
“Jika kalian membunuh kami, kalian akan dianggap sebagai Pengkhianat Kekaisaran! Kalian tidak boleh–”
*SLASH!
Para Utusan itu semua terbantai hebat, mereka semua tidak menyangka perjalanan mereka menuju kediaman raja kota ini adalah jalan-jalan terakhir mereka sebelum kematian.
Padahal sebelumnya mereka diajak berkeliling kota yang sangat luas itu dan melihat banyak hal baru yang tidak ada di Ibukota Kekaisaran Mawar Putih, tapi sekarang mereka semua sudah mati.
“Sekarang tinggal kalian semua Keluarga Liu Pusat, aku sama sekali tidak ada hubungan dengan kalian, karena yang bermusuhan denganku adalah Keluarga Liu Cabang yang sudah aku hancurkan!” ucap Chen Kai mengeluarkan Pedang Asura.
“Pilihlah kalian semua hendak mati atau menjadi bawahan kami! Dengan menjadi bawahan kami, kami akan menjanjikan kalian bisa menguasai seluruh perdagangan yang sudah kami bangun ini,” ucap Chen Kai membuat semua orang tercengang.
Tak terkecuali 4 Tetua Chen yang sudah meringkus sebagian besar orang-orang yang ada di sana. Tapi mereka tidak memiliki keberanian untuk meragukan keputusan dari Chen Kai, karena dia adalah seorang pemikir hebat yang paham dengan resiko.
“Kenapa aku harus percaya padamu, sudah sering kali kamu membunuh orang-orang yang aku kirim kesini, memangnya apa yang kamu harapkan pada orang yang sudah sangat dendam denganmu ini!” teriak Patriark Liu.
“Aku membutuhkan jaringan dan relasimu, aku ingin memiliki anak buah yang bisa aku tinggalkan di benua ini untuk mengurus semuanya, sedangkan aku dan pasukan utamaku akan berkeliling ke seluruh dunia,” ucap Chen Kai ringan saja.
Tentu saja Patriark Liu tidak setuju dengan hal itu, tapi sayangnya dia tidak memiliki pilihan lain, karena dia terus disiksa bersama dengan para tetua keluarga yang ikut dengannya sampai mereka tidak memiliki pilihan lain selain mengatakan iya.
“Ugh … kenapa kamu membiarkan kami hidup? Bukankah kamu sangat sadis dan tidak mau membuat musuhmu hidup? Tapi kenapa sekarang berbeda?!” tanya Patriark Liu tidak percaya bahwa Chen Kai menyembuhkan mereka semua.
“Aku barusan menyembuhkan kalian semua sekaligus memberikan segel budak terkuat yang pernah ada, agar kalian tidak mengkhianatiku lagi,” ucap Chen Kai mendekati Patriark Liu dan berjongkok tepat di depan wajah mantan musuhnya itu.
“Aku tahu kamu masih kebingungan, tapi yang pasti kami membutuhkan relasi dan jaringan Keluarga Liu yang asli. Kami sudah tahu bahwa kalian adalah Keluarga Intelijen yang sangat tangguh bahkan di benua tengah sekalipun,” tegas Chen Kai.
“Kami juga sudah tahu bahwa Keluarga Liu yang merupakan seorang pedagang bahan-bahan pokok itu hanyalah penyamaran kalian semua. Kalian berasal dari Benua Tengah dan sedang menjalankan misi ke Benua Selatan ini bukan?” tanya Chen Kai.
“Entah bagaimana kamu tahu mengenai kami semua, tapi semua yang kamu katakan benar, bahkan kamu juga bisa membuat segel budak di jantung kami. Jangan-jangan kamu juga orang dari Benua Tengah ya?” tanya Patriark Liu.
“Mungkin sekarang belum tahu, tapi tidak tahu nanti, yang pasti mulai sekarang aku ingin kalian semua tunduk pada Keluarga Chen ku ini, kami membutuhkan jaringan kalian agar bisa masuk ke Benua Tengah,” ucap Chen Kai.
“Kenapa kami harus menurutimu? Bukankah jika kami mengkhianatimu, kami bisa mati dengan cepat. Hal itu lebih baik daripada kami harus menjadi cecunguk orang sepertimu, kamu–”
“Ugh…”