WOMEN'S

WOMEN'S
Eps 5



Pagi itu, sampainya Xiang Wan dikantor.


Ia langsung menemui pamannya.


Karena saat dirumah, mereka belum sempat bertemu saat sarapan.


Ia memberitahu pamannya, bahwa ia bersedia Lin xiang sebagai pemeran utama wanita untuk syuting film biografi tn Yu Xiang.


Hanya saja, kali ini asistennya Shen Yi En akan bertanggungjawab membantunya.


Yu Jiang sedikit terkejut mendengarnya.


Karena Shen Yi En baru saja masuk di Qili Entertainment, tapi Xiang Wan sudah mempercayainya.


Xiang Wan memastikan bahwa ia akan tetap ikut terjun langsung menanganinya juga.


Akhirnya Yu Jiang setuju.


Xiang Wan memberi info ke Lin Xiang tentang hal itu juga.


Lin Xiang begitu gembira saat mendengarnya lewat telepon.


Dan Xiang Wan memberitahu juga bahwa Yi En akan membantu langsung sebagai manager Lin Xiang.


Lin Xiang bersedia dengan cepat.


Xiang Wan menarik nafas.


Meski ia masih sedikit khawatir.


Akhirnya pemotretan pun berjalan.


Yi En dan Wei Wei mulai sibuk membantu Lin Xiang untuk pemotretannya.


Xiang Wan berdiri sambil mengawasi.


Yi En yang merapikan baju Lin Xiang, ia tersenyum dan berkata," Lin Xiang, kau terlihat cocok sekali memakai kostum ini. Sangat manis."


Lin Xiang Tersenyum senang mendengarnya.


Xiang Wan terus mengamati cara Yi En bekerja.


Yi En," bagaimana setelah ini kita makan roti lapis? Aku dengar ada tempat yang menjualnya dengan rendah kalori."


Wei Wei melirik Yi En.


Lin Xiang mengangguk," baiklah. Aku mau."


Wei Wei," kalian berdua memang suka makan."


Yi En tersenyum mendengarnya.


Pemotretan pun berjalan.


Cukup lama pemotretan hari itu.


Tapi berjalan dengan lancar.


Xiang Wan puas melihatnya.


Beberapa saat, tiba tiba masuk seorang laki laki tinggi perawakannya dan tampan.


Laki laki itu mendekati Xiang wan dan berkata," kak Xiang Wan."


...


...


Xiang wan menoleh, ia tersenyum senang dan berkata," Lu Chun. Kau kemari."


Dia adalah aktor yang terkenal dan sudah membintangi banyak film ternama.


Awal dia ada di bawah Fei Xiang Entertainment, lalu beberapa saat kemudian ia beralih ke Qili, Xiang Wan pernah menjadi manager nya juga dan baru 1 tahun ini dia mendirikan sendiri Perusahaan Entertainment.


Lu Chun tersenyum dengan khasnya , ia menjawab," aku mencarimu diruang kerjamu. Kata stafmu kau sedang ada pemotretan untuk film Lin xiang disini."


Xiang Wan mengangguk," kenapa kau mengunjungiku? Kau sudah menyelesaikan syutingmu."


Lu Chun tersenyum," kak Xiang Wan, aku tidak boleh mengunjungimu disini?"


Xiang Wan ," aku kira kau sudah sangat sibuk sekarang dengan kantormu yang baru dan lupa denganku."


Saat mereka berbincang, Wei Wei yang sedang menerima telepon ia melihat Lu Chun.


Ia terkejut melihatnya.


Segera ia menutup teleponnya.


Dan segera mendekati Lu Chun dan Xiang Wan.


Wei Wei," lama tidak berjumpa, kau sekarang sudah hebat. Dan sudah mulai lupa dengan temanmu ini."


Lu Chun tersenyum melihat Wei Wei.


Xiang wan," Wei wei juga akan membuka perusahaan fashion sendiri. Aku kenalkan pengganti Wei Wei padamu."


...


...


Tiba tiba Wei Wei terkejut.


Ia hendak berkata.


Tapi Xiang Wan segera menoleh dan memanggil," Yi En!... kemarilah."


Lu Chun terkejut mendengar nama itu.


Nama yang sangat familiar baginya.


