The Demon Twins The Queen Of Death

The Demon Twins The Queen Of Death
hewan spiritbeast / berlatih



"hey bodoh itu julukan mu bukan nama mu" ucap via "bagaimana kalau lion nama mu?" tanya via


" baiklah dan apa boleh kau mengontrak ku?" ucap lion sekalian bertanya


"boleh kemari kecilkan badan mu" ucap via meneteskan darah nya dan tiba tiba


wushh


"eh apa itu" tanya via


"dantian mu sudah terbuka dan itu artinya kau sudah bisa berkultivasi" jawab lion


"benarkah tapi aku masih ingin menelusuri lapisan ini" ucap via "baiklah silahkan saja kau lanjutkan tapi aku ingin istirahat didalam ruang dimensi mu boleh kah?" ucap lion sekalian bertanya " yaya silahkan saja kau masuk " ucap via yang berjalan meninggalkan lion dan si lion langsung masuk aj kan udah di kasih ijin ama majikannya


beberapa menit


beberapa menit via sudah hampir sampai tapi…


grrooaarrr


akkhhh


"anj**g apaan tuh? hewan kah ?" gumam via yang mendekat kearah suara teriak kan tadi


disana terlihat rubah betina dan Phoenix api merah ( beda ya ama yang si vio itu lebih hebat apinya dari pada yang phoenix api merah) yang sedang bertarung entah apa yang diperebutkan tuh dua makhluk_-


"eh woii berhenti!!! apa kalian tidak lelah sedari tadi bertarung dan tidak menyadari kehadiranku yang cantik ini" lerai via ( yang terakhir nya narsis beud ya_- )


"siapa kau gadis kecil?" tanya sang Phoenix


"aku? oh aku viana wiliam yang paling cantek" jawab via dengan narsis


"percaya diri sekali kau gadis kecil"ucap rubah itu


"ekhem balik ke topik kenapa kalian bertarung dengan begitu sengit?" tanya via


"memperebutkan kekuasaan" jawab mereka berdua ( Phoenix ama rubah )


"astaga kalian ini cuma kekuasaan saja di perebutkan" ucap via tak percaya ( ya gimana lagi tuh tempat pertarungan dah kek tempat sampah pohon pada roboh dan si Phoenix dah luka luka plus kena racun dan rubah dia juga luka luka walau kena racun kaga mempan dianya aja queen of poison jodoh si king) "haishh sudahlah kau phoenix obati luka mu dan racun itu dan rubah obati juga luka mu itu" ucap via


"baik" ucap phoenix dan rubah bersama lalu


whussh


luka yang tadinya banyak darah tiba tiba hilang ( pake kekuatan ya )


"jadi sedang apa kau disini gadis kecil?" tanya sirubah


"berlatih sekaligus jalan jalan"jawab via dengan santai


"oh eh…APAAAA!!!!!! " teriak kan yang begitu kencang dari si phoenix dan rubah bersama


"eh woe napa sih?" tanya via


"kkau bilang jalan jalan biasa saja?" tanya rubah memastikan dan via hanya mengangguk saja


"udah ah aku ingin berlatih di ruang dimensi"ucap via yang baru akan menghilang tapi…


"tunggu apakah kau bisa mengontrak kami?"tanya rubah dan phoenix


"emm tentu kemarilah"ucap via mengores jari ny dengan belati "ayo kita masuk"lanjut via dan wushh mereka hilang dan masuk ke ruang dimensi via yang luasnya bagai saru kekaisaran


"via apa ini ruang dimensi mu?"tanya phoenix belum sempat via menjawab (ada hewan spiritbeast milik via si lion yang tiba tiba datang kek jelangkung)


TAKK


suara jitakan yang agakkeras mendarat di kening lion pelakunya via sendiri_-


"yakk kau lion mengagetkan saja"kesal via ( si pelaku yang tidak berdosa_• )


"awh…via kau itu kejam sekali menjitak kening ku ini"ucap lion mengelus Kepalanya


ekhemm


"emm via siapa dia?"tamya phoenix dengan dingin


"oh dia?hewan kontrak ku"jawab via "kalian masuk ke rmansion sana dan silanhkan lakukan semau kalian aku akan berlatih dua hari disini"lanjut via dan berjalan ke air terjun yang ada disana ( woah primitif ada air terjun~< ) dan mereka hanya mengangguk dan masuk ke mansion


...****************...


...skip dua hari kemudian...


kita ke si vio dulu yak


di tengah air terjun ada seorang gadis yang sedang berlatih berbentuk lotus disekitar gadis itu banyak sekali kekuatan spiritual dan kelihatan dia akan menembus level tiba tiba


whussh


"hihi akhirnya selesai juga" ucap vio dengan senang "akhh tubuh ku kaku sekali stelah berkultivasi selama dua hari dan apakah via berhasil haish sudah lah vio mari bersihkan diri mu dulu ini sudah sangat bau" lanjut vio menuju mansion ny yang dimana mansion iitu dihuni oleh kedua hewan kontrak nya yang selalu berdebat


ekhemm


"apakah sudah selesai berdebat fox dan fire?"tanya vio yang berada dipintu mansion dengan tatapan dingin dan datar


