
[Selamat! Master sekarang sudah berada di Ranah Jalan Kesengsaraan ✩ 2.]
[Lalu apa yang Master akan lakukan dengan semua material dari para monster ini? Meskipun ini semua tidak berguna untuk Anda, tapi semua ini bisa dijual dengan harga mahal di Ibukota Provinsi Merpati Emas nanti.]
“Kalau begitu langsung saja beli Skill Pengurai Abadi yang sempat aku lihat di Toko Sistem, kalau tidak salah harganya 100 ribu PS. Meskipun cukup mahal, aku memilih skill itu karena bisa digunakan untuk menyerang musuh dan selaras dengan pedang ganda ini,” pinta Chen Kai.
[Pembelian dan Pemasangan Skill telah berhasil, silakan arahkan tangan Master ke ribuan monster ini, Sistem akan langsung menyimpan semua material itu di menu [Penyimpanan].]
Chen Kai melakukan semua hal yang diarahkan sistem, kemudian secepat kilat ribuan monster itu seperti terpotong-potong sendiri dan beberapa material yang berharga langsung terpisahkan sendiri kemudian bercahaya dan masuk ke dalam [Penyimpanan].
“Tolong juga belikan aku sebuah skill untuk menyembunyikan kekuatan serta kultivasiku, aku akan mencoba untuk menjadi seorang semut untuk menaklukkan naga, karena ada beberapa orang yang akan membully pemilik tubuh ini nanti,” perintah Chen Kai.
“Aku membutuhkannya juga untuk membuat mereka semua yang telah mengkhianati pemilik tubuh ini sebelumnya agar mau muncul, aku tidak ingin susah-susah menemukan para bajingan tengik itu,” pinta Chen Kai lagi.
[Pembelian Skill Pelindung Ilahi seharga 100 ribu PS berhasil!]
[Selain untuk menyembunyikan kekuatan dan kultivasi, skill ini mampu menjadi sebuah pelindung untuk Master, bahkan untuk orang setingkat Monarch ke bawah tidak akan ada yang mampu memberikan serangan berarti untuk Anda.]
“Baik, beli itu saja!”
[Pemasangan Skill Pelindung Ilahi berhasil!]
“Sudah beres waktunya kembali…”
***
Dia juga menghilangkan semua perubahan dalam dirinya yang menjadi setengah Sura sebelumnya, kini dia hanya terlihat seperti manusia biasa yang sedang mengantri masuk ke ibukota.
“Untuk masuk ke dalam ibukota membutuhkan 1 keping emas, jika kamu tidak memilikinya maka tidak diperbolehkan masuk, itu adalah aturan resmi yang ada di Ibukota Provinsi ini,” tegas Penjaga Kota.
“Saya tidak memiliki uang, tapi bisakah aku memberikan ini sebagai gantinya, kebetulan saya berburu beberapa monster sedikit agar bisa menjualnya ke Ibukota ini,” ucap Chen Kai sambil memberikan sebuah Inti Monster tingkat Prajurit.
‘Sial! Apakah anak muda ini bercanda? Bukankah harga dari Inti Monster ini akan berada di sekitar 100-200 keping emas, apakah dia benar-benar memberikannya,’ batin Penjaga itu terkejut.
‘Ah sudahlah lebih baik menerima saja, apalagi aku merasa tidak asing dengan wajahnya itu,’ batin Penjaga Kota itu yang berakting tidak tertarik dengan Inti Monster itu.
“Baiklah karena kamu memaksa, maka aku akan membiarkanmu masuk, tapi aku harus memberitahukan kepadamu, bahwa di dalam sedang ada ketegangan antara Keluarga Chen dan Keluarga Liu, jadi kamu berhati-hatilah di dalam,”
Penjaga Kota berbisik tentang sesuatu sebagai tambahan informasi karena telah memberinya Inti Monster tingkat Prajurit itu.
Wajah Chen Kai sedikit berubah, dia ingin segera masuk ke dalam, bagaimanapun dia juga berasal dari Keluarga Chen dan jika tidak salah, salah satu dari orang yang mengkhianati pemilik tubuhnya itu memiliki Marga Liu.
“Terima kasih, kalau begitu saya akan masuk terlebih dulu,” ucap Chen Kai meninggalkan gerbang kota itu, dia langsung bergegas menuju ke Kediaman Chen.
Sesampainya di sana, alangkah terkejutnya dia ketika melihat Keluarga Chen yang sedang dikepung oleh Keluarga Liu dengan membawa lebih dari 10.000 Prajurit.
“Sial! Semoga aku tidak terlambat! Aku akan membantai kalian semua Keluarga Liu karena telah berani-beraninya menghunuskan pedang pada Keluarga Chen!” lirih Chen Kai sambil melesak masuk ke dalam kediaman.