
Semua warga desa yang merupakan seorang bandit itu memiliki hati yang busuk, mereka sama sekali tidak peduli bahwa beberapa orang yang menolong mereka itu adalah seorang dermawan yang tulus.
Sayangnya, di mata para warga desa semua dermawan yang menolong hanyalah orang-orang bodoh yang memiliki banyak harta.
Hal ini bisa diketahui karena sebelumnya Chen Kai dan Mei Luan tidak sengaja mengeluarkan cadangan emasnya, tapi karena hal itu juga malah membuat keserakahan para warga desa tersebut.
***
Di tempat Chen Kai dan Mei Luan.
“Kamu dengar bukan apa yang mereka katakan? Inilah yang aku benci dari dunia ini. Pada dasarnya menjadi terlalu baik itu adalah sesuatu hal yang buruk,” ucap Chen Kai.
“Sepertinya begitu, tapi ingatlah Chen Kai, memang benar ada orang yang serakah dan tidak tahu diri seperti mereka, tapi di dunia ini juga banyak orang yang benar-benar baik, kebetulan saja kita bertemu dengan mereka,” jawab Mei Luan.
“Haish … kamu masih terlalu baik Mei Luan!” ucap Chen Kai tidak kuat dengan kebaikan calon kekasih barunya itu, tapi dia tidak bisa menolak perkataan dari Mei Luan dan hanya bisa pasrah.
“Sejak kapan Tuan Muda kita menjadi begitu lunak seperti itu? Bukankah seharusnya yang mengendalikan tuan putri klan mei itu adalah dia? Tapi kenapa malah seperti terbalik ya?” tanya Tetua Chen Yi dengan telepati pada 3 Tetua Chen lainnya.
“Sepertinya Tuan Muda memiliki alasan lain karena sejak tadi siang dia selalu menuruti Tuan Putri Mei Luan tadi. Mari kita kesampingkan hal itu, bagaimana kalau kita fokus dengan para bajingan warga desa ini,” jawab Tetua Chen Lin telepati.
“4 Tetua Chen! 100 Keluarga Chen! Kemarilah!” teriak Chen Kai memanggil semua orang di keluarganya itu.
“Kami disini, Tuan Muda!” jawab semua orang serentak.
“Tentu saja kami tahu, Tuan Muda! Apakah kita akan melakukan Operasi Senyap sekali lagi? Sudah lama sekali kami tidak membunuh orang sejak kejadian itu,” ucap Tutua Chen Yi menanggapi.
“Hahaha! Sepertinya kalian tidak melunak sepertiku, kalau begitu mari kita lakukan! Bantai semua orang yang ada di desa ini tanpa mempedulikan apapun, bawa kepala desa dan beberapa bajingan yang merupakan pemimpinnya ke hadapanku!”
Chen Kai sudah memberikan perintah pembantaian murni pada semua orang. Jika perintah ini sudah diturunkan, maka sudah dipastikan bahwa tidak akan ada yang selamat dari kalangan musuh, apalagi kekuatan dari Keluarga Chen tidaklah main-main.
“Kami akan menyelesaikannya kurang dari 100 tarikan nafas, kami mulai sekarang juga! 3 Tetua Chen lainnya, mari kita gunakan Operasi Senyap 4 Mata Angin! Jangan sampai ada yang lolos, mari berangkat!” Tetua Chen Wei memberikan perintah.
[Ding! Selamat, Master mendapatkan 1 Kartu Job Alkemis Tertinggi karena sebelumnya sudah berhasil menyembuhkan semua orang yang ada di sini. Kartu Job ini sudah disimpan di dalam menu Penyimpanan.]
“Chen Kai ada yang ingin aku tanyakan padamu. Bagaimana bisa anggota keluargamu memiliki kekuatan yang begitu besar? Bahkan di usia mereka yang sekarang mencapai Ranah Tyrant adalah sebuah pencapaian yang tinggi, bahkan di benua tengah.”
“Mungkin kebetulan saja, karena pada dasarnya Keluarga Chen sebelumnya adalah salah satu dari keluarga yang sudah melewati banyak hal buruk, mungkin kekuatan semua anggota keluargaku ini karena ini,” jawab Chen Kai sebenarnya.
Tentu saja Chen Kai tidak akan memberitahukan bahwa dirinya adalah Reinkarnasi dari Sura dan sudah memberikan darahnya pada semua anggota keluarga. Tidak mungkin juga dia memberitahukan mengenai keberadaan sistem pada orang lain.
*BOOOM!
“Apa yang terjadi disana? Mari kita melihatnya! Sepertinya ada yang tidak beres, karena seharusnya Operasi Senyap 4 Mata Angin ini tidak menimbulkan suara seperti ini, mari kita pergi melihatnya,” ajak Chen Kai menarik tangan Mei Luan.
“Baik, mari kita kesana!”