
Chen Kai yang sebelumnya ikut membantu Tetua Chen Yi langsung mendekati orang-orang yang datang dengan niat buruk itu.
Meskipun Chen Kai sudah memperkirakan hal ini, tapi dia tidak menyangka bahwa semuanya akan secepat ini, padahal sekarang sedang waktu sibuknya kota itu.
“Kami disini? Kenapa kalian semua datang kemari? Bukankah kami sudah mengirimkan upeti yang diminta oleh Kekaisaran?” Chen Kai datang bersama dengan 4 Tetua Chen.
“Kami datang karena upeti yang kalian kirimkan sangat kurang, apalagi sangat tidak sebanding dengan Kota Benteng Abadi yang sangat ramai ini,” ucap Utusan Mawar Putih.
“Kami sudah melakukan yang terbaik untuk bisa diberikan pada kekaisaran itu. Sayangnya otak bodoh Kaisar kalian itulah yang malah membuat kami seakan-akan salah!” ucap Tetua Chen Yi.
“Kami disini sedang berusaha membentuk model pemerintahan baru dan bisa membuat pengembangan perdagangan lebih terarah serta terukur!” tegas Tetua Chen Yi menjelaskan.
“Kalian saja yang masih terlalu kolot dengan model pemerintahan dan perdagangan sebelumnya. Hal ini juga yang membuat Benua Selatan ini sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan Benua Tengah yang sudah sangat maju,” sambung Tetua Chen Yi lagi.
Tetua Chen Yi kali sangat senang menceramahi seseorang, mungkin ini adalah efek dari Kitab Dewa Pemelihara yang dipelajari olehnya.
“Sudah-sudah, daripada kalian marah-marah, bagaimana kalau kami mengajak kalian semua berkeliling dan memberikan penjelasan mengenai kenapa kami hanya bisa memberikan upeti sebanyak itu?” ucap Chen Kai menengahi.
“Kalian juga boleh ikut Keluarga Liu. Aku tidak ingin bermusuhan lagi dengan kalian. Karena kami memiliki tujuan yang lebih besar lagi setelah ini,” ucap Chen Kai pada rombongan Keluarga Liu yang mengekor di belakang Para Utusan Kekaisaran.
[Master sangat pandai melakukan ini. Meskipun mereka semua orang seakan-akan percaya dengan sikap Master yang tanpa permusuhan ini. Tapi tolong tetap berhati-hati dengan Patriark Liu Pusat itu.]
[Dia terlihat sangat dendam pada Anda. Jadi, meskipun Anda berakting seperti ini. Dia tetap akan membenci Anda. Pilihan lainnya, Anda bisa langsung membunuhnya sekarang juga.]
***
Setelah berkeliling seluruh kota dan menjelaskan mengenai alur keuangan mereka semua. Para Utusan itu tidak bisa menyembunyikan kekaguman mereka, ini adalah benar-benar kota dengan sistem pemerintahan dan perdagangan berbeda.
Semua uang yang didapatkan memang sangat besar, namun seluruhnya langsung digunakan untuk pembangunan kota, bahkan para petinggi kota hanya menerima gaji yang tak seberapa, tapi semua itu demi majunya Kota Benteng Abadi.
“Kota Benteng Abadi ini memang layak menjadi Kota Pusat Perdagangan Kekaisaran sekaligus Benua Selatan ini. Basis kekuatan mereka juga tidak main-main, semuanya demi kemajuan seluruh wilayah,” puji Utusan tanpa sadar.
“Ekhem! Meskipun begitu, jangan melupakan mengenai tujuan kita kemari. Apalagi kita juga sudah dibayar tinggi oleh Keluarga Liu untuk terus mencari kesalahan Keluarga Chen dan Kota Benteng Abadi ini,” bisik Utusan lainnya.
Alhasil Para Utusan itu masih tetap mencari kesalahan apapun, bahkan meskipun itu hanya kesalahan sepele yang seharusnya tidak menjadi besar, namun karena kepentingan itu, mereka harus melakukannya.
“Meskipun kalian sudah melakukan ini semua, tidak menutupi fakta bahwa kalian lalai dalam memberikan upeti pada kekaisaran dan jangan lupa kalian masih memiliki urusan hukum dengan Keluarga Liu pusat, jadi…”
Seorang Utusan memberanikan diri untuk berbicara, dia mengira bahwa Chen Kai sudah melunak dan akan takut dengan ancaman itu. Sayangnya, semua itu tidak menjadi kenyataan karena…
“Ternyata kalian sama saja, dengan yang lainnya, Pasukan Benteng Abadi keluarlah! Sudah waktunya kita membantai orang-orang tak tahu diri ini, padahal aku sudah bersikap baik agar tidak terjadi pertumpahan darah!”
Chen Kai menggerakkan tangannya, kemudian Ratusan Pasukan Benteng Abadi yang sejak tadi sudah bersiap di balik dinding Kediaman Raja Kota itu keluar dan mengepung Para Utusan dan Keluarga Liu yang ada di sana.
“4 Tetua dan Pasukan Benteng Abadi! Aku ingin kalian membunuh seluruh Utusan Kekaisaran dan membuat Semua Keluarga Liu ini sekarat! Lakukan sekarang juga!” perintah Chen Kai sambil tersenyum menakutkan.