
Xiaoli PoV*
Aku paling semangat saat hari jum'at. Kalian tahu kenapa? Karena esoknya hari sabtu ( libur di hari sabtu dan minggu ). Entah kenapa semangatku terkumpul pada hari jum'at, tapi aku malas saat berhadapan dengan hari minggu,, karena esoknya hari senin aku harus kembali sekolah. Tapi sekarang aku merasa kesepian karena Yu'er belum juga kembali sekolah, tidak ada kabar darinya.. Keluarganya pun ikut tak bisa dihubungi, aku merasa khawatir akan terjadi apa-apa pada mereka.
Author PoV*
Tanpa disadari dia telah berjalan sampai di depan sekolah, ke khawatirannya menjadi lebih besar dengan tak adanya kabar dari Yu'er.
( Di dalam kelas )
" Hey, nona guan.." Ganggu Bai siming
" Jangan menggangguku!!"
" Apa yang sedang kamu pikirkan?? Aku melihatmu tidak fokus sejak masuk kelas."
" Ingin tau? kemarilah.. ( melambai ), cepat kemari aku akan memberitahumu." Siming pun mendekatkan telinganya
" PERGILAAAH!! ( meneriakkannya di telinga siming )"
" aah..ckck,, wanita gila!! aku berbaik hati meng-khawatirkanmu. ( mengusap-usap telinganya)"
" Pergilah, aku sedang tidak ada mood meladenimu. "
" Aku akan berhenti mengganggumu jika kamu memberitahu masalahnya padaku, hmm?"
" Kita baru saling mengenal selama 2 hari, apakah sudah tahap saling berbagi masalah, hmm?"
" Aishh...--"
" Yang dibelakang diamlah, saya akan memulai pelajarannya" Tegur Pak Minghao guru fisika
" Sejak kapan dia masuk, tidak ada suara apakah dia hantu??" ketus siming.
" Buka buku kalian..." Pelajaran pun berlanjut hingga waktu pelajaran berikutnya dan terus berlanjut sampai waktu bel istirahat berbunyi..
" Xiaoli, mau ke kantin?"
" Berhenti mengikuti ku!!"
" Tidak ada yang mengikutimu aku hanya ingin pergi makan di kantin, apa salah?? ( menggoda xiaoli )"
" Oh benarkah? kalau begitu makan sendiri sana!! jangan mengikutiku.. (meninggalkan siming)"
" Heyy... kau mau kemana? aku tidak selera makan (kembali mengikuti xiaoli)"
" (Berhenti mendadak) ck,, bisakah kamu berhenti menjadi ekorku?"
" Seperti yang sudah kau katakan, aku adalah ekormu. Jadi aku akan terus mengikutimu.."
" Apa kau berfikir aku akan bunuh diri hah?"
" Lalu kenapa kau ingin pergi sendiri hmm?"
" Karena aku benci jika kau yang mengikutiku!! mengerti? hmm? (meniru gayanya)"
" K-kau.. Baiklah,, aku akan berhenti mengikutimu tapi kamu jangan pernah datang padaku lagi!!" Lugas siming dengan nada ancaman pada xiaoli
" Pegang kata-katamu.. (pergi setelah berbicara)"
" Apa dia berfikir aku hanya bercanda? kau akan menyesalinya nanti."
Xiaoli PoV*
Aku memiliki firasat buruk tentang Yu'er,, semoga itu hanya firasatku saja.. Kemana sebenarnya dia pergi, jika dia belum juga memberiku kabar, aku akan pergi besok sendirian.
" Semuanya tolong berkumpul dan berbaris dengan rapi, ada pengumuman yang ingin saya sampaikan." Teriak pak mingwei
" Saya akan menjelaskannya nanti, sekarang berbaris dengan rapi terlebih dahulu!!"
Semuanya sudah berbaris dengan sangat teratur di tengah lapangan.
" Jangan ada yang berisik atau menyelang saat saya berbicara!! Seharusnya kalian sekarang melanjutkan jam pelajaran, namun karena besok kita akan pergi, jadi waktu pelajaran kita pakai untuk pengumuman, setelah pengumuman selesai kalian boleh pulang.. Siswa yang sudah memberikan surat jawaban baru 50% siswa kelas 1. Kemana siswa yang lainnya? jika kalian tidak akan ikut serta kalian juga tetap harus memberikan jawaban kepada pihak sekolah, karena kami akan mendata informasi pribadi kalian. Sekarang kalian boleh bertanya." Jelas pak mingwei
" Pak ( xiaoli mengacungkan tangannya )"
" Silahkan!"
