir kalinya,dan dengan begitu Risha akan tenang."ucapan Risha membuat semua yang ada diruangan tersebut bingung.


mereka yakin dibalik video Risha ada teka teki yang harus dipecahkan.


"Hallo,Jemput orang tua gw.dan cari keberadaan Risha."ucap Luhan yang langsung keluar menuju ruang kerjanya.


****


Diruang kerja Luhan.


saat sedang memikirkan semua kejadian yang membuatnya pusing.tiba tiba suara henfondnya membuyarkan lamunannya.


"Hallo,hannnn hiksss gw nggak becus.hannnn agrahhhhh."teriak David diujung telfon.


"Vid Vid heyyyy."


"gw nggak bisa jaga dia,dia pergi han gw gagal selamatin dia.


"siapa yang pergi,apa yang lo maksud Vid."teriak Luhan yang tiba tiba perasaannya tidak enak.


"Risha han,hiksss Agrahhhhhh.dia pergi hannn."


"Maksud lo apa Vid,dan darimana lo tau kalau Risha pergi dari rumah."ucap Luhan butuh penjelasan.


saat belum mendengar jawaban dari Davin.Aji menggedor pintu ruang kerja Luhan dengan tak sabaran.


"tu-tuannnn,it-itu."ucap Aji panik.


"Cepet ngomong bang**t."ucap Luhan emosi.


"non Risha,di-diepan tuan."dengan terburu buru Luhan langsung berlari kebawah dan saat sampai dibawah suasana sangan mendung.


para pelayan menunduk meredam tangisanya.


sedangkan Gavin sudah seperti orang nggak waras yang berteriak teriak memanggil Risha.


"Nggak,nggak gw nggak terima ini.Risha nggak mungkin pergi Agrahhhhhh."


TBC


Jenggg..jengggg apa yang tau Risha kenapa?


ohhhh yha aku cuma mau bilang kalau aku lagi sibuk uts jadi jarang up.trus sebenarnya kemarin mau up tapi semua bab yang mau aku uplod kehapus tiba tiba jadi males mikir lagi😊.


jadi jangan lupa like,vote sama komen guys**.