Two Mobsters Fall In Love

Two Mobsters Fall In Love
episode 20



Kembali ke sekarang dimana gavriel sudah mengingat kembali masa masa pahitnya dulu dan kesalahpahamannya dengan claudia.


Malam pun tiba dimana gavriel sedang duduk bersama charlo dan parmel.Gavriel sudah menjelaskan semuanya bahwa dia sudah bertemu kembali dengan claudia sekian lamanya tidak bertemu.


"Sulit dipercaya takdir mengulangi kisah yang sama.15 tahun kemudian, sepertinya kita kembali ke titik awal."ucap charlo.


"Iya gavriel,itu benar.Ada banyak negara didunia ini selain korea dan perancis.Tapi mereka harus membuka restoran di sini."ujar parmel menyambung.


"Selama ini aku menyembunyikan segalanya dari petir.Jelas dia tidak boleh tahu yang sebenarnya.Kita harus menghentikan petir apapun caranya,lagi pula claudia tidak akan setuju dengan hubungan ini."ucap gavriel kecewa.


Keesokan harinya disisi lain."Tapi aku ingin tau kak,alasan kakak menolak hubungan kami itu apa.Bukannya dulu kakak sangat akrab dengan kak gavriel?."tanya bella.


"Alasannya banyak,aku tidak ingin kita membicarakan hal ini lagi.Lupakan dia."jawab claudia sambil membawa makanannya di restorannya.


Disisi lain dibengkel gavriel.Gavriel yang sedang memperbaiki bawah mobil dan petir duduk di atas kap mobilnya.


"Tapi kenapa kak,apa yang terjadi diantara kakaknya bella dengan kakak,sehingga kakak mengatakan tidak?."tanya petir bingung.


"Aku sudah bilang,jangan bertanya soal itu lagi.Ada alasannya."jawab gavriel berdiri.


"Kakak.... bukannya dulu kakak sangat akrab dengan kakaknya bella?."


"Sudah ku bilang ada alasannya,yang terpenting lupakan dia."ucap gavriel pergi meninggalkan petir.


"Jelas ini masalah serius."ucap jack yang sudah dari tadi disitu melihat kejadian tersebut.


"Tapi kenapa.Hey dengar ya,jelas dulu kakakku sangat mengenal kakaknya bella,kenapa tiba tiba mereka menjauh."ucap petir menatapnya.


"Siapa yang tahu tentang masalah masa lalu kakak mu."jawab jack.


"Kita harus mencari tahunya.


Siang harinya gavriel bertemu dengan bella dan jack bersama pacarnya yaitu jennie, mereka sedang nongkrong di sebuah taman bersama.


"Bella,apakah kau tidak tahu tentang masa lalu kakak mu dengan kakakku,padahal dulu kakak kita sangat akrab bahkan sudah seperti suami istri."ucap gavriel sambil memakan popcorn ya.


"Entahlah,setiap aku bertanya soal kakak gavriel,kakak ku selalu saja tidak mau memberitahukannya dan malah marah padaku."jawab bella.


"Lalu bagaimana dengan kita."ucap gavriel menaruh kepalanya dipundak bella.


Mengelus kepala gavriel."Bagaimana kalau kalian menghilang selama beberapa hari."ucap jennie sambil memakan gulali.


"Siapa tahu karena mereka cemas,kakak mu dan kakaknya bella akan meleleh."ucap jennie.


"Jennie kau pikir seperti es krim yang bisa meleleh.Menurutku kalian kawin lari saja itu pasti akan beres."ucap jack memberitahukan kepada mereka berdua.


"Arghh....tidak."ucap cepat bella langsung menolaknya.


"Kakakku sudah banyak membantuku,aku tidak bisa menyakitinya seperti ini."ujar bella tidak mau melakukannya.


"Aku juga tidak bisa menyakiti kakak ku."ucap gavriel juga menolaknya.


"Bella....apakah kau tahu kakak ku dan kakak mu tidak pernah bisa menikah."ucap gavriel berdiri.


"Kenapa?.tanya bella.


"Karena mereka tidak bisa melupakan kenangan mereka dan cinta mereka berdua."jawab petir tersenyum.


"Petir....kau bicara tentang kakak ku."tegas bella.


"Hei... langsung ke detailnya saja,mereka saling mencintai, bagaimana kalau kita kembalikan lagi cinta mereka dan menyatukan mereka kembali.Gimana sayang."ucap ide gavriel.


"Itu akan menyelesaikan masalah kita."


"Tepat sekali."jawab gavriel menggandeng pundaknya.


