
Alarm berbunyi menunjukkan pukul 07.30, aku mematikan alarm dan segera bangkit dari tempat tidurku. Kebiasaan ku selalu seperti ini setiap harinya, datang kesekolah selalu tepat pada waktunya. Meskipun mendapat kelas terendah pun aku masih siswa populer, tidak ada yang tidak mengenalku.
Dan semua itu hancur seketika ketika.... 'AAh'
Aku hanya terdiam saat, "Ka, apa yang kau lakukan lihat semuanya jadi basah" sambil menyilangkan kedua tangannya. " Masih bisa marah karena itu, lihat jam berapa sekarang!! Kau itu seorang gadis bagaimana seorang gadis bisa sangat tidak-- cepat bersiap untuk sekolahmu!! "
Setelah kakak nya berkata untuk segera bersiap dia baru sadar untuk melirik jam nya, dan ternyata saat itu hampir pukul 08.30. Ia segera bergegas merapikan diri dan berlari menuju sekolahnya.
Halo, namaku Guan xiaoli kali ini aku membuat kesan buruk bagi kalian semua tapi tenang saja, ini hanya kebetulan yang tak beruntung. Sebenarnya aku adalah murid yang baik dan penuh perhatian
" Berhenti!! " Tiba - tiba xiaoli terhenti karena seseorang mencegah dia masuk.
" Haha... paman kali ini aku mengalami sebuah kecelakaan jadi agak terlambat biarkan aku masuk, aku berjanji tidak akan pernah terlambat lagi setelah ini " Ucapnya meyakinkan mereka agar membiarkan dia masuk. " Kau, Guan Xiaoli murid dari kelas sepuluh. Aku sudah tidak asing lagi denganmu,, apalagi dengan ucapan aku berjanji tidak akan pernah terlambat berapa ratus kali tidak pernah terlambat yang kau katakan aku belum pernah melihatmu menepatinya. Jadi kali ini jangan harap bisa masuk dengan mudah. " Jawab petugas keamanan sekolah. " Aiya ya.. Paman, aku sepertinya demam biarkan aku masuk atau aku akan pingsan di depan gerbang.. aiya ( Sambil menghilangkan keseimbangan ) Paman sepertinya aku sudah tidak kuat lagi " Kedua petugas itu terkejut ketika melihat gadis itu terbaring. " Bagaimana ini, apa dia benar - benar sakit dia pingsan. Bagaimana ini" Saat kedua petugas itu sedang sibuk mengkhawatirkan diri sendiri, Xiaoli mengambil kesempatan menerobos masuk gerbang sekolah. " Hey kau... " teriakan petugas itu yang terjebak, lagi... dalam tipu muslihat xiaoli. " Aiya, bagaimana mereka bisa begitu bodoh diperdaya beberpa kali pun tak pernah lolos. "
Lagi - lagi aku memperlihatkan kesan kedua yang buruk, namun itu benar - benar murni kesalahan author. Jangan hiraukan perkataan petugas tua tadi, mereka hanya hiperbola. Baiklah, sekarang saatnya aku menjadi pemeran utama yang baik... Mari masuk kelas
( suasana dalam kelas )
" Gao yu'er.."
" hadir "
" Guan xiaoli... Guan xiaoli, " suasana hening saat absen namaku terpanggil, namun tidak.. karena aku sudah mempersiapkan rencana yang baik dengan sahabatku. "Pak, xiaoli permisi ke toilet 3 menit yang lalu. "
" Permisi... " ya, itu adalah pemeran pertama yang mengalami beberapa masalah saat dalam perjalanan " Silahkan masuk, kau guan xiaoli ? " Ucap dari seorang pria berkacamata 30 tahunan itu, dia... seorang guru fisika. Walaupun dia terlihat tampan namun dia adalah guru yang tidak bisa mengingat nama dan wajah muridnya. Dan tentu itu menjadi kesempatan ku untuk-- oopps, maaf maksudku kesempatan untuk bisa belajar lebih giat... Fiuuhh,,, sekolah memang menyenangkan tapi juga (sangat menyedihkan). Sudahlah, lebih baik menikmati apa yang terjadi sekarang..
Setelah banyak hal terjadi, bel istirahat berbunyi. Seperti biasa semua murid berkumpul di kantin, tentu saja tidak semua.. kadang mereka menggunakan waktu istirahat mereka untuk belajar di perpustakaan ( itu bukan gayaku ), bermain basket dan lainnya.
Pilihanku hanya satu, KANTIN!!
