The Next Of Love

The Next Of Love
26. Aktivitas Sehari Hari




Gyul yang telah pulang dari sekolah terus mengendarai sepedanya dengan laju yang sangat cepat menelusuri jalan yang dia lalui menuju rumah. Beberapa waktu kemudian Gyul pun tiba di rumahnya, dia memarkir sepedanya di depan rumah.


 


“nek aku pulang“ ucap Gyul masuk ke rumah. “kau sudah pulang, kau kenapa berkeringatan seperti ini” tanya Hae Rim. “aku sedikit bersemangat hari ini” ucap Gyul. “sebaiknya kau menggunakan bus saja ke sekolah” ucap Hae Rim. “tak apa aku baik baik saja, aku akan ke kamar” jawab Gyul. “baiklah, segera ganti bajumu, nenek akan menyiapkan makan siang untukmu” ucap Hae Rim. “terima kasih nek” ucap Gyul.


 


Nenek Hae Rim menyiapkan makan siang untuk Gyul, setelah Gyul mengganti baju nya dia keluar kamar untuk makan siang. Selesai makan Gyul kembali ke kamarnya ia mengatur alarm pukul 15:30 kemudian belajar selama satu jam, lalu istirahat tidur siang sedikit sebelum pergi berjualan es krim. Alarm berbunyi, Gyul bangun mematikan alarm itu. ”Ah sudah waktunya jualan, aku masih sangat lelah” Ucap Gyul. Gyul merapikan tempat tidurnya, mengambil handuk ia ke kamar mandi mencuci muka.


 


“nek, nenek, apa nenek sudah mengambil stock es krim” sahut Gyul memanggil neneknya. Gyul ke ruang dapur melihat kotak es krim yang masih kosong, “nenek tidak ada di kamarnya” ucap Gyul yang menghampiri kamar neneknya. Nenek Hae Rim tak ada di kamar, Gyul mencari ke halaman depan rumah, “tak ada juga kemana nenek pergi” tanya Gyul dalam hati. Gyul melihat jam di dinding,  “ah sial sudah hampir jam 4 sore” ucap Gyul.


 


Gyul mengambil kotak es krim yang ada di atas meja, bergegas mengambil sepedanya, ia pergi ke tempat pengambilan stock es krim untuk di jual. “Gyul, tak biasanya kau datang sendiri mengambil es krim“ tanya pemilik toko es krim. “nenek sedang sibuk, jadi aku menggantikannya” jawab Gyul sedikit tersenyum. Penjual es krim memasukkan es krim ke kotak yang dibawa Gyul, setelah terisi penuh Gyul pergi membawa Kotak  es krim itu untuk di jual. “terima kasih, aku berangkat” Ucap Gyul. “ya hati hati” ucap Penjaga Toko.


 


Gyul mengendarai  sepedanya, sesekali ia membunyikan bel sepedanya “kring kring kring” terdengar suara bel itu. "es krim, es krim” teriak Gyul memanggil pelanggan. Tujuan utama Gyul adalah taman hiburan yang tak terlalu jauh dari pinggiran kota ia tinggal. Gyul tiba di taman hiburan, dia memarkirkan sepedanya di bawah pohon yang rindang. “es krim, es krim, ayo beli es krim” teriak Gyul mempromosikan es krimnya.


 


Seorang anak kecil menghampirinya. “ paman aku mau beli es krim “ ucap anak kecil itu. “panggil aku kakak adik kecil, kau mau es krim apa” Tanya Gyul. “baik kak. Aku mau es krim coklat satu” Jawab anak kecil itu “tunggu sebentar ya.” Ucap Gyul selagi mempersiapkan es krimnya. “tadaaa, ini dia es krimmu. “ ucap Gyul memberikan es krim pada anak anak itu. “terima kasih kak” ucap anak kecil itu. “sama sama, kau pintar sekali” Jawab Gyul. Anak kecil itu kembali ke orang tuanya membawa es krim di tangannya.


 


Es krim Gyul tampaknya telah laku semua sebelum matahari terbenam, Gyul pulang kembali ke rumahnya dengan mengendarai sepeda. "nek aku pulang " ucap Gyul. Nenek Hae Rim yang sedang di dapur tak mendengar suara Gyul. Gyul masuk membawa kotak es krim. "hai nek aku pulang" ucap Gyul lagi. "kau sudah pulang rupanya, apa semuanya laku" tanya Nenek Hae Rim. "iya semuanya laku. nenek dari mana, aku tak melihat nenek." tanya Gyul. "nenek dari pasar membeli bahan makanan, ada apa " jawab Nenek Hae Rim. "tidak, aku hanya khawatir saja. aku akan mandi." ucap Gyul "setelah itu kamu istirahat aku akan memanggil kamu jika makan malam." ucap Hae Rim. "ya" jawab Gyul.


