The legend of a goddess

The legend of a goddess
ch. 10 Rumah bordil



Merekapun memasuki kota, saat berada di dalam kota mereka melihat banyak yang berjualan seperti pil, pedang, dan lain lain. Terlihat ada sebuah bangunan besar yang bertulis "angin malam" Amel dan yang lain berfikir itu penginapan dan merekapun masuk kesana.


┻━┻┻━┻┻━┻┻━┻┻━┻┻━


Saat mereka masuk ada pemandangan yang aneh terlihat ada 1 perempuan dan 2 laki laki yang menghampiri mereka "oh jadi kou pelayananya" kata Amel dingin.


"uh maaf sebelumnya ketua Lana mau ke kamar mandi dulu nanti Lana akan menyusul " kata Lana dan langsung berlari mencari kamar mandi. Karena Lana membawa semua uang Amel mengeluarkan 1 koin emas dari pakaiannya dan melemparkannya ke 3 pelayan itu.


"bawa yang paling enak"seru Amel dingin. Mereka mengangguk dengan cepat dan langsung menarik mereka sehingga memisah. pelayan yang menyambut mereka seharusnya mengantar ke tempat duduk tapi malah mengantar mereka ke kamar.


Setekah mereka memasuki kamar ada bunga bunga di kasur mereka Nal yang awalnya menjadi kalung kini berubah ke wujud Roh"sepertinya aku merasakan firasat buruk" kata Nal kepada Amel "ya aku juga aneh"seru Amel.


Tanpa berfikir panjang Amel langsung tidur di kasur dan langsung tertidur lelap sampai lupa manganti baju. setelah beberapa menit terlihat seorang pria memasuki ruangan


"Hm? gadis kecil? kenapa di rumah bordil ini ada gadis kecil apa dia yang harus ku layani malam ini? Hah tau lah aku hanya perlu berkeja seperti biasa eh tapi tunggu dulu memangnya boleh ya melakukan hubungan badan dengan anak kecil? apa bolah buat demi uang untuk adik oh iya ini juga pertama kalinya aku melakukan itu gimana ya?buka baju dulu mungkin? " kata pria itu setelah berkata begitu pria itu melepaskan bajunya setelah melepaskan bajunya dia mau membuka celananya sebelum membuka celananya ada seseorang yang tiba tiba berteriak.


"pemuda~ aku pasti akan memuaskan anda malam ini! " seru gadis itu.


"Apa! apa yang sebenarnya terjadi di sini? ah kou berhenti di situ dan jelaskan sebenarnya tempat apa ini!" teriak Raihan keras. "Hm? apakah anda tak tahu ini ? ini rumah bordil disini tugas saya memuaskan anda~ atau pemuda tidak puas dengan saya uh saya sangat sakit hati~" jelas wanita tersebut.


"Hm... jadi ini rumah bordil hah ya sudah kou tak usah melayaniku aku bukan lelaki seperti itu.... Eh gimana si Amel gawat gimana ini?! ah iya aku harus mencarinya!"Raihanpun langsung berlari ke luar ruangan mencari Amel sampai sampai dia lupa ada puluhan kamar di rumah bordil itu. "ih kok saya di tinggal sendiri " seru wanita itu.


disisi lain Amel "hei jangan berani beraninya kamu menyentuh dia! lewati dulu mayatku" seru Nal dengan wujud manusia "Uh Hm... bukannya kou sudah mati Nal? oh iya kou bisa merubah wujudmu menjadi manusia"seru Amel yang baru saja terbangun dari tidurnya.


"ahhhhh Amel kamu jangan lihat! "seru Nal dengan kencang sambil menutupi mata Amel dengan tangannya, "kamu cepat pakai bajumu! " seru Nal sambil menunjuk pria yang berdiri kaget atas ke jadian tadi.


"ah iya" seru pria itu, dengan cepat ia memakai bajunya kembali Nalpun melepas tangannya dari mata Amel,"uh maaf tuan sebenarnya saya seperti ini karena adik saya" seru pria itu dengan wajah yang terlihat sedih "apa urusanya denganku! "kata Nal kesal.