The Next Of Love

The Next Of Love
17. Kembali Bertemu Setelah 5 Tahun




Setelah lima tahun berlalu Yoon Soo belum juga menemukan Ji Won. Dia hanya berharap suatu saat tuhan mempertemukan ji won dengannya. saat Ji Won meninggalkan rumah Kini Yoon Soo dan keluarga kecilnya tinggal bersama dengan orang tua nya. Ayah Yoon Soo, Yeong Wong kini sudah mulai membaik namun dia memilih untuk pensiun dari kerja. Yeong Wong hanya ingin fokus dalam pemulihan dirinya dan lebih banyak beristirahat menghabiskan waktu di rumah, ia menyerahkan Seng Wong Group pada istri dan anaknya.


 


Pagi hari di rumah keluarga Kim sebelum melakukan aktivitas dan pekerjaan, mereka selalu sarapan, seperti biasanya mereka juga sedikit mengobrol. "apa kau akan langsung ke Osan hari ini.?" tanya Yeong Wong. "ya. tapi aku harus mengantar mereka terlebih dahulu" jawab Yoon Soo. "Osan, ada apa dengan Osan" tanya Woo Ri. "Seng Wong bekerja sama dengan salah satu rumah sakit disana, kami akan memberikan bantuan ." jawab Sun Hee. "apa kau ingin ikut?" tanya Yoon Soo pada Woo Ri. "tidak. aku masih banyak pekerjaan" jawab Woo Ri. "ayah aku ingin mainan jika ayah pulang" sahut Yi Tan.


 


Mereka semua tertawa mendengar ucapan anak itu. "baiklah nanti ayah beli untukmu." ucap Yoon Soo."cepat habiskan makananmu nanti ayahmu tak membelikan mainan jika kamu tidak habiskan" ucap Yeong Wong menggoda cucunya. Setelah sarapan kini mereka bersiap untuk berangkat kerja. Sun Hee telah berangkat lebih awal bersama sopir pribadinya. Yoon Soo juga kemudian berangkat kerja bersama Woo Ri dan sekaligus mengantar Yi Tan ke sekolah.


 


Setelah mengantar anak dan istrinya , Yoon Soo langsung ke kota Osan untuk bertemu dengan direktur rumah sakit. Pertemuan itu telah dijadwalkan hari ini. Tiba di Rumah sakit Yoon Soo dan juga direktur beserta beberapa staf mengadakan rapat bersama. Pembahasan mereka adalah menyangkut tentang masa depan rumah sakit dan Seng Wong Group merupakan sponsor utama rumah sakit itu.


 


Butuh waktu yang lama untuk menyelesaikan rapat, penyerahan dana dan surat kerja sama menjadi prioritas Yoon Soo. Setelah itu rapat pun selesai Yoon Soo berpamitan pada direksi rumah sakit ia kemudian pergi ke tempat parkir mobil. saat hendak masuk mobil Yoon Soo melihat seorang wanita yang begitu familiar. Dia adalah Eun Ji won yang baru keluar dari  rumah sakit itu.


 


kedatangan Ji Won merupakan jadwal mingguan nya sebagai seorang pasien yang .menderita Leukemia setahun terakhir. Yoon Soo keluar dari mobilnya, berlari perlahan " Eun Ji Won, apakah itu kamu? " teriak Yoon Soo menghampiri wanita yang menurutnya adalah Ji Won. Ji Won berbalik arah ke suara orang yang memanggilnya " Kim Yoon Soo? sedang apa dia disini" kata Ji Won berbicara dengan suara pelan.


 


Setelah lebih yakin lagi bahwa wanita itu adalah Ji Won, Yoon Soo memeluknya dengan " akhirnya aku menemukanmu "kata Yoon Soo dengan sedikit mengeluarkan air matanya. "apa yang anda lakukan disini pak Kim" kata Ji Won dengan sopan bertanya pada Yoon Soo. "pak Kim yang benar saja, kenapa berbicara sopan padaku " kata Yoon Soo sedikit tertawa.


 


Yoon Soo melepaskan pelukannya dan meraih tangan Ji Won " aku sangat merindukanmu istriku" kata Yoon Soo sambil mengelus tangan Ji Won. "ya tuhan aku tak bisa berhenti menangis aku sangat bahagia sekali" Yoon Soo berbicara kecil dan memalingkan wajahnya ke langit. Ji Won menarik tangan Yoon Soo dan berkata " kau ada waktu luang? aku ingin berbicara beberapa hal padamu". "aku punya banyak waktu untukmu! ayo kita cari tempat untuk berbicara" kata Yoon Soo mengajak Ji Won berjalan ke kafe dekat rumah sakit.


 


Yoon Soo dan Ji Won masuk ke kafe, Ji won duduk, sedangkan Yoon soo menghampiri bar pelayan di depan " aku pesan kopi capucino dua " kata Yoon Soo pada pelayan toko. Pelayan menyiapkan kop selagi Yoon soo menunggunya. " ini kopi anda sudah siap" kata pelayan itu. Yoon Soo mengambil kopi itu  berjalan menuju kursi mereka " ini untuk mu " ia memberikan kopi itu untuk Ji Won.


 


Ji Won meminum kopinya, dia berkata " bagaimana kabar ayah" lalu meletakkan gelas di meja. "ayah sudah membaik sekarang. dia sudah bisa sedikit berjalan dan mengobrol" kata Yoon Soo yang tak berhenti memandang Ji Won. "benarkah. aku sangat senang mendengarnya. keluargamu yang lain apakah  mereka baik baik saja" tanya Ji Won lagi.


