
Pagi ini seluruh mension mewah Luhan di buat kalang kabut karean hilangnya Risha dari mension dari kemarin.dan bahkan Luhan mengerahkan seluruh anggotanya untuk mencari keberadaan Risha.
"Agrahhhhh Cari Risha sampai dapat."teriak Luhan kepada para anak buahnya yang mengema di seluruh mension.
Sedangkan Luhan dari tadi sudah meledak ledak.dan para sahabat Risha juga binggung kemana hilangnya Risha.
***
Sedangkan Kondisi Gavin sudah mulai membaik setelah pertemuanya dengan Risha kemarin.dan hari ini ia bersikukuh ingin keluar dari rumah sakit.
"Ayolah mah aku sudah lebih baik."rengek Gavin.
"Tapi kondisi kamu belum pulih banget Vin.jangan ngeyel deh."ucap Sofia tegas.
"Gavin kabur nih kalau nggak keluar hari ini."ancam Gavin kepada sang mamah.
"Astaga kamu ini kaya bocah bangat,oke mamah urus dulu atministrasinya kamu tunggu sebentar jangan kabur."ucap Sofia.
Sedangkan Gavin sudah bersorak dalam hati.ia tak sabar ingin segera bertemu dengan Risha.
***
Sedangkan Risha yang terbangun dari rumah pohon baru tersadar bahwa ia ketiduran.dan pasti orang rumah kalang kabut mencarinya.
dan ia menatap makam Kiara sebentar
"aku pasti akan kembali menemuimu,dan jika aku tak kembali maka tunggulah aku."ucap Risha dan langsung masuk ke mobilnya untuk segera pulang.
Saat samapi di mension Luhan langsung memeluk Risha dengan erat.
"Dek kamu punya masalah apa,cerita sama kakak.siapa tau kakak bisa bantu."ucap Luhan dengan menatap Lekat Risha.
"Nyatanya kebanyakan orang orang itu nggak selalu butuh nasehat,kadang yang mereka butuhkan itu tangan untuk di genggam,telinga untuk didengar dan hati untuk di pahami."ucap Risha yang membuta Luhan bingung.ada apa dengan sang adhik.
"Kamu kenapa Ria,sakit."ucap Luhan binggung.
"Risha nggak papa kak,Risha mau naik ke atas dulu."ucap Risha yang langsung meninggalkan Luhan dengan sejuta kebingungan.
Apa yang kamu sembunyiin dari kakak dek.Lirih Luhan.
***
Setelah Ivan dan Alvin mengantar Gavin pulang kerumahnya.mereka memutuskan untuk singgah ke Cafee untuk nongkrong sebentar.
Setelah sampai mereka mulai nongkrong untuk bermain game online karena di Cafee tersebut free wifi.
"Mau pesen apa kak."ucap Pelayan yang menghampiri keduanya.
"Cappucinonya 2 mbak."ucap Ivan mewakili Alvin.
"Baik di tunggu ya kak."setelah pelayan pergi dan mereka baru ingat bahwa mereka lupa menanyakan password wifinya.
"Tanya pass sana Al,biar bisa mabar kan sayang kuota gue habis cuma buat mabar sama lo.kalau buat telfonan sama bebeb Vera mah nggak papa."ucap Ivan menyuruh Alvin.
"Lhahh kok gue,lo aja."ucap Alvin nggak terima dan karena melihat Ivan yang sudah mengeluarkan taringnya dengan terpaksa Alvin harus berjalan ke meja kasir menanyakan pass wifi.
katanya sultan beli koata aja nggak mampu,dasar miskin. dumel Alvin
"Misi mbak pass wifinya apa yha."ucap Alvin yang sudah berdiri di depan mbak mbak kasir.
"sebentaryakak."ucap mbaknya.
1 detik
5 detik
1 menit
"Mbak pass wifinya."ulang Alvin sekali lagi.
"sebentaryakak."ucap mbaknya lagi.
"iya."dengan sabar Alvin masih menunggu mbaknya.tapi ia melihat mbaknya tidak sedang sibuk atau apa tapi mengapa ia di suruh menunggu dan yang membuat jengkel.
