
Pagi itu Yao Xiang Wan sudah berangkat ke kantor.
Ia berhenti di depan coffee shop dan membeli coffee juga cake.
Saat kembali ke mobil, asistennya David meneleponnya, dan memberitahu mengenai syuting film biografi Tn YuXiang dengan sutradara Gao, dan sepertinya pemeran utamanya akan diberikan pada Xu Ling dan Lin Xiang.
Xiang Wan terkejut mendengarnya, itu artinya syutingnya akan di waktu yang bersamaan dengan film "aku rindu".
Xiang Wan segera menyalakan mobilnya dan dengan tergesa gesa ia menjalankan mobilnya, tapi tanpa di duga mobilnya sedikit menyerempet mobil di depannya.
Xiang Wan terkejut dan segera mengerem mobilnya.
Ia pun segera turun dari mobilnya.
Dan melihat seberapa parah ia menyerempet mobil di depannya.
Ia menarik nafas saat melihatnya.
...
...
Terlihat goresan cukup panjang.
Sepertinya pemilik mobil itu tidak ada didalam mobil.
Lalu ia mengambil foto no polisi mobil yang ia tabrak itu.
Dan ia segera kembali ke mobilnya dan ia pergi menuju ke kantor.
Tanpa di duga beberapa saat pemilik mobil itu keluar bersama rekan kerjanya, lebih tepatnya asistennya. Seorang pria dengan berjas hitam rapi.
Dia adalah seorang pengacara yang selama ini menangani kasus di dunia Entertainment.
Dia baru saja kembali dari Hongkong.
Dan memulai di sebuah firma hukum yang cukup terkenal di Shanghai.
Dia adalah Mo Bei.
Ia hendak berjalan masuk ke dalam mobilnya.
Lalu ia berjalan mundur kembali dan melihat bagian belakang mobilnya.
Terlihat goresan di mobilnya.
Ia menoleh sekitarnya. Lalu matanya terpaku ke arah tiang listrik dekatnya, ada sebuah cctv yang kebetulan mengarah ke mobilnya.
Ia tersenyum kecil.
...
...
Asistennya berkata," bos, kau mau aku cek rekaman cctvnya, jika boleh aku bilang. Orang ini benar benar sengaja menyerempet mobil bos. Dia pergi begitu saja."
Mo Bei terdiam.
Akhirnya dia mengangguk," baiklah."
Sampainya Xiang Wan dikantornya.
Ia segera menuju ke ruangan pamannya.
Ternyata Yu Jiang, pamannya sudah menungguinya.
Yu Jiang berdiri dari kursinya.
Lalu ia berjalan ke sofa, dan ia menuangkan tehnya ke dalam cangkir.
Dan ia berikan ke Xiang Wan.
Dan 1 cangkir lagi untuk dirinya sendiri.
Begitu lah pamannya, dengan gaya khasnya.
Xiang Wan menghela nafas melihatnya.
Lalu ia berkata," Paman, apa maksudnya ? Kau menerima syuting film biografi tn YuXiang garapan sutradara Gao, dan pemeran utamanya Lin Xiang dan Xu Ling?!"
Yu Jiang setelah meneguk tehnya.
Ia lalu menatap keponakannya, dan berkata," Xiang Wan. Kau tahu kenapa sekarang banyak sutradara mengincar Lin Xiang dan Xu Ling. Ini adalah kesempatan emas mereka. Dan lagipula 2 minggu lagi adalah malam penghargaan. Itu artinya, mereka pasti akan memenangkan malam penghargaan itu."
Xiang Wan," paman, jika untuk Xu Ling, aku setuju. Karena saat ini dia sudah menyelesaikan syutingnya.
Sedangkan Lin xiang, dia baru akan memulai syuting film " aku rindu". Jika kau menyetujuinya, bagaimana bisa Lin Xiang harus syuting di 2 tempat di waktu bersamaan?!"
Yu Jiang menarik nafas.
Lalu dengan tenang ia menjawab," Xiang Wan, kau tahu, kita tidak mengejar uang. Tapi kita mengejar kualitas. Kau adalah direktur dari seluruh manager artis. Kau pasti bisa memikirkan dan mengatur bagaimana caranya agar Lin Xiang bisa menjalankan 2 syuting itu. "
...
...
