
"karna kita merasa bahagia, ayo memasak makanan yang enak, siapapun yang makanannya paling enak dia adalah pemenangnya, setuju?" ucap Sheya memberi usulan
"heh kalian ingin berlomba dengan ku? kalau begitu ayo!!" ucap Olivia berlari sambil menggandeng tangan Sheya Dan Xue Yu
Di Dalem Villa
"Vier jangan berlari!"
"No!! aku tidak ingin memakai baju piyama itu! itu memalukan!"
"ayolah hanya satu kali, mom pengen liat"
"No mommy!!"
"mereka itu sedang apa?"
"jangan pedulikan mereka, ayo pergi memasak"
Skip Besok harinya Di kediaman Mawar
( Gaada ide )
"ini desain yang kau inginkan" ucap Yan memberikan kertas yang ada desain yang diminta Yin
"oke, katanya mau masak?"
"ini masakan ku, aku membuat makanan favoritmu, cobalah" ucap Yan menaruh makanan di meja
"wow, ini sangat enak!"
"aku masih ada urusan pergi dulu ya"
"udah biasa, jadi terserah lagian ga bakal ada yang mau menculik iblis cantik itu"
Villa Dalam Hutan
"hehe menjahili mereka akan sangat seru iya kan? hehe"
wush
"berhenti lah bersikap kekanak-kanakan!" ucap Aura yang keluar dari tubuh Yan (Ya dia adalah Yan)
"hanya bercanda apa kekanak-kanakan nya?"
"ga ngerasa? yaudah sih"
"dasar setan tua! muncul tiba-tiba hilang nya juga tiba-tiba, dasar aneh" ucap Yan sambil mengganti bajunya dengan kekuatan ya. "oke, ayo mulai!!" lanjut Yan langsung memanjat pohon dan saat tiba di pintu gerbang Villa
"ada kak Oliv yang lagi baca buku di taman, bagaimana ini?" ucap Yan sambil memikirkan ide untuk membuat kerusuhan dan setelah beberapa menit akhirnya terdapat satu ide yang sangat bagus
"em......kalo kak Oliv lagi baca buku dia bakalan fokus banget jadi ini kesempatannya" ucap Yan turun dari pohon tapi tiba tiba......
wush
wush
wush
'sialan, ketangkep lagi!!' batin Yan ( karna pas dia turun ada tiga jarum perak yang melesat dan menitik tiga akupuntur yang mana dia tidak bisa bergerak dan pelakunya adalah............Olivia )
"jangan membuat kerusuhan terus, kau ini tidak capek kah?" tanya Olivia keluar dari Villa dan menghampiri Yan
"mau bagaimana lagi aku butuh hiburan" jawab Yan sambil mengangkat bahunya
"kau ini tidak mempunyai pekerjaan yang kau jalankan kah?"
"ada kok, tapi udah di alihkan ke sekretaris khusus ku"
"tapi setidaknya dokumen yang penting harus kau sendiri yang mengeceknya"
"iya, makanya aku kesini buat ngeliat dokumen ini, lihatlah!" ucap Yan mengeluarkan setumpuk dokumen
"oh yaudah masuk"
"kau juga tidak mengerjakannya, sedangkan kau sudah memegang bisnis keluargamu"
"mohon maaf, lihatlah ke taman yang dekat kursi disebelahnya itu apa?"
"oh lanjutin aja ya, byee" ucap Yan masuk sambil berjalan masuk ( oh tentang jarum perak itu udah di ambil sama Olivia )
"Vincent kau punya mangsa ga?!" teriak Olivia dengan keras
"gapunya, kalo mau mangsa cari aja disekitar hutan ini, mungkin ada bandit atau penjahat kau bunuh saja mereka" balas teriak Yan dengan keras
"mangsa aku datang" ucap Olivia berlari keluar dari area Villa
kita fokus ke Olivia dulu ya (mana tau kalian penasaran ya ga?)
Salah Satu Markas Bandit Di Lapisan Pertama ( oh ya, tentang hewan nya itu sebenarnya ada tapi karna hutan nya udah di pakein ilusi sama Galaxy jadi kelihatan hutan biasa aja )
"eh kok pakaian nya kaya zaman kuno? apa kah mereka memiliki kebiasaan dengan pakaian itu? itu akan semakin menarik!" gumam Olivia yang bersembunyi di balik semak semak
"lagi ngapain?"
"kodok loncat"
"Olivia sejak kapan katak berjalan?"
"Yaa!! leaa apa-apaan kau nih"
"ssttt jangan berisik, mereka akan mendengarmu"
"yaudah sana masuk lagi"
"oke"
"kalo langsung nyerang nanti luka, em......gapapa deh mari bersenang senang" ucap Olivia dengan senang dan keluar dari persembunyian
"siapa kau?!"
'eh ini bahasa yang benar benar formal'
"siapa aku? penjemput ajal mu"
dor
dor
srett
akhh
dor
(Yah Olivia langsung menyerang membabi buta dan akhirnya dia menang dengan lumayan banyak luka tapi bos dari bandit itu masih didalam tidak mendengarkan teriakan anak buah nya)
"yuhuu seru banget, dan sekarang tinggal bos nya saja yang belum mati" ucap Olivia memasuki markas bandit itu dan menemukan satu kamar yang pintunya lumayan bagus
"em...... ini seharusnya kamarnya bos para b******n itu kan?" dan Brak Olivia mendobrak paksa pintu tersebut dan orang yang didalam nya kaget ( siapa lagi kalau bukan bos b******n itu)
"aku, kenapa?"
