~fangirl~

~fangirl~
Kecewa



Pagi harinya tak seperti biasanya,Ivan dan Alvin hanya berjalan berdua ke kantin bahkan mereka hanya makan berdua saja di kantin.


"huh samapi kapan gue di maafin."keluh Ivan sambil menatap meja pojok yang berisi Gavin,Risha,Vera dan Natha.


"Sama gue juga ngerasa ada yang kurang sama biasanya.cuma karena artis kpop hubungan gue sama Natha yang belum ngerasain enaknya pacaran harus jauhan."sambung Alvin yang lebih banyak diam dari biasanya.


"pokoknya gimana pun caranya gue harus deket lagi sama yayang Vera."ucap Ivan penuh tekat.


***


Di meja lain.


"kalian masih marahan sama dua anak curut itu?."tanya Gavin sambil menatap Risha,Vera dan Natha secara bergantian.


"Biarin mereka mikir sebelum bicara."ucap Vera acuh.


"Gue setuju karena cowok yang bisa ngehargai sesama cowok lain itu lebih keren dari pada cowok yang bisanya ngehina cowok lain."ucap Natha ketus.


"Apa kalian nggak tau kalau mereka udah nyesel sama ucapanya kemarin,Dan kalian harusnya nggak marah samapi segitunya Alay tau nggak cuma bela Idol Kpop yang belum tentu nggangep kalian ada.dan apa kalian sadar kalau kalian itu egois."ucap Gavin lantang yang membuat penghuni kantin melihat ke arah meja mereka.


mendengar ucapan Gavin membuat Risha yang menunduk langsung mengangkat kepalanya dan menatap mata Gavin lekat penuh amarah yang membuat Gavin gugup.


"**EGOIS KATA LO,APA LO TAU RASANYA NGGAK DI HARGAIN.


APA LO TAU RASANYA DI BANDINGIN


APA LO TAU RASANYA NGGAK DI PEDULIIN


APA LO TAU RASANYA SENDIRI,DIANGGAP NGGAK ADA.


RASANYA DEPRESI NGGAK PUNYA SEMANGAT HIDUP.


DAN APA LO TAU RASANYA SEMUA ITU,ENGGAK KARENA APA LO NGGAK PERNAH NGERASAIN DAN NGALAMIN.


DAN LO NGGAK TAU KITA YANG HIDUP BEDA NGGAK DI PEDULIIN,DIANGGAP ADA,DAN DIHANTUI RASA SENDIRI**."


Ucap Risha menekankan semua kata yang ia ucapkan dan langsung berdiri melangkah pergi.


"Harusnya lo nggak usah ngomong gitu sama kita,hidup kita emang beda nggak semulus yang kalian kira,hidup kita nggak sebahagia yang kalian kira."ucap Vira yang memandang Gavin dengan pandangan beda,bukan pandangan sahabat tetapi kebencian.


"Kita emang cewek Kpop yang hadir dengan sejuta kehaluan kita,tapi percayalah di setiap senyuman kita ada luka yang kita pendam dan tidak akan bisa terobati oleh harta dan tahta.di setiap senyuman bahagia ada sejuta luka yang coba untuk kita tutupinya."ucap Natha yang langsung pergi meninggalkan Gavin sendiri untuk menyusul Vera dan Risha.


Sedangkan Ivan dan Alvin berjalan mendekat ke Gavin di tinggal sendiri oleh Vera,Risha dan Natha.


"Kenapa kok mereka pergi."ucap Ivan sambil memegang bahu Gavin.


"Gue bodoh,gue hina idol mereka karena gue nggak bisa tahan emosi gue saat mereka bilang yang belum bisa maafin kalian"ucap Gavin menunduk.


"Kok lo malah ikut hina idol mereka sih kan urusnya makin runyam."hardik Alvin yang menoyor kepala Gavin.


Saat tiba di kelas ia tidak melihat Risha dan kawan kawanya.dan yang membuatnya tambah frustasi.


***


Setelah mendengar ucapan Gavin di kantin yang membuat emosinya kembali tak setabil,sedamgkan kedua sqhabatnya senantiasa menemani kemanapun Risha pergi.


Setelah keluar dari Kantin,saat berjalan di lorong banyak anak anak yang menganggap mereka rendah.


"ohhh anak Kpop,yang suka plastik itu yha,Kasian yha suka sama plastik."ucap Sonya mencoba memanas manasi teman temanya.


"yang homo itu bukan sih."ucap yang lain.


"yang cowok suka pakai bedak."


"pakai lipstik."


"yang dance nggak jelas,trus bawa pengaruh buruk juga."


"Pasti mereka anak broken home."


"Mending anak Wibu yang bisa ikut kejuaraan,anak Meme yang suka nglawak.Kpop nggak guna,nggak ada prestasinya."


begitulah ucapan pedas yang di ucapkan anak anak saat Nataha,Risha dan Vera lewat di lorong menuju kelas.


"CUKUP."Ucap Risha lantang.


"Kalian nggak tau kita,kalian nggak tau mereka.karena kalian hanya melihat diri kita dari luar,bukan karena kami diam kami juga bisa di tindas.kita manusia dan mereka juga manusia nggak sepantesnya kalian hina mereka."teriak Risha.


"atau karena mereka glowing dan kalian enggak,atau kerena mereka keren dan kalian enggak,atau karena mereka penuh segudang prestasi dan kalian enggak,kalian iri dengan mereka dan yang membuat kalian bisa bicara begitu."sambung Vera.


"Gue lebih kasihan sama kalian."ucap Natha sambil menunjuk mereka yang sudah bicara jelek kepada idol mereka.


"kenapa kasihan sama kita."tanya salah satu dari merka.


"iya kasihan aja kalian yang rela nggak di bayar buat ngurusin hidup orang."ucap Natha dengan pedasnya yang membuat semua anak anak GIS menjadi diam.


Setelah membuat anak GIS diam ketiga sekawan itu langsung pergi dari Lingkungan sekolah GIS.



(Visual Sonya)


**Tbc.


*oh ya maaf yha lama nggak up,soalnya aku lagi banyak tugas dan badan aku kurang vit akhir akhir ini.buat kalian yang pengen liat info tentang novel aku bisa masuk ke grub chat aku.sama kayaknya akan ada perubahan jadwal up novel juga***.