Xiang Wan," paman, Lin xiang akan kelelahan. Jika dia memaksakannya, dia juga butuh untuk istirahat. Aku tidak setuju. Aku akan bicara dengan sutradara Gao, untuk mengambil artis lainnya sebagai pemeran utama wanitanya."
Yu Jiang menatap Xiang Wan, 2 jarinya terangkat menunjuk Xiang Wan dan berkata," kau..."
Ia pun menahannya dan hanya menarik nafas.
Lalu Xiang Wan pun berdiri dan berjalan keluar.
Sementara itu,
Mo Bei yang sedang diruang kerjanya, beberapa saat asistennya datang.
Dan memberitahu mengenai rekaman cctv nya.
Ia memperlihatkan lewat video di handphonenya.
Sebuah mobil berwarna hijau tua, menyerempet mobilnya.
Dan tiba tiba matanya terkejut melihat seorang wanita berdiri di belakang mobilnya.
Lalu ia berkata," tunggu! Bisa kau ulang lagi ?"
Asistennya terkejut mendengarnya.
Ia pun mengangguk dan berkata" baiklah."
Saat video nya diulang lagi.
Mo Bei segera meminta pause videonya tepat saat wanita itu terlihat berdiri dan terlihat wajahnya.
Ia terdiam.
Ia mengenali wanita itu, sangat mengenalinya.
Wajahnya terlihat sendu.
Asistennya tiba tiba berkata" bos?!"
Mo Bei pun tersadar dari lamunannya.
Lalu asistennya berkata," bos, aku mendapatkan no handphone wanita ini. Kau mau menyelesaikannya sendiri atau secara hukum?"
Mo Bei terdiam sebentar.
Lalu ia berkata," dia sudah jelas sengaja meninggalkan begitu saja. Kita selesaikan secara hukum."
Asistennya menatap Mo Bei.
Lalu akhirnya ia mengangguk" baiklah. Kau benar bos. Aku akan mengurusnya ."
Mo Bei," biar aku sendiri yang ke mengurusnya ke pengadilan."
Asistennya dibuat bingung lagi," tapi bos..."
Mo Bei tersenyum," tidak apa apa. Aku saja yang ke pengadilan."
Asistennya akhirnya mengangguk.
Xiang Wan yang sedang berjalan di parkiran mobilnya.
Ia mendapat telepon, panggilan dari pengadilan untuk kasus penyerempetan mobil.
Xiang Wan menghela nafas.
Ia melihat jam ditangannya.
Ia berpikir masih sempat jika ia langsung ke pengadilan, setelah itu ia baru akan menemui sutradara Gao.
Saat hendak berjalan keluar.
Ia bertemu dengan Cen Wei dan Yi En di loby kantor.
Cen Wei," kak Xiang Wan."
Yi En mengangguk tersenyum dan berkata," kak Xiang Wan. "
Xiang Wan tersenyum mengangguk.
Tapi ia terus berjalan dan terlihat tergesa gesa.
Cen Wei dan Yi En saling bertatapan.
Lalu Mereka berjalan masuk.
Xiang Wan segera masuk ke mobilnya. Dan ia segera menuju ke pengadilan.
Sampainya di depan pengadilan, sambil keluar dari mobil.
Handphonenya terdengar notifikasi pesan.
Ia membuka pesan itu sambil berjalan.
Ternyata LinXiang, hanya tertulis SOS.
Ia berhenti dan menghela nafas.
Sementara itu,
Mo Bei sudah menungguinya.
Perasaanya bercampuraduk akan bertemu dengan Yao Xiang Wan lagi.
Wajahnya terlihat serius, dan ada sedikit kerut dikeningnya.
Akhirnya, stengah jam kemudian, pintu pun terbuka.
Dia melihatnya dan berdiri.
Tapi, bukan Yao Xiang Wan yang datang. Ternyata David, asisten Yao Xiang Wan.
Mo Bei menarik nafas.
Ia terdiam. Wajahnya terlihat kecewa.
Stengah jam sebelumnya, Xiang Wan yang menerima pesan dari LinXiang.
Ia berdiri di depan pintu pengadilan.
Dia terdiam sebentar.
Lalu ia menelepon David.
Sambil ia berbalik dan berjalan ke arah mobilnya lagi.
