The Next Of Love

The Next Of Love
37. Ujian Telah Selesai, aku Lulus Sekolah




Tak terasa hari mulai gelap, Han Ni berpamitan pulang Gyul mengantar Han Ni ke halte bus terdekat dari rumahnya, mereka menunggu di halte menunggu bus berhenti. setelah bus berhenti Han Ni naik, "terima kasih untuk hadiahnya" ucap Gyul. "sama sama, sampai ketemu nanti" ucap Han Ni sambil melambaikan tangannya. Gyul juga melambaikan tangannya, "ya sampai ketemu nanti.


 


Keesokan harinya Seng Ju menelepon Han Ni dan membuat janji bertemu di toko buku favorit Han Ni, sebelum bertemu Seng Ju pergi ke mall membeli hadiah untuk Han Ni. Dia berangkat lebih awal dari waktu perjanjian mereka dan tiba di toko buku setengah jam jam lebih awal sebelum Han Ni tiba. Saat Han Ni tiba dia langsung melihat Seng Ju sedang duduk di kursi belakang, Seng Ju menyadari kedatangan Han Ni.


 


Han Ni melambaikan tangannya padanya, "hai" ucapnya. Seng Ju juga melambaikan tangannya. Han Ni berjalan menghampiri Seng Ju, "kau sudah lama sampai disini" tanya Han Ni. "belum, baru saja beberapa menit aku duduk" jawab Seng Ju. Han Ni duduk di bangku depan berhadapan dengan Seng Ju, ada apa kau menyuruhku datang kesini" tanya Han Ni. Tanpa perlu basa basi Seng Ju mengambil benda yang dia beli sebelumnya, "ini untukmu" ucap Seng Ju dia menaruh sebuah kotak di atas meja.


 


"apa ini" tanya Han Ni. "ambil dan bukalah" ucap Seng Ju. Han Ni mengambil kotak yang diberikan Seng Ju, dia membuka dan melihat isinya, "jam tangan, bagus sekali" ucap Han Ni. "itu hadiah untukmu" ucap Seng Ju. "api kenapa kau berikan ini padaku" tanya Han Ni. "selamat atas keberhasilanmu, aku dengar kau punya tujuan yaitu meraih peringkat di 50 teratas" ucap Seng Ju. "terima kasih" ucap Han Ni. "sini biar aku memasangnya di tanganmu" ucap Seng Ju mengambil jam itu dan memasang di tangan Han Ni.


 


Seng Ju kini mengajak Han Ni jalan jalan ke mall nonton bioskop dan juga makan di restoran, mereka menghabiskan waktu seharian. Setelah itu mereka pulang bersama, Supir Seng Ju mengantar Han Ni pulang dengan mobil. "terima kasih" ucap Han Ni turun dari mobil. "ya sampai jumpa nanti" ucap Seng Ju. Mobil seng Ju perlahan berjalan Han Ni masih berdiri di jalan hingga mobil itu hilang dari pandangannya setelah itu dia baru masuk ke rumah.


 


satu bulan kemudian libur akhir semester telah berlalu kini mereka semua kembali ke sekolah Seng Ju bergabung dengan kelompok belajar yang dibentuk oleh Gyul. Gyul dan Han Ni semakin dekat begitu juga Seng Ju dan Han Ni kedekatan mereka membuat Gyul dan Seng Ju seakan berperang memperebutkan Han Ni. Namun Han Ni tak memperdulikan mereka berdua.


 


Kegiatan belajar mereka tak terpengaruh oleh perang cinta Gyul dan Seng Ju, mereka masih kompak dalam belajar Hingga beberapa bulan kemudian Ujian akhir sekolah yang juga merupakan ujian syarat masuk perguruan tinggi. Ujian seperti biasa dilaksanakan selama satu minggu berlangsung, kini ujian telah selesai dan mereka tinggal menunggu pengumuman hasil ujian.


 


Pagi ini mereka semua berkumpul di taman sekolah untuk sarapan bersama "hai selamat pagi, kalian sudah sarapan" sapa Han Ni yang baru saja tiba. "ibu Ji Ho membuatkan kita makanan" ucap Ji Lu. "aku membawa makanan lagi" ucap Han Ni dia memberikan makanan yang dia bawa. Setelah sarapan akhirnya waktu yang mereka tunggu telah tiba yakni pengumuman hasil ujian. Pengumuman hasil ujian telah di berikan ke masing masing siswa Gyul tetap menjadi yang pertama, Seng Ju peringkat kedua, Han ni peringkat 20, Ji Ho peringkat 30 dan Ji Lu peringkat 35.


