
"kalian harus tau kalau aku Vincent Agantha dan Vallerie Agantha sudah mati sedangkan ini adalah tubuh orang lain sedangkan jiwanya adalah jiwaku kalian paham?!!!" jelas Yan dengan sedikit membentak
"gak! gak mungkin!!"
"itu kenyataan nya!! apakah dalam masalah ini aku bisa berbohong?!!"
"ta tapi apa maksud dari kau kembali ke masa depan?"
"itu masalah pribadiku"
"ba baiklah"
"sekarang silahkan kalian menyalin buku leluhur di perpustakaan" ucap Yan tersanyum ramah (iya ramah bagi para setan)
"o okelah" jawab mereka bertiga dan lari terbirit birit ke ruang perpustakaan sedangkan didalam hati 'aku benci menyalin' yahh itu isi batinan mereka bertiga
"haish......kenapa aku menpunyai kakak seperti mereka ini? merepotkan sekali" ucap Yan sembari menelpon seseorang
skipp setelah menelpon dan menjelaskan sesuatu akhirnya selesai dengan sebelah pihak
"telingaku terasa tuli sedari tadi mendengarkan omelan bunda" ucap Yan mengosok telinga nya (bunda? bunda siapa? tentu saja bunda dari Frea,Xue,dan Olivia. dan juga bunda angkat dari Yan dan Yin)
"nona muda makanan nya sudah siap"
"ya tolong bersihkan kamar lainnya"
"baik"
"huffh WOII TURUN!! MAKAN DULU BARU DILANJUTIN LAGI!! CEPETAN YAA!!" Teriak Yan dengan keras "hihi selesai!" gumamnya pergi ke ruamg makan dengan wajah tanpa dosa :)
"bisa kah kau jangan berteriak!! telinga ku akan pecah jika kau terus berteriak seperti tadi!!"marah olivia diangguki oleh kedua bocah itu
"terserahlah" ucap Yan dengan acuh dan makan makanan nya
'oke! fine! dia menang' batin ketiga orang otu dan pasrah makan dengan tenang
"aku ada urusan jadi kalian tinggallah disini JANGAN KELUAR ngerti ga?!" ucap Yan menekan kata 'JANGAN KELUAR'
"i iya ngerti kok"
"oke byee.... oh iya aku menitipkan vier ya, jaga dia oke dahh" ucap Yan dan langsung pergi ( Vier? ya dia udah dipindahin ke kamar )
"hah? pergi begitu saja? seriously?!" beo mereka bertiga
"b*****k!!" maki mereka bertiga mengebrak meja makan itu dan walla BRAK meja itu pun terbelah dua
"dahlah gua mau mandi dulu" ucap olivia pergi kekamar yang sudah disiapkan
"aku juga byee rea" ucap Xue melambai kan tangan ( rea/frea )
"heh sumpah sabar banget gua mah" ucap Frea mengusap dada nya dan pergi tidur
DISALAH SATU GUA DI HUTAN KEGELAPAN
"akhirnya sampai juga" ucap Yan meregangkan tangan nya sambil berjalan masuk
"pertama api neraka sejati, kedua api dari gunung quenja, terakhir api milik phoenix api neraka. ini sudah cukup untuk membantu membersihkan racun s****n ini" ucap yan mengeluarkan bola kristal yang didalam nya adalah api yang dia sebut
"kau benar benar akan tahan dari kesengsaraan itu?" tanya aura yang keeluar dari tubuh yan
"ini hanya kesengsaraan sementara bukan selamanya kan" jawab Yan dengan tenang
"semoga beruntung!" ucap aura menyemangati Yan dan langsung masuk kedalam tubuh nya sedangkan Yan dia sudah mulai kepanasan akan api yang membara disekeliling nya dan akhirnya
AKHH AKHH UKHH UWAHh
(Yahh begitulah Yan selama dia dikelilingi ketiga api selama empat bulan)
(kalian penasaran gimana kabar Yin dan Yang lain? Yok kita lihat tapi cuma gimana sikap nya selama ditinggal Yan oke?)
Xia Mei Yin : semakin hari semakin dingin, amarah selalu meluap, "masih menunggu penjelasan seseorang" itu yang dia pikirkan selama lima bulan
Xia Jian Li : dua in ama adek nya
Xia Yang Ling : tiga in ama adek nya
Xia Hong Li ( Ayah mereka berempat ) : empatin ama anak nya
(Yahh kalian tau lah satu kekaisaran beserta pelayan dan prajurit dll jadi dingin bagai es kutub :) )
sementara yang lain nya lagi
Ye Xue Yu : "sabarin dulu nanti klo udah dateng baru hajar :)" itu lah yang kata kata yang sering diucapkan nya
Frea Ang : "eh gapapa sumpah gapapa, gua baik kok" ( orang yang selalu ditinggalkan jika kedua singa itu mengamuk )
Olivia sein : "masih berusaha bersabar kok" (salah satu orang yang ingin meledak tapi ditahan)
Xavier : diem, kalem, polos, pokok nya iyain aja perkataan aunty nya
oke sekipp empat bulan kemudian di gua yang sama seperti empat bulan yang lalu
"huffh selesai! akhirnya kesengsaraan sementara itu sudah berakhir!" ucap Yan meregangkan semua otot nya
"selamat!"
"aura kau berubah?" tanya Yan saat melihat Aura
"hngg entahlah aku juga tidak tau" ucap aura dengan acuh
"iblis tua kau lumayan cantik juga" goda Yan tersenyum smirk.
