U R

U R
rahasia



( Ruangan dr. Jang rui )


" Bagaimana kabarmu akhir-akhir ini?" Tanya dokter jiang


" Tidak baik. Paman muda, ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu. Akhir-akhir ini aku merasakan sesuatu yang sebelumnya belum pernah kurasakan."


" Hal yang sebelumnya tidak bisa kamu rasakan hanya ada 4, Rasa takut/cemas, obsesi, rasa senang, dan sedih ( senang yang bisa membuat orang tersebut merasakan kehangatan. Dan sedih yang membuat orang tersebut merasakan sesak yang dalam ) Sebelumnya rasa senang masih bisa kamu rasakan meskipun hanya terhadap satu orang ( mark ), dan kamu membuat obsesimu sendiri untuk ditunjukkan pada mark, jadi apa perasaan barumu itu."


" Benar, sebelumnya aku merasakan kehangatan itu hanya saat bersama kakak. Hal pertama yang ingin kusampaikan adalah, aku juga merasakan kehangatan seperti itu saat bersama orang yang peduli padaku, apa artinya aku bisa dengan normal merasa bahagia tanpa harus membuat sandiwara untuk menipu diri sendiri itu?"


" Mungkin memang ada perkembangan, itu kabar yang baik. Setelah 8 tahun kamu akhirnya bisa mulai membuka diri."


" Membuka diri?"


" Masalahmu yang satu ini berhungan erat dengan dunia sosial, kamu menjauh dari dunia sosial selama ini tanpa kamu sadari, dan akhirnya kamu bisa mulai bergaul dan berinteraksi dengan lingkunganmu, apa tebakanku benar?"


" Setelah mengikuti acara sekolah yang aku sebutkan dulu padamu, aku memang mulai berinteraksi dengan bebas disana. Ada lagi yang ingin aku sampaikan, aku pernah menangis yang benar-benar tanpa kendaliku, air mataku tidak bisa terkontrol, tapi itu hanya terjadi kali itu saja."


" Lalu apa ada perkembangan lagi dari yang lainnya?"


" Aku tidak tahu."


" Hmm?"


" Aku tidak tahu perasaan ini disebut apa. Sebelumnya juga tidak pernah merasakan hal ini bahkan pada kakak."


" Ceritakan detailnya padaku."


" Saat itu, aku merasa gemetar dan hatiku terasa tidak tenang ( Saat ia selesai bertelepon dengan ayahnya di peace-Loving ) Aku merasa seperti sedang dikejar sesuatu yang tidak ingin aku temui.. Apa itu rasa takut atau obsesi?"


" { Perkembangan dari fear ( rasa takut/cemas ) kah? namun yang menjadi trauma paling besar adalah masa lalu nya, apa dia menghadapi sesuatu dari masa lalu? }


Xiaoli, apa alasanmu merasakan hal itu."


" Alasan.. ( terdiam sejenak ) Tidak ada alasan, aku hanya tiba-tiba merasakan hal itu."


" Baiklah, aku tidak bertanya lagi. { Perkembangan dari fear dan obsesi adalah hal yang harus paling diperhatikan,, jika kedua hal ini berbalik menyerang pemilik tubuh maka akan terjadi double attack. Ingin sembuh dari ini tentu harus menghadapi rasa takutnya lagi, tapi menghadapi rasa takutnya lagi memiliki keberhasilan 10%, pilihan untuk ini hanya dua, tetap dalam trauma atau mendapat trauma ganda, berhasil adalah sebuah keajaiban }."


( Di rumah xiaoli )


" dokter jiang bilang, aku harus mengatakan semuanya pada kakak. Tapi aku tidak ingin membuat bebannya semakin bertambah.. Untuk melawan badai, tentu harus masuk ke dalam badai. Aku tidak peduli jika aku tidak bisa sembuh, yang paling penting adalah aku tidak membawa badai untuk merusak ketenangan yang tersisa ini."


" Xiaoli? Apa kau di rumah?" Ucap mark dari pintu masuk


" Iya.. aku disini!!" Jawab xiaoli


" ( melihat seisi rumah ) Kau yang membersihkan semuanya?" Tanya mark tak percaya


" Apa kau pikir ada orang lain selain aku di rumah ini hah?" Ketus xiaoli


" Tidak sia-sia aku bekerja lembur dua hari ini, sepertinya kau belajar banyak ( tersenyum kecil )"


" Belajar banyak apanya! Aku sangat tersiksa dua hari ini!"


