U R

U R
Senin



" Hoaaaam! ( Menggeliat )"


Lalu mark yang datang dari belakangnya tiba-tiba menggetuk kepalanya " Jangan banyak menggeliat, apa kau tidak tahu itu akan membuatmu menjadi malas?"


" Aku tahu! ( mengusap kepalanya karena sakit ) kak, ini hari minggu kan? aku akan kembali ke kamarku."


" Apa kamu menjadi bodoh? cepat pergi bersiap!"


" Ck, tidak bisakah aku bolos saja untuk hari ini?"


" Bolos saja jika tidak takut tidak akan naik kelas." Jawab mark dengan datar.


" Haissh.. Baiklah, aku akan pergi bersiap. Tapi hari ini kau harus mengantarku!"


" Jadwal masuk kita berbeda, jika aku menunggumu aku akan terlambat bekerja."


" Huh, kamu sudah lembur dua hari tanpa beristirahat, apa atasanmu tidak bisa memberi sedikit keringanan padamu?"


" Sudahlah.. Aku akan mengantarmu pergi ke sekolah! mengenai atasanku aku bisa meminta izin terlambat masuk. Apa kau puas?"


" ( Tersenyum ) Sangat puas!"


( Beberapa saat kemudian... )


" Aku sudah siap!" Ujar xiaoli


" Baiklah, ayo berangkat."


" ( Membuka pintu mobil ) Sekarang aku ingin duduk di depan." Ucap xiaoli


" Terserah padamu! Cepat pasang sabuk pengamannya."


" ( memasang sabuk pengamannya ) Bersyukurlah kali ini aku tidak menjadikanmu supir pribadi lagi, pftt."


" Duduk yang benar, aku tidak akan bertanggung jawab jika kau terluka."


" ( Cemberut ) cih, tidak bisa diajak bercanda. Orang yang membosankan hidupnya tentu lebih membosankan!"


Tanpa berkata-kata mark melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh untuk membuat perhitungan dengannya.


" Wow! Kak, aku tidak tahu ternyata kamu ada bakat menjadi seorang pembalap." Ucap seseorang yang tidak ketakutan dan malah menikmatinya.


" { Apa dia benar-benar seorang gadis? bahkan ucapannya lebih tepat terdengar seperti orang yang tertarik daripada gadis yang ketakutan }"


" Heh.. kak, jika kamu ingin mengerjaiku, tingkatkan level nya baru akan membuatku terkejut." Ledeknya


" Diam!"


" Kau marah? Kenapa? karena gagal mengerjaiku? kak,, bicaralah, apa benar karena itu? hahahaha"


" ( Merasa terganggu ) Sudah sampai, cepat keluarlah dari mobilku." Ucap mark yang menahan amarah


" Hii.. baiklah, kalau begitu sampai jumpa nanti ( Melambaikan tangannya )"


" Baik-baik belajar, jangan membuat masalah! ( pergi setelah berbicara )"


" Dia benar-benar! ( menghela nafas ) Hah,, hari senin lagi. Hari yang terasa paling lama saat bersekolah.." Keluh nya.


" Selamat pagi!" Sapa seseorang dari belakang yang mengagetkannya


" Haish.. Aku pikir siapa, apa kau selalu ada dimana-mana?"


" ( Tersenyum ) Saat masuk kelas kita akan berpisah karena aku berbeda kelas denganmu. Jadi takdir mungkin membuat kita bertemu lebih banyak saat berada di luar sekolah." Ucap Lin Yi


" Tapi ini sudah di sekolah, kau yakin kebetulan?"


" Kau salah! Ini masih berada di luar gerbang, masih belum terhitung lingkungan sekolah."


" ( Menarik nafas ) Kalau begitu aku pamit, bisakah?"


" Tentu saja, silahkan! ( Mempersilahkan jalan untuk xiaoli )"


" *Apa itu ketua kelas A Lin yi dengan murid kelas D itu?"


" Sepertinya iya, tapi mereka terlihat sangat akrab."


" Pernah satu tim juga tidak akan begitu dekat, tapi sepertinya Lin Yi sangat menghormati gadis itu. Apa sebenarnya hubungan mereka!"


Ocehan beberapa siswa disana*


" { Dia tahu memanfaatkan keadaan, dengan begini orang akan berfikir bahwa kami berhubungan dekat, bukan hanya sekedar rekan tim. Dalam situasi ini juga aku tidak mungkin untuk membantahnya, pemikirannya sangat sempurna. Tapi ini akan menjadi hal yang menggangguku nanti }"


( Kelas 1D )


" Pagi xiaoli," Sapa Siming.


" Hmm.." Jawab xiaoli


" Begitu dingin, bahkan lebih dingin dari biasanya." Ujar Siming.


