W E I R D G I R L

W E I R D G I R L
|•Kelas baru•|



Pasya berjalan di koridor sekolah dengan santai dan ia melangkahkan kakinya menuju mading karena ia belum tau kelasnya ada dimana.


Sesampainya disana Pasya mencari namanya menjelajahi setiap ratusan nama yang ia lihat membuat gadis itu kesal sendiri.


Namun tak lama akhirnya ia melihat namanya terpampang jelas di sana dan Pasya melihat ia dan Sisca di tempatkan di kelas yang sama yaitu X STM 1.


Pasya pun melangkah mencari kelasnya dan melihat kelas orang yang sepi ntah karena sedang ada guru atau tidur namun ada juga yang sangat ribut dan akhirnya sampailah Pasya di kelas yang jelas ada tulisan X STM 1.


Yang Pasya dengar ketika sampai di kelasnya ia mendengar suara gelak tawa dan ia juga bisa mendengar suara nyaring Sisca.


Tanpa babibu lagi Pasya langsung menendang pintu dengan kasar membuat semua yang ada di dalam kaget bukan kepalang.


Brak!!


"ONCOM GEPREK!"


"HP GUE!!"


"***** PANTAT GUE TERNISTAKAN!!"


"HUAAAA!!HIDUNG GUE PESEK!!"


Dan masih banyak lagi umpatan dan teriakan yang membuat suasana kelas yang tadinya berisik nambah berisik lagi.


Dengan tampang tak berdosanya Pasya menunjukkan senyum andalannya dan jangan lupakan perlakuannya yang membuat semua yang ada di kelas langsung menatap tajam namun mendadak di gantikan dengan wajah yang berbinar seakan baru mendapatkan mangsa.


"Yuhuuu!!orang ter imut ter manis ter cantik ter kwecehhhh mau masuk mana sambutan nya dong!"teriak Pasya tidak tau malu namun jangan lupakan senyuman yang memperlihatkan lesung di pipinya dan gigi yang ia perlihatkan membuat para kaum adam terpesona dibuatnya.


Bukannya membalas teriakan Pasya mereka seakan histeris melihat sosok yang ada di hadapan mereka sekarang tak terkecuali Sisca yang sedang mengelus hidungnya karena saking kagetnya hidung Sisca yang PESEK harus terbentur meja.


"Lihat senyum mu jadi hoyong nganafkahan!"histeris cowo yang duduk dan memandang Pasya dengan tangan yang ia tempelkan ke pipinya.


"Hidung gue mimisan lihat mahluk tuhan yang indah ini!"sahut orang yang posisinya seperti sudah terjungkal.


Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat dramatis yang Pasya dengar membuat Pasya terkekeh pelan dengan reaksi mereka.


Pasya melangkah dengan pasti ke meja yang menjadi tempat mereka tadi berkumpul langsung duduk dan menopang dagu dengan tetap mempertahankan senyumannya.


Mereka yang masih belum sadar dengan keterkagumannya masih tetap pada posisi mereka yang apabila dilihat orang pasti akan ngakak.


"Woy!!bangunnn!!jangan pada bengong napa, gue takut kalian kesurupan!!"teriak Sisca yang melihat teman barunya sekarang seperti orang yang sudah tidak waras.


Semua yang mendengar teriakan Sisca terlonjak kaget dan langsung teriak histeris ketika mereka baru sadar kalau posisi mereka yang tidak bisa di katakan seperti seorang coolboy.


"***** NGAPAIN LO PELUK GUE!!EMANG GUE COWO APAAN!"


"HUAAAA...DI DEPAN GUE KENAPA ADA MUKA SUKINAH!!"


"***** NGAPAIN LO DI ATAS GUE!GUE MASIH SUKA APEM YA!!"


Pasya yang melihat itu malah jengah sendiri dan langsung menggebrak meja dengan tak santainya.


Brak!!


Semua terdiam dan langsung kicep tanpa di beri perintah mereka langsung duduk dan menunduk takut dengan tatapan gadis manis yang malah berubah menjadi medusa.


"Bwhahahha Sya!!ga tahan gue lihat muka mereka kaya pantat panci mamih gue!"kelakar Sisca memegang perutnya.


Sedangkan Pasya malah seperti orang gila dia memukul meja dan sesekali menghapus air mata karena saking tak kuasa menahan tawanya.