Ia meminta tolong David untuk menggantikannya menyelesaikan masalahnya di pengadilan.
Lalu ia pun pergi ke apartemen Lin Xiang.
Cen Wei dan Yi En yang sedang berada diruang kerjanya.
Yi En sedang mempelajari beberapa profil artis dan juga ia hendak menyiapkan kostum untuk malam penghargaan.
Cen Wei mengamatinya.
Beberapa saat ia keluar sebentar untuk ke toilet.
Dan bertemu dengan Judy.
Judy pun menceritakan bahwa Lin Xiang kemungkinan akan menjalani 2 film sekaligus.
Cen Wei cukup terkejut mendengarnya.
Saat ia kembali ke ruang kerjanya.
Ia terdiam sebentar.
Lalu tiba tiba ia berkata pelan," jadi karena itu, pagi ini kak Xiang wan terlihat menyeramkan."
Yi En menoleh," apa yang kau bicarakan?"
Cen Wei menoleh dan menjawab," aku dengar dari Judy, Lin xiang akan menjalani 2 film sekaligus di waktu yang hampir bersamaan."
Yi En mendengarnya.
Lalu Cen Wei berkata lagi," pantas saja, tadi pagi wajah kak Xiang Wan terlihat sedikit kesal."
Yi En terdiam.
Yi En berkata," aku yakin kak Xiang Wan tidak akan menerimanya."
Cen Wei mengangguk, ia berpikir sebentar lalu ia berkata," aku rasa, kak Xiang Wan pasti sudah menemui direktur Yu."
Yi En memikirkan kata kata Cen Wei.
Lalu ia terdiam.
Tiba tiba handphone Cen Wei berbunyi dan ternyata Xiang Wan, ia meminta Cen Wei dan Yi En menyusulnya ke apartemen Lin Xiang.
Tanpa berlama lama, Cen Wei dan Yi En segera menuju ke apartemen Lin xiang.
Xiang wan yang sudah sampai lebih dulu.
Ia pun masuk ke apartemen Lin Xiang.
Ia membuka kode pintu masuk apartemen Lin xiang Dengan mudah.
Lin Xiang masih belum mengubah kodenya, yaitu tanggal jadi nya dengan Luo Feng.
Xiang Wan pun masuk.
Lin Xiang sedang duduk di atas matras, sambil dengan gaya yoga.
Xiang Wan," kenapa kau mengirim pesan dengan tulisan SOS sedangkan sekarang kau sedang santai yoga."
Lin Xiang menoleh.
Ia sedikit merengut.
Lalu ia berdiri dan mendekati Xiang Wan, sambil mulai bermanja pada Xiang Wan seperti biasa.
Lin Xiang," kak Xiang wan. Maafkan aku. Jika aku tidak menulis SOS kau tidak akan segera datang."
Xiang Wan melirik Lin xiang.
Lalu ia berjalan menuju Sofa dan duduk.
Lin Xiang pun mengikutinya.
Sambil memegang tangan Xiang wan," kak Xiang Wan... aku mohon."
Xiang wan menoleh ," kenapa? Apalagi yang kau inginkan?"
Lin Xiang menatap Xiang wan, lalu ia berkata," aku dengar, pemeran ke 2 wanita nya adalah Fan Mei. Kenapa harus dia?! Aku tidak suka dengannya."
Xiang Wan menatap Lin Xiang.
Ia memang mendengarnya. Bahwa sutradara Chen ingin memakai Fan Mei.
Xiang wan menghela nafas.
Lalu ia berkata," memangnya kenapa kau tidak suka Fan Mei? "
Lin Xiang ," karena..."
Lin Xiang tiba tiba menghentikan kata katanya.
Xiang Wan melirik Lin Xiang.
Lalu Xiang wan berkata," kau mempercayai gosip mengenai Luo Feng dekat dengan Fan Mei?"
Lin Xiang terdiam.
Xiang Wan menarik nafas.
Lalu ia berkata sambil tangannya memegang tangan Lin Xiang," Xiang
Er, bukankah kau sudah berjanji untuk mengesampingkan perasaanmu. Kau harus buktikan kemampuanmu di depan Luo Feng, di depan semuanya. Dengan begitu, nantinya akan terlihat apakah Luo Feng ini tulus padamu. "
Lin Xiang," tapi kak Xiang wan..."
