
Happy reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
follow Ig author ya:@secret_writer85
follow tiktok author juga:@secretwriter22
harus di follow! kalo ga author ngambek😏 hahahaa becandaaaa🤭 ehh serius sihh sebenernya 😁wkwkwkwk
"hei dan! Lo inget kan ini hari apa?" teriak samson yang baru saja masuk ke kelas
"Jum'at" Jawab zidan dengan santai
"gue rasa Lo ga lupa kan men?!"
"oh iyaa! jangan sampek lupa! kita harus cabut sekarang bro!" teriak roy begitu antusias
"gue ikut ya yang?" tanya bella pada sang kekasih, dengan cepat roy menggeleng kan kepala nya
"ikut? ga ga.. kamu di sini aja jagain Lea" sahut zidan dengan serius
"hah? jagain? kaya apa aja" ujar ku kebingungan
"Lea, aku harus pergi sekarang.. nanti kamu pulang bareng sama bella yaa?" ujar zidan sambil memegang kedua bahu ku
"ga usah, aku bareng sama adhea aja" ujar ku sambil melepaskan tangan nya dari bahu ku
"Lea.. pliss buat kali ini kamu nurut ya?"
"iya Lea.. ini bahaya" sahut bella
"bahaya? bahaya gimana sih?" ujar ku semakin bingung
"udah lah, nanti gue aja yang jelasin.. sekarang lo cabut aja dan.." ujar bella sambil menatap leader the young guns itu
"oke! gue titip Lea ya.. jagain dia!?"
"iyaa, tenang ajaa" jawab bella sambil mengangguk kan kepala nya
cup..
Tanpa permisi zidan mencium kening ku dengan singkat setelah itu dia berlari bersama teman-teman nya lalu menoleh lagi dan melambaikan tangan nya.
"dasar modus!" teriak ku dengan kesal
"Lea.." ujar bella sambil menarik tangan ku untuk di bawa duduk di samping nya
"kenapa?"
"denger ya.. kemungkinan besar sekarang ini.. musuh zidan udah tau siapa kamu, jadi mulai sekarang kita harus lindungin kamu.."
"musuh? emang mereka tau nya aku siapa? "
"kamu adalah orang spesial buat leader kami, dan kamu pasti jadi kelemahan buat zidan.. so, kamu harus hati-hati"
"ihhh nyeremin banget sihh.. aku kan ga tau apa-apa" ujar ku dengan khawatir
"sssttt kamu jangan khawatir ya? ada kita yang bakal lindungin kamu.. Zidan juga ga bakal biarin kamu di sentuh sedikit pun oleh mereka"
"Zidan itu siapa sih? kenapa banyak banget musuh nya?" tanya ku pura-pura tidak tau
"dia itu ketua gengster dari the young guns le, kamu baru tau?" aku hanya mengangguk
"Kenapa harus jadi gengster sih? manfaat nya apa coba?" tanya ku yang sontak membuat nya tersenyum
"kita itu.. ga seburuk yang kamu bayangkan Lea, yaa walaupun di mata kalangan masyarakat kita itu pembuatan rusuh padahal ga semua gengster itu kaya gitu Lea.. kalo kamu kenal zidan lebih dalem, mungkin kamu akan semakin jatuh cinta" ujar bella sambil tersenyum
"emm, kamu salah satu dari mereka?" tanya ku, dan dia pun mengangguk
"ada yang mau kamu tanyakan lagi Lea?" tanya bella langsung ku jawab dengan gelengan kepala
"emm, kamu sebenarnya cinta sama dia ga sih?" tanya bella penasaran, aku tersenyum dan kemudian menggeleng kan kepala lagi
"hah? yang bener? serius? masa sih? kok bisa?" tanya bella dengan wajah tak percaya
"iya bener.. aku ga suka apalagi cinta sama zidan.." ujar ku dengan serius
"oh my God! berati bener dong.. Zidan udah bener-bener di tolak sama cwek" ujar bella sambil terkekeh
"emang dia ga pernah di tolak ya?" tanya ku keheranan
"iyaa, ga ada sejarah nya cwek nolak dia sebelum ada kamu Lea.. dia itu selain ganteng,dia juga anak orang tajir melintir,jago basket,jago jago fisika,jago matematika,dia itu sebenarnya pinter.. tapi males aja gitu hahhha"
"dia juga jago nyanyi,dance juga bisa,apalagi nge-dj beuhh kerenn.. jago apalagi yaa?" ujar nya sambil mengetuk-ngetuk dahi nya dengan jari telunjuk nya
"jago berantem?" tanya ku sambil menahan tawa
"hahaahahha iya iya.. kalo itu sih udah pasti" ujar bella sambil tertawa
"dia bolos lagi dong?" tanya ku yang sontak di angguki oleh bella
"haduhh" ujar ku sambil menggelengkan kepala ku
"aku cuma kasihan aja sama dia, masa iyaa masa muda nya di habis kan untuk hal-hal ga jelas seperti itu"
"suatu saat kamu bakal bisa ngerti ko lea" Ujar bella sambil tersenyum
sementara di sisi lain zidan tengah berhadapan dengan brandon ketua gengster dari vagos musuh bebuyutan dari the young guns dan mendarah daging hingga saat ini, vagos terkenal dengan kerusuhan nya,selalu membuat onar dan mempunyai banyak musuh.
