
Malam itu begitu hening.
Aku menatap bangunan itu dari jauh, masih teringat semua yang terjadi hari ini di dalam kepalaku. Sekali lagi aku beruntung bisa selamat dari kematian, lagi-lagi kekonyolan siapa lawanku seolah tidak bisa ku lepaskan dari kepalaku. Mereka semua tidak akan segan-segan untuk merobek jantungmu, menghancurkan tubuhmu atau sekadar menyayat arterimu. Sekali saja aku lengah lagi semuanya akan selesai, bila ini adalah video game dan kau merasakan kenikmatan yang sama saat bermain maka kau harus ingat, nyawamu tidak akan kembali ketika kau menemui ujung maut, tidak ada nyawa kedua atau ketiga yang akan memberimu kesempatan untuk selamat dari kecerobohan yang kau buat.
Jenifer mengatakan kepadaku, bahwa kau butuh 3 list kematian untuk bisa berpartisipasi dalam pesta ini. Dengan kabar perilisan bahwa aku baru saja melihat profil Manon dirilis, maka secara otomatis Web mengupdate informasi dari Manon, memasukkan profilnya ke dalam list korban di dalam akunku.
Aku tidak menduga sebelumnya, bila Manon hanyalah gadis SMU biasa, tidak memiliki catatan kriminal apapun, tidak ada kelainan penyakit, tidak ada hal istimewa dari profilnya yang bisa diambil, kecuali ia memiliki satu catatan kejiwaan yang benar-benar dirahasiakan, bila aku mengambil sampel data terakhir kapan data ini disimpan, Manon memiliki 2 kejiwaan dalam satu tubuh, namun dokter yang menanganinya merilis data bahwa ia hanya mengalami gejala traumatik dan itu pun di konfirmasi bahwa ia dapat disembuhkan, itu artinya selama 8 tahun ia hidup sejak diagnosa awal itu muncul, gadis ini hidup dengan 2 kepribadian yang tidak saling mengenali satu sama lain, bukankah Twist benar-benar type yang unik. Saat Ini, Web merilis data akunku kembali dengan seseorang yang menyebut dirinya Michael, nama biasa, tidak ada yang menarik dari informasi tentangnya kecuali quote ***** di akunya
"Bahwa semua orang akan mati pada masanya."
Semua postingan di dalam akunya hanya berupa foto binatang peliharaan, namun entah kenapa aku langsung tahu maksud semua postingannya, menurutku ia seorang penyiksa binatang? cara pose bagaimana ia mengambil gambar tampak terlihat mencurigakan. Atau mungkin perkiraanku adalah jawaban yang sebaliknya.
Semakin aku jauh masuk ke dalam permainan ini, semakin aku mengerti cara kerja permainan ini dan semakin tinggi lawanmu maka semakin sulit juga untuk mendapatkan informasi data pribadinya, bahkan aku mencoba untuk menelusuri 7 absolute, 7 manusia teratas dalam daftar sebagai pembunuh dengan kedudukan yang berada di rantai tertinggi pencapaian dalam permainan ini, namun semakin aku jauh mencari tahu bagaimana sistem ini bekerja, aku tidak dapat mendapatkan satu informasi apapun, namun aku cukup beruntung mendapatkan informasi bahwa pesta yang akan segera aku ikuti adalah salah satu jalan membuka satu pintu untuk masuk lebih jauh dalam permainan ini. Pesta ini memberikan keuntungan bagi pemenang, sebuah kode program untuk masuk ke dalam sistem, dan itu membuatku semakin bersemangat setiap kali mendengarnya.
Aku mulai bergegas, langkah pertamaku adalah melompati pagar kawat dan menelusup jauh ke dalam bangunan kosong yang kini sedang dalam pengerjaan projek gedung baru di kota ini.
Berbeda dengan tempat sebelumnya, tempat ini sangat sepi, tidak ada saksi mata, dan tentu akan lebih menantang bila Michael adalah penantang yang langsung secara terang-terangan bertarung denganku, namun firasatku mengatakan sesuatu yang aneh sedang menungguku.
Beberapa jam sebelumnya, aku mendapatkan sebuah pesan dari seseorang. Pesan itu merilis sebuah foto pria tua dengan jas kantor, di sana tertulis guru Biologi di sebuah sekolah menengah keatas. Tidak hanya itu, pesan itu juga menyajikan berbagai foto pria yang sama hanya dengan pose yang berbeda, namun yang membuatku begidik ngeri adalah, di dalam file foto itu tepatnya bagian rename nama file foto tertulis "Michael" jadi siapapun yang menulis itu apakah sedang membocorkan siapa Michael? Apakah pria dalam foto itu adalah Micahel, dan siapa pengirim pesan misterius itu?! Yang lebih berengsek lagi, bagaimana orang asing itu tahu siapa dan nomer handphoneku. Apakah dataku bocor?