Xiang wan," jika kau seperti ini, mereka akan menganggapmu tidak ada apa apanya."
Lin Xiang terdiam.
Lalu Lin Xiang tiba tiba berkata," kalau begitu aku akan menunjukkan kemampuanku. Aku akan menerima juga menjadi pemeran utama di film biografi Tuan YuXiang."
Xiang Wan menatap Lin Xiang.
Ia tidak menduga bahwa Lin Xiang sudah tahu.
Xiang Wan," kau sudah mengetahuinya?"
Lin Xiang mengangguk.
Ia berkata," Judy memberitahuku. Dan aku yakin, kak Xiang Wan akan segera memberitahuku juga."
Xiang Wan terdiam mendengarnya.
Lin Xiang merajuk sambil memegang lengan Xiang Wan.
Xiang wan," tidak bisa. Kau tidak akan bisa syuting 2 sekaligus di waktu yang hampir bersamaan. Xiang Er, kau tahu bukan, aku tidak akan menyetujui hal ini. Kau akan kelelahan menghadapinya. Aku tidak setuju."
Lin Xiang", tapi kak Xiang wan..."
Xiang Wan lalu mendekati Lin Xiang dan merangkulnya.
Ia berkata," sekarang, kau fokus saja pada syuting aku rindu. Bukankah ini yang kau inginkan?"
Lin Xiang terdiam.
Beberapa saat bel pun berbunyi.
Lalu Xiang wan membuka pintu.
Cen Wei dan Yi En sudah datang.
Lin Xiang ," kak Wei wei, kau kemari."
Lin Xiang lalu berdiri sambil memegang lengan Wei Wei.
Cen Wei tersenyum senang.
Cen Wei," kali ini, kau sedang merajuk apa lagi?"
Lin Xiang tersenyum sambil sedikit manja pada Cen Wei.
Lin Xiang menoleh ke wanita disamping Cen Wei.
Lin Xiang menatapnya, seakan dia pernah melihatnya. Dia mengingatnya.
Xiang Wan yang berkata," Lin Xiang, dia adalah Shen Yi En. Nantinya dia akan menggantikan Wei Wei. "
Yi En tersenyum manis dan ramah pada Lin Xiang.
Lalu ia berkata," aku Shen Yi En, kelak aku akan membantumu."
Lin Xiang mengangkat jarinya sambil berkata," aku ingat sekarang! Kau Shen Yi En desainer artis Jerman dibawah fox Entertainment. "
Yi En terkejut mendengarnya.
Cen Wei," eiii, Lin Xiang, darimana kau bisa tahu?"
Lin Xiang tersenyum dengan gaya khasnya dan berkata," aku sering melihat beberapa artis dibawah Fox Entertainment di akun youtubenya, beberapa kali mereka memperlihatkanmu dan desain desain yang kau buat. "
Lalu Lin xiang memegang tangan Yi En tanpa basa basi lagi, dan berkata,"kak Yi En nanti, kau bisa buatkan aku desain desain gaun yang indah bukan?"
Xiang Wan tersenyum lega.
Yi En tersenyum dan mengangguk, sambil berkata," tentu, aku akan buatkan untukmu. "
Lin Xiang melompat senang.
Cen Wei menggelengkan kepalanya.
Lalu ia berkata," kau senang sekarang. "
Lin Xiang lalu mendekati Cen Wei dan berkata," kak Wei Wei, tenanglah. Kau juga selalu ada dihatiku."
Cen Wei tersenyum sambil melirik Lin Xiang.
Xiang Wan," Lin Xiang, besok datanglah ke kantor. Kau harus mencoba kostum untuk pemotretan. Biar Yi En dan Wei Wei membantumu. "
Lin Xiang mengangguk, " baiklah."
Lin Xiang menatap Xiang Wan, ia mengerutkan keningnya lagi.
Dan memegang lengan Xiang Wan, sambil berkata," kak Xiang Wan..."
Xiang Wan menatap lin Xiang.
Ia tahu Lin Xiang merajuk lagi.
Xiang Wan," Xiang Er. Tidak bisa. Kau sudah dengar penjelasanku tadi bukan?"
