The Demon Twins The Queen Of Death

The Demon Twins The Queen Of Death
eps 5



"hei apakah kami tidak disapa kakak pertama" tanya mei dan yin bersama lalu melangkah maju


"wahh lihat itu putri mahkota dan putri kedua kembaran putri mahkota mereka cantik sekali"


"ah putri yang dirumorkan buruk rupa dan tidak bisa berkultivasi itu"


"apa yang kau bicarakan lihat aura yang terpancar dari putri kembar kaisar xia sungguh hebat"


(begitulah bisikan bisikan tentang putri mei dan putri yin / vio dan via )


"hm adik kembarku kalian menyambutku? tanya panngeran jian


"tentu saja apa kabar kakak?" tanya mereka


"aku baik baik saja"jawabnua dengan lembut


"ayo kakak kita kekediaman ku dan yin'er " mei'er menarik kakaknya itu dan langsung pergi


skipp di gazebo


mereka sedang berbicara dan juga tertawa begitu bahagia tiba tiba


"mei'er yin'er apa kalian bisa datang besok ke perjamuan besok?"tanya kaisar xia


"hm besok apakah semua kekaisaran dari tiga kekaisaran lain ikut ayah"tanya mei'er


"ya mereka akan hadir dalam perjamuan itu"jawabnya dan mei'er hanya mengangguk saja


"baiklah ayo pergi besok kalian akan menyambut para tamu"ucsp kaisar xia pergi dam jian'er dan yang'er pun ikut pergi


esok hari mereka semua sudah berkumpul di depan gerbang


(tapi mei'er dan yin'er tidak ikut menyambut mereka akan datang saat perjamuan mau tak mau kaisar xia hanya pasrah karna mei'er dan yin'er memasang muka yang amat sedih)


anggota keluarga kekaisaran li datang


anggota keluarga kekaisaran zhang datang


anggota keluarga kekaisaran liu datang


"salam kaisar xia hong li semoga kau panjang umur salam pangeran mahkota pangeran kedua" ucap mereka semua bersama ( maksudnya tuh tiga kekaisaran tadi )


"ah baiklah mari masuk" ajak kaisar xia


putri mahkota xia mei dan putri kedua xia mei-yin memasuki aula



( mei yang di gerai dan yin yang di sanggul )


"ah apakah benar mereka putri yang dirumorkan buruk rupa itu?"


"astsga kecantikannya bisa merobohkan semua kekaisaran"


"itu putri mahkota xia mei dan putri kedua xia mei-yin akhirnya mereka keluar juga"


( begitulah bisik-bisikan ysng dilontarkan oleh putri yang menghadiri acara itu dan kenapa ada yang bilang " akhirnya mereka keluar juga " karna kematian ibunda nya mereka menggurung diri ditemani 1 pelayan yaitu bibi ling sendiri )


"salam aayahanda kakak pertama kakak kedua"


"salam kaisar permaisuri putri pangeran dari tiga kekaisaran"


"salam para mentri" ucap mereka berdua


"salam juga putri mahkota xia mei'er dan putri kedua xia mei-yin" ucap para mentri dan kaisar dari tiga kekaisaran hanya mengangguk


"paman panggil aku mei'er saja" ucap mei dengan kesal karna bagaimanapun para mentri menghormati nya juga adiknya


"aku pun panggil aku yin'er" lanjut yin juga


"ah putri itu terlalu tidsk sopan" ucap salah satu mentri


"kalian tidak ingin memanggil kmi dengan sebutan tadi"ucap mei dengan berkaca kaca dan yin juga sama "huaa ayah mereka tidak ingin memanggil kamj dengan sebjtan itu hiks" ucap mei dan yin berlari memeluk kaisar xia


"ah mereka lucu sekali ketika berlari seperti anak kecil"


"yaampun hanya tidak ingin memanggil mereka dengan sebutan itu mereka sampai menangis lembut sekali hati mereka"


"astaga apakah aku boleh memeluk nya dan mencubit pipi itu"


( bathin mereka yang berada disana )


"akhh s**l j****g itu merebut perhatian mereka semua dari ku" ucap xiao ning an ( anak dari selir xiao )


"ah tenanglah putriku ibumu ini sidah meracuni makanan salah satu dari mereka" ucap selir xiao


"terimakasih ibu" ucap nya


"hiks ayah beritahukan mereka aku ingin disebut mei'er/yin'er" ucap mei dan yin bersama yang sedikit sesegukan karna tadi menangis


"baiklah sayang berhenti lah menangis" ucap kaisar xia menenangkan mei dan yin "kalian panggilah mei dan yin dengan sebutan mei'er daan yin'er biarkan mereka memanggil kalian paman" lanjut kaisar xia