"eeh vi vio ka kau sudah selesai berkultibasi?"tanya mereka berdua dengan gugup dan vio hanya mengangunmk saja dan berjalan ke sopa dan dukuk lalu


"jadi kalian sudah menyesuaikan diri disini apa pendapat kalian tentang ruangdimensi ku ini?"tanya vio tentang pendapat ruang dimensi


"ini sangat unik dari bentuk dan isi dalam nya sungguh berbeda dengan yang lain lalu untuk makanan nya itu juga sangat unik"jawab mereka


"baiklah kalian ke maja makan lah duluan aku akan membersihkan diri dan aku akan memasak untuk kalian" ucap vio berjalan ke kamar nya sedangkan fox dan fire mereka menuju dapur


skipp vio membersihkan diri dan memakai hanfu biru dengan cadar senada



...( maaf klo ga sesuai ya )...


vio pun turun dan menuju dapur disana sudah ada hewan kontrak nya yang sedang menunggu nya dan vio langsung memasak sedangkan mereka hanya memperhatikan saja hanya butuh beberapa menit vio sudah selesai memasak nasi goreng ( karna vio akan kembali kekediaman nya dan juga harus menyambut ayah dari pemilik tubuh ini )


"makanan siap!!"ucap vio yang meletakkan nasi goreng di meja lalu duduk dan memberikan makannan nya ke fox dan fire


"wah vio ini sangat enak" puji fox dan fire bersamaan


"ya aku tau dan klau kalian ingin tingal suruh pelayan ini membuatkan nua" ucap vio sembari makan


"apakah boleh"tanya fox dengan mata berbinar "tentu"jawab vio singkat "kalian tinggallah disini aku akan kembali sekarang"ucap vio


dan whusshh bagai angin vio langsung menghilang meninggalkan mereka yang sedang makan dan sekarang vio sedang kembali kekediaman nya ( oh iya perbedaan waktu ruang dimensi itu satu hari di ruang dimensi satu jam di dunia nyata jadi vio dan via pergi hannya dua jam ok ) tinggalkan vio mari kita lihat via situkang narsis_-


seorang gadis baru saja membuka mata nya dengan senyum yang lembut karna sudah melewati kultivasi nya selama dua hari ( siapa lagi kalau bukan via si tukang narsis_- )


"hihi aku sudah selesai bagaimans kalau aku kembali" ucap via yang lansung masuk dan gantu baju ( sekalian mandi)


beberapa menit kemudian via sudah memakai hanfu pink dengan cadat senada



whusshh


via langsung keluar dan melesat kekediaman sang kakak ( violet ) sedangkan sang kakak tengah duduk disantai di ranjang


"si***n kau vio aku baru sampai dan kau santai santai saja sedari tadi" ucap via dengan kesal


"hm…kau terlalu lambat nona muda viana agantha"jawab vio dengan datar dan dingin


"cih…tentu aku sedikit lambat dari mu nona besar violet agantha kau tau kemampuan ku itu dibaeah mu" ucap via dengan kesal


"terserah kau viana agantha dan tingkat kan lagi kemampuan mu itu"ucap vio dengan santai


"eh kenaoa kau menyuruh ku meningkatkan kemampuan ku?bukan kah kemampuan ku sudah lebih bagus daripada di dunia ini?aoakau merasakan kalau kita akan ke suatu tempat yang disana igu orang hebat semia bahkan lebih kuat dari kita? tanya via yang langsung kena sasaran


"ya aku merasakan nya kalau kita ajan ke tempat itu entah kapan dan kau benar disana banyak orang hebaf bahkan diatas ku"jawab vio


"hm baiklah besok aku akan berlatih diruang dimensi ku" ucap via dan vio hanya mengangik sebagai jawaban


krekk


( suara pintu )


"nona apakah kalian butuh sesuatu?" tanya bibi ling


"tentu dan bibi panggil aku mei'er dan yi'er jangan sebut nona" ucap vio kesal


"baik no eh mei'er yi'er" jewab bibi ling


setelah itu bibi ling pun pergi mengambil camilan untuk anak kembar itu dan kembali lagi tiba tiba di tengah makan camilan


"emm bibi kapan ayahanda akan kembali?" ucap vio


"ah no eh mei'er kaisar akan kembali besok"jawab bibi ling dengan senang karna nona nya itu menanyankan ayah nya sekian lamanya


"oh jadi besok ayah akan datang yeeyy" ucap via dan vio dengan senang


...skipp besok paginya vio dan via sudah mandi dan akan menyambut ayah nya dari pemilik asli tubuh ini dan mereka akan memakai hanfu sederhana namun elegan...



( vio yang pink klo via yang biru oghey )


depan gerbang istana


"emm paman prajurit apakah ayahanda masih lama?" tanya vio


"eh putri mahkota putri pertama sepertinya sebutan 'paman' tak pantas untuk kami"ucap salah satu prajurit


"ayolah kalian lebih tua dari aku dan yi'er jadi kalian paman ku kan dan kalian juga yang membantu ku dari selir xiao" ucap vio


"sama sama putri dan yang mulia kaisar akan datang sebentar lagi"ucap prajurit vio hany menganguk saja


yang mulia kaisar tiba