Lin Xiang," kak Xiang Wan, aku tahu. Kau mengkhawatirkanku. Tenanglah. Aku akan berusaha. Aku akan minum vitamin. Makan teratur. Tidur cukup. Aku mohon kak Xiang Wan. Biarkan aku menerima menjadi pemeran utama di film biografi tn YuXiang."
Xiang Wan," Xiang Er, aku tidak akan mengijinkanmu."
Lin Xiang langsung berubah menjadi cemberut.
Xiang Wan menghela nafas.
Cen Wei lalu duduk di samping Lin xiang dan berkata," Lin Xiang, jangan merajuk lagi. Baiklah bagaimana sekarang kita memesan sandwich Queen. "
Lin Xiang masih diam.
Lalu otak cerdik Yi en mulai berputar.
Ia mendekati Lin Xiang.
Dan berkata," Lin Xiang. Kau pernah melihat gaun gaun yang aku desain untuk beberapa artis di Fox Entertainment?"
Lin Xiang menoleh dan menatap Yi en.
Yi En melanjutkan lagi, " ada yang kau sukai? Aku akan buatkan untukmu. Bagaimana?"
Wajah Lin Xiang mulai tersenyum dan tertarik, lalu ia berkata," benarkah?! "
Yi En mengangguk.
Lin Xiang," ada 1 gaun yang aku sukai. Bolehkah aku pakai saat nanti malam penghargaan?"
Yi En terdiam.
Ia menatap Wei Wei. Lalu Wei Wei menatap Xiang Wan.
Xiang Wan akhirnya menjawab," tentu saja boleh. "
Lin Xiang Tertawa senang.
Lalu Xiang Wan berkata lagi," tapi, pastikan itu memang cocok untukmu, apalagi kau akan menerima penghargaan."
Lin Xiang mengangguk, " kak Xiang wan pasti akan menyukainya, tunggu...kak Xiang Wan sudah yakin aku akan mendapatkan penghargaan?"
Xiang Wan tersenyum.
Cen Wei yang menjawab," kau pasti menang."
Lin Xiang tersenyum senang, seakan ia sudah lupa dengan tawaran syuting film biografi tn Yu Xiang.
Lin Xiang mendekati Yi En dan berkata," kak Yi En, aku akan memperlihatkan padamu gaun yang aku sukai. Nanti tolong kau buatkan untukku ya."
Yi En tersenyum dan mengangguk," aku akan segera buatkan untukmu."
Lin Xiang," terima kasih kak Yi En."
Yi En mengangguk.
Xiang Wan menarik nafas lega.
Ia lega Yi En bisa mengalihkan perhatian Lin Xiang.
Lin Xiang," kak Wei wei, aku mau Sandwich Queen."
Wei Wei melirik Lin Xiang dan berkata," bukankah tadi kau tidak mau."
Xiang Wan lalu berkata," baiklah, kita pesan. Aku juga lapar."
Semuanya menatap Xiang wan.
Xiang Wan menatap semuanya.
Lalu ia berkata," kenapa menatapku? Aku juga butuh makan."
Mereka tertawa mendengarnya.
Sore itu, Xiang Wan lebih dulu pergi.
Ia hendak menemui sutradara Jin Jin Wan.
Lalu Wei Wei dan Yi En menyusul pergi juga.
Wei Wei dan Yi En berhenti di sebuah cafe coffee shop dipinggir danau.
Mereka duduk sebentar sambil menikmati coffee mereka.
Yi En pun mulai menggambar di ipadnya.
Gaun pilihan Lin Xiang.
Wei Wei sibuk menelepon klien, ia sudah mulai menangani pembukaan kantornya bersama Qi Lei.
Beberapa saat ia mendapat telepon lagi di Qi lei, untuk menemui nya di kantor membicarakan masalah pembukaan.
Setelah menutup teleponnya.
Ia menoleh dan berbicara dengan Yi En," Yi En, sepertinya aku harus pergi . Kau bagaimana? Mau aku antar pulang lebih dulu?"
Yi En," pergilah. Aku bisa naik taxi. "
Wei Wei menatap sahabatnya.
Yi En tersenyum," tidak apa apa. Tenanglah. Lagipula aku bisa pulang sendiri. "
Wei Wei merangkul sahabatnya, lalu ia berkata," maafkan aku. Nanti kita bertemu dirumah. Hati hatilah dan segera pulang."
Yi En mengangguk," kau juga hati hati."
