
❤❤
Pasya yang melihat itu jelas tidak terima dan ia menyuruh Yoga untuk menurunkannya dari gendongannya.
Tanpa di duga Pasya menarik rambut Nindi dengan sekali hentakan dapat melepaskan jambakannya dari Sisca dan dengan santainya Pasya menampar keras Nindi membuat sudut bibirnya berdarah dan jangan lupakan jejak tangannya menempel jelas di pipinya.
"Punya nyawa berapa lo ganggu gue dan sahabat gue hah!"bentak Pasya dengan menggunakan bahasa lo-gue lagi.
"Lepas *****!"berontak Nindi dan menyebut Pasya dengan sebutan yang membuatnya langsung naik pitam.
Dengan tak berperasaan Pasya memutar tangan Nindi membuat suara seperti tulang patah yang kalau di dengar orang akan merasakan ngilu,tak cukup sampai disitu Pasya menekan pipi mulus Nindi dengan kuku yang panjang yang mengakibatkan pipi mulus kebanggaannya itu mengeluarkan darah setelah puas disitu Pasya langsung membanting tubuh Nindi sampai kepalanya terbentur dan dalam sekejap Nindi pingsan di buatnya.
Para siswa yang melihat itu merasa takut dan tidak mau berurusan dengan namanya Tapasya Araeda Tafania.
"Cih lemah!"desisnya dan segera melangkah pergi di susul oleh Sisca dan cowo STM.
"Sya!lo tadi terlalu berlebihan!gimana nanti kalau orang tuanya ngadu sama kepala sekolah terus nanti orang tua lu di panggil terus nanti lu di keluarin dari sekolah terus nanti lo di pen___"celoteh Sisca di potong oleh Wisnu.
"Bawel lu!gapapa kalau nanti Pasya di keluarin dari sekolah ini, kita juga pasti ikut keluar,pokoknya satu dari kita terkena masalah kita tetap harus bersama gimanapun keadaannya."tutur Wisnu di angguki mantap oleh cowo STM.
Pasya yang mendengarnya pun merasa terharu karena dia di kelilingi oleh orang yang selalu sayang kepadanya.
"Makasih! Pasya sayang kalian semua!"ujar Pasya tulus dan berhambur kepelukan mereka.
"Perasaan kita tadi si suruh ke ruang BK deh."ujar Bayu mengingatkan anak STM.
"Eh iya ***** lupa kita!cepetan kasihan bu BK nya nanti mukanya berubah kaya cepot!"seru Yoga di hadiahi gelak tawa oleh anak STM.
"Bwhahahha ga kebayang tuh sekarang gimana ya mukanya?"tanya Sisca membayangkan muka bu BK yang pasti sangat mengenaskan.
"Ya udah cepetan kita kesana udah ga kuat nih pengen di hukum!"tandas Pasya membuat semua geleng-geleng kepala,orang kalau dihukum itu ga mau ini mah mau dihukum juga kaya minta jajan aja.
Segera anak STM melangkah menuju ruangan BK, sesampainya di depan pintu tanpa ada sopan santun Pasya membuka pintu dan nyelenong masuk diikuti oleh semuanya.
"Astagfirullahaladzim!kalian kalau mau masuk bisa ga sih ketok pintu dulu!"kesal bu BK yang sudah kesal di buat kesal lagi.
"Ribet bu!"sahut Pasya dengan santainya.
"Kamu ngejawab lagi!"pekik bu BK menatap tajam Pasya yang sama sekali tidak membuat sang empu takut malah menatap balik mata bu BK tak kalah tajam juga.
"Kalian tau apa kesalahan kalian?"tanya bu BK dengan suara cempreng nya.
Diam
"Jawab!"bentak bu BK karena tidak ada yang menyahut pertanyaan nya.
"Dasar!tadi aja gue jawab marah sekarang ga di jawab marah juga mau nya apa sih bu!"kesal Pasya menyahut dengan nada yang juga tinggi.
"Mohon maaf sebelumnya, bukannya saya sok bijak atau sok pintar atau sok hebat dan bukan maksud saya menghina siapapun yang bermaksud membuat kalian tertekan atau tersinggung jadi disini demi kebaikan bersama saya ingin memberi tahu kan bahwa kiko enak tau!"tutur Yoga dengan santai dan jangan lupakan muka yang seperti orang serius.
Hening
Hening
Hening
"BWHAHAHHA HAHAHA ***** NGAKAK ***!!"
"DAPAT DARI MANA TUH KATA-KATA GA!!"
Ruangan di isi dengan gelak tawa anak STM mereka sama sekali tidak takut dengan tatapan guru-guru pada mereka.
Bu BK yang mendengar itu sontak naik pitam dan jangan lupakan mukanya sudah seperti di siram air panas.