Sial, Jenifer tidak mengatakan apapun selain bahwa Michael akan jauh lebih sulit untuk diatasi dari pada gadis tengik bernama Manon. Tidak ada kejadian seperti ini, bahkan ketika aku menghubungi Jennifer, ia hanya berpesan satu hal.
"Mata dapat menipu"
Aku kembali pada diriku. Ku lihat anak tangga dan mulai menapaki setiap lantainya. Semakin malam, semakin dingin, dan semakin aku berjalan jauh, semakin aku merasakan seseorang sedang mengawasiku entah dari sudut mana ia memandangiku. Aku menikmati keheningan malam dari lantai 7 di sebuah bangunan yang masih dalam tahap kontruksi, aku tahu dia akan muncul atau lebih tepatnya mungkin saat ini dia ada di belakangku. Ya, dia ada tepat di belakangku.
"Aku tahu kau ada disana?!" Kataku.
Yang disambut suara langkah kaki, sangat pelan, sangat elegan dan sangat mematikan. Aku berbalik untuk dapat melihat kiasan matanya.
Pria tua, dengan kacamata oval, bertopi news boy kecil, layaknya seorang detektif tahun 90'an, fisiknya bungkuk, di tangannya dia membawa sebuah koper, balutan pakaian yang ia kenakan hanya jas tua berwarna cokelat dengan celana katun, satu dari sisi celananya terangkat dan menapakkan warna abu-abu kaos kaki dengan gambar mickey mouse, mengenakan sepatu kulit runcing, dari semua kesimpulan yang dapat ku ambil dari dirinya adalah, aku tau dia sangat berbahaya!
Tatapannya tenang namun bibirnya gemetar, nafsu membunuh yang besar untuk pria berusia 60 tahunan. yang membuatku terkejut adalah, dia sama seperti foto yang baru saja aku dapat dari seseorang yang misterius.
"Michael kau kah itu?" Ucapku dalam hati.
"Wooo" Pria itu bergumam sembari tertawa cekikikan, nada suaranya sumbang seperti bocah berusia 5 tahun,
"Jadi kau Red Hat? Serius? Bocah kecil"
"Mau langsung di mulai?" Kataku dengan nada yakin.
Aku tidak mau membuang banyak waktu.
"Oh anak muda jaman sekarang. Buru-buru tanpa memperhatikan sekitarnya!!"
Ketika ia mengatakan itu, Aku baru menyadarinya, ada 2 pasang mata merah di kanan dan kiriku, muncul dan bergerak dari kegelapan ruangan itu.
"Sepasang Greyhound?!" Kataku mengawasi kilatan mata merah itu.
"Halo Jeki dan Chiko" Sapanya dengan nada yang lembut,
"Kau tahu? Kelihatanya.. kau banyak tahu tentang jenis anjing" Katanya sambil menatapku.
Aku bisa melihat 2 binatang itu mengitari diriku.
"Greyhound adalah salah satu dari puluhan jenis anjing pemburu yang hebat, tapi.." Dia mulai tersenyum ganjil,
"Greyhound memiliki agresifitas yang berbeda, umunya Greyhound dapat dilatih dengan cara meningkatkan agresifitasnya melalui metode paling ekstrem, berbeda dengan jenis anjing lain, Greyhound akan sangat-sangat agresif dan mematikan, beruntungnya aku sangat tahu cara menekan agresifitas mereka. Fuuiit fuuuit" Pria itu mulai bersiul, dan tepat saat itu juga aku bisa menyaksikan secara bersamaan binatang itu berlari menerjang tubuhku, butuh beberapa gerakan untuk dapat menghindari mereka, bila saja satu dari mereka berhasil menjatuhkanku, mungkin akan menjadi akhir yang fatal.
"Animal trainer. Itu kah yang ingin kau tunjukkan pak tua?!" Kataku sembari berguling di lantai.
"Ya Red_Hat, aku mendengar kau ahli dalam memainkan pisau?"
"Kukira juga begitu" Kataku menimpalinya.