Yi En yang sedang membantu Lin Xiang.


Ia masih merapikan baju Lin Xiang , sambil menjawab," baiklah."


Setelah selesai.


Ia menoleh dan hendak berjalan.


Saat melihat wajah seorang laki laki disamping Xiang wan dan Wei Wei. Wajahnya terlihat begitu terkejut.


Ia menghentikan langkahnya.


Setelah hampir 9 tahun, ia sudah tidak bertemu laki laki itu, Yi En tidak ingin bertemu dan melupakannya. Tapi sekarang ia harus bertemu lagi dengannya.


...


...


Tangan kanan Wei Wei memegang dahinya.


Ia begitu kebingungan melihat sahabatnya.


Xiang Wan," Yi En kemarilah, akan ku kenalkan padamu."


Yi En menoleh ke Xiang Wan, ia berusaha untuk tenang.


Lalu ia mendekat.


Xiang Wan," dia adalah Shen Yi En, pengganti Wei Wei dan akan menjadi asistenku. Yi En , dia adalah Lu Chun. Dulunya dia adalah artis dibawah Qili Entertainment."


Lu Chun tersenyum," Yi En, lama tidak berjumpa."


Yi En menatap Lu Chun dengan tatapan sedikit tajam.


Xiang Wan ," kalian sudah saling kenal?"


Mereka menjawab bersamaan.


Lu Chun mengangguk," iya."


Sedang Yi En menjawab," tidak."


Wei Wei menutup matanya.


Dan Xiang Wan bingung mendengar jawaban mereka berdua.


Xiang Wan pun mulai curiga, sepertinya mereka saling kenal dan terlibat hubungan yang tidak baik.


Xiang Wan," kalian..."


...


...


Yi En segera berkata," maaf, jika kau mengenaliku. Tapi aku tidak pernah mengenalimu. "


Xiang Wan terdiam.


Lu Chun pun sadar, Yi En masih membencinya.


Yi En ," maaf kak Xiang wan, aku harus mengambil konstum untuk Lin Xiang lagi. "


Yi En lalu berjalan pergi.


Wei wei," aku akan membantu Yi en."


Wei Wei segera mengikuti sahabatnya.


Di belakangnya Wei Wei memanggil," Yi en, tunggu. "


Xiang Wan melihat hal yang aneh dari tingkat Yi En.


Lalu ia menoleh ke Lu Chun.


Lu Chun masih melihat Yi En berjalan pergi.


Xiang Wan," sepertinya kalian pernah menjadi musuh, atau... pernah memiliki sebuah hubungan yang spesial."


Lu Chun terdiam.


Ia menarik nafas.


Wei Wei masih mengikuti Yi En.


Sampai akhirnya Wei wei berhasil memegang lengan Yi En.


Dan Yi En berhenti.


Wei Wei," Yi En, aku bisa jelaskan padamu. "


Yi En menatap Wei Wei.


Wajahnya sedikit kesal.


Lalu ia melipat tangannya.


Dan berkata," kau tidak pernah cerita padaku, kalau selama ini kalian bekerja di perusahaan yang sama."


Wei Wei," Yi En, jika aku cerita padamu, apa kau mau mendengarnya. Aku yakin kau sudah tidak mau tahu tentangnya bukan?!"


Yi En menatap sahabatnya.


Lalu ia menjawab," tapi Wei Wei, kau tahu aku akan menggantikanmu bekerja disini. Seharusnya dari awal kau memberitahuku! "


Wei Wei," tenang dulu Yi En. Aku mohon tenang dulu. Lu Chun sudah bukan artis Qili Entertainment. Dia sudah mendirikan sendiri perusahaan agensi. Jadi kau tidak akan bertemu dengannya."


Yi En tertawa kecil, ia memegang kepalanya dan berkata,"benar sekali. dia adalah seorang artis. Seharusnya sejak awal aku menyadarinya dan memikirkan lagi tentang tawaranmu untuk menggantikanmu di dunia Entertainment."


Wei Wei," Yi En..."


Yi En menatap sahabatnya dan berkata lagi," lalu kenapa hari ini dia datang kemari?"


Wei Wei terdiam, dia bingung harus menjawab apa, karena memang Lu Chun tiba tiba saja datang mengunjungi Xiang Wan.


