U R

U R
Asing



" Makan siang yang sangat puas.. kak, jika kau lembur tidak bilang padaku lebih dulu, aku akan menghabiskan uangmu lagi disini!"


" Baiklah, baiklah.. lain kali aku akan memberitahumu dulu." Jawab mark


" Apa?! Jadi kau takut aku akan menghabiskan uangmu? cih, dasar pelit! ( Merajuk )"


" Ya, bisa-bisa semua tabunganku habis untuk memberimu makan." Ketus mark


" { Aku harus membuat perhitungan dengan orang tua itu! Dia berani menyentuh kakak, maka aku juga tak segan lagi padanya! }" Batin xiaoli


" Hei! Kenapa diam, ayo aku akan mengantarmu pulang."


" Kau tidak pulang?" Tanya xiaoli


" Tidak, masih ada pekerjaan yang masih belum selesai. Tenang saja, aku akan langsung pulang setelah semuanya selesai, itu tidak akan lama." Jelas Mark


" Baiklah, aku akan menunggumu. Tapi kak, karena kau tidak pulang, aku juga bosan di rumah sendirian, antarkan saja aku ke taman peace-loving."


" Untuk apa pergi kesana, bukankah sama saja sendiri?"


" Aissh.. Kak, di taman begitu banyak orang, sedangkan di rumah aku benar-benar sendiri, kau tidak tahu bagaimana rasanya sendirian di rumah, hmmph!"


" Ckck, sudahlah.. Aku akan mengantarmu kesana!"


" ( Tersenyum ) Terima kasih kakakku yang baik.." Sanjungnya


♡Peace - Loving Park♡


" Terima kasih pak sudah mengantar ( tersenyum )"


" Cih, jika sudah maka aku pergi sekarang." Jawab Mark


" Emm..( mengangguk ) Sampai ketemu nanti.." Ucapnya sambil menatap mobil mark yang pergi menjauh darinya


" Dia meninggalkan nomor telepon di surat itu, apa aku harus menelponnya? ( Berfikir keras ) Sudahlah, yang terpenting sekarang adalah membuat perhitungan dengannya, jangan pernah berfikir jika aku tidak akan berani menemuimu! ( Mengambil ponselnya dan mulai mengetikkan satu persatu nomor telepon yang ditujunya ) Tuutt..tutt.. ' Halo?' jawab seorang pria dengan suara yang agak berat ' Halo? dengan siapa?' Tanya orang itu lagi


" ( Terdiam lama ) Ya, halo! Apa kau masih mengingatku?" Tanya balik xiaoli


" Nak, mungkin kau salah sambung. Aku tidak mengenalmu."


" { Heh! Bahkan tidak mengenali suaraku. Oh benar juga, dia tidak pernah bertemu lagi denganku } Tidak, aku sudah memastikan nomornya tidak ada yang salah, apa mungkin anda yang salah mengingat?" Ucap xiaoli


" Nak jangan bermain-main dengan saya! saya tidak punya waktu banyak untuk menemanimu bermain."


" Heh ( tersenyum sinis ) Apa anda memiliki kesalahpahaman? Saya juga tidak sedang mengajak anda untuk bermain-main! Tapi saya menghubungi anda karena ingin mengingatkan sesuatu pada anda! urus saja pekerjaan dan kehidupan anda sendiri. Dan jangan pernah menghancurkan keluarga saya lagi, apa anda mengerti?"


" Apa maksudnya, saya tidak mengerti. Maaf nak saya bukan orang yang kamu maksud." Balasnya


" Iya atau bukan anda bisa bertanya pada diri anda sendiri. Intinya, JANGAN PERNAH MENYENTUH ORANGKU LAGI!" Ancam xiaoli


" Siapa kau? apa yang-- Tunggu, apa kau xiaoli? li'er apa itu kamu?" Tanya nya yang langsung diputuskan oleh xiaoli


" Tidak penting lagi siapa aku, asal kau jangan pernah menyentuhnya lagi aku tidak peduli!" Gumamnya pada diri sendiri


( Kediaman Guan )


" Wu fei, tolong selidiki keberadaan nomor ini. Jika kamu sudah menemukannya segera beritahu saya!" Ucap pria yang baru saja ditelpon xiaoli yang tak lain adalah ayah kandungnya Guan Zhangbin


" Baik tuan!" Jawab asistennya Sekretaris Wu


" Li'er, apa itu benar kamu nak?" Lirihnya dengan nada yang gelisah


,



Nama : Guan Zhangbin


Profesi : Politikus & pengusaha


Tanggal Lahir : 1 Januari


♡Peace - Loving Park♡


~Flash Back~


" Apa ini surat penting?" Karena rasa penasaran xiaoli mulai membuka surat yang tergeletak itu dan membaca nya dengan perlahan, namun saat dia membaca isi surat tersebut ia sangat terkejut


