
'Para bidadari sekolah ngapain liatin bendera mending liatin abang.'
begitulah teriakan anak anak GIS yang membuat Gavin,Ivan dan Alvin kepo untuk melihat apa yang terjadi.
Saat mereka melihat ada apa di lapangan dan betapa terkejutnya mereka bertiga ternyata yang menjadi tontonan dan bahan godaan laki laki di sekolah adalah para kekasih mereka yang sedang di hukum.
Mereka bertiga menatap tajam para cowok yang berani mengganggu para cewek mereka.
"Pergi lo semua,kalau kalian berani godain mereka lagi gue hajar kalian pada."usir Ivan pada para cowok yang telah menggoda ceweknya.
"Gue congkel mata lo pada kalau masih berani natap cewek gue."tambah Alvin.
Sedangkan Gavin memberi tatapan membunuhnya kepada para cowok di pinggir lapangan dan tentu saja mereka langsung lari karena merasa terintimidasi oleh tatapan Gavin.dan Gavin lebih dulu mendekat ke arah Risha,Natha dan Vera.
"Yank kok bisa di hukum sih."ucap Gavin menatap sang kekasih kasihan.
"Ya bisa lah nyatanya ini lagi di hukum."ucap Risha kesal karena dari tadi ia sudah pegal berdiri.
"Beb kamu nggak papa."ucap Alvin dan Ivan saat mereka berada di depan Vera dan Natha.
"Yank aku capek,haus lagi."manja Natha kepada Alvin yang membuat mereka berlima kaget akan sifat Natha.
"Nat lo sehat,apa kelamaan di jemur makanya otak lo ikut luntur."ucap Risha yang masih mode kagetnya.
"iss guee beneran capek tau nggak,kenapa kita nggak bolos aja sih."ucap Natha memelas yang membuat Alvin nggak kuat melihat sang kekasih kecapekan.
"Sini yank neduh dulu pasti panas banget ya."ucap Alvin menarik Natha untuk duduk di bawah pohon pinggir lapangan.
"Nanti kalau hukumanya nambah gimana."ucap Natah yang masih memantau keadaan sekitar agar pak Bambang nggak tau kalau ia duduk.
Sedangkan Risha,Vera,Gavin dan Ivan hanya menonton apa yang di lakukan Alvin dan Natha.
tiba tiba dari arah ruang guru pak Bambang berteriak....
"Kalian bertiga boleh istirahat,dan habis istirahat kalian masuk kelas dan jangan di ulang lagi."ucap Pak Bambang yang membuat mereka bertiga bersorak kegirangan.
"Yess akhirnya udahan hukumanya,udah kantin yukkk laper banget."ucap Risha yang di setujui Vera,Gavin dan Ivan sednagkan Alvin dan Natha sibuk mojok di bawah pohon.
"Udah tinggalin aja mereka berdua."ucap Ivan sambil menarik tangan Vera.yang melihat Vera dari tadi memperhatikan mereka Alvin dan Vera.
Setelah smapai di kantin Gavin langsung memesankan minuman untuk Risha.
"Ni yank minum dulu."ucap Gavin menyodorkan minuman ke arah Risha yang dari tadi sibuk mengipas ngipas tubuhnya dengan tangan.
"Makasih."ucap Risha tersenyum manis.
Setelah menghabiskan minumanya Risha dan Vera sibuk menceritakan gimana bisa mereka di hukum.saat sedang asik bercerita tiba tiba ada mak lampir mendatangi mereka.
"Seneng dong orang abis di hukum di perhatiin ama pacar,emang situ yang jomblo akut."ucap Vera yang tak kalah nyinyir.
"ehhh orang suka sama plastik diem aja lu."
"hahahha segoblog goblognya gue,gue masih bisa bedain mana plastik mana manusia kali."ucap Risha sinis.
Karena tak terima Risha membalik kata katanya tiba tiba Sonya menyiram kepa Risha dengan air mineral yang ada di tanganya.
"Hahha belum mandi kan lu ni gue bantuin lu mandi."ucap Sonya senang karena berhasil mempermalukan Risha.
Karena nggak terima di siram Risha pun membalas Sonya dengan menyiramnya dengan air bekas cuci piring yang di dapatkanya saat ibu ibu kantin membawa ember berisi air cuci piring untuk di buang.
"Nihh guee kasih air sabun biar otak lu bersih,biar bisa bedain yang namanya plastik sama manusia😏."ucap Risha tanpa dosa.sedangkan Sonya sudah basah kuyup + bersabun.
"Baju gue."teriak Sonya nggak terima.
'Hahahha makanya jangan suka cari masalah.'
'Kena karma kan'
'Karma nggak semanis kurma.'
Begitulah para netizen bersuara yang tidak suka dengan Sonya tetapi juga tak berani melawan.
"Sedangkan Gavin yang melihat baju Risha basah bahkan ia bisa melihat warna daleman yang Risha pakai langsung membuka jaketnya.
Sedangkan Sonya yang melihat Gavin membuak jaketnya langsung senang karena mengura Gavin akan memakaikan Jaket itu untuknya.
"Ahhhh makasih bebeb Gavin."ucap Sonya langsung berjalan mendekati Gavin.
Sedangkan Gavin hanya melewati Sonya dan langsung memakaikan Jaketnya kepada Risha.
"Pakai jaketku dulu,pasti dingin.dan aku nggak suka yang akan jadi milik aku di lihat orang lain."bisik Gavin yang membuat Risha tersenyum.
"Gavin di sini aku lho yang jadi korban."ucap Sonya mengiba.
"Makanya jadi orang jangan kaya annabelle udah jelek jahad lagi."ucap Gavin yang langsung menuntun Risha meninggalkan Kantin.
"Setinggi apapun pendidikan lu,kalau lu sering rendahin orang lain sama aja lu nggak lebih dari seorang sampah."ucap Ivan lalu mengikuti Gavin dan Risha.
"Serasa aku pengen nglempar pake bunga.bunga kaktus maksudnya biar sekalian ******."ucap Vera dengan terbahak bahak melihat ekspresi Sonya yang menahan malu setengah mati.
Note:Sekarang urusan dunia mafia udah nggak di pegang oleh Risha.dalam artian Risha udah nggak ada hubunganya dengan dunia mafia.
Tbc.