Wei Wei mengangguk lalu ia pergi.
Yi En menarik nafas. Lalu ia melanjutkan lagi mendesain.
Beberapa saat, ia mendengar suara perempuan, memanggil," Xiang Wan! Maafkan aku. Membuatmu menunggu lama."
Yi En lalu mengangkat kepalanya. Ia melihat ke depan.
Ternyata, jarak 2 meja di depannya adalah Xiang Wan. Ia menemui sutradara Jin Jin Wan dari Star TV.
Yi En mendengarkan pembicaraan mereka, sambil ia berpura pura terus mendesain.
Xiang Wan," kak Jin Wan, maafkan aku sebelumnya. Apakah kau bisa membantuku?"
Sutradara Jin tersenyum," baiklah, apa yang bisa kubantu."
Xiang wan tersenyum.
Lalu ia berkata," bisakah kau menukar peran Lin xiang. Biarkan Lin Xiang menjadi pemeran ke 2. Menggantikan Fan Mei."
Sutradara Jin terkejut mendengarnya.
Ia menjawab," Xiang Wan, kenapa kau tiba tiba meminta menukar peran Lin Xiang? Bukankah waktu itu kau begitu mengincar peran utama wanitanya untuk Lin Xiang."
Xiang Wan ," benar. Hanya saja, aku rasa peran ke dua cocok untuk Lin Xiang."
Sutradara Jin menggelengkan kepalanya.
Ia berkata," maafkan aku, tapi aku tidak bisa menukarnya. Lagipula, sutradara Chen sendiri yang juga memilih Lin xiang sebagai pemeran utama wanitanya."
Xiang Wan menatap sutradara Jin.
Ia terdiam sebentar.
Lalu Sutradara Jin berkata lagi," lagipula ini adalah kesempatan untuk Lin Xiang, dia akan bisa memenangkan malam penghargaan nanti."
Xiang Wan menarik nafas.
Ia berkata," seorang artis, jika memang dia berbakat. Peran apapun yang dia mainkan. Dia akan tetap bisa memenangkan penghargaan."
Sutradara Jin mengangguk setuju dengan perkataan Xiang Wan.
Ia tersenyum" kau benar benar seorang manajer artis yang berbeda dari manager lainnya. "
Xiang wan tersenyum, ia menggelengkan kepalanya dan berkata," jangan begitu kak Jin Wan. Aku pun masih banyak belajar untuk menjadi manager mereka."
Sutradara Jin tertawa kecil.
Lalu ia berkata ," sungguh maafkan aku Xian Wan. Aku tidak bisa menolongmu untuk menukar peran Lin Xiang. Kecuali sutradara Chen sendiri yang berubah pikiran. Lagipula, baru saja kemarin kita tanda tangan kontraknya."
Xiang Wan menarik nafas.
Ia mengangguk dan berkata," baiklah kak Jin Wan. Aku bisa mengerti.'
Yi En yang mendengar perbincangan mereka.
Ia bisa mengerti kenapa kak Xiang wan memohon untuk menukar peran Lin xiang.
Beberapa saat kemudian sutradara Jin pun pergi.
Xiang wan lalu menyusul berdiri. Dan ia berjalan ke parkiran mobil.
Ia terdiam sebentar.
Lalu ia kembali dan berjalan menuju tepi danau.
Saat itu, Yi En yang hendak menyusulnya.
Ia melihat Xiang wan berjalan menuju taman dekat danau.
Xiang Wan berdiri menatap pemandangan danau di depannya.
Hari sudah gelap.
Sebentar ia menenangkan pikirannya, agar ia bisa memutar otaknya.
Beberapa saat handphonenya bunyi.
Ternyata pamannya, Yu Jiang.
Ia memberitahu bahwa Lin Xiang harus tetap syuting " aku rindu " dan biografi tn Yu Xiang.
Yu Jiang sudah menyetujuinya dengan sutradara Gao.
Xiang Wan tetap bersikeras tidak akan mengijinkan Lin Xiang.
Lalu Yu Jiang menutup teleponnya.
Xiang Wan menarik nafas kesal.
Lalu ia melepas sepatunya.
Dan ia duduk.
Ia terdiam.
Yi En tiba tiba datang, ia berdiri disamping Xiang Wan lalu ia mengulurkan tangan kanannya, dan memberikan soda di depan Xiang wan.
