
Beda Vera beda Natha,Jika Vera tak di inginkan di keluarganya karena ia anak perempuan maka Natha sangat merasa depreai karena selalu di bandingkan dan di tekan agar menjadi anak yang pintar.
"Apa ayah selalu memperlakukan buruk dan sering memukulku agar aku menjadi anak pintar."
"Dengan mendatangkan guru les yang terbaik dan selalu mengekanku agar menjadi pintar."
Tidakkkk...
"Semua itu tidak akan menjadikanku pintar."hikss...hikss
"Dan Ibu apa kau melahirkanku hanya untuk menyombongkanku kepada teman temanmu."ucap Natha.
"Kau membandingkan aku dengan mereka yang nilainya jauh di atas ku,apa kau pikir semua tindakanmu itu benar?."
"Kau membuatku depresi,tertekan dan tidak nyaman.aku merasa hidupku hanya tentang belajar belajar dan belajar."
"Apa kau tau setiap anak lahir dengan kemampuan dan kekuranganya sendiri sendiri,dan apa kau malu mempunyai anak sepertiku."teriak Natha yang mengungkapkan isi hatinya selama ini yang selalu ia pendam seorang diri.
"Lalu kenapa kau tak menyingkirkan aku dari dulu,dan mengadosi anak yang pintar dan hebat dalam belajar."
Kenapaaaaa....
"Kau menyiksaku dengan tupukan buku,dan apa hasilnya apa aku menjadi pintar.tidakkkkk."
"Kenapa ibu menyiksaku?."
"Apa anak nakal?anak angkat katamu?."ucap Ibu Natha.
"Katakan sekali lagi,Teruskan Katakan sekali lagi,anak nakal."Ucap Ibu Natha sambil memukul tubuh belakang Natha dengan Sapu.
hiks...hikssss
"Aku tak bisa masuk smp Nasional seperti yang ibu mau,meski ibu membawa guru yang lebih hebat dari yang sekarang.aku tak mungkin berhasil,itu mustahil."teriak Natha yang membuat sang ibu naik pitam.
Sedangkan sang ayah hanya diam menyaksikan anaknya di pukuli habis oleh sang istri,karena ia merasa tindakan sang istri sudah benar.
"Jika ibu pintar lulusan Universitas Nasional tinggi,kenapa ibu tak melihat hal itu?perjuanganku yang menjadikanku sampai di titik ini.
Hikss....hiksss..
"Ibu tak pernah melihatku selalu terkurung dengan tumpukan buku,tak bisa menikmati hidup ini,bahkan aku tak pernah bisa melihat indahnya dunia luar."
"Baiklah lakukan yang kau mau,pergilah dari rumahku."
"pergilah dan berbuat sesukamu."teriak ibu Natha.bahkan tak ada rasa kasian dari sorot matanya.
"pergilah dari rumah ini kami tak perlu anak sepertimu."teriaknya.
"Pegilah ibu tak butuh anak sepertimu lagi."
Pergiiiii....
"Ibu pikir aku tak akan pergi?."
"Terimakasih telah mengizinkanku diriku hidup sesukaku"
Setelah mengucapkan itu Natha pergi dari rumahnya,bahkan tanpa membawa barang apapun ia pergi dari rumah,ia hanya membawa hp saja.
hingga tak terasa ia sudah pergi dari rumah selama 1 bulan dan orang tuanya mencari dan mencoba membujuknya kembali.
jika kalian pikir orang tua Natha mencari Natha karena menyesali perbuatnay kalian salah,karena mereka mencari Natha untuk kepentingan pribadi.
Kakek Natha mewariskan semua kekayaannya kepada Natha,dan jika Natha tak ada maka semua warisanya akan jatuh ke panti sosial dan panti asuhan.bahkan orang tua Natha tak kebagian sepeser pun.
Jadi jika mereka ingin tak menjadi gelandangan mereka harus memperlakukan Natha dengan baik dan cara satu satunya adalah membawa Natha kembali ke rumah mereka.
Tbc.
Hayyy guys gimana ceritanya sampai sini,jangan lupa like ,komen dan Vote yha.