The legend of a goddess

The legend of a goddess
25.marah



*para pembaca yang terhormat maaf bila ada kekurangan dan salah ketik seperti salah mengasih nomor ch mohon perngertiannya dan maafkan ya! santai aja bacanya dah! selamat membaca!


"Hey kenapa mendadak jadi formal! Sudahhi saja bercandanya aku lebih tertarik pada orang yang mengintip takdirmu! Pasti menyenangkan melihatnya kebingungan karena praktiknya tiba tiba turun apalagi dia tak tahu apa yang terjadi!"seru Nal tawa.


"Kalo di dunia aneh itu kalo gak salah kamu di sebut psikopat"seru Amel.


"Oh dunia si Raihan? Hm psikopat itu apa? "seru Nal heran.


"Orang yang selalu tertawa saat orang menderita"seru Amel.


*Sebenernya bukan gitu arti psikopat


"Siapa yang memberitahumu? "seru Nal penasaran.


"Aku tak sengaja mendengar di kantin sekolah"seru Amel.


"Kesian gak punya temen makannya nguping ya? "goda Nal.


BRAK! BAM! KRAK! PRANG!


Amelpun lari ke kamarnya, Amel yang marah melampiaskan ke pintu dan kediaman itu bahkan sampai ke beberapa meter akibatnya pintu itu hancur berkeping keping dan lantai retak serta tembok kayu yang sudah hancur hingga menjadi debu.


"Hei aku minta maaf!"seru Nal dengan nada bersalah.


HENING


"Hm tempat ini sudah rusak parah aku tinggal mengati rugi bukan? Hm sebaiknya aku makan dulu"seru Nal santai.


Di dapur kemudian.


"piring kayu ini retak, gelas pun hm.... bahkan ada yang hancur sampai menjadi debu seberapa besar dia marah?hah aku pinjam ke sakte saja"seru Nal frustrasi.


Disisi lain


Hong Fang yang sedang melihat takdir Amelpun tiba tiba pingsan karena terkena kutukan, Fang Hayan yang khawatir dengan cepat membaringkanya di kasur kamar Hong Fang.


"Hong Fang ada apa denganmu!"seru Fang Hayan cemas.


"kou tiba tiba pingsan saat memeriksa takdir Amel"seru Fang Hayan.


"Siapa Amel? Hm..... Tunggu kenapa praktikku tak ada kenapa aku jadi manusia biasa!"seru Hong Fang kaget.


"Aku tak tahu tapi kamu sudah seperti itu saat pingsan apakah kamu tak mengigat apa pun? "tanya Fang Hayan khawatir.


"Hm ada rubah? "seru Fang Hayan heran.


Tanpa curiga Fang Hayan langsung mendekati rubah yang ada di jendela kamar Hong Fang.


"Ada surat di kakinya"seru Fang Heran beberapa saat kemudian setelah membaca surat dahi Fang Hayan mengerut.


"Ada apa? "tanya Hong Fang.


"Ada segerombolan siluman yang datang ke sini mereka paling banyak 500"seru Fang Hayan.


"Bukankah itu masalah sepele disini banyak orang kuat"seru Hong Fang acuh tak acuh.


"Masalahnya mereka adalah siluman ilusi dan mereka berumur ratusan tahun" seru Fang Heran cemas.


"APA kalo begini ini gawat!"seru Hong Fang cemas.


"Aku disuruh menghadiri rapat"seru Fang Hayan.


"Aku ikut"seru Hong Fang.


"Tak kamun tak usah ikut dengan kondisimu kou tak bisa melawan mereka!kou harus diam disini mengerti!"seru Fang Hayan.


KRAK


"Ada apa ini kenapa tembok ini retak"seru Hong Fang kaget.


"Aku harus cepat"seru Fang Hayan cemas.


*Note: halo para pembaca maaf aku kadang salah ketik :(kayak Amel yang episode 1 rambut pendek ternyata aku salah ketik harusnya dia rambut panjang :") atau huruf yang salah:( mohon maaf aku suka lupa mau benerin tapi sayang mending nulis ch selanjutnya:) dan maaf jarang update gak punya kouta akunya atau lupa gak di unggah malah di simpen di catatan:)bye bye!