Xiang Wan terkejut melihatnya.
Ia menoleh ke sampingnya, dan ia melihat Yi En.
Xiang wan," Shen Yi En? Bagaimana kau ada disini?"
Yi En tersenyum.
Dan ia menjawab," aku sejak tadi, tidak sengaja melihat kak Xiang wan di coffee shop. "
Xiang wan ," kau... mendengar semuanya?"
Yi En menatap Xiang Wan.
Ia berkata," kurang lebih. Maafkan aku kak Xiang Wan. Aku tidak sengaja mendengarnya. Karena mau tidak mau, suara kalian memang sampai ke telingaku."
Xiang Wan menatap Yi En.
Ia tiba tiba tersenyum.
Yi En ikut tersenyum.
Yi En masih mengulurkan tangannya dan sodanya masih di tangannya.
Xiang wan lalu menerimanya," terima kasih."
Yi En mengangguk.
Xiang Wan membuka kaleng soda itu lalu meminumnya.
Ia menatap ke arah danau.
Lalu ia berkata," aku bertemu dan memohon pada sutradara Jin untuk menukar peran Lin Xiang."
Yi En lalu berkata," karena kak Xiang wan bermaksud untuk membiarkan Lin Xiang syuting film biografi tn Yu Xiang juga. menukar perannya di film aku rindu sebagai pemeran ke dua, adegannya lebih sedikit. Dengan begitu, jadwal syuting film tidak akan berkejaran."
Xiang Wan menoleh.
Ia menatap Yi En.
Ia tersenyum," kau benar benar bisa membaca rencanaku. Selain cerdik, kau cerdas juga."
Yi En menggelengkan kepalanya sambil tersenyum," tapi aku tidak galak dan licik seperti Wei Wei."
Xiang Wan tertawa mendengarnya.
Yi En," kak Xiang Wan. Kenapa kau tidak coba menerimanya saja."
Xiang Wan menatap Yi En.
Yi En berkata lagi," biarkan Lin Xiang mencobanya. Biarkan dia mengukur seberapa besar kekuatan dan kemampuannya. "
Xiang Wan menggelengkan kepalanya, dan berkata," aku mengenal Lin Xiang. Dia tidak akan sanggup."
Yi En," karena kau mengenal Lin Xiang, biarkan dia mencobanya."
Xiang Wan masih bersikeras, ia berkata," tidak, tidak bisa."
Yi En," kak Xiang Wan. Bagaimana jika kali ini biarkan aku membantumu. Bukankah aku adalah asistenmu? "
Xiang Wan menatap Yi En.
Yi En," aku punya rencana untuk Lin Xiang. Aku tahu ini sedikit akan mengambil resiko. Tapi, dengan begini, Lin Xiang akan menemukan kemampuannya yang sebenarnya. Bahkan ini akan menjadi pengalamannya untuk mengantarnya menjadi artis profesional."
Xiang Wan mendengarkan perkataan Yi En.
Meski ia sedikit ragu, tapi Yi En seakan membuatnya percaya.
Ia terdiam dan berpikir sebentar.
Akhirnya ia menarik nafas.
Dan berkata" baiklah. Aku serahkan padamu. Dengan ini aku akan sekaligus menilai kinerjamu"
Yi En tersenyum senang.
Xiang Wan lalu meminum sodanya.
Yi En memandangi danau di depannya.
Ia terlihat sedikit was was melihat nya.
Tapi ia berusaha untuk tenang.
Xiang Wan akhirnya menyadari Yi En sedikit tidak nyaman.
Lalu ia berkata," baiklah, ayo kita pulang."
Yi En tersenyum dan segera mengangguk.
Lalu Xiang Wan memakai sepatu heelsnya.
Dan ia berjalan lebih dulu diikuti Yi En.
Yi En bermaksud hendak berpamitan.
Xiang Wan menoleh," aku antar kau pulang."
Yi En menatap Xiang Wan dan berkata," tidak usah kak. Aku bisa naik taxi. "
Xiang Wan berjalan di depan mobilnya dan berkata," masuklah."
Yi En terdiam.
Akhirnya ia pun menuruti Xiang Wan. Ia masuk ke mobil Xiang Wan.
Xiang Wan tersenyum kecil.
Lalu ia menjalankan mobilnya.
