~fangirl~

~fangirl~
Di Hukum Lagi.



Setelah Resmi Jadian dan menghabiskan jalan jalan di Korea selama 1 minggu akhirnya mereka pulang ke tanah air dengan setatus pasangan kecuali Luhan.


Dan hari ini mereka sudah masuk sekolah seperti biasanya.dengan perasaan was was mereka masuk sekolah.gimana enggka Risha dan kawan kawan tidak masuk sekolah selama 2 minggu tanpa Izin.dan Gavin dan kawan kawan tidak masuk sekolah selama 1 minggu tanpa Izin.


dan gimana nasib mereka Jika Pak Bambang Guru paling Killer di sekolah menghukum mereka,alamak jadi tempe gosong karena di jemur di lapangan.


"Aduhhh gimana ni nanti kalau di hukum,apa kita pindah sekolah aja yha."panik Natha yang masih berdiri di sebrang sekolah dan melihat guru paling killer sedang berdiri depan gerbang menertibkan para siswa siswi.


"Kok lu malah nakut nakutin gue sih Nat."ucap Vera yang juga ikut takut.


Sedangkan Risha hanya duduk santuy di atas cap mobil Natha,karena ia sudah pasrah jika akan di hukum.


"Gimana mau masuk apa bolos aja."ucap Risha sambil menggunting kuku tanganya.


"ehhhh kok Gavin,Ivan sama Alvin biasa aja sih markirin mobilnya ke parkiran."ucap Natha saat melihat mobil Gavin,Ivan dan Alvin tidak di stop oleh Pak


Melihat Gavin dan kawan kawan lolos dari tazia guru Killer,akhirnya Vera,Natha dan Risha memberanikan diri untuk masuk ke dalam sekolah.tapi nasib baik belum berpihak kepada mereka.


Tok..tokk


"Turun kalian."ucap Pak Bambang.


Dan seketika mereka bertiga langsung berkeringat dingin.


"Aduh mati kita,bisa jadi tempe gosong kita hari ini."ucap Natha sebelum keluar dari mobil.


"Ehhh ada Pak Bambang ,apa kabar Pak."ucap Risha tersenyum manis.


"Kemana aja kalian selama 2 minggu ini.udah anak baru bolos terus tanpa izin lagi."ucap Pak Bambang dengan muka garangnya.


"Kan dimana mana bolos nggak pake izin pak."ucap Natha polos.


DIAM....


"Berani jawab kamu."ucap Pak Bambang dengan muka memerah menahan marah.


"Kemana aja kalian selama 2 minggu ini?."ucap Pak Bambang menatap mereka bertiga bergantian.


Krikkk...Krikkk


"Kenapa DIAM,kalau di tanya itu Jawab."kesal Pak Bambang yang kemarahanya udah sampai di ubun ubun.


"Ihhhh gimana sih maunya bapak,Tadi jawab di omelin di suruh diam.sekarang diam juga diomelin di suruh ngomong,bapak maunya apa sih."ucap Vera nyolot dan seketika menunduk melihat pelototan pak Bambang.


"Sekarang kalian bertiga berdiri di lapangan sampai jam istirahat."ucap Pak Bambang dengan tegas.


"Loh loh kok gitu sih pak,nggak bisa gitu dong."protes Risha yang kaget baru juga masuk udah dapet hukuman.


"Sampai pulang sekolah,nggak ada protes."ucap Pak Bambang yang langsung pergi.


ihhhh baru juga masuk,udah dapet hukuman aja.grutu Risha dalam hati.


"Kan apa gue bilang,hari ini kita jadi tempe gosong."kesal Natha smabil ngedumel berjalan ke lapangan sekolah dengan lesu.


Dan disinilah mereka di tengah lapangan yang sudah agak panas terkena sinar pagi.


"huhhh Bakal jadi Zebra dadakan kalau gini ceritanya."ucap Vera yang mencabikan bibirnya kesal.


"Hahhh kok bisa."ucap Risha dan Natha bingung.