" Xiaoli, hari ini aku memiliki sesuatu yang mengejutkan, coba tebak, hii "
" Kau mendapat kiriman dari orang tuamu di luar negeri? "
" Tidak, aku tidak akan menyuruhmu menebaknya jika tentang itu. Pikirkan lagi. "
" Aku tidak mau tahu "
" Ishh... kau membosankan, hmphh (merajuk)"
" Yu'er, kau tahu aku tidak pernah suka berfikir, pikiranku hanya untuk makanan lezat, nyam nyam ( menyantap makanan ) "
" sudahlah, aku akan memberitahumu. Xiaoli, hari ini aku akan mendapat kencan buta. "
" Hey, kau anak SMA ( menunjuk dengan sumpit yang dipegangnya) "
" aishh ( menyingkirkan tangannya), kau tahu apa, sekarang kita adalah remaja. Sebagai remaja kita tidak boleh menjalani masa muda kita dengan sia sia "
" Ya ya ya, tapi jangan merengek jika pasangan kencanmu anak culun yang gemuk"
" Tidak akan, aku sudah melihat photo nya, dia sangat tampan seperti pangeran pujaanku "
" Firasatku mengatakan kau akan mendapat serangan jantung melihat pangeran nampan mu "
" Kau-- baiklah kita bertaruh, jika tebakanmu benar, maka aku akan menjadi pelayanmu sampai kita lulus. "
" Kau berani mempertaruhkan kehidupanmu selama dua tahun mendatang"
" Jangan terlalu senang, tapi sebaliknya jika kau kalah... kau yang harus melayaniku, bagaimana?"
" Tentu saja setuju. Dan kau tau, apa yang aku yakini tidak pernah salah "
Jam istirahatpun berlalu dengan cepat. Kelas selanjutnya adalah pelajaran olahraga. saat kelas selelai aku pergi mengganti seragamku dan bersiap kembali ke kelas.
" Pasti dia yang mencurinya "
" Tidak, aku tidak mencurinya. "
" Kau tidak mengaku lalu siapa jika bukan kau!! "
" Ada apa " Aku menanyakan situasi yang terjadi
" Dia mencuri uang kas kita "
" ( melihat) oh benarkah? "
" Tidak, aku mohon percaya padaku aku tidak mencurinya "
" Kau bukan? kau tidak mengikuti pelajaran olahraga dan diam di kelas, siapa lagi yang mempunyai kesempatan selain kau. "
" Semua orang mempunyai kesempatan (sambil menyilangkan tangan di dadanya)"
" Hey, kau ingin membelanya? apa jangan jangan kau juga komplotan dia hah? "
" Cih, menuduh tanpa bukti memang perilaku pecundang " ujar xiaoli
" Kau-- kalau begitu apa kau tahu siapa pencurinya? "
" Tentu saja, Meng Lulu. Aku tanya apa kau ada di kelas saat pelajaran olahraga?"
" Ya, tapi aku--"
" Ya "
" Kenapa?"
" Karena aku merasa tidak enak badan jadi aku izin saat pelajaran olahraga "
" Jika kau tidak enak badan kenapa kau berada di kelas bukan pergi ke ruang UKS? " sela Siswa lainnya.
" Diam!! Sudah kukatakan jangan menyela pembicaraanku. "Bentak xiaoli
" Jika tidak bisa menemukan pencurinya maka aku akan melaporkanmu juga " ujar siswa kelas 1D
" Bisakah mulut sampahmu itu diam? ( melihat aura xiaoli yang menyeramkan semua pun terdiam) Apa kau selalu berada di kelas saat itu? "
" Emm.. Aku hanya pergi ke toilet lalu kembali lagi ke dalam kelas. Dan alasan aku berada di kelas karena perutku sakit akibat hari pertama dia datang, aku tidak bisa bergerak. Jadi memilih tinggal di kelas karena jarak dari kelas ke ruang UKS lumayan jauh""
" Kau ingat jam berapa tepatnya kau meninggalkan kelas dan kapan kau kembali lagi? "
" Aku tidak tahu saat meninggalkan kelas, tapi saat itu aku mendengar suara peluit dari lapangan, saat aku kembali aku mendengar suara dari dalam kelas dan hampir terjatuh, lalu aku melihat jam ditangan ku menunjuk pada jam 2:15 "
" Heh (tersenyum kecil) "
" Xiaoli apa kau sudah menemukan pencurinya? " tanya yu'er
" Ya "
" Wahh,, xiaoli aku bahkan tidak tahu bagaimana bisa memiliki sisi seperti ini. Jadi siapa pencuri itu? "
" Su binyu, apa kau tidak berniat mengembalikan uang itu? "
" Guan xiaoli, apa yang kau katakan. Kau menuduhku tanpa bukti "
" Tanpa bukti katamu? prinsipku adalah 'apa yang kuyakini tidak pernah salah' "
" Hanya dengan itu menurutmu semua orang akan percaya? "
" Tentu tidak. Meng Lulu dia memang berada di kelas, namun dia mengatakan bahwa dia pernah keluar dalam kelas. Dia kembali pukul 2:15 sedangkan saat dia pergi pukul 1:59, jangka waktu saat tidak ada siapapun adalah 16 menit. "
" bagaimana kau tahu bahwa aku pelakunya hanya karena dugaanmu!! "
" ( tersenyum licik) Sebelum pak guru membunyikan peluitnya kau meminta izin ke ruang uks aku lihat waktu itu pukul 1:58 lalu pak guru membunyikan peluit pada pukul 1:59, Meng lulu tidak berada di kelas saat kau pergi ke ruang uks "
" Kau tau aku pergi ke uks tapi kenapa kau menuduhku mencurinya "
" Karena aku juga pergi ke ruang uks, saat itu pukul 2:05 aku merasa bosan dan ingin pergi tidur, namun sayangnya aku tidak menemukan siapapun disana. Hanya aku sendiri, lalu dimana kau saat itu? "
" Aku, kau juga tidak berada di lapang mungkin kau yang mencurinya dan ingin menjadikanku kambing hitam. "
" Su binyu, o Su binyu.. Saat itu Meng Lulu bilang dia mendengar suara dari dalam kelas, itu berarti pelakunya terjatuh saat dia ingin pergi. "
" kenapa kau mendekat.."