"one on one" ujar brandon pria tampan blasteran indo-inggris itu
"Come on!" teriak zidan sambil bersiap memasang kuda-kuda
kedua leader itu pun memulai adu tinju,tendang,serta serangan yang lain nya.
hal itu sering mereka lakukan untuk mengetahui leader siapa yang lebih unggul, apabila salah satu di antara mereka ada yang berhasil akan ada satu permintaan yang harus di turuti oleh pihak yang kalah.
sejauh ini zidan selalu menjadi the winner dan tak pernah tumbang sedikit pun.
"gue senang mendengar Lo jatuh cinta hahah.. akhirnya gue ada bahan baru untuk membuat Lo lemah zidan hahahah" ujar brandon, dengan cepat zidan membanting tubuh brandon ke tahan dia memberikan bogeman berkali-kali di muka nya hingga darah segar mengalir dan menempel di sarung tangan yang zidan pakai.
"stop! give up!" teriak nando sang panglima tempur dari geng vagos, Zidan tersenyum miring dan kemudian menginjak dada brando
uhukkk
Brandon memuntahkan darah dari mulut nya, Zidan tersenyum miring dan kemudian memberikan instruksi kepada teman-teman nya untuk pergi dari tempat itu.
"ahh ****! awas Lo! gue bakal bales!" teriak nando sambil membantu brandon berdiri.
Zidan Kembali menunggangi motor nya
"kita kembali ke sekolah!" ujar zidan dengan lantang
"Lo yakin?" Zidan hanya mengangguk kan kepala nya, semua rekan-rekan Zidan pun mengikuti instruksi dari nya.
jam terakhir pun usai waktu nya pulang, Lea menuruti perintah zidan untuk pulang bersama bella
"ayoo" ujar Lea sambil yang sudah di naik di atas motor nya, aku pun naik dan kemudian dia mengendarai motor itu.
"bel!" teriak zidan yang berada di pinggir jalan
Bella berhenti tepat di samping zidan
"turun, sama aku aja" ujar zidan sambil menatap ku, aku pun turun dari motor Bella
"thanks ya bell.." ujar ku sambil tersenyum dia pun membalas nya dengan hal serupa.
seperti biasa zidan memakai kan helm untuk ku
"ayo naik.." ujar nya sambil tersenyum, aku pun menurut karna jujur saja aku lebih merasa aman bila di samping zidan.
dia melanju kan motor dengan kecepatan sedang, dia meraih tangan ku dan melingkarkan nya di pinggang nya.
"apa kamu takut, hmm?" tanya nya sambil melirik dari spion
"sedikit"
"banyak juga ga papa hahaha"
"itu gara-gara kamu" ujar ku dengan kesal
"maaf, tapi aku tidak bisa menolak perasaan ku Lea"
"apa kamu yakin benar-benar mencintai ku?" tanya ku yang memang kurang yakin dengan perasaan nya
"aku begitu yakin, ya.. walaupun awalnya hanya merasa tertantang untuk mendekati mu.. tapi sepertinya kamu memang pantas untuk mendapatkan cinta ku Lea"
"ihhh sok banget sih jadi cwok!"
"hahahaa biarinn"
sesampainya di rumah bibi, aku langsung turun dan meninggalkan nya begitu saja
"mbak-mbak... helm nya mbak" ujar Zidan sambil terkekeh, aku pun menghentikan langkah ku dan kemudian membalikkan badan ku
aku menghampiri nya dan mencoba melepaskan helm itu, namun tak bisa-bisa.
dengan cepat dia membantu melepaskan pengait helm itu, dan membantu ku melepaskan helm ku.
"makasih" dia hanya tersenyum dan kemudian merapikan rambut ku yang acak-acakan
"love you my sweetie girl"
"wlee" aku menjulurkan lidah ku dan kemudian meninggalkan nya pergi.
"mine!" ujar zidan dengan keras
to be continued
hai guys jangan lupa untuk like komen dan vote nya yaa 🙏😍 terimakasih 🤩
Follow akun author juga yaa biar dapet notif terus 😍