"hiks jadi kalian menerimanya kan?" tanya mereka berdua


"ah ya mei'er dan yin'er" jawab mereka


"hihi hai paman mentri" ucap mereka dengan sedikit tertawa yang mampu membuat mereka membatin ' astaga suara yang sangat lembut dan imut ' semua nya membatin seperti itu


"ayah apa acara nya akan dilanjutkan?"tanya mei


"ah ya ayo kasim mulai acaranya" ucap kaisar xia


(tanpa mei dan yin sadari ada dua orang yang menatap mereka dengan lekat seakan tidak ingin melihat ke arah lain kenapa mei dan yin ga sadar karna mereka sedang mode cute jadi kek aanak kecil oghey )


"kucing kecil ini membuatku menginginkan nya" ucap ???? 1


"kau akan menjadi istriku gadis kecil" ucap ???? 2


balik lagi ke mei dan yin sekarang mereka sedang mengobrol dengan kakak kakak mereka sambil memakan camilan tibatiba


akhh sakitt


teriakkan itu mampu membuat semua orang menoleh kearah orang yang berteriak siapa kah


"akhh ini menyakitkan" teriakkan yin'er (yap teriakkan yin'er)


"yin'er ada apa dengan mu?" tanya mei'er dengan panik


"ti tidak t tau aku tadi sedang makan tiba tiba dada ku sakit akhh" ucap yin'er dengan terbata bata dan bruk dia pingsan seketika


"ti tidak bangun yin'er" ucap mei'er dengan panik "kakak pertama tolong gendong yin'er dan bawa kekediaman ku" ucap mei dengan dingin bahkan hawa disana sudah hampir membeku karna aura dinginnya mei


"bbaik" jawabnya dan langsung ke kediaman mawar ( gada foto )


"akhh kenapa gadis kecil ku teracuni" ucap ???? 2


"kau tenanglah ???? aku yakin kucing kecil ku akan menyelamatkan nya ayo lihat"ucap ????? 1 dan langsung melesat kekediaman mawar


sekarang yin'er sedang diperiksa oleh tabib istana dan mei'er sedari tadi terduduk dilantai memegang dada nya orang tau itu adalah ikatan batin


"yang mulia putri yin'er terkena racun harliw dari ular berbisa yang tidak berwujud tapi ular itu akan berganti tuan setiap lima tahun dan ini tidak ada penawarnya sama sekali kecuali racun itu diserap oleh rubah ahli racun atau biasa disebut rubah king poison" jelas tabib tersebut


jdaarrr


(bagai disambar petir di siang hari dan semua orang pun menangis bagaimanapun mereka juga manusia pasti pnya hati kan)


"apakah hanya itu?"tanya mei dengan dingin


"yya putri hanya king yang bisa karna dia sangat kebal akan racun" jwab tabib tersebut dan mei hanya mengangguk saja


'fox apakau bisa menyerapnya?'


'akan aku coba'


'tapi tubuhmu sedang tidak baik bagaimana jika sesuatu terjadi padamu?'


'aku baik baik saja vio cepat keluarkan aku dan aku akan mencoba yang terbaik'


'huffh baiklah'


(telepati vio/mei'er dengan fox)


"fox keluar" ujarnya dan whuusshh keluarlah king poison/fox dengan ekor sembilan nya


"fox kuharap kau bisa menyerapnya kalau kau tidak bisa jangan pertaruhkan nyawamu" ucap mei'er dan semua orang tercengang king poison ada disini apakah itu hewan kontrak putri mei'er wah sangat mengagetkan


"baik putri" setelah mengucapkan itu fox mulai menyerap dan sekarang kondisi yin'er sudah membaik tapi tidak dengan fox dia sedikit oleng karna kekuatan nya berkurang dan membutuhkan bunga mawar ???? lalu brukk fox pingsan karna terlalu memaksakan diri


"tidakk fox bangun kau jangan tertidur katakan padaku kau membutuhkan apa ayo bangun hiks" teriak mei'er dengan menangis sesegukan "huaa ayah fox akan baik baik saja kan dia tidak akan meninggalkan ku kan hiks" brukk mei'er jatuh pingsan di pelukan kaisar xia lalu fox dia didalam ruang dimensi


"jian'er baringkan adik mu ayah akan kembali membicarakan ptentang racun harliw dari ular tersebut mari semuanya kembalj ke aula" ucap kaisar xia dengan dingin


aula yang begitu hening sejak kejadian tadi


"kalian semua apa ada yang mengetahui tuan dari ular tersebut?" tanya kaisar xia dengan dingin


"yang mulia kaisar hamba tidak mengetahui tuan nya tpi untuk mengetahui ular itu kita membutuhkan darah istimewa seperti mendiang permaisuri xia yawen"jawab jendral li


"tapi itu tidak mungkin" lirih kaisar xia


"ayah kenapa tidak darahku saja" ucap seseorang dari depan pintu aula


dah dulu bye:)


like


komen


end follow thank😗