
"uh tunggu siapa namamu?! Namaku Fang hayan! " seru pria berjubah hitam merah itu "Amel" teriak wanita itu dingin pria yang mendengar itu pun langsung memegang luka yang di tali oleh ikat rambut berwarna putih itu 'Amel ya' seru pria itu dalam hati sambil tersenyum.
┻━┻┻━┻┻━┻┻━┻┻━┻┻━
"bisakah kou tak memanggilku bodoh saat ada orang lain"seru Amel dingin "huh lelaki itu mencoba mendekati soudara perempuanku tak akan ku biarkan! " seru Nal dengan keras.
"hey walaupun kou bukan soudara kandungku tapi aku sudah menganggapku sebagai adikku"seru Nal pelan
"Hm.... Aku pun sudah menganggapmu sebagai kakakku"seru Amel pelan namun terdengar ada sedikit rasa hangat dalam ucapannya.
"eh kalo gitu giman kalo aku manggil kamu adik sementara kamu panggil aku kakak? "Kata Nal dengan nada semangat tinggi "Hm... Boleh juga " seru Amel dingin ,"berarti aku boleh manggil kamu adikkkkkkkkkkk" kata Nal kencang.
" Hm... Kakak"kata Amel dengan wajah sedikit memerah dan nada yang hangat, Nal terlihat sangat terkejut dan langsung cepat sadar dan tersenyum sangat bahagia, merekapun sampai di restoran, sesampainya di restoran mereka duduk terlihat penampilan Amel yang cantik menarik perhatian.
"oh iya kakak tadi beli apa aja? " kata Amel dingin "hm aku beli barang barang yang berguna, oh iya aku membeli cadar untukmu! " seru Nal dengan wajah ceria "hm ? Warna apa?" seru Amel dingin.
"merah, kuning, hijau, biru, putih, hitam, abu-" belum selesai Nal berkata Amel sudah memotong perkataan Nal dan berkata "hm cukup ah masih tersisa banyak waktu untuk kita bersantai bagaimana kalo kita jalan jalan saja? Maksudku sehabis makan"kata Amel dengan wajah datar dan dingin.
Sehabis makan mereka langsung pergi jalan jalan mengelilingi kota dan tak terasa sudah larut malam dan Nal dan Amel langsung kekediaman mereka beberapa hari ini tak tada kejadian yang spesial dan setiap hari mereka hanya berlatih dan tak terasa hari pernikahannya sudah tiba.
Saat pagi pagi banyak pelayan yang sibuk dengan perkejaan masing masing dan sementara Amel dan Nal sedang bersiap siap "dik! Pakai baju hijau yu? "seru Nal kencang "ya"kata Amel dingin.
┻━┻┻━┻┻━┻┻━┻┻━┻┻━
Sementara itu terlihat seorang lelaki berpakaian rapi dengan jubah berwarna merah dan ia memakai baju berwarna putih.
"Hong fan sepatlah kita tak punya banyak waktu lagi"seru lelaki itu terlihat seorang sedang berjalan dengan cepat memakai baju berwarna biru dan dia langsung berkata "ayolah kita masih ada waktu! "seru Hong fang "ck cepatlah pakai sarung tangan mu!"seru pria itu "ah omong omong Fang hayan penampilanmu seperti wanita"seru Hong fan.
Ya lelaki berpakaian rapi dengan jubah berwarna merah dan baju putih itu tidak lain adalah Fang hayan, "ck sudahlah aku mau duluan" seru Fang hayan dan iapun meninggalkan Hong fan yang sedang meneriaki namanya.
Saat jalan ia melihat seorang lelaki dan wanita berjubah hijau
"ah iya adik kamu lupa memakai cadar mu! " seru lelaki berjubah hijau tersebut "ah iya aku lupa apakah kakak membawannya? " seru perempuan itu.
'Amel?! ' seru Fang hayan dalam hati senang, tanpa berfikir panjang ia langsung berlari mendekati mereka "Amel! " seru Fang hayan keras