
Yoon Soo dan Gi Bum tiba di bandara Gimhae, Busan, mobil dari Seng Wong Group cabang Busan telah parkir di depan lobi menjemput mereka. Dalam perjalanan menuju hotel tiba tiba ponsel Yoon Soo berbunyi. Rupanya Sun Hee yang sedang dalam perjalanan ke rumah sakit menelepon Yoon Soo. Dia menginformasikan bahwa Yi Tan sedang dirawat di rumah sakit karena mengalami kecelakaan. Yoon Soo yang mendapatkan informasi tersebut memerintah sopir memutar balik mobil ke bandara. Dengan Segera supir itu mencari jalan memutar balik ke bandara.
"apa yang terjadi" tanya Gi Bum pada Yoon Soo. "Yi Tan sedang di rumah sakit, kepalanya terbentur dan tak sadarkan diri." jawab Yoon Soo yang panik. "baiklah kau harus bergegas ke Soul urusan disini biar paman yang selesaikan." kata Gi Bum. "terima kasih paman, maafkan aku." ucap Yoon Soo. "tidak apa aku masih bisa menanganinya." kata Gi Bum. Mobil yang mengantar Yoon Soo telah tiba di bandara, Yoon Soo keluar dari mobil berlari ke tempat penjualan tiket, dia membeli tiket ke kota Seoul.
Sun Hee telah tiba di rumah sakit, ia menanyakan dimana ruang rawat Yi Tan, suster mengantar Sun Hee ke ruangan Yi Tan. Di ruangan itu ada Woo Ri yang sedang menunggu putranya sadar. Dia pun masuk menghampiri Woo Ri, memeluknya dengan ras yang penuh khawatir. "bagaimana keadaannya.?" tanya Sun Hee. "dia masih belum sadar. kepalanya mengalami geger otak ringan." jawab Woo Ri. "apa dia akan baik baik saja.?" tanya Sun Hee. "dia akan baik baik saja tak ada yang bermasalah parah pada otaknya." jawab Woo Ri.
Yeong Wong yang sedang berada di rumah sakit menjalani terapi juga mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit jika cucunya telah di rawat di rumah sakit ini. Yeong Wong datang ke ruangan Yi Tan, masuk menemuiinya, namun disana sudah ada istrinya dan juga menantunya. "apa yang sebenarnya terjadi.?" tanya Yeong Wong. "Yi Tan terjatuh saat sedang bermain dengan Yoon Soo." jawab Woo Ri. "apa dia baik baik saja." tanya Yeong Wong. "dia akan baik baik saja jika telah sadar." jawab Woo Ri. "syukurlah. dimana Yoon Soo sekarang." tanya Yeong Wong. "aku sudah meneleponnya. dia akan segera datang dari Busan" jawab Sun Hee. "tidak. maksudku Yoon Soo kecil" Yeong Wong memperjelas pertanyaannya. "tak usah memikirkan dia. dia baik baik saja di rumah. aku meninggalkannya disana." jawab Sun Hee.
Keluarga Kim masih berada di rumah sakit menunggu Yoon Soo datang, tak ada satupun dari mereka yang pulang hingga matahari terbenam. Sementara pembantu di rumah masih beranggapan jika Yoon Soo kecil sedang tidur di kamarnya. Tanpa ada seorang pun pembantu yang sadar jika Yoon Soo kecil telah pergi meninggalkan rumah keluarga Kim.
Disisi lain Yoon Soo kecil yang pergi dari rumah tak tau harus pergi kemana, dia bingung kemana arah rumah neneknya. Dia berjalan menyusuri jalanan hingga membuatnya semakin bingung dia pun kehilangan arah tujuan selanjutnya. Karena tak tahu arah lagi, dia melihat taman bermain di seberang jalan akhirnya dia menyeberang jalan untuk berada di dekat taman bermain. Matahari pun sudah mulai terbenam, dia mulai ketakutan. Hujan mulai turun membuat Yoon Soo kecil kedinginan, dia berteduh di bawah pohon.
Seorang anak perempuan berumur 9 tahun baru saja pulang dari taman bermain, dia lewat dan melihat pohon, dia mendekati pohon itu untuk berteduh namun disana ternyata ada anak kecil. Gadis itu pun menyapa Yoon Soo. "apa yang kau lakukan disini." tanya gadis kecil itu. "aku sedang berteduh" jawab Yoon Soo kecil. "kenapa kau tak pulang ke rumah" tanya Gadis kecil. "aku tak tahu dimana rumahku" jawab Yoon Soo. "apa kau tersesat. dimana ibumu" tanya gadis kecil. "ibuku telah meninggal" jawab Yoon Soo yang mulai menangis. "tak usah menangis" gadis itu mendekati Yoon Soo, ia memeluknya.
kenapa" tanya Yoon Soo yang penasaran. "orang tuaku sudah meninggal jadi aku tinggal di panti asuhan" jawab. "panti asuhan itu apa" tanya Yoon Soo. "panti asuhan itu tempat anak anak yang tidak punya orang tua" jawab gadis kecil. "apa aku juga bisa kesana" tanya Yoon Soo. "apa kau ingin ikut aku" ajak gadis itu. "iya" jawab Yoon Soo.
Gadis kecil itu pergi bersama Yoon Soo, meninggalkan taman bermain. mereka menunggu bus di halte, dan tak lama kemudian bus berhenti, mereka pun naik bus menuju ke tempat gadis itu tinggal.Tempat tinggal gadis itu adalah sebuah Panti asuhan yang berada di pinggiran kota Seoul sehingga tak banyak orang yang tahu lokasinya. saat bus berhenti di halte, mereka masih melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar sepuluh menit.
Sebelum mereka tiba di panti, gadis kecil itu membawa Yoon Soo kecil ke toko kelontong membelikan Yoon Soo roti untuk dimakan. Yoon Soo yang mendapatkan roti dari gadis kecil itu mulai memakan roti tersebut, setelah itu mereka akhirnya tiba di panti asuhan. Gadis kecil dan Yoon soo masuk ke dalam, gadis itu pun langsung membawa Yoon Soo untuk bertemu ibu penjaga panti..
"bu. aku membawa anak baru." ucap gadis kecil itu. "siapa dia" tanya ibu panti. "aku lupa menanyakan namanya" kata gadis itu. ia lalu menoleh ke Yoon Soo. "hei aku Eun Sang. siapa namamu" tanya gadis itu pada Yoon Soo. "Yoon Soo" jawab Yoon Soo. "Eun Suh" ibu panti salah mengartikan nama Yoon Soo. "nama kita mirip Eun Suh dan Eun Sang. kau akan menjadi adikku hari ini" ucap Eun Sang. Yoon Soo kecil hanya mengangguk, ibu panti menyuruh Eun Sang membawa Yoon Soo ke kamarnya.
Yoon Soo masuk ke kamar anak anak khusus laki laki ia menaruh tas nya di tempat tidurnya. Saat mengganti baju ada anak anak yang lain mengganggunya mencoba mengambil kalung Yoon Soo. Eun Sang datang memarahi mereka ia juga memakaikan baju pada Yoon Soo dan tak sengaja melihat kalung Yoon Soo bertuliskan KYS. Setelah itu mereka berkumpul bersama untuk makan malam.