 


Yoon Soo meminum kopinya lalu menghela nafasnya, ia menjawab pertanyaan Ji Won " Jika kau maksud Woo Ri, dia baik baik saja Yi Tan juga sudah mulai bersekolah. dan oh iya Hwang Yun sudah menikah dua tahun lalu"ucapnya. "dengan siapa dia menikah" tanya Ji won. "temannya waktu kuliah" jawab Yoon Soo. "aku sangat ingin bertemu dengan Hwang Yun. juga Yi Tan dia pasti sangat menggemaskan" kata Ji Won. "ikutlah denganku pulang bersama" ajak Yoon Soo.


 


Ji Won yang mendengar ajakan Yoon Soo terdiam sejenak kakinya sedikit bergetar "ngomong ngomong apa yang kau lakukan di sini" tanya Ji Won yang mencoba mengalihkan ajakan Yoon Soo."aku sedang mengurus kerja sama dengan rumah sakit ini" jawab Yoon soo. "apa seng Wong ingin menjadi sponsor rumah sakit ini" tanya Ji won. "ya. bagaimana denganmu ? apa yang kau lakukan disini?" tanya Yoon Soo.


 


 


Ji Won berusaha melepaskan tangan Yoon Soo, " intinya kita sudah berakhir kamu sudah punya keluarga begitu juga denganku. kau tak perlu lagi repot repot mencariku" kata Ji won meninggalkan Yoon Soo. Yoon Soo hanya terdiam melihat Ji Won pergi dia bertanya dalam hatinya "aku masih tak mengerti apa maksud nya". Tersadar dari diamnya dia berlari keluar mengejar Ji Won tapi Ji won telah berada di bus.


 


Yoon Soo berusaha menghentikan bus itu, namun tak kunjung berhenti. "sial Ji Won apa maksudmu" teriak Yoon Soo dengan keras. Perlahan lahan Yoon Soo berjalan menuju mobilnya. Ia masuk dan duduk sejenak berpikir tentang perkataan Ji Won. "apa yang sebenarnya terjadi" kata Yoon Soo berbicara sendiri.


 


Beberapa saat kemudian dia mengendarai mobilnya mencari bus yang di tumpangi Ji Won, namun sayang sekali dia tak tau bus itu menuju kemana, Penyesalan mendalam terjadi lagi pada dirinya. Ia kemudian mengendarai mobilnya pulang ke Seoul.


 


Setelah dari rumah sakit Ji Won pulang ke rumahnya, anaknya menyambutnya dengan manja. Yoon Soo kecil berlari memeluk ibunya " mama. mama sudah pulang " tanya Yoon Soo kecil. Ji Won menggendong putranya " apa kau menunggu mama dari tadi " kata Ji Won mencium pipi Yoon Soo kecil.


 


Ji Won yang masih menggendong Yoon Soo masuk ke dalam menyapa ibu angkatnya. "apa sayuran kita laku banyak hari ini?" tanya Ji Won. "iya tadi ada orang yang memborong semua dagangan ibu" jawab Ahn Sumi ibunya. "kau turun dulu ya sayang" kata Ji Won yang menurunkan putranya dari gendongannya.


 


Ji Won ke dapur berencana memasak tapi dia melihat banyak tumpukan ikan di atas meja. "ibu. apa ibu membeli banyak ikan. ini banyak sekali kita tak akan bisa menghabiskannya" tanya Ji Won. "ibu sengaja membeli banyak Yoon Soo senang makan ikan, jika tak habis hari ini maka letakkan di kulkas, kita bisa memakannya esok hari" jawab ibunya. "ibu tolong jaga Yoon Soo sebentar ya. aku akan masak makanan untuk siang " kata Ji Won yang memulai masak memasak di dapur.


 


Yoon Soo kecil bermain bersama neneknya, dia juga mulai belajar membaca. Anak kecil yang usianya belum lima tahun begitu aktif juga pintar tak heran bila ia mewarisi gen kedua orang tuanya. Ahn Sumi yang terus memperhatikan cucunya mulai tertawa saat Yoon Soo mulai berlari lari. "Yoon Soo, jangan pergi terlalu jauh. nenek tak bisa mengejarmu" teriak Ahn Sumi yang sedang berjalan mengawasi Yoon Soo berlari lari.


 


Yoon Soo kecil berhenti di dekat kebun kol tak jauh dari rumah mereka. "nenek aku ingin mengambil sayur ini" kata Yoon Soo menunjuk sayur kol itu. "tak boleh itu sayur milik orang lain. nanti ibumu selesai memasak kita ke kebun milik kita " jawab Ahn Sumi yang telah berada di dekat Yoon Soo. "apa kita tak boleh mengambilnya jika bukan milik kita " tanya Yoon Soo kecil dengan nada polos. "iya, jika kita mengambil milik  orang lain itu namanya mencuru dan kita kan dihukum" ucap Ahn Sumi. "baik aku tak ingin menjadi anak yang jahat" kata Yoon Soo berlari meninggalkan nenek-nya.


 


Ji Won yang telah selesai memaksa keluar memanggil Ahn Sumi dan Yoon Soo. "ibu, Yoon Soo, makanan sudah siap ayo kita makan siang bersama." teriak Ji Won dari depan rumah mereka. "ayo nek kita pulang ibu sudah menunggu" ajak Yoon Soo yang berlari menuju ibunya. "jangan terlalu kencang larinya nanti kau terjatuh" ucap Ahn Sumi.


 


Yoon Soo Kecil telah sampai ia membasuh tangannya di air keran depan rumah mereka, Sumi juga tiba dan membantu cucunya untuk menadah air. Mereka cuci tangan bersama setelah itu masuk ke rumah dan makan siang bersama dengan Ji Won.