" Baru dua hari protesmu sudah melebihi pidato Sékou Touré , pfftt.."


" ( cemberut ) Sékou Touré hanya dua jam, aku bisa membuat rekor baru selama 10 jam!!"


" Benarkah? "


" Sudahlah sudahlah... Aku tidak akan menggodamu lagi, apa kau baik-baik saja di rumah selama aku tidak ada?"


" Sangat baik, tapi tetap saja tidak baik jika tidak ada dirimu. Aku tidak terbiasa tidur dan bangun sendiri di rumah ini." Tutur xiaoli


" Baiklah, aku berjanji tidak akan menginap di kantor lagi, bagaimana?"


" Janji?"


" Aku janji!!" jawab mark


" Kak, ada yang ingin kutanyakan padamu."


" emm? Apa yang ingin kau tanyakan?"


" Kau bilang kamu baru saja naik jabatan menjadi manager humas, tapi saat aku mengunjungimu tadi pagi kau adalah seorang direktur utama. Kenapa menyembunyikan kenaikan pangkatmu? apa kau takut aku akan semakin boros jika tahu kamu naik jabatan menjadi direktur hah? Kau juga bilang perusahaanmu perusahaan kecil, harus menghemat. Aku terkejut saat melihat gedung perusahaanmu, cih... Kau menyembunyikan banyak hal dariku.." Protes xiaoli


" Kau tahu alasannya kenapa masih bertanya padaku? ( melepas jas, dan menyimpan tas nya )"


" Kau tahu aku mengatakan ini karena marah kamu berbohong padaku! ( Cemberut ) Aku masih mengharapkan kau akan membujukku."


" Bukankah pagi tadi kamu makan sangat banyak? Apa sekarang masih merasa lapar? Sebenarnya terbuat dari apa perutmu itu! Karet juga memiliki batas tampung."


" Kak kamu malah semakin membuat aku marah!!"


" Aku tidak membuatmu marah, aku hanya menasehatimu. Apa kau tidak takut akan gemuk seperti-- Bayi beruang. Pfftt..hahaha"


" ( mencubit mark dengan keras ) Kau mengataiku bayi beruang hah? kalau begitu kau kakak beruang!"


" Sakit! Lepaskan aku xiaoli, apa kau keturunan kepiting?"


" Kamu masih mengataiku kepiting hah? Kalau begitu terima hadiah dariku ini!"


" Xiaoli lepaskan! Lihat kulitku sudah membiru, apa kau tidak khawatir jika aku akan terluka? Hey!"


" ( melepaskan cubitannya karena sudah melihat kulitnya memang sudah membiru ) Apa sakit? siapa suruh kamu begitu mengesalkan! Lain kali aku akan menyayat kulitmu!"


" Kenapa aku tidak tahu kalau aku telah memelihara harimau betina!"


" Kau masih belum jera?"


" Ssh.. sudah, aku tidak akan bicara lagi. Lihat akibat perbuatanmu ini, mungkin aku tidak akan bisa beraktivitas untuk sementara, jadi kamu gantikan aku mengerjakan pekerjaan rumah sampai aku sembuh."


" Kak, lukamu hanya luka kecil. Kau pasti sengaja ingin membalasku kan?"


" Kau tidak percaya? kalau begitu lukai dirimu sepertiku juga, maka kau akan tahu rasanya ( tersenyum licik )"


" Sudah sudah.. { Aku tahu itu sakit, dasar rubah licik! hmmph! } Aku tidak ingin berdebat jadi aku akan menyetujuinya, hanya untuk kali ini!"


" Begitu seharusnya sikap seorang adik yang baik."


" Lihat saja pembalasanku nanti!! { Aku senang melihatmu bahagia kak, karena tidak setiap orang bisa merasakannya. Maka aku ingin kau terus merasakan kebahagiaan yang tidak bisa aku rasakan dengan normal, dan ini juga satu-satunya hal yang bisa aku rasakan saat bersama denganmu, teruslah menjadi kakakku yang menjadi satu-satunya penerangku dalam kegelapan ini }"


" Kenapa diam saja? Apa kau sudah mengalah?"


" Tidak! tunggu saja nanti, aku pasti akan membalasnya berkali-kali lipat!"


#Bersambung...