U R

U R
Hari bersama Mark Guan



" Kak, aku pulang.."


" Buka sepatumu simpan di rak, gantung seragam juga tas jangan dibiarkan dimana saja. "


" Aishh.. Kenapa aku mempunyai seorang kakak yang gila kebersihan ( sambil menuruti perintah kakaknya ), Kak apa besok kau bekerja? "


" Tidak ( sambil menonton televisi ) "


" ( Berlari kecil ke arah kakaknya ) Kak, bisakah kita pergi jalan jalan?" Ajak Xiaoli yang hanya diacuhkan.


" Kaaakk.. Ayolah, ( tetap diacuhkan ) issh.. kau seorang lelaki hanya diam di rumah bagaimana bisa mendapatkan seorang pacar, kalau kau tidak mau aku akan pergi sendiri"


" Kemana." Tanya nya


" Hii.. Kau ikut aku akan memberitahumu"


" Terserah, asalkan sepulang itu kau bersihkan seluruh ruangan di rumah ini "


" (cemberut) Yaa..."


Bunyi alarm membangunkanku lagi, aku langsung bersiap untuk rencana pergi dengan kakakku.


" Kak.. dimana kau menaruh syal beludru ku, cuaca hari ini agak dingin."


" Lihat di atas meja riasmu, mata yang begitu besar kau hanya gunakan untuk tidur." Sindir Mark Guan kakak Xiaoli


" Hmph.. mata indahku hanya cekatan melihat makanan"


" Cepat, jika tidak aku akan kembali 1 2 3 4--"


" Sebentar aku harus merapikan rambutku (sambil berlari) melangkah keluar rumah tentu harus cantik sempurna"


" 5 6 7, 8--"


" Sudah, ayo berangkat ( dengan nafas ngos-ngosan) bagaimana, aku sangat menggemaskan bukan?" Tanya Xiaoli yang memakai gaun berwarna mocca dengan topi baretnya, bisa dibilang dia yang termanis.


" Jelek " (Jawaban mark kakak xiaoli yang menghancurkan ekspetasi tingginya)


(Skip perjalanan) Di tempat lain..


" Kak, coba lihat menurutku gadis yang sedang duduk itu sangat manis. Bagaimana?"


" Sayang maaf membuatmu menunggu lama"


" Kau ingin membuatku menjadi orang ketiga?(meninggalkan dengan dingin)


" ( tertawa kecil sambil menyusul langkah mark)


" Kak, coba itu.."


" kak, lihat ini"


" kak, kak, kak "


" Kak, cepat kesini.."


" Kaaak.. " Ocehan Xiaoli yang tak berhenti


" Apa kau keturunan siluman beo? Telingaku tidak pernah beristirahat dari suara jelekmu"


" Kak, jika aku keturunan siluman beo, berarti kau anak pertama dari keturunan siluman beo hahahah (tawanya tak henti mengolok mark)"


" Seharusnya aku tidak bicara" Ujar mark dengan suara pelan


" Sekarang giliranku mengambil alih perjalanan hari libur ini" Ucap mark


" Baiklah, kita berangkat.... (penuh semangat)"


Dan seketika Xiaoli yang tadinya memiliki semangat yang membara kini tak ada sepercik pun api semangat dalam dirinya.


" Kak, apa kau bercanda? "


" Kenapa (fokus dengan objeknya)"


" Kaaakk... Kita berniat jalan jalan, bukan membaca buku di perpustakaan.. Lagipula kau sudah bukan mahasiswa, kumohon kali ini lepaskan buku mu yaa..."


Aku lupa, satu lagi kebiasaan kakakku adalah kutu buku yang tampan. Walaupun tampan, saat dia bersama kekasihnya (buku) dia akan menjadi sangat menyeramkan..


" Bukankah kita sudah sepakat membagi komando perjalanan? " Cetus kakaknya dengan nada ejekan


" Itu memang benar (dengan suara rendah)


Tapi kak, rencana kita untuk jalan - jalan.."


" Apa ini bukan? Untuk sampai kesini pun kita berjalan, apa ada yang berbeda?"


Namun saat Xiaoli hendak pergi mark menarik ujung bajunya untuk kembali ke


tempat duduknya.


Lanjut ke tempat kedua yang dipilih mark..


" Waahh... aku tidak tahu ada tempat seperti ini"


" Tentu saja kau tidak akan tahu, karena yang kau tahu hanya tempat makan"


" kakakku yang baik, mohon jangan merusak suasana ku lagi ya (tersenyum paksa)


" Senyum terpaksamu membuat mataku sakit" balas mark yang membuat Xiaoli tak bisa berkata lagi.