Yi En," Wei Wei kau harus pastikan kita tidak akan bekerja sama dengannya. Itu sebagai permintaan maafmu."


Lalu Yi En pergi.


Wei Wei menarik nafas melihat Yi en pergi.


Selesai pemotretan.


Yi En hanya diam saja.


Meski ia masih selalu tersenyum pada Lin Xiang.


Wei Wei melihat tingkah Yi en padanya. Ia merasa bersalah pada sahabatnya.


Sore itu saat Yi En sedang ke toilet.


Lalu ia hendak berjalan kembali ke ruang kerjanya.


Ia berhenti sebentar berdiri di depan jendela besar mengarah pemandangan ke taman dekat kantor mereka.


Ia teringat saat pertemuannya dengan Lu Chun tadi.


Lalu ia teringat saat pertama kali pertemuan mereka di bangku SMA.


Waktu itu musim semi.


Bunga bunga sedang berguguran.


Yi En hampir terkena bola basket saat melewati lapangan bola basket.


Seorang laki laki dengan baju basketnya.


Ia berusaha menangkap bola basket itu agar tidak mengenai Yi En.


Yi En sudah sangat ketakutan sambil menutup kepalanya dengan kedua tangannya.


Laki laki itu berdiri di depannya dan berkata" kau tidak apa apa?"


Yi En mulai melihatnya.


Ia melihat laki laki dengan perawakan yang tinggi dan tersenyum lembut padanya.


Tiba tiba Xiang wan datang menghampirinya.


Xiang Wan," Yi En."


Yi En tersadar dari lamunannya.


Lalu ia menoleh menatap Xiang Wan.


Ia berkata," kak Xiang Wan."


Xiang Wan tersenyum lalu menatap ke jendela.


Ia berkata," tempat ini, biasanya aku suka berdiri disini sambil menikmati kopiku. Sekarang sepertinya akan ada yang menempatinya."


Yi En tersenyum, " maafkan aku kak Xiang wan. Disini pemandangannya sangat enak untuk dinikmati. "


Xiang Wan mengangguk.


Lalu ia berkata sambil menoleh ke Yi En," kalian sudah saling kenal dulu? "


Yi En menoleh.


Xiang wan melanjutkan kata katanya lagi," maksudku, kau dan Lu Chun."


Yi En menatap Xiang Wan. Lalu ia menatap ke depan.


Yi En akhirnya menjawab," kami hanya sebatas kenal. "


Xiang Wan melihat Yi En.


Wajahnya terlihat enggan untuk membicarakan tentang Lu Chun.


Ia terlihat seperti membenci Lu Chun.


Xiang Wan sebenarnya sedikit penasaran.


Tapi akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk melanjutkan lagi.


Xiang wan ," baiklah. Aku harus menemui sutradara Gao. Oya Yi En, nantinya jika syuting film biografi tuan YuXiang sudah mulai. Aku ingin kau yang menangani Lin Xiang. Kita akan bekerjasama untuk 2 syuting Lin Xiang. Jadi kau harus ingat dengan kata katamu kemarin."


Yi En mengangguk dan tersenyum," baiklah kak. "


Xiang wan mengangguk.


Lalu ia berjalan pergi.


Yi En pun kembali ke ruangannya.


Ia melihat sahabatnya.


Wei Wei," Yi En. Kau lapar? Kau mau aku pesankan sesuatu?"


Yi En menjawab," tidak."


Lalu ia mulai mendesain lagi.


Wei Wei menarik nafas dan berkata" Yi En kau masih marah padaku. Maafkan aku Yi En."


Yi En masih diam.


Wei Wei," baiklah aku memang salah. Jadi aku mohon jangan marah lagi padaku."


Yi En masih diam dan dia sedikit melirik ke sahabatnya.


Wei Wei," aku akan mentraktirmu selama 1 minggu ini. Bagaimana?"


Yi En menoleh lalu dia berkata," kau sudah memberikan tumpangan untukku. Itu sudah lebih dari cukup."


Wei Wei tersenyum.


Lalu ia merangkul sahabatnya, " Yi En, kita sudah seperti keluarga. Kau masih saja bilang seperti itu. Jika kau tidak menumpang dirumahku, kau mau menumpang dimana lagi?"


