
Yoon Soo tiba di bandara kota Seoul, dia berlari menuju lobi menunggu taksi yang lewat. Beberapa saat kemudian taksi lewat, dia menahannya naik dan pergi ke rumah sakit Seng Wong tempat Yi Tan di rawat. Setelah melewati perjalanan Yoon Soo tiba di rumah sakit, ia membayar ongkos lalu berlari langsung menuju ke ruang tempat Yi Tan di rawat. Tiba disana, Yeong Wong, Sun Hee dan juga Woo Ri masih berada di dalam ruangan.
Yoon Soo yang masuk ke ruangan "apa yang terjadi" tanya Yoon Soo. "dia terjatuh saat bermain bersama Yoon Soo" jawab Woo Ri. "kenapa bisa" tanya Yoon Soo. "aku tak tau pasti. pembantu kita yang mengetahuinya" jawab Woo Ri. Sun Hee menyahut "Yoon Soo menabrak Yi Tan saat dia belajar bersepeda" ucapnya. "menabraknya. apa Yoon Soo baik baik saja." tanya Yoon Soo.
"dia baik baik saja. tak usah khawatir. yang harus kamu khawatirkan adalah Yi Tan" ucap Sun Hee. "dia putraku juga, jadi patut aku khawatirkan." tegas Yoon Soo. "apa maksudmu" tanya Sun Hee dengan tegas. "sudah hentikan. biarkan Yi Tan beristirahat." Yeong Wong menghentikan mereka. Sun Hee dan Yoon Soo berhenti berdebat.
"apa kata dokter" tanya Yoon Soo memulai pembicaraan pada istrinya. "dia geger otak ringan. tapi setelah beristirahat yang cukup dan juga minum obat dia akan segera pulih" jawab Woo Ri. "syukurlah jika dia baik baik saja" ucap Yoon Soo.
Yoon Soo dan yang lainnya duduk bersama di samping tempat tidur Yi Tan. "apa kalian dari tadi disini" tanya Yoon Soo. "ya sejak siang tadi." jawab Woo Ri. "kalian belum makan?" tanya Yoon Soo. "bagaimana sempat kita makan" kata Sun Hee. "kalau begitu papa dan mama silahkan pulang beristirahat dulu. kau juga Woo Ri aku akan menjaga Yi Tan untuk sementara" kata Yoon Soo. "baiklah. apa kau ingin aku membawakan pakaian ganti" tanya Woo Ri. "iya" ucap Yoon Soo.
Yeong Wong, Sun Hee dan juga Woo Ri. berkemas, mereka pulang untuk makan, mandi juga merapikan diri, sedangkan Yoon Soo menjaga putranya. Di rumah kediaman keluarga Kim, pembantu sedang menyiapkan makan malam. Di luar rumah terdengar mobil yang tiba, mereka adalah Yeong Wong dan yang lainnya. Pembantu yang mendengar tuannya telah tiba, membuka pintu untuk mereka.
Sun Hee memasuki ruangan. "apa Yoon Soo baik baik saja" tanya Sun Hee. "dia sedang tidur di kamarnya" jawab pembantu. Sun He menghampiri kamar yoon Soo. " dimana dia tidur " tanya Sun Hee yang membuka pintu kamar tapi tak melihat Yoon Soo. "apa dia tak ada di kamar" tanya pembantu yang kebingungan. Pembantu yang lain datang. " bukannya dia bersama ibu tadi siang. aku membersihkan kamarnya sore tadi dan dia tak ada dalam kamar." kata pembantu. "aku tak bersama dengannya dari tadi." kata Sun Hee. Yeong Wong dan Woo Ri menghampiri mereka. "ada apa ma" tanya Woo Ri.
"Yoon Soo kecil pergi dari rumah" jawab Sun Hee. "coba cari di kamar lain. mungkin dia sedang di kamar Yi Tan" sahut Yeong Wong. Mereka mencari ke seluruh ruangan namun tak menemukan Yoon Soo kecil. "bagaimana ini. apa yang harus kita katakan pada Yoon Soo" ucap Woo Ri. "tenang kita harus tenang. aku ibu akan menelepon Yoon Soo" ucap Sun Hee.