Suara handphone berdering, sedikit mencairkan suasana yang sepi itu.


" Yu'er menelponku tunggu sebentar.. Halo,ada apa?"


" Xiaoli, aku hanya ingin bertanya padamu apa buku kecilku ada di tas mu? "


" Aku tidak tahu, aku sedang berada diluar. Jika sudah pulang aku akan menelponmu, byebye.."


" Oh ya, kak minggu depan akan ada acara di sekolah, kita akan pergi selama 5 hari."


" Kenapa tidak ada surat dari sekolah tentang ini?"


" Boss, acaranya juga minggu depan.. Suratnya mungkin akan diberikan 2 hari sebelum keberangkatan"


" kenapa harus 5 hari?"


" Apa aku kepala sekolah? kak, mana kutahu.. Sebenarnya aku juga tidak ingin ikut, hanya acara membosankan yang membuang-buang waktuku.. tapi guru wali kelas menyuruhku untuk berpartisipasi, jadi apa kau mengizinkanku atau tidak..?"


" Aku akan memikirkannya "


" Memang kakakku yang penuh pertimbangan xixi (tertawa kecil)"


" Mau bagaimana lagi, perjalanannya hampir satu minggu juga tidak tahu apa tujuannya aman atau tidak. Bagaimanapun kau satu-satunya adikku yang menyebalkan (mengusap rambutnya)"


"< aku tidak tahu harus bicara apa, tapi aku merasa senang>" Batin Xiaoli


" Kak, kau tahu.. Hasil semester kemarin nilaiku sangat pas dengan standar, jika saja kurang satu point maka aku akan kesulitan semester ini (mengalihkan pembicaraan)"


" Aku tahu, jika saja kau tidak lulus nanti aku akan mengganti adikku"


" Apa kau benar-benar kakakku... kau sangat kejam, setidaknya berikan aku sedikit motivasi.."


Pembicaraan itu berlangsung hingga matahari mulai terbenam.


" Hari sudah gelap, ayo kita kembali" ajak mark


" Sebentar lagi saja, aku ingin melihat pemandangan kota malam."


" Melihat pemandangan boleh saja, tapi ingat kau masih memiliki sesuatu yang menunggumu di rumah."


" Kak.. bagaimana kau masih ingat hal itu??"


" Cepat, atau kau akan selesai sampai besok pagi.."


" Apa kau tidak akan membantu ku? ayolah aku ini adikmu apa kau tega membiarkan adikmu bersih bersih hingga pagi... Atau,,atau pekerjaannya tunda besok saja bagaimana?"


" Pekerjaan besok masih harus dikerjakan besok, pekerjaan hari ini maka harus selesai hari ini (tersenyum)"


" Senyum yang menakutkan..."


Setelah seharian jalan-jalan, akhirnya mereka pulang kerumah. Dan banyak hal lagi yang terjadi..


" Bawah kursi jangan sampai debu terlewatkan, lap meja juga lantainya, cuci piring dan pakaian kotor. Setelah itu--"


" Sudah kak.. kau lelah lebih baik kau istirahat, aku pasti akan mengerjakannya dengan baik (mendorong mark pergi) Mempunyai kakak seperti itu bisa membuat kalian depresi^~^"


Xiaoli dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya, hampir 2 jam dia menyelesaikan semuanya. Setelah itu Xiaoli pergi merebahkan diri di atas kasurnya


" Aiya-ya-ya, pinggangku..Shh, ouh sangat nyaman berbaring seperti ini...


Oh aku lupa (berlari dan memeriksa tasnya) Cih buku inikah yang dia cari-cari,, aku ingin lihat apa rahasia di dalamnya." Xiaoli pun membuka halaman demi halaman buku milik sahabatnya itu. " WHATT!! Apa ini buku cinta? Hahahaha, ternyata aku memiliki hiburan malam ini. " Setelah sadar ia membaca hingga tengah malam, dia baru ingat lupa untuk menelpon Yu'er. " Besok pagi saja aku akan menelponnya, sekarang aku ingin.. tidur, hahh ( merebahkan diri).


Setelah hari panjang yang ia lewati, akhirnya ia beristirahat untuk menghadapi hari esok yang akan datang.


#Kekurangan yang sempurna adalah kelebihan yang tersembunyi


#Bersambung