The Next Of Love

The Next Of Love
16. Surat Kepergian Ji Won




6 Bulan Kemudian, Hari Jumat pukul 15:30 waktu korea, Yoon Soo kembali ke korea setelah perjalanan bisnis ke singapura. Saat tiba di rumah orang tuanya dia membawa oleh oleh yang banyak untuk keluarganya termasuk Ji Won.


Dia bertemu ayahnya tapi ayahnya tak membicarakan tentang Ji Won meskipun dia sudah mulai sanggup berbicara dan berjalan. Yoon Soo menaruh semua oleh oleh itu di ruang keluarga dan bergegas pulang ke apartmentnya tanpa memeriksa kamarnya. Dia beranggapan kalau Ji Won sedang bekerja di rumah sakit.


 


Yoon Soo berangkat menuju apartment, tak lama kemudian ia tiba lalu menyimpan oleh oleh untuk istri dan putranya. Setelah itu ia berangkat ke rumah sakit untuk menjemput Woo Ri. Yoon Soo tiba di rumah sakit dan langsung menuju ke ruangan woo Ri. "Tok tok"terdengar suara ketukan pintu. "silahkan masuk" sahut Woo Ri.


 


Yoon Soo membuka pintu. "halo sayang apa kabar" ucap Yoon Soo. "kau sudah datang? kapan kau datang" tanya Woo Ri. "baru saja tiba dan aku langsung kesini." jawab Yoon Soo. "apa kau sudah bertemu dokter Eun" tanya Woo Ri. "belum mungkin dia masih kerja. oh ya, dimana Yi Tan (anak mereka)" tanya Yoon Soo. "aku menitipkannya ke tempat ibu" jawab Woo Ri. "ayo kita pulang bersama" ajak Yoon Soo. "tunggu aku bereskan ini terlebih dahulu" jawab Woo Ri.


 


Setelah membereskan mejanya Woo Ri dan Yoon Soo pulang bersama, sebelum sampai ke rumah dia menjemput Yi tan terlebih dahulu di rumah Yu Ra. Sun Hee sudah pulang dari kantor saat dia masuk kerumah dia melihat banyak barang barang di meja ruang keluarga. "bi, bibi apa Yoon Soo sudah datang dari singapura?" tanya Sun Hee pada pembantunya. "iya bu dia yang membawa semua hadiah ini. kami juga mendapatkannya" jawab pembantu.


"apa dia sudah tahu kalau Ji Won pergi dari rumah" tanya Sun Hee. "belum, dia hanya menyapa pak Kim setelah itu ia pulang ke rumahnya" jawab pembantu. "baiklah aku khawatir apa yang akan terjadi jika dia tahu tentang Ji Won. silahkan bereskan semua ini" ucap Sun Hee, dia bersiap siap untuk mandi dan makan malam bersama.


 


Beberapa hari setelah Yoon Soo pulang, dia masih belum tahu tentang Ji Won. Woo Ri juga tak pernah tau masalah Ji Won karena Sun Hee sangat merahasiakan semuanya. Seperti biasa yang dilakukan Yoon Soo selama ini, Setiap minggunya ia membagi waktunya untuk Woo Ri 5 hari dan untuk Ji Won 2 hari yaitu hari rabu dan kamis. Hari ini adalah hari kamis untuk Ji Won, Yoon Soo berpamitan pada istrinya terlebih dahulu sebelum berangkat.


 


Tiba di rumah orang tuanya dia belum melihat Ji Won. "bi apa Ji Won belum pulang" tanya Yoon Soo pada pembantunya. "belum pak" jawab pembantu. "apa dia sering pulang lebih malam dari ini" tanya Yoon Soo lagi. Pembantu itu hanya terdiam. "ada apa bi kenapa bibi diam" tanya Yoon Soo yang makin penasaran. "aku jarang melihatnya pulang" jawab pembantu. "baiklah aku akan menunggunya di kamar" Yoon Soo menuju kamarnya. pembantu itu melanjutkan pekerjaannya, dan Sun Hee pun tiba di rumah setelah dari kantor.


 


Yoon Soo masuk ke kamarnya dia melihat kondisi kamar yang sangat rapi seperti tak pernah terpakai. Lalu dia keluar mencari pembantunya lagi. "bi apa Ji Won tak pernah tidur di kamar" tanya Yoon Soo. Pembantu hanya diam lagi tak mampu untuk berbicara yang sebenarnya. Sun Hee yang mendengar Yoon Soo, menghampirinya. "dia selalu tidur di kamar tamu" Sun Hee menjawab pertanyaan Yoon Soo.


 


sun Hee menyuruh pembantu untuk meninggalkannya dengan putranya. "kenapa" tanya Yoon Soo. "ibu tak tau" jawab Sun Hee. Yoon Soo ke kamar tamu namun tak melihat sedikitpun jejak Ji Won. Dia lalu kembali ke kamarnya memeriksa lemari dan ternyata tak ada satupun pakaian Ji Won. Yoon Soo keluar dari kamarnya.