Satu anjing kembali menerjangku, namun aku masih bisa menghindarinya, binatang-binatang ini sangat terlatih dan itu sangat terlihat dari mulai gerakan hingga efektifitas serangan mereka, mereka juga tahu cara memainkan tempo, membuatku tampak kelelahan kemudian memancingku untuk terus dan terus menjaga jarak dari pria itu.
"Sebenarnya cara dari gerakanmu tidak ada yang menarik, tampaknya kau masih kurang dalam menunjukkan gerakanmu. Percayalah, aku pernah bertemu dengan orang yang lebih lihai dalam memainkan pisaunya, kau jauh di bawah levelnya" Ia mulai berbicara dan membuatku mengurangi konsentrasiku.
Mendengar itu entah apa yang memancing pikiranku keluar, karena tiba-tiba aku bisa melihat dengan jelas langkah apa yang harus aku ambil sekalipun lagi-lagi aku harus mempertaruhkan sesuatu dengan resiko yang besar.
"Kau tahu orang tua, apa yang membedakan aku dengan orang yang pernah kau lawan?"
Aku berdiri diam, sengaja mematung, namun tanganku cekatan membalik pisauku, dan menggenggamnya secara terbalik, dengan apa yang aku pikirkan tiba-tiba sebuah rencana melintas di kepalaku, namun aku bisa melihat kilasan ekspresi wajah pria itu yang berubah, ku rasa ia menyadarinya.
"Jangan-jangan kau akan melakukan?!"
Dua binatang itu, yang melihatku diam pasti akan berpikir aku lengah, tepat seperti yang aku rencanakan, mereka langsung berlari dan mencengkram tubuhku namun aku tidak bergeming, satu diantara mereka menggigit lengan kiriku dengan taring mereka namun aku masih tidak bergeming dan tepat ketika anjing kedua berlari ke arahku, aku mengangkat pisauku menancapkanaya pada batok kepala anjing yang menggigit tanganku, sangat dalam sampai-sampai menembus otaknya, dan saat anjing kedua tiba, aku menghindarinya sebelum menangkap tubuhnya, membantingnya, menginjak tubuhnya, lalu ku cengkram kepalanya, mematahkannya hingga anjing itu meraung pelan sebelum akhirnya benar-benar tidak bergerak sama sekali.
Aku berdiri dari tempatku, tangan kiriku terus menerus mengeluarkan darah, resiko yang adil demi nyawa anjing yang mungkin bisa merepotkanku nanti.
"Kau tau, kau bisa terkena rabies dari gigitan mereka?" Ucap pria itu dengan mimik wajah datar, di sudut bibirnya aku tahu ia sedang menahan senyuman, apa yang ia pikirkan sebenarnya.
"Aku tau. Namun apa yang aku ambil adalah resiko terbaik yang muncul di kepalaku, jadi orang tua, mau lanjut?!"
"Bocah kecil yang menyenangkan?" Katanya seraya menatapku aneh.
Pria tua itu mulai berjalan, langkahnya bungkuk, namun tatapanya benar-benar berbeda.
"Ada satu metode paling dasar dalam melatih binatang, kau pernah mendengarnya? Pada dasarnya ada satu perbedaan mendasar antara otak manusia dan otak binatang, namun perbedaan itu bagaikan jarak antara gigastik, sangat tipis, sangat sangat tipis. Jadi Boddy, aku memiliki metode yang sangat ampuh untuk menjinakkan binatang, namun cara kerja metode ini sangat mungkin dilakukan pada manusia, aku menyebutnya metode refleksi!!"
Deg-
Deg- deg-
Deg- deg- deg- deg-
Aku merasakan sebuah sentakan di tubuhku, sekujur badanku mendadak lumpuh, dan aku dapat merasakan aliran darahku mengalir deras, ototku mengencang. Apa ini? Apa yang dia lakukan.
"Apa yang terjadi" Kataku gelagapan, ini seperti sebuah shock teraphy yang tidak pernah ku bayangkan sebelumnya.
"Sudah mulai ya" Katanya dengan nada puas.
"Anjing itu!! Apa anjing itu benar-benar menebar penyakit?!" Aku mencoba memaksa bibirku berbicara.
"Apa yang kau lakukan sialan?!" Kini aku mulai merasakan dadaku semakin sesak, nafasku tersengal dan kakiku gemetar, semakin lama semakin menyiksa.
"Ingat metode yang ku katakan sebelumnya?!"
"Metode" Kataku mengulangi.