Yi En tersenyum, ia menjawab," aku akan menumpang di rumah kak Guan xian."


Wei Wei menyentuh pipi sahabatnya dengan jari telunjuknya.


Dan berkata," kau berani?!"


Yi En tertawa mendengarnya.


Sambil ia berdiri mengambil sesuatu, ia berkata lagi," mungkin itu akan kulakukan jika kita sedang bertengkar."


Wei Wei gantian tertawa mendengarnya.


Setelah Xiang Wan menemui sutradara Gao dan berbincang bincang mengenai syuting Lin Xiang dan Xu Ling.


Xiang Wan masih sempat bertemu dengan Xu Ling.


Di bar milik Guan Xian mereka bertemu.


Xiang wan memberikan naskah film biografi tuan Yu Xiang. Kali ini pemeran utama pria dan wanitanya semua diambil dari Qili Entertainment.


Xu Ling senang mendapatkan syuting film tersebut.


Tapi tiba tiba ia berpikir sesuatu dan ia menatap Xiang wan.


Lalu ia berkata," kak Xiang wan. Bukankah Lin Xiang juga ada syuting film "aku rindu" garapan sutradara Chen. Itu artinya..."


Xiang Wan mengangguk dan berkata," dia akan syuting di waktu yang hampir bersamaan."


Xu Ling menatap Xiang Wan dan berkata," kak Xiang wan..."


...


...


Xiang Wan tersenyum dan ia berkata," tenanglah. Aku akan mengaturnya. Kau hanya perlu fokus pada naskahmu selama syuting. "


Xu Ling tersenyum dan mengangguk.


Tapi ia ikut sedikit tidak tenang.


Lalu Guan Xian memberikan wine untuk mereka berdua.


Dan ia ikut duduk bersama mereka.


Guan Xian," kau tidak perlu mengkhawatirkan kak Xiang wan, dia adalah manager artis paling hebat bukan?"


Xu Ling dan Xiang wan tersenyum.


Lalu Guan Xian berkata lagi," Xu Ling, kau tidak mau menyanyi lagi?"


Xu Ling memang beberapa kali suka datang ke bar milik Guan Xian.


Xiang Wan menatap Guan Xian.


Lalu ia menoleh ke Xu Ling dan berkata," kau sering kemari ?"


Xu Ling menatap Xiang Wan , lalu ia saling bertatapan dengan Guan Xian.


Guan Xian sedikit salah tingkah.


Lalu ia menggelengkan kepalanya dan menarik nafas panjang.


Ia berkata," aku sungguh tidak tahu menghadapi kalian berdua."


Guan Xian," Xiang wan, tenanglah. Xu Ling selalu memakai topeng jika kemari."


Xu Ling tersenyum mendengarnya.


Yi En dan Cen Wei yang sedang perjalanan pulang.


Yi En tiba tiba berkata," Wei Wei, aku ingin ke tempat kak Guan Xian."


Cen Wei menoleh ke sahabatnya.


Lalu ia melihat ke depan lagi.


Ia berpikir sebentar, akhirnya ia berkata," baiklah."


Mereka pun menuju ke bar Guan Xian.


Sampai mereka disana.


Mereka melihat Xiang wan.


Guan Xian yang melihat kedatangan mereka berdua, ia melambaikan tangan kanannya sambil tersenyum.


Cen Wei dan Yi En pun menghampiri nya.


Cen Wei," kak Xiang wan, kau disini juga?"


Xiang Wan mengangguk ," kalian kemari."


Yi En mengangguk dan tersenyum.


Cen Wei," boleh kami ikut duduk disini?"


Xiang wan," tentu saja."


Lalu mereka pun duduk.


Cen wei baru menyadari ternyata laki laki disamping Guan Xian adalah Xu Ling. Ia mengira dia adalah Guan Qian.


Cen Wei," Xu ling. Ternyata kau."


Xu Ling tersenyum dan berkata," aku dan kak Xiang Wan sedang membicarakan syuting film biografi tuan Yuxiang. Dan disini tempat yang aman untuk bertemu. Benar bukan kak Xiang wan."


Xiang Wan tersenyum mengangguk.