"Woy!jangan maluin anak STM lo pada!muka udah kaya orang sangar juga di sentak gue nyali lo pada malah menciut kaya liang *** aja!"cetus Pasya mencemooh anak STM membuat para kaum adam malu sekaligus kesal.


Belum sempat mereka membalas perkataan Pasya tiba-tiba pintu kembali terbuka dan ternyata yang masuk adalah guru,segera mereka duduk rapih pura-pura seolah menjadi murid teladan untuk sehari.


Guru itu berjalan menuju meja yang ada di depan dan duduk dengan anggunnya yang bila dilihat oleh mereka malah kelihatan jijik.


"**** itu bibir dower amat!"


"Bedaknya kalau di kerok bisa berapa ton tuh!"


"***** kaya badut ancol!"


"Itu guru apa tukang gehu?"


Batin mereka semua seolah berbicara seperti itu dan sesaat mereka saling lirik satu sama lain menahan tawa supaya tidak pecah.


"Hallo,,,perkanalkan nama saya madam Selly Andraeni,kalian boleh panggil saya madam lly aja,saya disini mengajar di mata pelajaran Fisika dan saya juga disini selaku wali kelas kalian."perkenalannya dengan gaya suara yang di lembut-lembutkan.


"Ada yang mau ditanyakan?"tanya madam lly karena semua anak muridnya hanya diam dan ia berpikir mungkin anak muridnya terpanah dengan kecantikannya.


"Ck,,,kalian ga segitunya juga kali mandangnya,madam tau kalian pasti terpana kan dengan kecantikan membahana saya."ujarnya dengan percaya diri yang malah membuat anak STM menelan ludahnya kasar.


Semua anak STM malah seperti bergedik ngeri karena mereka bisa mendapatkan wali kelas modelan seperti itu.


"Eh bentar-bentar ko kaya ada cewenya ya?kalian bener cewe kan?bukan bencong?tapi ga mungkin sih orang cantiknya natural gini."tanya madam lly dan sedikit bergumam di akhir kalimatnya namun masih bisa di mengerti oleh anak STM.


"Bangke!gue di sangka bencong."geram Sisca dan Pasya membatin.


"Lah kenapa pada diam kalian semua?pada ga bisukan?madam cape nih dari tadi nyeloteh. Biasanya anak STM kalau di kelas kan selalu bikin onar ga bisa diem nah ini ko kaya patung semua."Bingung madam lly merasa aneh karena baru mendapatkan murid yang seperti sekarang.


"Nantang ya!siap-siap aja nanti kita bikin onar madam lly sayang."batin mereka menyeringai serasa di tantang oleh wali kelas mereka.


"Serasa di kacangin gue!"gerutu madam lly dan segera beranjak dari duduknya lalu menatap anak muridnya dengan muka yang kelihatan sekali sangat kesal.


"Madam mau rapat dulu,kalian silahkan perkenalan dulu dengan teman baru kalian dan madam harap kalian bisa kompak dan solidaritas nya harus tingkatkan."katanya dengan nada yang terdengar ogah-ogahan dan berlalu begitu saja ketika menunggu beberapa menit namun tak ada sahutan dari muridnya.


Ketika madam lly sudah melangkah jauh mereka saling pandang dan seperdetik kemudian tawa mereka meledak dan jangan lupakan meja yang mereka pukul-pukul karena saking tak kuat menahan tawanya.


"BWHAHAHHAHAHAHA,,,***** NGAKAK ABIS TUH ORANG KITA KACANGIN!!"


"BANGKE GUE UDAH GAK TAHAN PENGEN HUJAT TUH MUKANYA!!"


"GURU TER GILA YANG GUE TEMUIN YANG MALAH NANYA KENAPA GA BIKIN ONAR!!"


Dan banyak lagi hujatan dari anak STM dengan sadisnya dan sedari tadi Pasya dan Sisca sudah memegang perutnya tak kalah gila juga yang lain sampai ada yang salto.


"Udah slur sekarang meningan kita perkenalan dulu biar nambah sayang,ya ga?"saran cowo STM yang bernama Yoga.


Semuanya pun menurut dan mereka membuat sebuah lingkaran supaya bisa saling tatap satu sama lain.