"Mentalitas dalam alam bawah sadar seseorang dapat diubah, dapat dimanipulasi hanya dengan lisan. Dengarkan aku Red_Hat. Kau hanya bocah kecil!! BOCAH KECIL!!Sekarang lihat aku dan visualisasikan semuanya, apa yang kau lihat.."
Deg-
Deg- deg-
"Sejak kapan? Sejak kapan pria tua ini menjadi sesuatu, sesuatu yang tidak dapat ku jelaskan?"
"Itu adalah ketakutanmu! Yang kau lihat saat ini dariku adalah wujud ketakutanmu. Namun ketakutanmu hanya berupa figure siluet, sebentar lagi, beri aku waktu untuk memvisualisasikan segalanya. Itu pun bila kau sanggup untuk bertahan" Ucapnya.
"Dadaku. APA YANG KAU LAKUKAN PADA TUBUHKU?" Kataku sembari memaksa mulutku berteriak.
"Bukan pada tubuhmu, sebenarnya alam bawah sadarmu memberikanku izin atas tubuhmu, sejak pertama aku melihatmu, aku tahu siapa kau sebenarnya? Siapa yang kau sembunyikan dalam tubuhmu?"
"Apa yang dia bicarakan? Aku menyembunyikan sesuatu, apa dia sudah sinting." Kataku dalam hati.
Semakin aku melihat dirinya semakin bayangan itu menjadi-jadi lebih mengerikan. Aku tidak menyadarinya, aku sama sekali tidak menyadarinya!!
"Tanganmu! Tampaknya semakin parah" Pria tua itu menyentuh tangan kiriku,
"Sebenarnya cara kerja metode ini sangat simple, saat kau merasakan sakit, aku masuk dalam otakmu, memberimu sugesti yang mudah kau ingat, lalu aku sudah menjadi mimpi burukmu"
"Kau menghipnotisku?!"
"Red_Hat ini bukan hipnotis, hanya manipulasi ringan. Semakin kau melawan semakin kau tertekan dengan daya pikatku, itulah metode yang ku bicarakan, merefleksi segalanya. Sejak awal bukankah kau begitu yakin bisa mengalahkan aku, karena penampilan fisikku yang mungkin jauh lebih tua, namun lihatalah sekarang, aku memberikan doktrin di setiap kita bicara. interaksi antara kita sudah terjalin, Kau sudah paham maksudku bukan?"
"Jadi maksudmu adalah semakin aku percaya diri untuk bisa mengalahkanmu, semakin aku tidak mampu untuk mengimbangimu?!" Kataku.
"Inikah akhirnya? Kenapa begitu mudah?" Dia menatapku.
Sial, seharusnya aku tidak terlalu gegabah dalam mengikuti permainanya, anjing-anjing tadi diciptakan hanya untuk mengecohku. Baiklah, mungkin ini lah akhirnya, akhir dariku.
"Sudah selesai? Sudah menyerah?" Ia masih menatapku.
Pria itu mendekatiku, kini la berada tepat di hadapanku, dan bila aku melakukan sebuah gerakan, jantungku akan kembali bereaksi layaknya jantungku siap ditikam kapanpun, namun.. Jenifer. Tidak! Aku teringat ucapan Black_Hair,
"Mata bisa menipu"
Sepertinya aku berhutang lagi padamu. Dengan gerakan cepat, aku menghunuskan pisauku tepat di wajahnya, namun sayangnya ia mampu menahan tanganku dengan tanganya, ku lepaskan pisauku, namun sebelum benda itu terjatuh di lantai, aku mendorong pria itu dengan tubuhku, sementara tangan kiriku ku paksa meraih pisau itu sebelum menyayat wajahnya.
Aku bisa melihat pria itu bergerak mundur sebelum aku berdiri.
"Sekalipun ini rasanya sangat-sangat sakit, namun aku bisa menahanya, permainan otakmu hanyalah sebatas intruksi di alam bawah sadarku bukan, layaknya hipnotis kau hanya bermain dalam sugesti, aku tidak tau bila seorang guru biologi sepertimu mampu melakukan teknik seorang psikiater untuk mencuci otak seperti ini? Siapa kau sebenarnya?"
Pria itu terdiam menatapku, lalu perlahan, aku mendengar la tertawa sangat keras, sangat-sangat keras, ia melepaskan kacamatanya perlahan. Kemudian dengan senyuman ganjil itu lagi, ia mengatakan.
"Bravo-bravo. Baiklah, kau lulus dalam test yang kubuat, kau memenuhi syarat untuk jadi bagian dari rencanaku. Sebelum itu, boleh aku tau bagaimana kau bisa mengetahui bahwa aku bukan Michael?"