"Tapi bagaimana kita bisa menyatukannya....bagaimana?."tanya jennie.


"Hanya Tuhan yang tahu."jawab gavriel menatap langit.


Disisi lain digereja.Baron yang sedang berada di gereja tiba tiba melihat mobil termahal berada tepat di depan gereja tersebut lalu dia mendekati mobil tersebut dan jiwa pencurinya meronta ronta karena melihat kunci mobilnya masih menyatu di mobil tersebut.Lalu dia berlutut dan berdoa sesuatu,sepertinya menyangkut paut dengan mobil tersebut.


Tanpa basa basi dia langsung membawa mobil tersebut pergi.Dan saat beberapa menit pemilik mobil tersebut keluar yang ternyata pemilik mobil tersebut ialah pak kim,pengedar barang terlarang tersebut.


"Ya pemiliknya ialah seorang wanita bernama claudia."jawab anak buahnya.


"Ohhhh.....mari kita bicara dengannya dan....dimana mobilku?."


"Disana."menunjuk.


"Dimana,kau lihat dengan kepalamu tidak ada mobil!!!!"tegas kim menekan baju anak buahnya.


"Dimana mobilku!!!!."


"Patrick ada benda terlarang di dalamnya!!!teriak pak kim marah besar.


Disisi lain dibengkel."Petir...."panggil jack yang sedang rebahan di sofa bengkel.


"Hemm."jawab petir.


"Aku punya ide bagus untuk menyatukan kakak mu dengan kakaknya claudia kembali."ucap jack.


"Bagaimana?."tanya petir.


"Bagaimana kalau kita menyewa beberapa pria dan menganggu claudia lalu pahlawan datang untuk menyelamatkannya dan penjahat palsu akan melarikan diri dan mereka akan kembali berdamai.Bagaimana bagus kan."jawab jack menjelaskan idenya.


"Damainya bagaimana,ide mu itu terlalu kuno untuk menyatukan cinta mereka."ucap petir tidak menerima rencana tersebut.


"Hey petir,aku yang paling tua.Itu rasanya yang paling enak,kau tinggal setuju dan melihatnya nanti.Kau akan berkata rencana yang hebat."ujar petir mempuk puk pipi petir.


Petir pun mengangguk saja dengan rencana jack."Lalu siapa yang akan menjadi penjahatnya?."tanya petir bersemangat.


"Kita akan mencari orang."jawab jack.


Tiba tiba baron datang sambil membawa mobil curiannya dan jack, gavriel langsung melihat ke arah mobil yang dibawa baron.


"Itu kan mobilnya pak kim."ucap petir heran.


Baron pun turun dari mobil lalu jack dan petir menghampirinya."Hey baron,kenapa kau membawa mobil pak kim?."tanya petir memegang mobil tersebut.


"Aku tidak tahu kalau ini mobil ya pak kim,aku langsung mencurinya saja."jawab baron tiba tiba panik.


"Jadi kau mencurinya?."tanya petir.


"Dan ini adalah mobilnya pak kim."ucap jack.


"Tepat sekali,apa yang akan dilakukan anak buahnya kalau sampai dia tahu nanti.Padahal aku ingin menjualnya dan menghasilkan uang."ucap baron.


"Baron kau tahu aku tidak bisa membantumu dengan barang curian,tapi pria yang mobilnya yang kau curi ini,aku masih punya dendam padanya."ucap petir tersenyum.


"Ya....hyahhh."ucap bahagia baron.


"Tapi kita harus menyembunyikan mobil ini dulu dari kakak ku."ucap petir.


"Hei kalian berdua."panggil anak buahnya yang mengurus bengkel tersebut.


"Ya tuan,ada apa?."tanya anak buahnya.


"Sembunyikan mobil ini, jangan sampai kakak ku tahu."ucap petir.


"Kau ingin aku berbohong."ujar anak buahnya.


"Kau ingin pacarmu ku adukan padanya."ucap petir mengancam.


"Eh... tidak,baiklah hei kau mari bantu aku."jawab anak buahnya mau melakukannya.


"Aku tidak akan pernah melupakan jasa kalian."ucap bahagia baron.


"Terima kasih banyak."mata berkaca kaca.


"Jika ada apapun yang kalian inginkan,aku akan membantu kalian,beritahu aku....aku akan melakukannya,apa saja pada kalian."ucap baron.


Seketika itu jack dan petir saling bertatapan,mereka punya ide yang sama di otak mereka."Baron,kami butuh bantuanmu."ucap jack merangkul pundaknya.


"Katakan."ucap baron semangat.