W E I R D G I R L

W E I R D G I R L
|•Basecamp•|



❤❤


Jalanan yang cukup ramai tidak membuat gadis itu kesusahan dia menyalip beberapa mobil dan motor dengan lihai tanpa mengindahkan umpatan ataupun makian dari pengendara lain.


Kanaya dan Sisca yang sedari tadi menyusul Pasya dengan kecepatan melebihi Pasya karena kalian tau lah Kanaya seorang pembalap.


"Nay!tuh ceu edoh nya!"seru Sisca dengan semangat 54.


"Ngapain lu nyari nenek-nenek ***!"kesal Kanaya belum mengerti maksud ucapan Sisca.


Sisca berdecak kesal dan segera menunjukkan maksud dari ucapannya.


"Ogeb lu!maksud gue itu ceu edoh nya si Pasya bukan nenek-nenek!"ujarnya sambil menunjuk motor yang di kendarai Pasya dengan ugal-ugalan.


"***** tu curut makin jago aja bawa motornya!"pekik Kanaya dan segera menyusul Pasya.


Kanaya berhasil menyusul Pasya tanpa ada hambatan apapun. Kanaya menggerung-gerung motornya dengan sangat keras membuat suara bising yang membuat orang yang mendengar menutup telinga dan mengumpat dengan percuma karena suaranya kaleleup:^)


Pasya yang mengerti maksudnya Kanaya hanya mengacungkan jempol dan menjalankan motornya dengan lihai di susul oleh Kanaya tak kalah lihainya juga.


Setelah menempuh perjalanan selama 10 menit ketiga curut itu telah sampai di basecamp yang dulunya adalah tempat tongkrongan Pasya dan sahabatnya yang lain juga termasuk di dalamnya juga banyak anak cowo.


Kalau kalian tanya siapa yang menang, jawabnya adalah pasti tidak lain dan tidak bukan TAPASYA ARAEDA TAFANIA.


Basecamp ini dulunya adalah tempat anak PISTON untuk berkumpul. Namun karena dulunya geng yang didirikan oleh Pasya sendiri dan sahabatnya yang lain ini pernah terjerat dengan polisi karena dulu geng PISTON pernah ikut tawuran antar sekolah,jadi nama PISTON harus di hapus dan di bubarkan.


Namun tidak berarti mereka harus bubar mereka hanya membutuhkan waktu untuk tidak membuat masalah dan akhirnya sekarang mereka tetap berkumpul walaupun sekarang anak cewe nya tidak pernah ikut berkumpul lagi karena mereka sekarang punya tanggung jawab yang harus mereka pikul,kecuali Pasya dan Kanaya, mereka berdua harus di hukum oleh orang tuanya dan dilarang untuk bergabung lagi dengan namanya geng motor,namun apalah daya mereka berdua tidak suka di kekang dan tidak pernah mendengarkan nasihat dari orangtuanya. Sedangkan Sisca sendiri dia sebenernya adalah anak manja dan sangat peminim dan dulunya Sisca tidak ikut bergabung dengan anggota PISTON. Jadi bisa di katakan kalau Sisca baru masuk sekarang.


---


Para penghuni yang berada di basecamp yang sedang bercanda,ada juga yang sedang tidur,yang sedang nonton ntah apa,ada yang mabar dan jangan lupakan berbagai umpatan di lontarkan oleh mereka.


"Jek tadi cewe lu diajak mabok sama anak-anak,terus di bawa ke apartemen."canda Reza kepada Jekky yang sedang main game.


"Pake aja dulu gue lagi push rank!"jawabnya dengan santai membuat semua yang ada di sana geleng-geleng kepala dengan tingkah Jekky yang gila gaming.


"Sialan lu!anak orang tu seenaknya lo kasih ke orang punya hak apa lo ogeb!"kesalnya dengan melemparkan cangkang kuaci dan tepat mengenai sasaran.


"Ck!gue jawab gitu karena gue ga punya cewe nya pea!kalau ada juga najis gue bagi-bagi sama kalian mending gue embat sendiri."sahut Jekky mengundang gelak tawa semua orang.


"Oncom lu!"kesalnya dan lebih memilih diam tidak ingin menjahili teman bangkenya ini karena bukannya dia yang menjahili malah dia sendiri yang dijahili balik .


Tidak lama ketika mereka masing-masing sedang asik di dunianya sendiri tiba-tiba suara knalpot motor yang saling bersahutan membuat atensi mereka teralihkan dan segera keluar untuk melihat siapa pelakunya.


"Woy curut berisik!"


"Wah kayanya mau bikin masalah ni orang!"


"Eh tapi ko gue miskin kenal ya!"


"Kaya ogeb bukan miskin!"


"Bikin penasaran aja sih ni orang!"


Pasya dan Kanaya yang melihat muka bingung anak PISTON hanya terkekeh pelan dan segera mematikan motornya lalu menstandarkan motornya dan segera turun, lalu yang terakhir adalah membuka helm dengan sangat aduhai,membuat semua yang sangat kepo bukan main memfokuskan pandangannya pada satu titik.


Dan...


1


2


"Queen!"


"Princess!"


"Syanaya!"


Teriak mereka bersamaan dengan tampang terkejut dan jangan lupakan sorak sorai mereka semua karena jujur saja mereka merindukan cewek-cewek yang mereka sudah anggap seperti adik mereka sendiri.