Guan Xian," aku ambilkan kalian minuman. "


Cen Wei," berikan kami minunan soda saja kak Guan Xian."


...


...


Yi En berkata," kak Guan Xian."


Guan Xian menoleh ke Yi En.


Guan Xian seakan mengerti apa yang diinginkan Yi En.


Ia mengangguk," baiklah aku mengerti maksudmu."


Lalu Guan Xian pergi mengambil minuman.


Cen Wei," Yi En jangan merepotkanku."


Yi En hanya diam.


Xiang Wan," Guan Xian bisa mengerti hanya menatap matamu Yi En. Memangnya apa yang kau mau."


Yi En tersenyum.


Beberapa saat Guan Xian datang.


Dan memberikan minuman soda untuk Cen Wei. Lalu ia memberikan segelas berisi bir untuk Yi En.


Xiang Wan melihatnya.


Xu Ling tertawa melihat mereka.


Cen Wei," kak Guan Xian, kenapa kau memberikan Yi En bir. Kau ingin membuatku repot saat membawanya pulang nanti."


Yi En," terima kasih kak Guan Xian. Kau memang selalu mengerti aku. Tidak seperti Wei Wei."


Cen Wei menggelengkan kepalanya.


Xiang Wan tersenyum.


Lalu ia mengangkat gelasnya dan mengajak Yi En untuk cheers.


Sambil ia berkata," tidak apa apa. Kita lupakan dulu tentang yang lain. Sekarang kita nikmati minuman ini. Benar bukan Yi En?"


Yi En tersenyum mengangguk.


Lalu ia mengangkat gelasnya dan cheers.


Guan Xian pun ikut mengangkat gelas nya.


Cen Wei menggelengkan kepalanya.


Xu Ling menepuk pundak Cen Wei dan berkata," kau harus kuat kak Wei Wei."


Lalu Xu Ling berdiri. Dan ia berkata," baiklah. Aku harus kembali. "


Xiang wan mengangguk," pulang dan istirahatlah."


Xu Ling mengangguk.


Xu Ling menoleh ke Guan Xian, ia tersenyum.


Guan Xian," hati hatilah."


Xiang wan menatap mereka berdua.


Lalu ia menggelengkan kepalanya.


Xu Ling berpamitan dengan Cen Wei dan Yi En.


Dan ia berkata pada Yi En," kak Yi En, kau bisa mabuk sekarang. Karena setelah ini, kau akan sibuk mengurusiku dan Lin Xiang. Jadi hari ini kau harus menikmatinya."


Yi En tersenyum dan mengangguk," baiklah. Aku akan dengarkan kata katamu Xu Ling. Terima kasih."


Xu Ling tersenyum.


Lalu ia pergi.


Setelah itu Yi en menegak birnya.


Guan Xian hanya memberikan sedikit saja.


Tapi Yi En mengangkat gelasnya di depan Guan Xian.


Guan Xian melihatnya.


Cen Wei," Yi En, sudahlah."


Guan Xian menatap Yi En, malam ini ia merasa Yi en sedikit aneh. Ia tahu, ada sesuatu yang tidak beres.


Lalu Guan Xian memanggil adiknya dan meminta mengambilkan segelas bir lagi.


Xiang Wan yang melihat Yi En.


Ia menebak, pasti ada hubungannya dengan pertemuan Yi En dan Lu Chun saat pemotretan tadi.


Guan Qian membawakan segelas bir lagi. Sambil ia berikan ke Yi En.


Ia berkata," kak Yi en, kenapa kau tidak bermain gitar saja."


Yi En tersenyum dan berkata," tidak. Kau saja mainkan untukku, bagaimana? Aku lebih suka kau yang bermain gitar Guan Qian. "


Guan Qian melirik kakaknya.


Guan Xian mengangguk.


Lalu Guan Qian pun berkata," baiklah aku mainkan untukmu."


Guan Xian," Yi En, hari ini kau sedang gembira? Atau kau sedang kesal dengan seseorang?"


Wei Wei yang mendengar perkataan Guan Xian.


Ia menatap Guan Xian dan menjawab," dia sedang gembira kak."


Yi En yang ternyata sudah mulai sedikit mabuk. Ia menoleh ke Wei Wei dan berkata," aku sedang kesal dengan seseorang."