"Mbak niat nggak sih ngasih tau.dari tadi sebentaryakak sebentaryakak,tapi saya tungguin nggak di jawab jawab."Kesal Alvin yang menunggu sebuah pass wifi kaya kaming songek.
"sebentaryakak.itu passwornya kak.bukan maksud saya buat masnya nunggu."jelas mbaknya yang membaut Alvin ingin membakar Cafee tersebut.
"Ngomong dong orang nugguin udah kaya anak ilang aja.kaya perasaan yang di kasih harapan nggak ada kepastian."omel Alvin yang sempet sempetnya bahas perasaan.
dan dengan mulut mengerutu dan hati mengumpati mbak mbak kasir Alvin kembali kemejanya.
"Kenapa lo."binggung Ivan melihat muka Alvin yang masih kesal.
"Nggak papa."ucap Alvin karena ia tak mau menceritakan kebodohanya kepada Ivan bisa jadi bulan bulan Ivan kalau sampai Ivan tau kebodohanya.
saat mereka sedang asik main game mata mereka berdua malah terfokus sama dua orang wanita yang baru masuk.siapa lagi jika bukan para mantan mereka.
"Vera gabung sini aja.udah penuh tempatnya juga."teriak Ivan memanggil Vera karena melihat merka berdua binggung mencari kursi kosong.dan berat hati mereka gabung dengan Ivan dan Alvin.
"Hayyy apa kabar kalian."ucap Ivan dan Alvin canggung menyapa kedua wanita yang ada di hadapanya.
"baik."ucap mereka cuek.dan setelah mereka selesai memesan makanan dan heninggg seketika di meja mereka,karena Vera dan Natha sibuk memainkan hp mereka untuk stalking BTS lewat IG.sedangkan Alvin dan Ivan bingung memulai pembicaraan dari mana.
"kenapa kalian suka Kpop."ucap Alvin tiba tiba yang membuat Vera dan Natha mengalihkan fokus dari hpnya.
"Kenapa tanya begitu,emang ada masalah sama kalian.kalau kita suka kpop emang kita nganggu kalian.pake uang kalian buat beli barang kpop.enggak kan jadi nggak usah sewot deh."ucap Natha pedas yang membuat nyali kedua peria itu seketika menciut.
"Ver gue mau kita balikan lagi kaya dulu."ucap Ivan menatap Vera.
"Andai lo bukan kpop pasti nggak bakal nyakitin lo."tambahnya lagi.
Sedangkan Vera mengangkat sebelah alisnya mentap Ivan dengan lekat.
"Dan andai lo Bias gue udah gue terima ajakan lo."ucap Vera menyindir Ivan.
"Apasih kelebihan bias kalian."kesal Ivan.
"Soryyy selera kita terlalu tinggi,untuk orang berkelas."ucap Natha yang bermaksud agar mereka berdua sadar.
"Gak bakal kejadian kalau kalian tu bakal pacaran sama Bias kalian,Karena Bias kalian pun bisa milih cewek yang lebih cakep daripada kalian.kaya artis yang lain.lu mending milih hal yang pasti paati aja gitu.yang nemenin dan lu tinggalin buat hal hal kaya gitu."cerocos Alvin.
"Buat apa pilih yang pasti kalau ujungnya nyakitin.jika ada yang bisa bikin bahagia walau nggka bisa di milikin karena mencintai bukan berarti harus memiliki.dan kami udah bahagia walau hanya sebatas fans dan idol.karena bahagia di dunia tak hanya seputar cinta.aku bahagia mengidolakan mereka,dan mereka bahagia memliki fans seperti kita itu aja udah bahagia:)."ucap Natha.
Dan setelah itu Vera dan Natha meninggalkan Alvin dan Ivan yang masih melamun.hingga tak sadar jika para wanita yang berdiri di hadapanya sudah pergi.
Tbc.
Hay guys maaf yha lama nggak up to date soalnya aku lagi kejar tugas.dan aku usahain besok bakal nulis lagi.jangan lupa like,vote dan comennya.maksaih