Di jalan ia bertanya," Yi En, kenapa kau tidak membeli mobil? Kau lebih suka mengganggu sahabatmu."
Yi En tersenyum dan mengangguk.
Ia berkata," meskipun aku punya mobil sendiri, aku akan lupa dan akan terus menganggu Wei Wei."
Xiang Wan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Yi En berkata lagi," dari dulu aku lebih suka naik kendaraan umum. Seperti bus, kereta, dan taxi."
Xiang Wan," karena kau selama ini tinggal di Jerman jadi kau sudah terbiasa naik kendaraan umum. "
Yi En mengangguk," benar sekali."
Xiang Wan," ambil saja mobil Wei Wei. Biarkan dia bersama Qi Lei."
Yi En tertawa mendengarnya.
Xiang Wan," lihat kau senang sekali membuat sahabatmu kerepotan."
Yi En tersenyum.
Yi En terus menahan lapar sejak tadi.
Tiba tiba terdengar suara perut.
Yi En menoleh ," kak Xiang Wan. Kau tidak lapar?"
Xiang Wan menoleh menatap Yi En, lalu ia melihat ke depan lagi.
Ia tersenyum.
Xiang Wan," ternyata Shen Yi En tidak bisa menahan perut lapar."
Yi En terlihat malu.
Yi En berkata," sebenarnya aku tidak bisa menahan lapar. Tanganku akan sedikit gemetar jika aku sudah tidak bisa menahannya. Aku lupa membawa coklat. "
Xiang Wan tersenyum geli mendengarnya.
Yi En," jika kak Xiang Wan terburu buru. Turunkan aku di family mart saja. Aku tidak apa apa, sungguh."
Xiang Wan terdiam.
Mobil mereka melewati family mart.
Yi en menoleh ke depan.
Lalu ia menoleh ke Xiang Wan.
Ia menatap ke depan sambil memegang perutnya.
Tiba tiba mobil mereka berhenti di depan kedai.
Yi En menatap Xiang Wan," kak Xiang Wan..."
Xiang Wan," turunlah. Kita makan disini."
Xiang Wan lalu mematikan mobilnya.
Sambil membawa tasnya, ia turun dari mobilnya.
Lalu Yi En pun segera mengikutinya.
Xiang Wan memesan 2 porsi wonton.
Dan ia duduk.
Yi En ikut duduk, sambil ia melihat sekelilingnya.
Ia lalu tersenyum, dan membaca tulisan di dekat penjual, " kedai wonton nenek."
Xiang Wan," setiap aku harus lembur dan pulang malam sekali. Jika aku lapar. Aku akan selalu kemari. Kedai wonton nenek ini buka 24 jam. Sudah cukup lama kedai wonton nenek ini berdiri. Sejak aku kuliah dia sudah ada. "
Yi En mendengarnya dan mengangguk.
Ia berkata," dulu aku sering melewati kedai ini. Hanya saja, aku tidak pernah mencobanya. Karena aku akan..."
Perkataan Yi En terhenti.
Sup wonton pun datang.
Yi En menghirup bau dari sup itu.
Lalu Xiang Wan mengambil 2 sendok dan ia membersihkannya dengan tisiu, setelah ia berikan 1 untuk Yi en.
Yi En yang masih menikmati bau dari sup wonton itu, tersadar dan berkata," terima kasih kak."
Xiang Wan," makanlah pelan pelan. Sup wonton ini sangat panas."
Yi En tersenyum mengangguk.
Lalu ia mulai memakan sup wontonnya sambil menikmatinya.
Xiang Wan tersenyum melihat tingkah Yi En.
Lalu ia pun juga mulai memakan sup wontonnya.
Beberapa saat ia berkata," tadi kau belum melanjutkan, kau sering melewati kedai wonton ini, tapi kenapa kau tidak mencobanya?"
Yi En yang masih mengunyah.
Lalu ia menelannya.
Dan ia menjawab sambil tersenyum," aku akan memasak sendiri dan akan menikmatinya dengan Wei Wei."
Xiang Wan menatap Yi En.
Lalu ia tertawa mendengarnya, dan menggelengkan kepalanya.
Malam itu Xiang Wan mulai mengenali Shen Yi En.
Mereka makan sambil berbincang bincang.
... Mo Bei...