Yoon Soo ke kamar Yoon Soo kecil memeriksa barang Yoon Soo kecil, dia menyadari jika ransel Yoon Soo telah tiada. "dia benar benar pergi. ranselnya tak ada." kata Yoon Soo. "apa yang harus kita lakukan" tanya Woo Ri.
Yoon Soo tak bisa lagi menahan amarahnya "bagaimana jika terjadi apa apa padanya, apa ibu sadar ibu baru saja mengusir cucu ibu sendiri. dia itu putraku bersama Ji Won, dan Ji Won telah meninggal, sekarang Yoon Soo hanya memiliki aku sebagai ayahnya." teriak Yoon Soo pada ibunya. "apa maksudmu, ibu tak paham" tanya Sun Hee.
Yoon Soo ke kamarnya mengambil berkas tes DNA dan memberikan pada ibunya. "ambil ini. Ji Won pergi dari rumah dalam keadaan hamil, namun saat melahirkan Yoon Soo dia menderita kanker kini Ji Won telah meninggal." ucapnya. Keluarga Kim terkejut membaca hasil tes itu dan juga tentang Ji Won.Yoon Soo pergi mencari Yoon Soo kecil. Woo Ri ke rumah sakit menjaga Yi Tan. Pencarian Yoon Soo kecil tak membuahkan hasil hingga beberapa hari. Yoon Soo menyebar brosur juga melaporkan ke pihak kepolisian tentang kehilangan Yoon Soo.
Tiga Bulan Kemudian, Yoon Soo kecil yang tinggal di panti asuhan pergi meninggalkan panti, dia tidak betah tinggal di panti karena anak anak yang lain sering mengganggunya semenjak ditinggal Eun Sang. Di pinggir jalan Yoon Soo berjalan membawa sekantong jeruk, dia di halangi oleh dua orang anak gelandangan bersaudara. Anak itu berusia 11 tahun dan adiknya seumuran dengan Yoon Soo. Anak Itu mengambil kalung, sepatu baju kecuali ransel Yoon Soo dan juga ingin merampas jeruk Yoon Soo akan tetapi ada nenek yang lewat menolongnya. Anak itu mengambil beberapa jeruk Yoon Soo dan berlari menjauhinya.
Nenek itu bertanya pada Yoon Soo."siapa namamu"ucapnya namun Yoon Soo hanya diam. "dari mana kamu" tanya nenek itu nenek itu lagi. Nenek itu pergi, Yoon Soo mengikutinya dari belakang, akhirnya nenek itu membawanya ke rumahnya. Karena tak tahu nama anak itu dia memberi nama Gyul yang berarti jeruk karena Yoon Soo yang sedang membawa jeruk.
Adik dari gelandangan itu memakai pakaian Yoon Soo beserta kalungnya, saat hendak menyeberang jalan kedua anak itu tertabrak mobil yang pengemudinya sedang mabuk. Kondisi kedua anak itu cukup mengenaskan hingga tak dikenali lagi. polisi yang tiba di lokasi memeriksa korban dia menemukan kalung yang sama persis pada brosur ciri ciri Yoon Soo. kemudian polisi membawa jenazah ke rumah sakit terdekat.
polisi menelepon pihak Keluarga Kim untuk mengidentifikasi korban. Yoon Soo bersama istri dan ibunya datang ke rumah sakit melihat jenazah anak itu. Mereka terkejut karena baju, sepatu dan juga kalung itu merupakan milik Yoon Soo kecil. Yoon Soo menangis tak henti henti mengucapkan " maafkan aku Ji Won aku tak bisa menjaganya " ia mengucapkan kalimat itu berulang kali. Pemakaman untuk Yoon Soo telah dilakukan oleh keluarga Kim, namun Yoon Soo yang sebenarnya tinggal bersama nenek Hong Hae Rim.