 


"apa yang sebenarnya yang terjadi bu? dimana pakaian Ji Won? dimana Ji Won?" tanya Yoon Soo dengan wajah yang marah. "kenapa kalian diam saja, ma, bibi dimana Ji Won" tanya Yoon Soo dengan tegas. "ibu Eun pergi meninggalkan rumah enam bulan yang lalu" jawab pembantu. "apa? pergi dari rumah. apa ibu mengusirnya" bentak Yoon Soo.


 


 


"Ibu, jika ibu membaca surat ini berarti ji Won sudah pergi. Maafkan Ji Won yang tidak berpamitan pada Ibu. Ji Won sayang sama ibu juga ayah tapi Ji Won harus pergi karena tidak ingin menjadi beban untuk keluarga ini. Selamat tinggal Ibu aku mohon jangan memberi tahu Yoon Soo jika aku pergi. aku ingin dia fokus dengan pekerjaannya. Terima kasih ibu dari Ji Won" isi surat dari Ji Won untuk Sun He.


 


"kenapa ibu tak memberi tahu padaku jika Ji Won pergi" tanya Yoon Soo. "apa kau tak membacanya, dia tak ingin kamu tau" jawab Sun Hee. "tapi tetap saja ibu harus memberitahu aku. aku suaminya." ucap Yoon Soo. "apa kau sadar kau tak memperlakukannya dengan baik, wajar jika dia pergi" jawab Sun Hee.


 


Yoon Soo sangat marah, dia masuk ke kamarnya mengacak acak lemari berharap ada surat untuknya juga. Dia tak menemukan apapun di lemari, namun saat dia membuka kotak jam tangannya dia menemukan surat dari Ji Won untuknya. Yoon Soo membuka surat itu lalu membacanya.


 


Teruntuk suamiku, Kim Yoon Soo. Maafkan aku jika selama ini tak bisa membuatmu bahagia. Aku pikir jika selama aku bersamamu maka kebahagiaan itu akan hadir. Tapi ternyata aku salah, hanya aku yang merasakan itu, sedangkan kamu tidak. Meskipun tak banyak waktu yang kita habiskan bersama, aku merasa senang pernah mengenalmu. Kamu lah orang yang selama ini mampu membuatku bertahan lebih lama menjalani hidup.


 


Belakangan ini aku sangat ingin lihat dirimu tersenyum untukku. Aku terus menunggu kamu sekali saja tersenyum bahagia saat bersamaku. Namun senyum itu bisa ku lihat saat kau bersama dengan keluargamu. Disaat inilah aku menyadari bahwa aku tak layak lagi untukmu. Pernah ku berpikir apakah aku mampu hidup bila tanpa kamu dan aku menjawab sepertinya tidak bisa.


 


Tapi setelah melihat kamu bahagia bersama keluargamu aku rasa anggapan ku itu salah. Jadi sekarang aku memutuskan untuk pergi, aku tak ingin menjadi beban di dalam hidupmu. Jaga selalu keluargamu jangan pernah tinggalkan mereka. Tak usah mencariku, aku tak ingin ada orang yang terluka karena diriku. Selamat tinggal Yoon Soo sayang. Dariku Eun Ji Won. "isi surat Ji Won untuk Yoon Soo"


 


Yoon Soo menangis dengan sangat kencang, dia merasa bersalah mengapa selama ini dia tidak peduli pada istrinya. Yoon Soo mengambil jaketnya dan kunci mobil, dia mengendarai mobilnya berkeliling kota Seoul mencari Ji Won. Yoon Soo menemui Kang Woo Ri untuk menanyakan apakah dia pernah bertemu Ji Won, namun Woo Ri juga tak pernah bertemu dan tak tahu dimana Ji Won sekarang. Berkeliling kota semalaman tak membuahkan hasil, Yoon Soo terus mencari Ji Won hingga tak terasa pagi pun menyambutnya.


 


Dia mendatangi rumah sakit tempat Ji Won bekerja, pihak rumah sakit mengatakan jika Eun Ji Won telah berhenti bekerja enam bulan yang lalu. Yoon Soo mengakses semua rumah sakit di Seoul dan bahkan Korea selatan jika ada yang menerima Ji Won bekerja di rumah sakit, namun ia tak menemukan apapun tentang Ji Won.


 


Beberapa bulan berlalu Yoon Soo belum menemukan Ji Won. Sedangkan Ji Won yang berada di kota Osan bekerja sebagai petani. Ia tinggal bersama seorang wanita tua yang tak lagi memiliki keluarga. Wanita itu menganggap Ji Won seperti anaknya. Ji Won juga sering menjual sayuran dari hasil berkebun miliknya ke pasar. Dan dia juga telah melahirkan anak dari Yoon Soo Yang ia beri nama Kim Yoon Soo.