"Iyalah kan Belang."ucap Vera enteng yang membuat Nataha dan Risha melongo takjub.


Sungguh dobel mereka,sudah pertama kali masuk di hukum trus di ledekin sama anak yang lagi olahraga mana ada ratu nyinyirnya lagi.siapa lagi kalau bukan Sonya.


****


"Gavin,Ivan dan Alvin kemana aja kalian selama seminggu ini."ucap Bu Ratna sang guru paling cerewet di sekolah.


"Ehhhh emang ibu nggak di hubungi mami saya kalau saya sakit."ucap Ivan yang mulai menderama yang membuat Gavin dan Alvin bingung mencari alasan.gimana nggak bingung kalau alasan mereka bertiga sama pasti mereka akan di hukum barengan.


"Kalau kamu Alvin?."tanya Bu Ratna.


"Kemarin luap izin buk ada acara Keluarga yang nggak bisa di tinggal."ucap Alvin.


"Lha emeng kamu udah punya keluarga,kapan nikahnya."ucap Bu Ratna seakan tak percaya.


"Kalau ibu nggak percaya tanya aja sama nenek saya."ucap Alvin sekenanya.


"lha bukanya nenek kamu udah nggak adan".Skakmat Alvin harus ngarang lagi biar urusnaya nggak panjang.


"Maksud saya kemarin pergi ke luar kota ada acara tahlilan nenek saya bu,iya acara tahlialan."ucap Alvin lagi.dan selamat bu Ratna akhirnya percaya.


"Kalau Gavin mau alesan apa."


Skakmat ****** gue.gumam Gavin yang sudah buntu tak menemuakan jawan.


"Si Gavin nemenin saya bu,soalnya di rumah saya sepi nggak ada yang jagain saya."ucap Ivan tiba tiba yang membuat Gavin menarik nafas Lega.


"oke kali ini ibu maafin,tapi jangan di ulangin lagi."ucap Bu Ratna melanjutkan pelajaranya.dan tiba tiba....


"ohhh yha hari ini Vera,Natha sama Risha nggak masuk lagi.udah 2 minggu lho mereka nggak masuk."ucap Bu Ratna yang membuat ketiga Cowok yang baru saja berbohong itu sadar jika mereka belum melihat para kekasih mereka.


kok Rishaa hari ini nggak masuk lagi yha..


Vera kemana yha kok nggak masuk.


Kok Natha nggak ada ,apa dia sakit lagi yha..


Begitulah gumam mereka bertiga yang tidak di sadari bahwa sang kekasih lagi dihukum di lapamgan.dan sedang bertempur dengan panasnya matahari.


hingga waktu istirahat pertama mereka masih memikirkan para kekasih mereka yang tidak datang di sekolah.


"Gimana ni,cewek gue kok nggak sekolah lagi."ucap Alvin.


"cewek Kita kali bukan cewek lo aja."ucap Ivan kesal.


"Ya udah ke kantin aja yuk,nanti kita hubungin cewek kita masing masing sambil makan gimana."tawar Gavin yang memang sudah lapar dari tadi di tambah tadi tidak sarapan di rumah.


"Ya udah yukkk Gaskunnnn."teriak Alvin cepat jika menyangkut makanan,yang nggak jauh beda sama Natha.


Saat berjalan di lorong kelas mereka melihat anak cowok pada rame rame di pinggir lapangan dan teriak teriak nggak jelas.


'Astaga kasian calon ibu anak anak gue harus kepanasan.'


'Bebeb mau abang bawain payung nggak.'


'Yankk beliin AQUA mau?."


ehhh produk Prancis itu nggak jadi deh Le Mineral aja.


'Para bidadari sekolah ngapain liatin bendera mending liatin abang.'


begitulah teriakan anak anak GIS yang membuat Gavin,Ivan dan Alvin kepo untuk melihat apa yang terjadi.


Saat mereka melihat ada apa di lapangan dan.....


Tbc.


Hayyy guys maaf lama upnya yha.lagi buntu akunya.dan makasih buat yang masih setia baca.