"Huaaaaaa abang-abang Pasya! Pasya kangen duit kalian!"pekik Pasya lebay dan segera menghampiri mereka yang memandang Pasya datar karena kalimat terakhir yang di lontarkan Pasya namun tak urung juga mereka langsung memeluk Pasya dengan sayang.


"Ya ampun kemana aja lo anak ayam!baru nongol sekarang heuh!"omel Riko orang yang paling dekat dengan Pasya.


"Ya ampun Pasya sesak nih!lepas dong ga usah meluk semuanya,serasa ayam di mangsa ama singa ni!"pekik Pasya kehabisan napas karena semua anak PISTON memeluknya bersamaan.


"Gue di lupaan nih,"rajuk Kanaya mencebikkan bibirnya.


"Aduhh Queen nya kita udah gede ni slur!"ujar Reza membuat semua terkekeh geli.


"Eh tapi ko kaya ada yang beda ya,"ucapnya sambil memperhatikan seseorang yang seperti gugup."Lah ini siapa cantik bener!tapi masih cantikan incess kita sih!"kekehnya dan merangkul pinggang Pasya posesif di susul Kanaya yang langsung memeluk manja Riko.


"Napa lo soneo?kaya orang baru keluar liang cicak aja!"bingung Kanaya karena melihat wajah cengo Sisca.


Sisca hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal dengan canggung."Euh..ga nyangka aja gitu yang gue kenal Pasya ga suka banget kalau ada yang nyentuh,apalagi kalian berani banget peluk tu curut. Kemarin aja ada cowo yang cuman colek dagu Pasya aja dia langsung hajar tuh orang sampai babak belur."ujar Sisca seperti bercoleteh kali bagi panjang kurangi tambah.


Reaksi anak PISTON di luar dugaan Sisca semuanya seperti kesal dan seakan marah.


"Siapa yang berani gangguin princess gue!"sentak Jerry tak terima.


"Princess gue juga woy!belum tau dia kalau Pasya princess nya kebanggaan kita!


"Lo ga papa kan Sya?"


"Siapa tuh anak berani-beraninya nyentuh princes kita!"


Sisca di buat ternganga dengan respon yang diberikan anak PISTON. Mereka semua sangat menyangi dan menganggap Pasya seperti seolah dia berlian yang tidak boleh di sentuh.


Pasya yang jengah dengan ocehan abang-abang nya itu hanya menghela napas dan tersenyum hangat lalu tanpa di duga Pasya mengecup pipi Riko membuat semua anak PISTON iri dibuatnya.


"Udah ga usah khawatir gitu Bang,"ucap Pasya sambil melihat semua tatapan mengarah kepadanya."Dan buat abang-abang PISTON yang lain Pasya sayang kalian banget."manja Pasya langsung berhambur kepelukan mereka dan mencium semua anak PISTON tanpa terlewat.


Jujur saja Pasya sangat merindukan perhatian mereka. Karena Pasya menemukan kehangatan,rasa aman,dan jangan lupakan Pasya selalu di manja oleh semua anak PISTON dan apapun yang Pasya inginkan pasti mereka akan kabulkan.


Sedangkan Kanaya sendiri hanya memandang sendu Pasya karena sebenarnya hanya Pasya saja yang jarang ngumpul di basecamp karena Pasya sangat di jaga ketat oleh kedua orangtuanya.


"Kita juga sayang princess!"ujarnya bersamaan dan jangan lupakan suasana yang mendadak melow dan Sisca yang sedari tadi memandang iri karena dia baru tau rasanya di istimewakan oleh anak cowo, Sisca pikir kalau bergabung dengan anak cowo mereka akan berlaku tidak sopan,dan nyatanya opininya salah.


Kanaya yang merasakan suasana jadi melow langsung teriak membuat acara melow-melownya harus terhenti karena teriakan Kanaya yang membuat telinga mereka berdengung.


"PERMISI!!ORANG YANG TERSAKITI MAU LEWAT!!"pekik Kanaya dan jangan lupakan meja yang berada di dekatnya ia pukul-pukul dengan keras tapi masih terdengar nada yang seperti orang mau dumang.


Semua anak PISTON sudah tergelalak dengan seruan Kanaya termasuk Sisca dan Pasya yang sudah tertawa tanpa beban.


"Wkwkw..pernah **** cuman karena seseorang, orangnya hilang begonya ngga!"sahut Zakir dan di sahut oleh Jerry tak kalah absurd juga.


"Mending welcome to mobile legends, ketimbang welcome to sana sini!"tukas Jerry membuat semua tergelalak karena semuanya tau Jerry gila gaming karena dulunya pernah di selingkuhin si doi.


"Udah masuk dulu,lanjut di dalam aja ajak temen lo tuh yang satu lagi kaya dinistain aja dia dari tadi." Seakan sadar yang di ucapkan Riko untuk dirinya Sisca hanya memasang wajah sebal dan Kanaya langsung merangkul Sisca lalu masuk di susul anak PISTON dan jangan lupakan Pasya yang minta di gendong sama Jerry membuat Jerry terkekeh pelan dan bahagia karena Jerry sangat rindu dengan sifat manja Pasya.