
Hay para Raders yang setia jangan Lupa like komen dan vote yha....
--------------------------------------------
Setelah kejadian di sekolah tadi membuat moodnya hancur.bahkan Gavin sangat susah membuat mood Risha kembali lagi.
saat ini Risha sedang berada di kamarnya dengan mood yang belum kembali.
drettt...drettt.
bunyi henfon milik Risha yang berada di atas naskah.
"ya hallo."ucap Risha.
"Hallo yank keluar yuk."ucap seorang di sebrang sana yang membuat Risha melihat nama siapa yang ada di kontaknya.
"Nggak mau,aku lagi bedmood."ucap Risha.
"Ayolah aku jemput di rumah kamu siap siap sekarang."ucap Gavin di sebrang sana yang langsung mematikan sambungan telfonya.
ihhhh Gavin ngeselin banget sih,kan aku belum sempet tanya mau pergi ke mana.nanti kalau salah outfit gimana.dumel Risha kesal dan akhirnya ia memakai pakaian rok terusan hitam di padukan dengan akse warna abu abu karena Risha fikir mereka akan jalan ke mall.
tin...tinn
Suara motor Gavin dari Luar membuat Risha buru buru keluar dari rumah.
"Kok bawa motor sih."ucap Risha setelah melihat Gavin turun dari motornya.
"Lho emang mau bawa apa lagi sih yank,ya udah ayo naik."ucap Gavin dan kemudian melepas jaketnya dan meletakan di atas paha Risha.
"Lho ini buat apa."bingung Risha.
"Biar paha kamu nggak keliatan,aku nggak mau sampai paha kamu di nikmati sama laki laki hidung belang di luar sana."ucap Gavin tegas.
dan di perjalanan mereka hanya diam hingga sampai di sebuah warung pinggir jalan yang membuat Risha bingung.
"Lho kok ke sini sih Yank,emang kita nggak ke mall."bingung Risha saat Gavin menyuruhnya turun.
"lho kapan aku bilang mau ke mall."ucap Gavin.
"Vin kok kamu gitu sih,kamu mau ngetes aku kalau aku matre atau enggak tapi nggak gini juga caranya.harusnya kamu ngertiin aku kalau mau ke tempat beginian ngomong aja.aku nggak masalah kalau kamu jemput aku pakai motor,aku juga nggak masalah makan di pinggir jalan tapi pernah nggak kamu mikir kalau aku nggak mau bukan karena aku matre karena aku itu malu kalau dateng ke tempat kaya gini nggak sesuai penampilan aku.harusnya kamu tau itu."ucap Risha merasa marah.
"Heyyy aku nggak maksud gitu kok,sekarang kamu maunya ke mana ya udah aku turutin."ucap Gavin merasa bersalah kepada Risha.
"nggak papa ya udah ayo masuk."ucap Risha menarik Gavin untuk masuk ke warung kaki lima.
"Nggak bisa,aku nggak mau kamu di liatin cowok lain."ucap Gavin yang membatalkan makanya di kakilima karena banyak cowok cowok yang lagi nongkrong yang melihat Risha dengan tatapan memuja.
"lho kenapa."bingung Risha.
"Pindah tempat pokoknya."ucap Gavin yang langsung mendudukan Risha di atas joc motornya dan membawanya ke caffe langananya.
"Selamat datang di cafee happy."sapa pelayan di depan pintu.
setelah mencari meja kosong,dan akhirnya mereka mendapatkan meja di dekat jendela.
"Mau pesen apa kak?."ucap Pelayan yang menghampiri meja mereka.
"Samain aja."ucap Risha yang lagi malas melihat buku menu.
"oke mbak saya mau pesen Ramen 2,sama minumnya Jus alpukat 2."ucap Gavin sambil menutup buku menunya.
"Baiklah di tunggu yha kak pesanannya."ucap Pelayan yang langsung pergi.
Karena tak ada obrolan mereka hanya asik memainkan posnsel mereka masing masing.
"Kamu kenpa senyum senyum."ucap Gavin mentap tajam Risha karena melihat hpnya sambil senyum senyum nggak jelas.
"Yank apaan sih."kesal Risha saat Gavin menarik ponselnya.
"Lho ini foto kamu sama siapa yank."ucap Gavin marah ternyata Risha sedang meliahat fotonya bersama seorang peria.
"apaan sih orang ini foto aku sama pacar online aku."ucap Risha sambil melihat fotonya dan teman temanya saat bertemu member BTS di korea.
"Maksud aku foto sama BTS yank,jangan marah dong."ucap Risha merayu Gavin yang lagi ngambek.
Foto Risha dan teman temanya bersama para member BTS.
"Yank aku mau tanya boleh?."ucap Risha tiba tiba sambil meletakan hpnya di atas meja.
"mau tanya apa."ucap Gavin.
"Kamu lebih milih cewek cantik tapi matre atau cewek cantik tapi tukang selingkuh?."ucap Risha.
"Cewek cantik tapi matre lah."Jawab Gavin cepat.
"Kamu nggak suka di selingkuhin yha,atau kamu yang mau selingkuh."ucap Risha
"Cewek cantik tapi matre kalau cewek minta ini itu ke cowok nggak semua di bilang matre,tapi wajar.kalau cowoknya bilang matre itu antara cowoknya kere sama nggak mampu."ucap Gavin enteng.
"kalau aku matre trus aku minta uang ke kamu 100 juta kamu kasih nggak."ucap Risha mencoba bercanda.
"serius."ucap Gavin yang menanggapi ucapan Risha serius."yha udah sini mana rekening kamu."ucap Gavin yang langsung mengambil henfonya di kantung celananya.
"ehhh nggak kok cuma becanda,aku nggak mau uang kamu."ucap Risha yang melihat Gavin mulai mengotak atik ponselnya.
"serius aku nggak papa,mau 200 juta juga nggak papa."ucap Gavin yang kekeh mau memberi Risha uang.
"Yank dengerin aku,kalau kamu cari yang ganteng aku maju,kalau kamu cari yang pinter aku juga akan maju dan kalau kamu cari yang kaya aku pasti akan maju.bukan karena aku pinter kaya dan ganteng tapi karena aku LAKI LAKI.
Laki laki akan berusaha demi apa yang berharga baginya.apalagi kamu masa depanku."ucap Gavin yang membuat Risha Salting.
dan tiba tiba mbak pelayan membawa pesanan mereka yang membuat mereka kembali dari dunia fantasi mereka berdua.
"Yang pakai masker ni."ucap Risha dengan muka di tekuk.
"lho kalau aku pake masker aku makanya giamna."ucap Gavinbingung sendiri.
"ihhh kamu itu dari tadi di liatin cewek cewek kecentilan itu."ucap Risha kembali bedmood.
"yahhh kok bedmood lagi,senyum dong cantik."ucap Gavin dengan muka lucunya.dan malam ini mereka ngedate untuk pertama kalinya.
Tbc.