" Jangan menggangguku, setidaknya untuk beberapa saat ini jangan menggangguku. { Mereka yang berada di sekitarku mungkin akan dimanfaatkan oleh pria tua itu, aku tidak ingin menyeret mereka dalam masalahku. Menjauh sebisa mungkin adalah pilihan terbaik }"


" Yu'er, ada apa dengannya kenapa bersikap aneh seperti itu." Tanya Siming


" Aku juga tidak tahu, dia bersikap sama padaku juga. Mungkin memang lebih baik membiarkannya sendiri dulu, tunggu saat dia sadar aku akan membuat perhitungan dengannya!"


" { Ternyata Gao Yu'er juga mendapat perlakuan yang sama. Apa benar-benar karena suasana hati yang buruk? }" Batin Siming


**


" { Mereka hanya akan berfikir jika suasana hatiku sedang tidak baik, tapi aku harus menunjukkan sikap yang sama pada Lin Yi agar dia tidak meragukannya, dia sangat teliti. Dia akan mengetahui sesuatu jika aku menunjukkan sisi suasana buruk padanya, membedakan cara melawan musuh adalah siasat yang tepat }"


" Bai Siming, temani aku ke kelas 1B." Ajak An xiyi


" Aku? Tidak! Cari saja orang lain, aku sedang tidak ingin daganggu."


" Heh, sejak kapan kau bisa bersikap seperti ini."


" Sejak belajar dari seseorang." Jawab siming


" Seseorang? Sudahlah, cepat ikut aku pergi kesana! Ini juga perintah pak grey, apa kau masih berani menolaknya?"


" Eee-- Aku tidak bilang tidak akan pergi. Kalau begitu cepatlah, jika tidak mungkin akan ada masalah besar terjadi lagi."


" Kalau begitu kau yang cepat aku sudah siap ayo!"


Suasana ramai ini.. Entah sampai kapan aku bisa merasakannya. Semua yang datang akan pergi, yang diharapkan pergi selalu datang kembali, tidak semuanya akan berjalan sesuai harapanmu. Bukankah itu curang? Dalam hidupku tidak ada kata datang dan menetap! kakakku adalah pengecualian. Xiaoli oh xiaoli, apa yang sedang kau pikirkan, untuk apa mrmbuat dirimu terjebak lagi dalan masa lalu. Masa lalu sudah sepantasnya dilupakan, bukankah itu moto hidupmu? Sepertinya aku menertawakan diri sendiri yang begitu bodoh ( menutup wajahnya dengan telapak tangan ) Dunia yang kamu lihat hanya sebatas ini, dunia yang sebenarnya masih sangat luas, sudah seharusnya aku mengelilinginya bukan?


Orang tua itu juga tidak mungkin menyerah begitu saja meskipun dia tidak mendapatkan petunjuk apapun, dia tahu dimana seharusnya menemukan kakak, dia tidak akan berhenti sampai tujuannya tercapai..


Dia bisa tahu rahasia besar yang dijaga ketat Future Electronics, bahkan aku juga tidak akan mengetahuinya jika tidak sengaja membaca surat itu. Dia sudah mempunyai posisi yang kuat tapi masih merasa belum cukup, memang masih sangat mirip dengannya yang dulu.


" Murid Guan xiaoli? Kenapa melamun saat kelas berlangsung, saya sudah memanggilmu berkali-kali."


" Maaf pak, saya merasa kurang sehat. Apa saya bisa meminta izin pergi ke uks?"


" Kamu memang terlihat sedikit pucat, kalau begitu istirahat yang baik, jika sudah merasa baik kamu bisa kembali ke kelas, jika masih merasa tidak nyaman kamu bisa meminta izin untuk pulang."


" Tidak perlu pak, saya hanya butuh istirahat saja di uks. Terima kasih.."


" { Apa karena sakit dia menjadi aneh? Atau karena aneh dia menjadi sakit? Gadis itu selalu menyimpan masalahnya sendiri! } " Batin Yu'er


( Ruang Uks )


( Memilih tempat tidur yang nyaman ) " Aku telah berfikir berlebihan, mungkin setelah istirahat aku akan merasa jauh lebih baik."


" Apanya yang lebih baik."


" ( Kaget tanpa suara ) Kenapa bertemu denganmu lagi!"


" Sedari tadi aku memang disini, tanganku terluka saat pelajaran olahraga lalu aku diobati, dan setelah aku selesai diobati guru menyuruhku untuk beristirahat, siapa yang tahu saat aku beristirahat akan ada seseorang yang menemaniku." Ucap Lin Yi


" Baiklah terserah, jika kau ingin beristirahat, istirahat di tempatmu ( Setiap kasur terhalang gorden ) aku benar-benar datang untuk beristirahat."


" Apa kau sakit?" Tanya Lin Yi yang diabaikan xiaoli


" Apa kau sudah tidur? wajahnya memang agak pucat, tapi tadi pagi dia masih baik-baik saja. Apa yang terjadi?"


#Bersambung...