World Ruler System

World Ruler System
BAB 030 - Klan Mei Benua Tengah, Datang!



“Terima kasih atas anugerah ini, Tuan Muda! Saya kecewa kenapa tidak dari dulu menjadi bawahan, sekarang saya tahu kata-kata Anda kala itu,” ucap Patriark Liu berlutut di depan Chen Kai.


“Yang lalu biarlah berlalu, sekarang kamu sudah berada di Ranah Tyrant, tidak ada yang bisa mengalahkanmu sekarang. Aku harap kamu bisa memimpin benua selatan dengan baik,” ucap Chen Kai.


“Tentu saja saya akan melakukannya, Tuan Muda!” jawab Patriark Liu dengan sopan.


Kemudian semua orang yang ada di sana membahas mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan benua selatan dan semua yang ada di dalamnya.


Sampai akhirnya mereka semua selesai berunding dan semua orang kembali ke tempatnya masing-masing, sedangkan Chen Kai masih di sana sendirian.


***


[STATUS.]


Nama : Chen Kai.


Kultivasi : Holy Tyrant ✩ 8 (1/10 miliar).


Skill : Aura Asura, Pengurai Abadi, Pelindung Ilahi.


Senjata : Pedang Asura.


PP : 1 miliar.


PS : 80,7 miliar.


[PENYIMPANAN.]


[TOKO SISTEM.]


[SELESAI.]


“Ternyata aku sudah meningkat secepat ini, tapi ini masih terlalu lama, aku harus segera meningkatkan kekuatanku lebih cepat lagi, salah satunya adalah datang ke benua tengah,” ucap Chen Kai dalam hati.


[Itu adalah pilihan yang tepat, Master! Karena di Benua Tengah terdapat sebuah Dunia Tersembunyi yang bisa digunakan untuk mendapatkan banyak poin sistem dan poin pengalaman dalam jumlah besar, di sana memiliki jutaan monster tingkat tinggi.]


***


“Kalau itu yang Anda cari maka sangat kebetulan sekali, Tuan Muda! Karena ada sebuah rombongan besar dari Klan Mei datang ke Kota Benteng Abadi ini, bagaimana kalau bertemu dengan mereka?” tanya Tetua Chen Yi.


“Boleh juga, kalau begitu ikutlah denganku Tetua Chen Yi. Tentunya kamu pasti sudah tahu wajah dan orang-orang dari Klan Mei itu, bukan?” tanya Chen Kai.


“Dengan senang hati, Tuan Muda!” jawab Tetua Chen Yi langsung mengekor di belakang Chen Kai.


Mereka berdua berjalan-jalan di kota dan akhirnya sampai di Penginapan Angsa Putih. Salah satu penginapan paling mahal yang ada di Kota Benteng Abadi ini. Mereka berdua kemudian masuk ke dalam.


“Tuan muda, silakan masuk, apa yang hendak Anda pesan, kami semua akan menyiapkannya dengan baik,” ucap salah satu pelayan yang mengenali siapa itu Chen Kai.


“Aku memesan semua makanan tentang daging untuk dua orang, siapkan semuanya dengan santai saja, aku sedang bersantai sekarang,” pinta Chen Kai sambil memilih tempat duduk.


Semua tamu penginapan yang melihat ini bertanya-tanya siapa sebenarnya pemuda yang sangat dihormati oleh pelayan penginapan itu.


Permasalahannya, kekuatan dari pelayan itu sudah berada di Ranah Saint Menengah dan sejak kemarin tidak ada yang diperlakukan istimewa seperti itu.


Oleh karena itu sangat wajar jika banyak tamu yang sedang makan malam melihat pemuda dan seorang pria paruh baya yang baru saja masuk dengan tatapan aneh.


Tidak terkecuali ada sebuah meja yang terdiri dari 6 orang, mereka berasal dari Klan Mei dan tentunya mereka juga membahas mengenai siapa pemuda dan pria paruh baya itu.


“Aku tidak bisa merasakan kekuatannya, siapa dia sebenarnya? Kenapa semakin kita ada di Benua Selatan ini, semuanya menjadi semakin misterius dan tak terduga?” lirih Tuan Putri Klan Mei.


“Semua itu sejak perubahan besar-besaran dan kudeta yang terjadi beberapa saat yang lalu, Tuan Putri! Tapi, semua yang Anda katakan memang benar adanya, bahkan semua orang disini sangat-sangat tidak bisa ditebak,” jawab salah satu bawahan.


“Aku setuju, tapi entah kenapa aku merasa pemuda dan pria paruh baya seperti ingin berbicara dengan kita, lihatlah sekarang mereka berdua terus memandang kemari,” ucap Tuan Putri Klan Mei sedikit risih dengan hal tersebut.


“Sialan! Berani sekali orang itu bersikap tidak sopan pada Anda. Biarkan saya memberikan pelajaran pada orang-orang ini. Anda tunggulah disini, Tuan Putri!” Beberapa penjaga langsung mendatangi meja Chen Kai dan Tetua Chen Yi.


“Ada apa tuan?!” tanya Chen Kai.