Xiang Wan tersenyum melihatnya.


Xiang Wan," sepertinya, sahabatmu yang membuatmu kesal, benar bukan Yi en?"


Yi En menatap Xiang Wan.


Ia tersenyum dan menjawab," kak Xiang wan, kau mengerti. "


Cen Wei," Yi en bukankah kita sudah berbaikan tadi."


Yi En," kak Xiang wan, kau tahu, aku merasa sudah dibohongi oleh sahabatku."


Xiang Wan ," kau dibohongi oleh sahabatmu?"


Cen Wei," gawat kak Guan Xian , Yi En sudah mulai mabuk."


Guan Xian tertawa kecil melihatnya.


Yi En menatap Cen Wei," Wei Wei, kau... kau harus pastikan dia tidak akan bekerja sama dengan kita. "


Guan Xian," dia?...siapa dia?"


Cen Wei masih diam.


Yi En," jika sampai nanti, aku melihatnya lagi. Aku pastikan. Aku... akan mengundurkan diri."


Xiang Wan mendengarnya.


Cen wei," sudah ku bilang. Jangan berikan dia bir. Hanya 1 tegukan saja, dia sudah mabuk. Kalian sudah melihatnya bukan?! "


Lalu Yi En menoleh menatap Guan Qian yang mulai memainkan gitarnya dan menyanyi.


...


...


Yi En tersenyum menikmatinya.


Tiba tiba matanya mulai berkaca kaca.


Xiang Wan melihatnya.


Begitu juga Guan Xian dan Wei Wei.


Guan Xian," Wei Wei, sebenarnya apa yang terjadi? "


Cen Wei menarik nafas.


Lalu ia berkata," Lu Chun. Dia sudah bertemu dengan Lu Chun."


Guan Xian," Yi En bertemu dengan Lu Chun?!"


Cen Wei mengangguk.


Xiang wan yang mendengar pembicaraan mereka.


Ia bisa mengerti sepertinya ada sesuatu yang terjadi antara Yi en dan Lu Chun.


Tiba tiba Yi En menoleh dan berkata pada Cen Wei," kenapa kau menyebut namanya?! Bukankah sudah kukatakan jangan sebut namanya lagi!"


Cen Wei," Yi En..."


Lalu Cen Wei berdiri," Yi En lebih baik kita pulang. Kau sudah mabuk."


Yi En menggelengkan kepalanya dan menjawab," tidak! Aku belum mabuk..aku masih mau disini. Ada kak Xiang wan disini. "


Guan Xian menarik nafas.


Lalu ia memegang tangan Yi En dan berkata," Yi En. Kau sudah mabuk. Sudah cukup bir yang kuberikan. Jadi kau harus pulang dan tidurlah."


Yi En menatap Guan Xian.


Yi En," kak Guan Xian..."


Guan Xian tersenyum mengangguk," pulanglah. "


Yi En akhirnya mengangguk.


Lalu Cen Wei membantu Yi En berdiri.


Yi En memang sudah mabuk.


Jalannya sudah sempoyongan.


Cen Wei hampir terjatuh memeganginya.


Xiang Wan segera berdiri dan membantu Cen Wei memegangi Yi En.


Guan Xian melihatnya ikut berdiri.


Setelah membantu Yi En masuk ke dalam mobil.


Cen Wei," terima kasih kak Xiang Wan."


Xiang Wan tersenyum mengangguk.


Lalu ia berkata," hati hati."


Cen Wei mengangguk.


Lalu Cen Wei masuk ke mobilnya.


Setelah mereka pergi.


Xiang Wan kembali masuk.


Lalu ia duduk disamping Guan Xian lagi.


Guan Xian," Xiang Wan. Sepertinya kau sedikit berubah."


Xiang Wan menatap sahabatnya.


Lalu ia berkata," apa maksudmu?"


Guan Xian," Shen Yi En. Membuatmu sedikit lebih perhatian padanya. "


Xiang wan," aku memang seperti itu. Pada Wei Wei, David dan Judy."


Guan Xian menatap sahabatnya.


Ia menggelengkan kepalanya.


Guan Xian," sudahlah. Ada yang ingin kutanyakan padamu. Sebenarnya apa yang terjadi antara Yi En dan Lu Chun ?"