" (meraih tangannya) lihat, ada bekas memar di tangannya. Dia terkejut karena tiba tiba Meng Lulu kembali, karena Meng Lulu merasa pusing dia hampir terjatuh dan pencuri ini mengambil kesempatan itu untuk keluar dari sini. Jika ingin bukti yang lebih kuat, aku bisa memanggil dokter mei, sebelum kau masuk ke dalam uks dokter mei mengontrol ruang uks, aku bertanya apa dia memulangkanmu. Kau ingin tau apa yang dikatakannya? 'Tidak ada pasien disini sebelum kau menjadikan uks sebagai tempat tidur siangmu', ini memang sedikit memalukan.. Tidak apa itu bukan masalahnya, lalu kau datang kedalam uks setelah mencuri untuk meminta obat memar, dokter mei bertanya padamu bagaimana kau bisa terluka.. Dan bodohnya kau menjawab 'aku terluka saat berolahraga di lapangan' tidak, yang lebih bodoh adalah kau tidak menyadari aku berada disana. Juga aku bisa melihat lapangan dari tempat tidur siangku bukan maksudku uks, aku belum melihatmu kembali ke lapangan sejak kau izin di awal. "
" Kupikir pelakunya Meng Lulu karena dia miskin " bisik siswa lain
" Oh, jika masih ingin bukti kalian bisa memeriksa cctv karena cctv diluar kelas kita sedang diperbaiki, kalian periksa cctv diluar toilet apa perkataan Meng Lulu benar atau tidak 'kenapa aku tidak terpikir ini dari tadi, aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar' . "
" Aku mengaku aku yang mencurinya, lalu kenapa? tadinya aku ingin menggunakan Meng Lulu sebagai kambing hitam, gara-gara kau Guan Xiaoli kau terlalu banyak ikut campur. "
" Kenapa aku disalahkan? aku harus bersabar.."
" Kalian semua memaksaku melakukannya, kalian menjadikanku dompet berjalan. Dulu aku memang keluarga berada, namun gara-gara kalian semua keluargaku bangkrut, kalian mengancamku. Aku bisa mengakhiri semua ini dengan pindah, namun pekerjaan ayahku aku hanya bisa menerima. Tapi jika saja aku berani mengusulkan pindah sekolah mungkin tidak akan separah seperti sekarang."
" Su binyu, kau seorang laki-laki apa kau tidak malu jika rencana mu berhasil kau akan menuduh seorang perempuan. Semua ini memang terjadi karena mereka, namun seharusnya kau juga punya pendirian, jika saja sejak awal kau tegas pada diri sendiri. Kau hanya ingin lari dari masalah namun tidak ingin menghadapinya, aku tahu ini sulit untukmu. Tapi, kau terlalu melebihkan penderitaanmu, kau hanya tidak tahu bahwa ada orang yang lebih menderita darimu. Keluargamu hancur bukankah bisa memulai dari awal, namun jika kehidupanmu yang hancur apa kau sanggup menatanya lagi jika terus dibiarkan? Aku mengatakan ini untuk bertanya, Siapa dirimu. " Tegas Xiaoli
Semua orangpun terkejut dengan apa yang baru saja diucapkannya.
" Kau benar, (pergi) "
" Hey, apa kau akan pergi begitu saja?" Bendahara kelas ingin mengejarnya namun Xiaoli menahannya.
" Apa kau gila, kau akan membiarkan dia pergi?"
" Biarkan saja dia pergi aku akan menggantinya, sudahlah kalian mengganggu waktu tidurku, hoaamm "
" Xiaoli, apa kau demam? kenapa rasanya aku tidak mengenalmu barusan "
" Diam, aku juga heran.. sejak kapan aku menjadi bijak, tidak tidak benar.. "
" Ya, ini memang tidak benar "
" Apa... mungkin, aku sebenarnya adalah orang cerdas dan bijak namun aku tidak menyadarinya. Yu'er sepertinya kau beruntung berteman denganku!! "
" Menurutku sepertinya kau lebih baik tidur, otakmu mungkin saja berubah karena tidak beristirahat dengan baik "
#Bersambung