
" kalian dari mana seperti nya kalian belanja ya " Vero yang membuka kan pintu untuk Darren dan ibu nya
" tidak kami hanya makan dan berbincang bincang saja " senyum
" baiklah ibu naik dulu ya , mau istirahat " melirik ke arah Vero dan Darren
" lihat lah Abang aku membelikan mu ini " memberikan susu pisang kepada Vero
" wah seperti nya sangat enak , aku akan mencoba nya " meminum susu pisang
" dimana Amara , aku tidak melihat nya ? " melirik ke sekeliling rumah
" Amara dia sedang di taman belakang , dia menanam bunga dan menata taman belakang " berjalan masuk ke kamar nya
Darren yang mendengar bahwa Amara sedang berada di taman pun langsung menuju ke taman karena Darren akan memberikan sesuatu kepada Amara
" kau , rajin sekali " mendekati Amara
" apa yang sedang kau lakukan , membuat aku kaget saja " menatap bunga
" aku ingin kau menanam mawar di sini " menunjukkan suatu tempat yang ia sukai
" di situ , mawar ? Apakah kau menyukai mawar " mengarah ke Darren
" iya aku suka " senyum full
" baiklah aku akan menanam nya nanti " melanjut kan pekerjaan nya
" ini " memberikan Amara coklat
" apa ? Coklat , aku sangat menyukai coklat , wah ..... " senyum
" apakah sesuka itu kau dengan coklat " memperhatikan Amara
" tentu saja , dulu saat aku masih kecil aku tidak bisa makan coklat karena ada masalah dengan gigi ku tapi sekarang , kau pun bisa aku gigit " merapat kan gigi nya
" baiklah baiklah , mulai besok kau hanya memasak dan merawat tanaman saja "
" kenapa ? Apakah aku akan di pecat " cemas
" mana mungkin aku memecat mu , mulai besok semua pelayan akan mulai bekerja lagi " senyum
" ahh akhir nya aku bisa pulang untuk bertemu dengan ayah " senyum dan menghela nafas
" kau tidak bisa pulang , kau kan tingal di sini " khawatir Amara akan pulang
" aku tidak akan pulang aku hanya ingin menjenguk ayah ku saja "
".baiklah kalau gitu tolong buat kan aku kopi jika kau sudah selesai " masuk
Setelah menerima coklat dari jungkook ntah kenapa Amara menjadi sangat bahagia , apakah karena coklat nya atau karna jungkook yang memberikan nya , setelah selesai membersihkan taman Amara langsung masuk
" aku sangat lelah " duduk sabil makan coklat
" Amara apa yang sedang kau lakukan " Vero0 tiba tiba datang
" aku ? Makan coklat apakah kau mau " memberikan coklat kepada Vero
" tidak terimakasih , sekarang aku sedang diet " duduk di samping Vero
" benar kah ? Badan mu kan sudah bagus " memperhatikan badan Vero
" apa yang sedang kau lihat " membesar kan mata nya ke arah Amara
" maaf , Varo apakah kau pernah menyukai seseorang "
" aku ? untuk sekarang aku tidak pernah suka kepada seseorang , kenapa ? "
" hmmm aku hanya ingin tau saja seperti apa rasa nya menyukai seseorang "
" menurut ku dan semua buku yang pernah aku baca , jika kita menyukai seseorang maka kita akan merasa bahagia berada di samping nya dan jika dia tidak ada di samping atau di sekitar kita maka kita akan merasa sedih juga , sedih dia adalah sedih kita " senyum full ke arah Amara
" benar kah, Vero kau sangat romantis " membuat tingkah lucu
" aduh aduh " mengelus kepala Amara
" Vero apakah kau besok ada waktu "
" mungkin , kenapa "
" baiklah "
Pagi hari nya Amara dan Vero akan berangkat ke rumah ayah Amara , setelah mereka sampai Vero melihat mobil Darren terparkir di depan rumah Amara , Vero langsung menghalangi Amara untuk masuk dan melihat ayah nya
" hei orang tua apakah kau tidak akan membayar utang utang mu " Darren duduk
" saya akan membayar nya tuan tapi , putri ku belum juga datang " memohon
" alasan saja , memang nya jika putri mu datang kau akan membayar semua utang utang mu "
" aku akan menyicil nya tuan "
" baiklah , aku akan beri kau waktu dua minggu " keluar dari rumah
Setelah Darren keluar dan pergi baru Vero dan Amara masuk , kini usaha jin tidak sia sia karena dia mengatakan kepada Amara bahwa dompet nya ketinggalan dan mereka putar arah
" ayah , ada apa ini kenapa jadi begini " melihat rumah sudah berantakan dan ayah nya yang duduk di lantai
" mereka tadi datang dengan ketua mereka untuk menagih utang ayah " menjelas kan
" lalu kemana mereka apakah mereka sudah pergi "
" sudah mereka sudah tidak ada , siapa dia " melihat Vero
" dia , dia adalah Vero " memperkenal kan Vero kepada ayah nya
" selamat siang saya Vero " membungkuk
" iya , selamat siang " membalas Vero
" ayah makan lah aku sudah masak untuk ayah "
" baiklah ayo kita makan sama sama "
" aku akan mempersiapkan semua kalian berdua duduk lah "
" apa pekerjaan mu ? " ayah Amara membuka percakapan
" saya bekerja sebagai sekretaris di suatu perusahaan "
" ahh dan keluarga mu bagaimana "
" orang tua saya sudah lama pergi meningal kan saya "
" maaf karena sudah membahas nya "
" tidak apa apa, ngomong-ngomong siapa yang sudah membuat kekacauan di sini ? "
" tadi ada seseorang yang datang dan menagih utang saya "
" lalu apa yang terjadi "
" apa yang sedang kalian bicarakan " Amara tiba tiba datang
" tidak ada " spontan
" ini ayo makan "
" baiklah, Vero makan lah dan anggap saja seperti rumah mu
" baiklah paman "
" ayah ku meminjam uang kepada rentenir namun dia tidak dapat karena mereka pikir kami tidak akan bisa bayar lalu ayah meminjam kepada seorang yang sangat kaya " Amara menjelas kan kepada Vero karena dia mendengar percakapan mereka
" lalu , apa kah kau tau apa pekerjaan nya "
Vero yang mencari tau apakah pria yang tadi benar benar Darren
" dia bekerja di agen secret place "
" ap apa secret place "
" iya apakah kau tau sesuatu tentang secret place "
" tidak " diam
Secret place adalah nama gen atau kelompok jungkook sekarang Amara sedang mencari tau siapa secret place Sampai sekarang Amara belum mengetahui kepada siapa ayah nya meminjam uang dam siapa secret place itu