
Di lain tempat saat ini Risha tengah berada di Rumah sakit sedang melakukan konsultasi kepada dokter.
"Jadi gimana keadaan saya?."tanya Risha
"Jadi penyakit kamu semakin hari akan semakin parah,dan kemungkinan untuk sembuh hanya sedikit karena belum ada pakar yang membuktikan jika ada obat yang evektif langsung menyembuhkan penyakit tersebut."jelas sang dokter.
Risha hanya terduduk lesu meratapi nasibnya.jika ia benar tak bisa sembuh ia tak masalah tapi gimana dengan kakaknya yang selalu menyayanginya.
"apa ada jalan keluar lainnya."ucap Risha lirih.
"ehhmm ada bisa dengan terapi,merubah pola makan dan gaya hidupmu,tapi kamu tenang aja kalau penyakit kamu masih terlalu awal."jelas dokter.
"Baiklah aku akan kembali untuk terapi."ucap Risha yang kemudian berdiri dan meninggalkan ruang pemerisaan.
***
Di tempat lain saat ini Gavin tengah menunggu seorang di depan rumah rumah megah yang tepatnya adalah mension.
"ngapain lo kesini."ucap seorang di belakang Gavin.
"lo udah pulang."ucap Gavin bahagia.karena ia bertekat hari ini ia harus mendapatkan maaf Risha,untung untug jadian lagi.
ya Gavin sedang menunggu Risha di depan mension milik Luhan untuk menunggu Risha.
"Risha gue nungguin lo pulang,kata bibi lo pergi tadi."ucap Gavin kepada Risha.
"truss apa hubungannya sama lo."ucap Risha menatap Gavin malas.
"Ris gue mohon kita balik lagi kaya dulu,karena gue yakin lo itu jodoh gw."ucap Gavin dengan yakin.
"cihh yakin banget lu."sinis Risha.
"gw bakal berdoa sana tuhan,
Tuhan jadikan lah Risha jodohku,jika dia bukan jodohku aku mohon jodohku dengan orang yang mirip dengan Risha, kalau bisa beneran Risha yang jadi jodohku,kalau enggak coba cek lagi pasti dia jodohku."ucap Gavin di depan Risha.
"Lo itu doa apa maksa tuhan."ucap Risha tersenyum menyaksikan kekonyolan Gavin.
"Gimana Ris kamu maafin aku kan."ucap Risha penuh harap.
"iya."
"Jadi kita balikan."ucap Gavin semangat.
"lo itu nglunjak yha di kasih hati malah minta jantung."sinis Risha.
"oke fix kita udah balikan,jadi aku bisa tidur nyenyak setelah ini.aku pamit dulu sayang baybay."teriak Gavin yang langsung pergi dengan wajah bahagia.
"Dasar Gavin Gila."ucap Risha yang langsung meninggalkan halaman mension dan masuk kedalam.
***
Setelah dari tempat Risha,Gavin serasa terbang ke langit dan bahkan ia selalu tersenyum sepanjang jalan.
Hingga ia tiba di rumah Alvin yang rencananya mereka akan nongkrong bareng.
Biasanya jika orang bertamu akan turun dari motor dan mengetuk pintu beda denga Gavin dia malah chat kepada Alvin bahwa ia sudah di depan rumahnya.
"Woyy Al gw di depan ni,Cepetan keluar."
p
p
p
Al
"gw dah di depan".chat Gavin ke Alvin.
"iya bentar."balas Alvin.
Dasar sahabat ****** bukanya ketuk pintu malah spam chat.dumel Alvin.
tak lama kemudian Alvin keluar untuk membuka pintu.
"lama amat."dengus Gavin sewot,dan malah ia masuk ke dalam rumah Alvin tanpa menunggu Alvin.
"dasar sahabat Lucnut."teriak Alvin.
"wihh bahagia banget nih mainya."celutuk Gavin.
"udah makan gratis,main gratis,enak banget idup lu Van."ucap Gavin sambil mencomot makanan di atas meja.
"IRI BILANG BOS."ucap Ivan kepada Gavin.
"Cih iri sama KARIAWAN😂."Ucap Gavin yang gantian meledek Ivan.
"Sialan lo malah ninggalin gw."dengus Alvin yang tiba tiba datang dari arah pintu.
"Kenapa wajah lo seneng banget,kaya habis menang lotre milyaran."ucap Ivan yang dari tadi mengamati Gavin yang senyum senyum sendiri.
"iyalah gw udah jadian lagi sama Risha."ucap Gavin bahagia.
"WHATTT."teriak Ivan dan Alvin.
"Demi apa,kok bisa."ucap Ivan dan Alvin bareng lagi.
"Ciee ngomongnya bisa bareng gitu,jangan jangan jodoh ni."Cluetuk Gavin tanpa dosa.
"Jadi gini Gavin pun menceritakan dari awal sampai akhir dan akhirnya gw bisa jadian lagi."ucap Gavin berseri seri.
"ehhh gw laper ni Al nggak ada makanan apa."ucap Ivan sambil memegagi perutnya.
"nggak ada nyokap lagi belanja,ntar gw chat dia dulu."ucap Alvin.
beberapa jam kemudian,Anita sampai rumah dengan keadaan rumah yang seperti kapal pecah.
"Astaga Alvin kamu apakan rumah mamah."teriak Anita.
"ehh tante cantik baru pulang."ucap Gavin sambil tersenyum.
"ehhh ada Gavin ganteng.udah makan belum,tante masakin yha."ucap Anita.
"Perasaan anak mamah Alvin deh,kok yang di perhatikan Gavin.berasa anak tiri hiks hiks."ucap Alvin mendaramatis.
"kamu beresin ini semua sama Ivan.mamah mau masak."ucap Anita meninggalkan ruang keluarga.
"Astaga nggak di rumah,nggak di sini nggak di angep gw."celutuk Ivan.
"mamah pesenan Alvin mana."teriak Alvin.
"Nihhh makan sana."ucap Anita menyerahkan pesanan Alvin.
"Sungguh tidak bisa di ungkapakan dengan kata kata."ucap Alvin takjub setelah melihat pesananya jadi jagung bakar.
"Kok kaya gini mah."ucap Alvin protes.
"lha itukan pesenanmu."ucap Anita sewot.
"Tapikan Alvin pesenya mie bukan jagung bakar."gerutu Alvin.
"Udah makan aja lagian bungkusnya sama sama item."ucap Anita nggak mau kalah.
"huhhh ginini kalau pesen barang sama mak mak."gerutu Alvin sambil membawa snack tersebut ke depan tv.
"lha mana mienya Al,katanya mau bikin mie samyang."ucap Ivan.
"Nih mie samyang versi mak gw."ucap Alvin sambil menyodorkan snack tersebut di depan Ivan.
.
.
Foto babag Gavin yang bahagia banget.
Tbc.
Maaf guys baru up kemarin nggak ada sinyal soalnya😁.kalau ada yang kurang cocok sama visualnya maaf yha.