"heh apanya yang lumayan?!!" ucap Aura dengan marah
"gapapa udah sana masuk" ucap Yan menjentikkan jarinya dan jreng jreng si Aura itu menghilang ( 'heh yang bener thor!'arah aura pada author. 'lah udah sana pergi! lanjut!!' ) iklan dikit
"nona muda anda sudah selesai?" ( pengurus villa pribadi Yan / Vincent ) /itu robot ya
"hm siapkan makanan umtuk ku" ucap Yan menaiki tangga
skipp kamar Yan
dia juga udah mandi dan sekarang sedang rebahan dengan rambut yang masih basah dan belum dikeringkan (dia pakai baju piama pendek ya )
*gaada foto*
"nona muda makanan anda sudah siap"
"kemarilah, bantu aku mengeringkan rambut ku" pinta Yan duduk di sisi ranjang
"baik" pengurus itu pun mengambil alat pengering rambut (aku ga tau Namanya T_T ) dan membantu mengeringkan rambut Yan dan mengikat biasa
"udah sana keluar" ucap Yan melanjutkan rebahan nya dan memakan camilan yang disiapkan
"baik"
beberapa menit kemudian
kringg
kringg
kringg
"hallo, dengan Vimcent disini, siapa kau wahai manusia?" tanya Yan mengangkat telp tanpa melihat nama kontak nya
"b******k!!! kau tebaklah aku ini siapa!!?" tanya balik seseorang dengan perasaan marah
"kau Olivia?" jawab Yan dan si penelpon hanya berdehem
"ada apa nelp malem gini?" tanya Yan langsung to the point
"ini baru empat bulan satu bulan kemudian akan kuhajar kau" ancam Olivia langsung mematikan telp sepihak
"gawat!! singa nya ngamuk gimana nih?!" teriak Yan dengan keras
"udahlah terima nasib aja sih" ucap Aura dengan santai
"hiks gimana ini ra?!!" ucap Yan mendramatis
"drama tau ga!" ucap Aura masuk ke tubuh Yan
"cih mengabaikanku!!" ucap Yan membuka laptop nya dan mulai mengerjakan tugas nya
satu jam kemudian
"ukhh selesai juga" ucap Yan meregangkan tangan nya dan melihat jam ( sekarang jam 01.00 / tengah malam ) "jam satu? lumayan cepat hoaam" lanjut Yan langsung tertidur dalam hitungan detik
Skipp lagi yuk satu bulan kemudian di villa dekat gua di hutan kegelapan lapisan akhir pagi hari
"pas lima bulan, dan aku sudah menghilangkan racun juga meningkatkan level kultivasi ku hingga level DewaDewi akhir" ucap Yan membuka matanya sehabis selesai kultivasi
"nona muda ada kabar buruk" /pengurus villa pribadi
"ada apa memangnya?" tanya Yan masih tenang
"kekaisaran Xia sekarang sedang menghadapi perang dengan parlemen gelap dan mengalami kekalahan total"
"kenapa dia tidak memberitahuku hah?!" marah Yan mengebungebu
"sekarang masih melawan pasukan parlemen gelap yang di pimpin oleh kedua pangeran dan adik anda"
"what?!! gaboleh ditunda lagi siapkan baju untuk ku" ucap Yan tergesa gesa mandi
Skipp udah mandi, udah pakai baju
perbatasan antara Kekaisaran Xia dan Parlemen gelap
tanah luas yang penuh dengan darah menjadi saksi peperangan hebat itu terjadi para prajurit dan prajurit parlemen gelap banyak yang gugur dalam peperangan itu Kekaisaran Xia dipimpin oleh pangeran jian, pangeran yang, dan putri mei yin sedangkan Kaisar Xia dia sudah terluka parah karna ikut dalam peperangan, pasukan parlemen gelap dipimpin oleh seorang laki laki dan perempuan entah siapa itu.... dan sekarang peperangan sengit masih saja belum selesai disaat ada anak panah yang menuju pangeran jian seseorang dengan sigap menangkap anak panah itu dan mengembalikan
"Ya!!! kita menang!" jawab para prajurit Kekaisaran Xia yang terluka akibat perang tadi
Tenda perawatan
"kemarikan lengan mu kak!" ucap Yan sedikit kesal
"tidak mau! kau ini bisa mengobati tidak?" ucap jian yang memegang bekas sayatan pedang di tangan kirinya
"heh kau ini sudah besar, untuk apa takut seperti itu?" ucap Yan yang ingin sekali memukul kakak nya ini
mereka berdua asik bertengkar satu sama lain menghiraukan semua orang yang melihat mereka dengan tawa yang lepas
"kau ini tidak berperasaan! bagaimana kau akan menikah dengan sikap seperti itu?" ucap jian memanas-manaskan Yan
"s****n!! kau juga kapan menikah? umurmu itu sudah tua! bilang ke adik mu untuk cepat menikah sedangkan dirinya yang sudah tua saja belum menikah huh!" sindir Yan dengan kesal
"heh kau-"
...stopp dulu guys! gimana kabar kalian? baik kan!...
...wah akhir nya Yan udahan ya pelatihan tertutup nya dan langsung ke tempat dimana peperangan itu dan menyelamatkan kakak nya...
...parlemen gelap itu manusia atau siluman thor?...
...nanti juga tau kok tunggu aja yakk...
...thor muka Olivia, Frea, Xue Yu, ama Xavier kek gimana ?...
...eps selanjutnya ada kok identitas + mukanya....
Don't forget to
Like
Komen
end Follow byeee guys