 


Keesokan hari Mereka merayakan keberhasilan mereka di restoran dekat sekolah, Seng Ju memberi Han Ni seikat bunga di depan Gyul, "selamat untukmu" ucapnya. Han Ni mengambil bunga itu, "terima kasih" ucapnya. "wuuuuuuu sangat romantis" ucap Ji Ho. "kau tak ingin memberikannya juga" Ji Lu menggoda Gyul


 


 


 


 


han Ni mengangguk kepalanya, "oh iya aku ingin mengundang kalian ke pesta perayaan kelulusanku yang akan dibuat orang tuaku" ucap Han Ni. "kapan pestanya" tanya Ji Ho. "hari sabtu ini aku harap kalian semua datang" jawab Han Ni. "tentu kami pasti akan datang" ucap seng Ju, "ya" sahut Ji Ho dan Ji Lu. "bagaimana denganmu Gyul" aku akan berusaha untuk datang" ucap Gyul. "kau harus datang" ucap Han Ni. Gyul hanya mengangguk.


 


 


"ngomong ngomong apa kalian sudah menentukan masuk ke universitas mana?" tanya Ji Ho. "ya, aku akan mendaftar di UNS" ucap Ji Lu, "aku juga" sahut Seng Ju dan Han Ni. "bagaimana denganmu" tanya Ji Ho pada Gyul. "aku masih belum menentukannya" ucap Gyul. "kenapa" tanya Ji Ho, "nanti saja, aku akan pulang lebih dulu" ajak Gyul. "cepat sekali, kau mau kemana" tanya Ji Lu. "aku harus membeli sesuatu untuk nenekku" ucap Gyul.


 


 


"baiklah hati hati di jalan" ucap yang lainnya, "ya sampai jumpa" ucap Gyul keluar dari restoran. Namun rupanya Gyul tak langsung pulang ke rumah, dia pergi ke toko buku karena merasa jenuh dengan apa yang dia saksikan di restoran tadi. Selang beberapa waktu Han Ni dan yang lainnya pulang, Han Ni mengajak Ji Lu ke toko buku untuk membeli buku baru. Tiba di toko buku rupanya Han Ni hanya melamun saat membaca buku.


 


"ada apa" tanya Ji Lu. "aku masih memikirkan apa yang aku jawab pada Seng Ju. "kenapa apa kau tak suka padanya" tanya Ji Lu. "bukan, aku juga sedikit suka padanya tapi Gyul juga pernah mengatakan hal itu padaku sekarang aku jadi bingung" ucap Han Ni. Rupanya saat Gyul bertemu dengan Han Ni di taman dia juga mengungkapkan perasaannya pada Han Ni namun Han Ni bilang akan memberikan jawaban setelah mereka lulus.


 


"kapan dia bilang padamu kalau dia suka kamu" tanya Ji Lu. "saat dia memberikan kalung ini padaku" ucap Han Ni sambil memperlihatkan kalungnya. "jadi kau tinggal memilih Gyul saja" ucap Ji Lu. "tapi" ucap Han Ni. "tapi apa kau menyimpan kalung itu berarti kau menyukainya kan" kata Ji Lu. "aku tak menyukainya" bentak han Ni. "kalau kau tak menyukainya kenapa kau mengambil kalungnya" ucap Ji Lu. "aku mengambilnya karena aku membutuhkan dia" ucap Han Ni. "kalau begitu buang saja kalung itu kita juga sudah selesai ujian" ucap Ji Lu.


 


Han Ni hanya diam, "kau tak berani, berarti kau suka padanya" ucap Ji Lu. Han Ni sebenarnya menyukai Gyul tapi dia malu untuk jujur pada Ji Lu, terpaksa Han Ni membuka kalung itu dan menaruhnya di meja. "aku akan membukanya" ucapnya. Dia menyimpan kalung itu di sudut meja dan akan mengambilnya kembali setelah pulang dari toko buku, namun dia lupa saat ayahnya menelpon menyuruhnya untuk pulang.