
Setelah pertemuan Gavin dan Risha kemarin hari ini Risha berencana akan kumpul dengan teman temannya.
saat baru membuka pintu ia di kejutkan dengan kedatangan Gavin di depan rumahnya.
"Astaga,mau apa lagi sih lo."ucap Risha kesal.
"Hehehe jalan bareng yuk yank,kan kita udah jadian."dengan tanpa dosa Gavin menarik tangan Risha dan memasukanya ke dalam mobil.
"ehhh ehhhh,kan gw belum bilang setuju."teriak Risha tetapi ia tetap mengikuti Gavin saat menarik tanganya.
Dan dengan senyum kemenagan Gavin mengendari mobilnya ke arah Taman pusat kota.
"Kok kesini?gw mau ke rumah Natha tau."ucap Risha saat Gavin mengajaknya turun dari mobil.
"Kita nikmati dulu aja pacaranya."ucap Gavi.
Sebenarnya Risha sangat bahagia di perlakukan manis begini,tapi ia tak ingin memberi Gavin harapan dan nanti malah ia yang menyakitinya dengan kepergiannya.
"Ayo kita duduk di sana."dan dengan menurut Risha mengikuti Gavin dari belakang.
"Kamu di sini dulu."belum Risha bicara Gavin telah beranjak pergi meninggalkanya."Dasar Gavin seenaknya aja main ninggal ninggal."kesal Risha.
Nyessss
tiba tiba Risha merasa dingin di pipinya,dan saat menoleh ke samping ada Gavin yang kembali dengan membawa dua cup ice cream di kedua tanganya.
"Nihh makan."ucap Gavin sambil memberikan ice cream rasa coklat ke Risha.
"makasih."ucap Risha.
Heninggggg...
Tak ada obrolan di antara mereka dan suasana ini sangat di benci Risha."Kenapa."ucap Risha tiba tiba yang membuat Gavin menoleh.
"Apanya."bingung Gavin.
"Kenapa lo ngajak gw ke sini."ucap Risha sambil memakan ice creamnya.
"Nggak ada cuma pengen ngajak pacar keluar aja."ucap Gavin sambil cengar cengir.
"dih yang ngangep pacar kan lo doang,gw enggak."ucap Risha sinis.
"biarin."cuek Gavin.
"Kenapa lo malah balik ke gw,kan banyak cewek yang siap jadi pacar lo."ucap Risha tanpa menatap Gavin.
"Heyy dengerin gw Cowok kalau udah sayang sama satu cewek dia itu akan
berusaha lebih baik,Mengalah agar kamu tidak marah,Tidak peduli di sebut bucin oleh teman temannya.
dan sangat mempercayai kamu hingga tidak mempedulikan harga diri,Manja,nangis dan mengeluh ia hanya berani di depan kamu.jadi hargai cowok yang mau berjuang untuk membuatmu bahagia."jelas Gavin sambil menatap dalam mata Risha.
"Vin."Lirih Risha yang sudah berkaca kaca.
"Jangan terlalu mencintai gw,gw nggak mau jika akhirnya lo kecewa."sambungnya lagi dan pergi meninggalkan Gavin yang masih mencerna perkataan Risha.
"Pokoknya gw tetep berjuang sampai kamu bilang kalau lo nggak bisa hidup tanpa gw".teriak Gavin yang membairkan Risha berlalu pergi.
***
Setelah pergi dari taman Risha langsung peegi ke rumah Natha.
Ting tong..
Ceklekkk
"ehh non Risha masuk."ucap bi sumi pembantu Natha.
"iya bik makasih."setelah itu Risha berjalan ke arah kamar Natha dan terdengar sangat berisik dari luar.
"Woyy diem dieman bae."teriak Risha dari depan pintu,padahal Natha dan Vera lagi bertengkar bisa bisanya Risha bilang diem dieman.
"Dasar Temen nggak ada aqlak."teriak Natha yang langsung melempar bantal yang ada di dekatnya ke arah Risha.
"wisss santai sist nggak usah ngegas."ucap Risha yang langsung merebahkan tubuhnya di ranjang Natha.
gue capek banget sumpah.gumam Risha.
"Kenapa lo,kok telat dateng."ucap Vera yang berdiri di samping ranjang.
"iya tadi di ajak ke teman sama Gavin."ucap Risha yang masih dengan posisi awal yaitu rebahan.
"Apaa."teriak Natha dan Vera bareng.
"jelasin sama kita maksud lo apa."ucap Natha yang langsung bangun dari duduknya dan langsung menarik Risha dari posisi rebahanya menjadi duduk.
"Apaan sih ganggu aja."ucap Risha kesal.
"Jelasin kenapa lo bisa sama Gavin."ucap Natha membrondong Risha dengan berbagai pertanyaan.
Jadiii....dan dengan malas Risha menceritakan semua dari awal hingga akhir.
"jadi lo sekarang jadian sama Gavin."tanya Vera kepada Risha yang kembali ke posisi Rebahan.
"Mungkin."jawab Risha,tetapi terasa ambigu bagi Vera dan Natha.
"Ya udah lupakan mending nonton drama Start Up aja."ucap Vera yang langsung memutar Drama yang di sepakati.
"lo tim siapa Ver."ucap Natha.
"yha jelas gw tim Nam DoSan."ucap Vera sombong.
"Halah gue tetep tim Ji Pyeong dong."ucap Natah bangga,sedangkan Risha sudah menyelam ke alam mimpi.
"Menurut gw percuma lo dukung Ji Pyeong dan endingnya Ji Pyeong nggak pernah bisa bersatu sama Dal Mi."cibir Vera.
"ya iyalah nggak bersatu Do San for Dal Mi,Ji Pyeong for Me."skakmat Vera tak bisa berbicara lagi setelah Natha mengatakan itu.
"Semerdeka lu Nat."ucap Vera yang kembali focus ke TV di depannya.
•
•
•
Dari Drama Start Up kita dapat belajar bahwa:
1.Kemampuan seseorang tidak bisa di nilai dari gelarnya saja.
2.Berani bermimpi suatu hal yang besar walaupun itu rasanya mustahil.
3.Beranilah mengungkapkan hal sejujurnya walaupun akan terasa pahit.
4.Berani mencoba hal baru walaupun belum tentu berhasil.
5.Yakin dengan pilihan yang sudah di tentukan adalah jalan terbaik.
Jadi gimana guys udah pada nonton belum,asli filmnya keren banget sampe terbawa suasana banget dan ngrasa kaya kita ada di film itu.
Han Ji Pyeong
Nam Do San
Gimana ni kalian tim yang mana???
Tbc.
Jangan lupa like,komen dan Vote yha guys.makasih