 


Gyul mandi dan setelah itu dia belajar sendiri hingga waktu makan malam. Setelah waktu makan malam tiba nenek Hae Rim memanggil Gyul untuk makan bersama. Gyul berhenti belajar dan ikut bergabung dengan neneknya makan malam, setelah itu dia kembali belajar di kamarnya.


 


 


"kau tak akan ikut les" tanya Seng Ju. "aku akan les, tapi aku masih punya urusan" jawab Han Ni berdiri memakai tas nya meninggalkan Seng Ju,  "Ji Lu ayo kita pergi" ucap Han Ni memanggil sahabatnya."oke" jawab Han Ji Lu. Sontak Seng Ju juga berdiri mengikuti mereka. "hei kalian mau kemana" tanya Seng Ju.


 


Mereka bertiga berjalan bersama, "aku dengar di kelas kalian ada siswa baru " tanya Ji Lu pada Seng Ju. "ya. dia baru masuk hari ini." jawab seng Ju. Ji Lu mengibaskan rambutnya pada Seng Ju, "apa dia tampan" tanya Ji Lu. Seng Ju  menghindar agar tak terkena rambut Ji Lu, "percuma kalau dia tampan tapi susah" jawab Seng Ju. Ji Lu penasaran pada perkataan Seng Ju,  "apa maksudmu" tanya Ji Lu.


 


"dia mendapatkan bantuan sosial dari sekolah" ucap Seng Ju yang mengira jika Gyul merupakan siswa bantuan sosial bukan dari jalur Prestasi. Han Ni yang malas mendengarkan mereka bicara berjalan dengan sangat cepat, Seng Ju juga mengikutinya. "Han Ni kenapa kau jalan begitu cepat" teriak Ji Lu berlari padanya. "kalian yang lambat" sahut Han Ni.


 


Tak lama kemudian mereka berhenti di depan toko buku. "ayo masuk" ajak Han Ni. "apa tujuan kalian datang kesini" tanya Seng Ju. Ji Lu mendorong Seng Ju. "cepat, tak usah banyak tanya ayo kita masuk" ucap Ji Lu.


Mereka masuk ke dalam toko buku Seng Ju berhenti di depan pintu, sedangkan Han Ni berkeliling mencari buku yang ia cari, begitu juga dengan Ji Lu. Setelah berkeliling memutar rak rak buku akhirnya Han Ni dan Ji lu mendapatkan buku yang mereka cari kemudian mereka ke kasir untuk membayar buku itu. Setelah membeli buku itu mereka berangkat ke tempat les.


 


"buku apa yang kalian beli" tanya Seng Ju. Han Ni memperlihatkan bukunya, "apa kau mau beli juga" ucap Han Ni. Seng Ju mengambil Buku itu. "Novel Cinta" Seng Ju membaca judul buku itu. Han Ni tertawa kecil "kau suka" tanya Han Ni. "tidak" jawab Seng Ju. Ji Lu melihat jam di ponsel nya "Han Ni kita akan terlambat" ucap Ji Lu. "Benarkah? ibuku akan memarahi jika tahu ayo kita lari" ajak Han Ni mereka bertiga pun berlari menuju ke tempat les.


 


 


Setelah selesai dari les, Ibunya Seng Ju sudah berada di luar menjemputnya. Seng Ju berpamitan pada mereka. Dan tak lama kemudian sopir Han Ni tiba menjemput Han Ni dan Ji Lu mereka pulang bersama. Sopir Han Ni mengantar terlebih dahulu ke rumah Ji Lu. Mobil berhenti di depan rumah Ji Lu. "terima kasih" ucap Ji Lu turun dari mobil. "ya sampai ketemu besok" jawab Han Ni.


 


Han Ni tiba di rumahnya "aku pulang" ucap Han Ni masuk ke rumah. Ibunya yang sedang duduk di ruangan tamu menyapanya."kau sudah pulang, bagaimana dengan les mu" tanya Cho Song Hyie. Han Ni langsung berbaring di kursi "sangat melelahkan jika harus belajar terus" ucapnya. "apa yang kau katakan. apa kau ingin ayahmu mendengarnya" tegur Song Hyie. Han Ni bangun dia pergi "aku akan istirahat. tak usah panggil aku saat makan malam" ucapnya pergi ke kamarnya.