Brak!!
"KALIAN!IBU SEDANG SERIUS!"teriak nya menggelegar sambil menggebrak meja dengan keras dan berdiri menatap tajam semua anak STM.
Pasya yang masih duduk pun tidak mau kalah dia menggebrak meja tak kalah kerasnya membuat bu BK terlonjak kaget.
Brak!!
"Maaf bu,untuk saat ini aku ga bisa diajak untuk serius,ntah tentang apapun itu. Apalagi soal percintaan."ucapnya dramatis dengan muka yang seperti orang tersakiti.
Seperdetik kemudian suara gelak tawa saling bersahutan lagi bahkan ada yang menggebrak-gebrak meja ada yang sudah duduk memegang perutnya karena mendengar kalimat yang di ucapkan Pasya.
"KAMU BISA GA JANGAN GITU! SAYA SEKARANG SEDANG SERIUS!!"marahnya yang seperti sudah mendarah daging ke jantung.
"YA ALLAH BU,AKU JADI GITU KARENA IBU GITU, MAKANNYA JANGAN GITU,BIAR AKU GAK GITU!"sahut Pasya tidak kalah nge gas.
"SEKARANG KALIAN___"belum sempat ucapan bu BK selesai Yoga memotong ucapannya.
"TAPI BU!"teriak Yoga membuat bu BK bingung dengan wajah Yoga yang seperti orang tersakiti.
Anak STM yang mengerti mereka harus apa dengan serempak dan suara yang di dramatis se dramatis mungkin mereka membuat bu BK stres bukan main.
"KU MENANGIS,,,,MEMBAYANGKAN BETAPA KEJAMNYA DIRIMU ATAS DIRIKU KAU DUAKAN CINTA INI KAU PERGI BERSAMANYA..HOOOOOO!!
"KU MENANGIS,,,,MELE___"belum sempat lagu yang dinyanyikan anak STM selesai bu BK langsung teriak histeris.
"TOLONG!!!SEMUANYA KELUAR SAYA BISA GILA!!"teriaknya menutup telinga dengan wajah yang berubah menjadi histeris dan segera semua anak STM langsung berhamburan keluar dengan gelak tawa yang sudah membuat perut mereka terasa kram.
"BANGKE!!PENGALAMAN TERGILA INI MAH!!"
"BARU SEKARANG GUE NGERASA BAHAGIA JADI ANAK NAKAL!!"
"BWHAHAHHAHAHAHAHA.. udah woy mening kita party aja!"saran Sisca di tengah gelak tawanya.
"Ide bagus!ayo kita mau party kemana nih?"tanya Bayu ketika tawanya sudah berhenti.
"Gimana kalau kita ke basecamp aja!"saran Pasya di angguki mantap oleh Sisca sedangkan anak STM hanya bingung dengan perkataan Pasya.
"Basecamp mana Sya?"tanya Yoga mewakili semua anak STM yang sama ingin tau.
"Oh iya gue lupa,tadi sih keburu ada lo bikin ribut di kelas. Jadi gini,gue belum kasih tau kalian kalau Pasya tuh dulunya punya geng."ujar Sisca membuat anak STM cengo karena ternyata Princess mereka masuk dalam geng.
"HUAAAAAAA bangga banget gue punya Princess kaya Pasya!"pekik Yoga dan segera memeluk Pasya namun di cegah olehnya dan menunjukkan munga sangarnya membuat Yoga kicep dan tidak berani untuk meluk Pasya.
"Pasya bukannya ga mau di peluk sama Bang Yoga,cuman karena Bang Yoga punya pacar Pasya ga mau cari masalah lagi sama yang namanya pelakor suka bikin pusing."ujar Pasya menjelaskan sebab ia tidak mau di peluk.
"Oalah abang kira kamu ga mau,ya udah kalau gitu abang nanti putusin pacar abang biar bisa peluk dede gemes hehe."cetus nya dengan santai membuat Sisca berdecak tidak percaya sedangkan cowo STM hanya terkekeh pelan dengan keabsrudan Yoga.
"Terserah abang deh!tapi awas aja kalau nanti cewe Bang Yoga labrak Pasya! Pasya bakal bikin tuh cewe lebih dari cewe yang tadi Pasya jotos!"tegas Pasya membuat anak STM meneguk ludahnya kasar.
"Udah deh,meningan sekarang kita ke basecamp pasti kalian semua bakal betah kalau udah kesitu."lerai Sisca karena jengah dengan drama antara Pasya dan Yoga.
"Duh bu negara marah cuy!ya udah ayo jalan!tapi kita kelapangan dulu ambil motor."titah Elang dan di angguki oleh semua anak STM.