
Seminggu kemudian…
“Selamat jalan Tuan Muda. Saya akan memenuhi janji dengan membuat Benua Selatan menjadi salah satu kekuatan yang bisa bersaing dengan Benua Tengah secara langsung, saya bersumpah melakukan itu!” tegas Patriark Liu, Kaisar Selatan.
“Aku akan merindukan kalian semua, sampai jumpa lagi!” jawab Chen Kai yang sudah merasakan sebuah keluarga asli dari semua orang, meskipun sedikit sulit meninggalkan mereka, namun ada indikasi Klan Sura sudah datang ke dunia ini, dia harus bergerak.
Chen Kai, 4 Tetua Chem dan 100 Anggota Keluarga Chen keluar dari kediaman penguasa kota dan berjalan menemui rombongan dari Klan Mei yang sudah menunggu di Gerbang Utara Kota Benteng Abadi.
“Maaf membuat kalian menunggu, mari kita berangkat sekarang juga,” ajak Chen Kai menggandeng tangan Putri Mei Luan dengan lembut, hubungan kedua orang ini semakin dekat selama beberapa hari terakhir.
Putri Mei Luan mengangguk ringan, dia juga membiarkan tangannya digenggam oleh Chen Kai. Kemudian semua rombongan keduanya langsung berangkat dengan terbang, mereka semua bergerak dengan kecepatan sedang.
***
Selama perjalanan Chen Kai menyuruh semua anggota keluarganya untuk mengakrabkan diri dengan Klan Mei. Karena pada dasarnya mereka semua adalah teman mulai dari sekarang dan seterusnya.
Perjalanan mereka akan memakan waktu sekitar 3 hari penuh dengan kecepatan ini, karena setiap hari menjelang malam, mereka semua akan beristirahat dengan sampai pagi menjelang.
Semua berjalan baik-baik saja, sampai akhirnya di hari ketika, ketika mereka sudah kurang sebentar lagi sampai di Benua Tengah. Mereka semua datang beristirahat di sebuah desa kecil namun disinilah semua hal menjadi runyam.
“Ada apa dengan mereka semua? Apakah desa ini sedang terkena sebuah wabah penyakit mematikan? Mari kita melihatnya,” pinta Putri Mei Luan pada Chen Kai yang terlihat sangat tidak tertarik berhubungan dengan orang-orang itu.
Putri Mei Luan itu tetap bersikeras untuk menyelamatkan penduduk desa, antara dia yang terlalu naif atau memang karena dirinya sangat baik, sekarang sangat sulit dibedakan, akhirnya Chen Kai pun mengalah.
[Secara bertahap Master akan berubah karena wanita ini, hal itu juga tidaklah buruk, jadi sebagai penunjang agar Anda tidak keberatan membantu wanita ini, maka sistem akan memberikan sebuah misi secara langsung.]
[Misi Sistem terpicu, misinya adalah menyembuhkan seluruh warga desa, mulai dari anak kecil sampai dewasa. Jika Master berhasil melakukannya maka akan ada sebuah hadiah berupa Job Alkemis Tertinggi dan kalau gagal, maka Anda akan mati!]
‘Ini namanya pemaksaan Sistem. Bukankah kamu dulu mengatakan bahwa aku harus fokus pada balas dendam, kenapa sekarang kamu malah memberikanku sebuah misi yang tak ada hubunganya dengan itu?’ tanya Chen Kai.
[Sistem tetap menginginkan fokus Master pada balas dendam. Tapi sekarang coba pikirkanlah, setelah Anda berhasil menyelesaikan balas dendam itu, apa yang akan Anda raih dalam hidup ini kalau bukan keluarga yang sangat mendukung Anda.]
[Dunia ini adalah tempat dimana semua orang memiliki tujuan masing-masing dan yang paling bisa membuat seseorang gila serta kesepian adalah orang yang terlalu fokus pada tujuannya tanpa memikirkan orang-orang disampingnya.]
[Jadi, Sistem sangat menyarankan bagi sistem untuk sedikit melunakkan hati Anda bagi orang-orang sekitar. Terkadang membantu orang lain dengan tulus dan tanpa pamrih bisa menjadi penenang hati yang paling ampuh.]
‘Kamu seperti orang tua saja, Sistem! Tapi baiklah aku akan melakukan misi itu, aku akan mencoba melakukan semuanya untuk membuat dendam dalam hatiku ini sedikit mereda,’ batin Chen Kai sudah turun dari posisi terbangnya.
“Mari kita bantu mereka semua, aku juga akan membantumu Mei Luan…” Chen Kai ikut berjalan di samping Mei Luan yang sudah bergegas masuk ke dalam desa itu.
“Ini benar-benar sangat gawat, kita harus segera menolong mereka semua!” ucap Mei Luan langsung memerintahkan semua bawahannya untuk mengeluarkan banyak bahan-bahan obat sesuai dengan perkataannya.