~fangirl~

~fangirl~
Nafas Buatan



"Astaga."kaget Risha yang tidak siap akan pelukan Natha yang membuatnya hampir terjungkal jatuh.


-------------------------------------------


Setelah panjang lebar Risha menjelaskan kepada teman temannya.dan sekarang Risha dan kawan kawan sedang berada di kolam renang karena sekarang sedang ada pelajaran olahraga.Setelah semua berganti pakaian olahraga hanya Risha yang masih memakai seragam karena beralasan ia sedang tak enak badan.


"Oke anak anak sekarang sebelum berenang kita pemanasan dulu,setelah itu kalian lari dan mrngelilingi kolam renang."ucap Pak Iwan sang guru olahraga yang terkenal akan kekillerannya.


sedangkan Risha hanya menonton di pinggir kolam renang.



(kira kira begini kolam renang nya:')


Setelah melakukan pemanasan.mereka di brifing dulu oleh pak iwan di dekat kolam renang sebelum pengambilan nilai.


Karena merasa bosan Risha beranjak dari duduknya,ia bermaksud ingin kembali ke kelas.tapi naas saat berjalan di pinggir kolam renang ada kaki yang menjegalnya dan membuat Risha terpeleset dan tercebur ke kolam renang.


Byurrrrr......


dan membuat semua mengarahkan pandanganya ke kolam renang.dan seketika.


Rishaaaaaa.....


teriak Natha dan Vera saat melihat Risha yang sudah basah kuyup dan kesusahan untuk naik dari kolam renang.


Tollong.....toll...long.


teriak Risha yang hampir kehabisan nafas karenan tidak bisa naik dari kolam renang.Pak Iwan yang panik langsung menyuruh Gavin menyelamatkan Risha.


"Gavin cepat tolong Risha."teriak pak Iwan karena saking paniknya.


Dengan cepat Gavin menyeburkan dirinya ke dalam kolam renang untuk menolong Risha.setelah berhasil membawa Risha ke atas Gavin mencoba menekan dada Risha agar air yang sempat di minumya agar cepat keluar.


Karena air dalam mulut Risha yang tak kunjung keluar dan denyut nadi Risha yang mulai melemah dengan reflek Gavin memberi Risha nafas buatan yang membuat semua orang menatap Gavin terkejut karena berani memberi nafas buatan untuk Risha yang secara tidak langsung ia telah mencium Risha.


Bahkan Pak Iwan hanya diam karena ia mengerti apa yang di lakukan Gavin adalah pertolongan pertama pada Risha agar Risha cepat sadar.dan benar saja setelah Gavin memberikan Risha nafas buatan,Risha sadar dari pingsanya dengan terbatuk batuk.dan mengeluarkan banyak air dari dalam mulutnya.


Uhukkkk....uhukkk


Rishaaaa....Teriak Natha dan Vera yang melihat Risha telah sadar dan langsung memeluk tubuh basah Rishaa.dengan susah payah Risha mencoba bagun


Dan dengan nyawa yang belum sepenuhnya kembali Risha mencoba menginggat apa yang di alami barusan dan seketika ia pingsan kembali.


Astagaaaa Risaaaaa.....


panik Natha dan Vera yang kembali menagis karena melihat Risha yang tak sadarkan diri lagi.


"Cepat bawa Rishaa ke UKS,apa yang kalian tunggu".teriak pak Iwan dengan nada tinggi dan sedikit membentak.


dengan sigap Gavin mengangkat Risha dan membawanya pergi ke UKS.


sedangkan di sisi lain ada seorang yang tidak suka jika Risha selamat dan malah menumpahkan amarahnya kepada teman temanya.


"Kenapa lo bodoh dan malah jekal kaki Risha."teriak Sonya kepada salah satu anteknya.


"gue lakuin itu biar Risha mati dan nggak deketin Gavin lagi,jadi lo punya kesempatan yang besar buat deketin Gavin."Jawab temen Sonya tenang dan yang membuat Sonya naik pitam.


"Dasar bodoh apa lo tadi nggak liat,karena perbuatan lo Gavin malah ngasih nafas buatan buat Rishaa."kesal Sonya kepada temannya dan mendorong temanya hingga membentur dinding di belakangnya.dan tanpa rasa kasihan Sonya berlalu pergi tanpa ada niat menolongnya.