" Yang anda maksud informasi pribadi itu,, jika boleh saya tau informasi pribadi seperti apa?"
" Seperti informasi yang lebih dalam tentang keluarga, orang tua, dan riwayat pendidikan kalian sebelumnya. Kita perlu tau semua itu untuk mengisi data sekolah. Karena di semester 1 ada beberapa siswa yang tidak lengkap dalam memberikan data pribadinya. Jadi saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk melengkapi data siswa tersebut."
" Pak, boleh saya tau apa saya termasuk?"
" Ya!! Kau murid kelas 1D Guan Xiaoli, tidak hanya tidak lengkap, informasi tentangmu hampir tidak ada, jika bukan karena kau berakhir di kelas D maka kau akan sangat bermasalah. "
" Bukankah di awal tidak pernah disebutkan bahwa siswa harus memberikan data pribadinya? Kita hanya perlu mengisi formulir dan surat-surat. Lalu data pribadi seperti apalagi?"
" Seperti.. sikap, moral, nilai, dan kepribadian kalian. Juga data yang lebih lengkap tentang orang tua kalian. Kalian mengerti??"
" Mengerti pak!!" Jawab anak-anak dengan kompak.
Setelah bubar dari lapangan, mereka menjadi lebih memperhatikan Xiaoli.
"Sangat menakutkan... Dia benar-benar mengubah cuaca yang cerah ini menjadi abu.."
" Murid kelas 1D itu apa dia seorang kriminal? kenapa dia gugup saat diminta data pribadinya. Pantas saja dia berada di kelas paling buruk" Ocehan para siswa lain
Xiaoli pun memutuskan untuk menemui Pak Mingwei karena dia merasa perkataannya tadi sangat tertuju padanya.
" Permisi.."
" Masuklah" Xiaoli pun membuka pintu ruangannya setelah pak mingwei memberi izin.
" Kamu datang menemui saya? ada apa?" Tanya pak mingwei seolah tak ada apa-apa.
" Tadi anda berkata seolah-olah saya masuk ke sekolah ini dengan ilegal, saya tidak mengerti maksud anda pak.."
" Benarkah kamu berfikir begitu? saya tidak merasa seperti itu, tadi saya hanya berkata bahwa Guan Xiaoli kelas 1D tidak memberikan datanya dengan lengkap, seperti nilai sikapmu di pendidikan sebelumnya, nilai akademi mu di pendidikan sebelumnya. Apa saya salah? Ah, dan juga kamu hanya memberikan data tentang wali (kakaknya), tidak ada data orang tuamu. Saya juga menyelidiki sendiri tapi tidak menemukan apapun"
" Saya memang tinggal bersama kakak saya sejak kecil, saya tidak pernah tau apapun tentang orang tua saya. Jadi, untuk apa saya memberikan data yang tidak akan berguna, bukankah begitu,,pak?"
Keheningan cukup lama saat itu, namun akhirnya Pak mingwei mencairkan suasananya.
" Baiklah,, saya tau. Kalau begitu saya tidak akan bertanya lagi,, Terima kasih karena sudah mau mengikuti acara ini. Beritahu semuanya besok jam 8:30 pagi kalian harus sudah siap di sekolah, kita akan berangkat pukul 9."
" Baik, maaf sudah mengganggu waktu anda."
" Tidak apa-apa, suruh yang lainnya segera pulang. Jangan mentang-mentang pulang awal mereka bisa bermain-main bebas diluar."
" Ya, pak.. kalau begitu saya permisi.. (meninggalkan ruangan)"
...other person, ketua kelas A Lin Yi)...
Jadi, kita satu sekolah? aku mengingat namamu Guan Xiaoli. Jika kita bertemu sekali lagi, pasti kita berjodoh (tersenyum kecil).
Di rumah Xiaoli...
" Kaakk... aku pulang,, ( tidak ada yang menjawab) dia setiap hari bekerja, tapi aku setiap hari lupa bahwa dia bekerja (menyimpan tas nya).. Tidak sempat makan di sekolah,, itu semua gara-gara orang yang menyebalkan yang selalu mengikutiku kemana-mana!! Aku mau makan mie instans sebelum berkemas untuk besok.."
#Bersambung..