...※ Mark bagaimana kabarmu dan adikmu sekarang? Ayah tahu bahwa sudah terlambat untuk meminta maaf pada kalian, tapi waktu itu ayah benar-benar tidak punya pilihan lain. Tunggu setelah ayah lolos dalam pemilihan presiden kali ini, ayah berjanji akan mengakui kalian kepada publik sebagai anak ayah dengan bangga juga akan menjaga kalian sebagai penebusan bagi kesalahan yang telah ayah lakukan pada kalian. Oleh karena itu ayah ingin meminta pertolongan padamu,, perusaanmu adalah perusahaan yang sangat berpengaruh di negara ini, ayah tahu sebenarnya perusahaan itu adalah perusahaan atas namamu dan didirikan olehmu sendiri, tapi kamu mengambil jabatan di bawah pemimpin untuk menghindari perselisihan yang akan berdampak pada adikmu. Karena pengaruh Future Electronics memiliki pengaruh yang sangat besar, ayah ingin kamu membantu promosi ayah nanti. Agar ayah bisa memiliki kualifikasi untuk menjaga kalian nanti, ayah tahu kamu tidak akan bisa menyetujuinya langsung, ayah juga tidak akan memaksa. Jadi ayah akan memberimu waktu untuk membuat keputusan. Kamu bisa menghubungi ayah setelah memutuskannya ke nomor ini 02XXXXXXX...


...Salam rindu dari ayah untuk kalian ※...


" Apa ini yang disebut salam rindu? sangat mengharukan! Ck, sudah berapa tahun sekarang.. Siapa yang akan peduli dengan selembar kertas ini,, apa kakak pergi lembur 2 hari ini karena surat ini? Aku tidak peduli kau ingin berbuat seperti apa, tapi kakak adalah batas kesabaranku!


~Flash Back End~


" Sepertinya hari ini aku harus sibuk menyimpan kembali nomor- nomor orang pengganggu itu, ck!"


" Hey xiaoli!!" Teriak seseorang yang tak asing


" Yu'er? Kenapa kau disini?" Tanya xiaoli


" Tidak ada yang aneh jika aku ada dimana-mana, yang aneh itu kenapa kamu bisa ada disini?!"


" Apa aku tidak boleh keluar? cih!" Jawab xiaoli


" Bukan tidak boleh, tapi ini pemandangan yang langka."


" Kau hanya tidak tahu, aku bukannya tidak pernah keluar, tapi aku keluar tidak pernah memberitahumu!"


" Kenapa?" Tanya Yu'er


" Karena aku tidak ingin ada penggangu sepertimu!" Jawabnya dengan datar


" Kapan aku pernah menggangumu, bukankah kau sendiri yang bilang tidak pernah memberitahuku!"


" Seperti sekarang! Aku merasa terganggu saat berduaan dengan ketenanganku!" Ucap xiaoli


" Kau-- Huh! Berkencan saja dengan angin! Kalau begitu aku tidak akan mengganggumu lagi!" Ketus Yu'er Yang marah


" Kalau begitu silahkan.."


" { Dia benar-benar!! } Aku pergi!!"


" { Aku sedang tidak ingin ditemani siapapun untuk sekarang, maaf.. Karena aku tidak ingin orang yang peduli padaku menjadi pelampiasan dari perasaan pribadiku sendiri. }" Ucapnya dalam hati. " Sepertinya hari ini aku ada jadwal bertemu dengannya"


Orang yang akan ditemuinya sekarang adalah seseorang yang sering ditemuinya namun belum pernah diceritakan disini.


Xiaoli mengambil ponselnya dan menyimpan nomor orang yang akan ditemui xiaoli karena ia hendak untuk menelponnya.


" Halo paman muda, ini nomor baruku. Aku baru mengganti nomorku jadi aku menelponmu duluan untuk memastikan kedatanganku." Ujarnya


" Pantas saja aku menelponmu awalnya dalam panggilan lain, setelah itu nomormu tidak bisa dihubungi, kupikir kau sengaja mematikannya untuk menghindariku." Jawab pria berusia 28 tahun itu


" Paman muda, aku tidak akan menghindar kali ini, sekalian ada yang ingin kutanyakan padamu."


" Baiklah, aku akan menunggumu."


" Ya, kalau begitu aku tutup dulu telponnya. Nanti aku akan mengabarinya lagi setelah sampai disana."


" Emm.. Berhati-hatilah di jalan."


" Baik dr. jiang rui yang terhormat.."



Nama : Jiang Rui


Profesi : Dokter phsycologi ( jenius diangkatannya telah menyelesaikan s3 di umur 22 tahun


Tanggal Lahir : 8 Agustus


#Bersambung...