Guan Xian tersenyum, lalu ia meneguk sedikit winenya.


Ia berkata," ini yang ku maksudkan."


Xiang Wan," Guan Xian..."


Guan Xian tersenyum.


Lalu ia berkata," baiklah akan kuceritakan padamu. 8 tahun yang lalu, aku baru kenal Shen Yi En dari Wei Wei. Shen Yi En yang saat itu sangat berbeda dengan yang sekarang."


Guan Xian mengingat saat 8 tahun yang lalu.


[Saat itu Wei wei mengenalkan Yi En pada Guan Xian.


Guan Xian membantu Yi En dan Wei Wei bekerja di tempatnya.


Suatu hari, karena uang simpanan Yi En habis.


Yi En dan Wei Wei terpaksa pergi dari rumah sewaan mereka dan tinggal di tempat Guan xian.


Yi En mengumpulkan uang nya selama itu untuk ia gunakan masuk ke universitas.


Tapi sayangnya, Lu Chun tanpa diduga mengambilnya secara diam diam.


Lu Chun dan Yi En, mereka sudah berpacaran sejak di bangku SMA.


Lu Chun diterima di Fei Xiang Entertainment di bawah Hao Mai.


Sejak Lu Chun menjadi artis, Hao Mai sebagai managernya, melarang Lu Chun untuk tidak sering bertemu Yi En.


Sampai suatu hari ada penggemar Lu Chun melihat mereka keluar bersama.


Akhirnya Hao Mai meminta Lu Chun untuk memilih melepaskan menjadi seorang artis atau melepaskan Yi En.


Lu Chun ternyata memilih melepaskan Yi En.


Dan itulah puncaknya, Hao Mai menemui Yi En.


Dan meminta Yi en untuk tidak menemui Lu Chun lagi, bahkan Hao Mai menceritakan bahwa sebenarnya Lu Chun sudah memakai Uang simpanan Yi En untuk membayar audisi menjadi seorang artis.]


Xiang Wan," Yi En tidak menemui Lu Chun sendiri secara langsung?"


Guan Xian mengangguk.


Ia berkata lagi," Yi En menemui Lu Chun sendiri. Dan dari mulut Lu Chun sendiri, Lu Chun meminta untuk mengakhiri hubungan mereka.


Yi En benar benar terpukul saat itu.


Bahkan uang simpanan yang ia miliki untuk mewujudkan cita citanya sudah hilang. Disaat itulah, titik terendah dalam hidupnya. Dia hampir mengakhiri hidupnya... "


Xiang Wan terkejut mendengarnya.


Shen Yi En yang terlihat ceria, cerdik , dan kuat. Meski baru saja ia mengenalnya.


Ia tidak menyangka Yi En yang dulu pernah kehilangan arah.


Guan Xian menarik nafas, lalu berkata lagi," beruntung ia mau bangkit kembali. Lalu aku membantunya untuk mencari sponsor dari kenalanku. Dan diapun juga berhasil mengikuti ujian masuk universitas di Jerman. Dia memilih meninggalkan Shanghai, dan melupakan semuanya."


Xiang Wan terdiam mendengarnya.


Ternyata, masa lalu Yi En tidak jauh berbeda dengan masa lalunya.


Guan Xian menatap sahabatnya dan berkata," dia... memiliki masa lalu yang


Menyakitkan. Bukankah mirip denganmu. "


Xiang Wan menatap sahabatnya.


Ia hanya diam.


Lalu ia berkata pelan," pasti saat itu sangat tidak mudah baginya."


Guan Xian mengangguk.


Lalu Xiang Wan menegak wine nya lagi.


...


...


Cen Wei membaringkan Yi En di tempat tidurnya.


Melepaskan sepatunya.


Lalu menyelimutinya.


Dia menarik nafas panjang sambil menatap sahabatnya.


Terlihat ada air mata yang mengalir dipipi Yi En.


Cen Wei,"Yi En. ternyata... kau masih belum melupakannya. "


Yi En membuka matanya.


Ia melihat sahabatnya.


Cen Wei," tidurlah. Kau sudah mabuk."


Yi En hanya diam.


Akhirnya ia menutup matanya.



... Lu Chun...