
Kembali lagi ke GIS(Galaxy International School)
Saat ini sekolahan GIS terasa lebih sepi,karena entah mengapa sebagian anak anak GIS pindah sekolah.bahkan Marinka yang pernah adu mulut bersama Sonya juga pindah.
Rata Rata anak anak yang pindah adalah anak anak yang nggak punya temen dan suka menyendiri,sering di bully dan anak broken home.
Bahkan sekarang GIS sudah bebas dari pembullyan karena sekarang tak ada Sonya yang selalu mencari perkara.dan untuk Gavin,Ivan dan Alvin mereka sudah tak sebahagia dulu,bahkan berangkat sekolah hanya sekedar sisiran mereka malas.mereka seperti telah kehilangan yang berharga di hidupnya.
karena rasa sedihnya bahkan Gavin sudah tak berfikir jernih lagi.setelah terakhir di pukuli Luhan ia membawa mobil kesayangan yang berharga milyaran ke lapangan sekolah.dan kejadian sangat mengjutkan anak GIS saat Gavin membakar mobil kesayangannya.
"Ahhhhh Rishaaa gue cinta lo,gue bakar mobil gue yang buat lo pergi ningalin gue.balik Ris gue mohon,gue lebih sayang lo ketimbang mobil yang nggak guna ini."teriak Gavin sambil melihat mobilnya mulai terbakar seluruhnya.dan seperti itulah manusia tak mau disalahkan putus cinta karena ulahnya sendiri yang disalahkan mobil.
Dan tentu saja karena ulah Gavin alaram kebakaran sekolah berbunyi dan membuat gempar satu sekolah.
"Udah Vin ikhlasin Risha,mungkin ini yang terbaik dan ini juga salah kita."ucap Ivan bijak padahal dalam hati ia sangat rindu dengan orang yang setiap hari ada dan perhatian kepadanya tapi bodohnya ia mempermainkan perasaanya.
"Gue nggak bisa Van,gue terlanjur sayang sama Risha.kemarin gue bilang gue nggak ada perasaan sama dia gue boong,gue nutupin dari kalian dan kini gue nyesel karena mulut sialan gue,gue kehilangan Risha."ucap Gavin sangat Rapuh.
sedangkan Alvin mebantu anak anak memadamkan mobil Gavin yang dibakar agar tidak menyebar ke sekolahan.
"Gila lo putus cinta bakar mobil,kalau gue auto di gantung mak gue di pohon toge."ucap Alvin kesal kepada sahabatnya.
"Gue mau Risha Al,gue maunya Risha."Rengek Gavin seperti anak kecil dan tiba tiba ia jatuh pingsan.
"eddah udah ngepotin,nyusahin lagi."sungut Alvin tetapi tetap membantu Ivan mengangkat Gavin untuk dibawa ke rumah sakit.
Dan berita Gavin masuk rumah sakit sampai di telinga orang tuanya yang membuat kedua orang tua Gavin langsung pulang dari perjalanan bisnisnya yang di Australia.karena jarak waktu yang tidak singkat terpaksa orang tua Gavin tiba di tanah air pada esok pagi.dan saat ini terpaksa Ivan dan Alvin harus menunggunya di rumah sakit.
"Gila gimana reaksi orang tuanya Gavin kalau tau anaknya bakar mobil."ucap Alvin heboh sendiri membayangkan amarah orang tua Gavin kepada anaknya.
"Wihh kayaknya besok ada drama menarik,kira kira Gavin di kasih hukuman apa yha."ucap Ivan yang ikut menghayal membayangkan nasib Gavin besok saat bertemu orang tuanya.
"Udah ahhh tidur besok ada sinetron live di depan mata nggak boleh di lewatin,jadi harus ada tenaga.dah sono tidur pura pura bahagia juga butuh tenaga."ucap Ivan kepada Alvin.
"Cihh ya udah lo di lantai gue di sofa."ucap Alvin menunjuk Lantai di bawah sofa.dan tentu saja Ivan tak mau jika harus di suruh tidur di lantai.
"Ogah,lo aja yang tidur di lantai.gue mau di sofa."ucap Ivan yang langsung berlari merebahkan dirinya di sofa.dan karena Alvin tak terima akhirnya merkea berkelahi yang diakhiri mereka tidur di sofa dengan posisi berpelukan.
***
"ehhh lo ngapain peluk peluk."sungut Ivan yang mendorong Alvin hingga jatuh ke lantai.
"***** pantat gue sakit."ringis Alvin saat bangun,nyawa belum penuh dan tiba tiba di dorong sampai pantat sexynya mendarat tidak elegan dengan lantai.
"Sialan lo main dorong aja."ucap Alvin menoyor kepala Ivan dan perkelahian mereka tak bisa di elakkan hingga tiba tiba ada seorang wanita paruh baya tapi masih sangat cantik masuk ke ruang rawat Gavin.
"Astaga Gavin,kamu kenapa nak."ucap Sofia sambil menagis melihat anak semata wayangnya terbaring tak berdaya di bankar.
"Udah mah tenang mending kita ketemu Dokter dulu."Ucap Riyan menenangkan istrinya.
"Ivan,Alvin om titip Gavin dulu,om mau ketemu dokter."ucap Riyan yang kembali keluar bersama Sofia untuk menemui Dokter.
***
Ruang Dokter.
tokkk..tokkk
"Permisi dok ada tuan Riyan dan Nyonya Sofia di luar ingin bertemu."lapor seorang suster kepada Dokter yang menagani Gavin.
"Suruh masuk sus."ucap Dokter Budi.
Ceklekkk...
"Permisi dok."ucap tuan Riyan saat masuk ruangan dokter Budi.
"Silahkan tuan,Nyonya duduk."ucap dokter mempersilahkan duduk.
"Jadi gimana dok keadaan anak saya."ucap tuan Riyan menatap dokter di hadapanya dengan serius.
"Jadi begini......
Tbc.
Hayyy guys sory yha lama nggak up.dan kalau kalian pengen tau alasan aku nggak up.kalian bisa masuk grub chat aku.makasih.