"Test? Apa maksudmu dengan test?"
"Jawab saja pertanyaanku, Bobby" Ia tersenyum namun senyumannya berbeda dari sebelumnya.
"Aku sama sekali tidak mengerti apa maksudmu" Kataku kebingungan,
"namun bila kau bertanya kepadaku, dan dugaanku benar, kau bukan Michael, semuanya jelas. Pertama, aku mendapatkan sebuah pesan tentang data pribadi dari seseorang, data itu merilis sebuah profil dari lawanku Michael, itu aneh, bukankah Web ini melarang tindakan keras tentang kebocoran data? Itu membuat poin di mana aku sangat curiga dengan lawanku?! Kedua, Michael memiliki obsesi yang basar terhadap anjing atau binatang peliharaan sejenisnya, sementara dari gaya bagaimana kau bermain dan berbicara aku salah, kau bukan animal trainer, kau lebih terlihat seperti perfect manipulator, jelas sekali kau bukan type penyayang juga , Ketiga, siapapun kau, Jenifer tahu siapa kau dan sepertinya ia ingin aku tahu akan hal itu? Jadi, di mana Michael yang asli berada??"
"Oh!!" Kata pria itu.
Aku baru menyadari, bahwa di bawah topinya ada sebuah silikon tipis, dan ia melepaskanya seperti melepaskan kulit dari wajahnya. Di balik wujud itu, aku melihat seseorang yang berbeda, pria muda yang mungkin berusia sekitar 20 tahunan, tinggi dengan kulit pucat, matanya tampak berkantung seolah mengindikasikan bahwa sudah lama ia terjaga, siapa dia? Kini dia berdiri tegak, merapikan busananya, lalu menatapku dengan tawa geli.
"Jadi, Black_hair lah yang membuatmu sadar siapa aku?"
"Secara tersirat" Koreksiku.
"Okey, aku langsung saja mengatakanya. Bobby, kau adalah kunciku untuk membuka dunia yang ku bangun!!"
"Dunia? Yang kau bangun??" Tanyaku.
"Begini Bobby, apa yang kau tahu tentang Web ini?" Pria itu mendekatiku perlahan sembari berujar dengan nada yang bangga.
"Sebuah permainan, memburu satu sama Iain?"
"Yang lain?" Katanya panasaran.
"Hanya itu, hanya sebagai pemuas dari nafsu membunuh kami?"
"Kami? Apa maksud dari definisi kami bobby?" Pria itu mengoreksi.
"Para pembunuh, banyak di dunia ini, mereka yang memiliki obsesi berbeda, mereka yang aneh dengan dunianya, mereka yang-"
"Unik?!" Katanya menutup kalimatku,
"Pembunuh kelas D sampai pembunuh kelas A, kemudian 7 Absolute di puncak rantai, itu kah yang kau ketahui dari segalanya?" Ucapnya dengan ekspresi tawa gila,
"Kau terlalu polos Bobby. Yang kau ketahui tentang web itu hanya O,OOO,OOO,OOO,OOO,OOO,OOO, dan banyak nol lagi, dari nilai tak terbatas tentang di mana kau berada, simpelnya begini. Apa yang kau lihat saat ini adalah permukaan dari lautan yang luas, namun kau tidak tahu bila ada sesuatu yang gelap, yang hitam dan yang paling dalam di sana. Ku pikir, kali ini kau akan bisa masuk di sana, kau akan menjadi bagian dari rencanaku dan aku akan menjadi kunci untukmu, kita bisa saling berimprovisasi, bukan sebagai team namun sebagai individu yang saling membutuhkan. Ingat, permainan ini sangat jauh lebih rumit dari bayanganmu sebelumnya, bila kau berfikir lagi, apakah kau percaya hanya dengan membunuh beberapa pembunuh lalu kau bisa bertemu dengan para Absolute itu?"
"SIAPA KAU SEBENARNYA?"
la tersenyum lagi, lalu berujar
"Panggil aku Death!! Dan aku adalah salah satu dari 3 Administrator dari Website ini!!"
Tepat ketika kalimat itu muncul, aku melihat Jenifer datang di belakangnya dengan membawa mayat seseorang.
"Anggap saja kau sudah membunuh Michael Bobby!!" Ujar Jenifer sembari melemparkan mayat pria di foto yang aku dapat hari ini.
Aku tidak mengerti apa yang terjadi di sini.