"apa kau j****g yang dipanggil kemari?"
"bukan, tapi pencabut nyawa mu" ucap Olivia langsung menusuk langsung di jantung
"ka-kau-"
"udah mati masih bisa bicara cukup mengesankan" ucap Olivia keluar dari markas tersebut dan menempatkan peledak dan.........
...1...
...2...
...3...
...BOOM💥...
"hehe keren kan?"
"dasar g1l4"
"leaa!!"
"hadir"
"tau ah huh"
"lukanya balut nanti infeksi baru tau rasa"
"tenanglah aku itu dokter jadi santai saja"
"iyain lah"
"yehh malah ngilang........." ucap Olivia sembari membuka jubahnya ( ya Olivia memakai jubah untuk menutupi identitas nya yang sebagai putri satu-satunya keluarga sain walau bukan di dunia yang dulu tapi emang sudah terbiasa dan dia juga memakai rok pendek dan baju diatas perut ) "apanya yang parah? bukan kah hanya beberapa goresan pedang? merepotkan huh" lanjut Olivia sembari membersihkan lukanya dan membalutnya ( luka yang didapat Olivia adalah sayatan pedang di tangan kiri, sayatan belati di pipi kanan, satu anak panah di bagian bahu kanan, dan sayatan pedang di bagian perut tapi untung nya tidak terkena lambung atau organ yang lainnya )
"pertarungan yang lumayan" ucap Olivia berdiri tapi.........
Bruk
"s14l!! terlalu banyak kehilangan darah harus memberitahu pengurus atau mereka" ucap Olivia terjatuh karna lemas juga karna dia kehilangan banyak darah. "Vin-vincent, bisakah kau ke tempat ku? ak-aku terlalu banyak kehilangan darah, da-dan aku terlalu menggunakan banyak tenaga" lanjut Olivia menghubungi Yan/Vincent menggunakan gelang komunikasi
...Beberapa menit kemudian...
"benar benar keras kepala"
"jangan mengejekku, kau juga bukan terkecuali dari ku"
"ck kau tau seberapa bahaya nya jika kau tidak membawa gelang komunikasi itu?"
"tau kok, yaitu kehilangan nyawa"
"udah tau resikonya besar, kau ini benar benar keterlaluan Olivia Sain!!"
"Ya!!! Vincent Agantha beraninya kau uh-"
"berisik"ucap Yan langsung menggendong Olivia dan melesat kembali ke Villa
...Skipp keesokan harinya (gaada ide)...
(oh ya tentang Olivia dia langsung di transfusi darah ya )
"kakak pertama ku yang tampan, kapan kau akan menikah? dan kami bertiga mempunyai kakak ipar juga keponakan yang lucu?" tanya Yan sengaja menggoda Jian di kediaman Kaisar Xia
"berhentilah menggodaku adik!!" kesal Jian selama dua hari ini selalu di goda oleh ketiga adik nya bahkan sering kali ayahnya juga ikut menggodanya
"ayolah kau sudah tidak muda lagi, kapan kau akan menikah? sedangkan ayahanda kaisar sudah akan melepaskan tahta nya pada mu" ucap Yin sambil memijat kaisar Xia begitu juga Yan
"hei ling/yang ling juga belum menikah, biarkan dia dulu saja"
"kenapa kau melemparkan itu pada ku kak?!!"
"hei, ayahanda bilang yang tertua yang akan menikah lebih dulu, benarkan ayahanda kaisar?" tanya Yan sambil meledek kakak nya
"itu benar, lagipula ayahanda sudah memilihkan satu calon untuk mu"
"apa?!! sudah ada calon!!!"
"iya, kalian ingin tahu?"
"tentu saja!" ucap ketiga adik nya Jian sedangkan dirinya hanya diam
"putri Zhang Ruo, putri satu-satunya kekaisaran Zhang" ucap Kaisar Xia
"kakak Zhang?!!"
"putri Zhang?!!"
"iya, ayahanda pikir kau menyukai putri Zhang, dan kelihatanya kalian sangat serasi"
"ta-tapi ayahanda kaisar apakah Ruo'er akan menerimanya?"
'hah? Ruo'er? sejak kapan kakak ku menyebut kak Zhang dengan nama Ruo'er?' batin ling,Yan dan Yin
"tenang saja dia sangat menerimanya, tapi itu tergantung pada mu kau ingin jadikan dia Apa" ucap Kaisar Xia meminum teh nya
"aku ingin menjadikan nya istri resmi ku yaitu permaisuri ku"
"baiklah,baiklah, ayahanda akan mengirim pesan pada kekaisaran Zhang"
"tapi ayahanda aku punya permintaan"
"apa itu?"
"aku hanya akan menikah dengan Ruo'er, aku tidak ingin memiliki selir!"
"em bagus,bagus, ayahanda bisa melepaskan tahta pada mu dengan senang"
"maksud ayahanda?"
"maksud ayahanda adalah ayahanda memang berharap kau tidak memiliki selir dan hanya mempunyai satu istri saja"
"terus apa maksud ayahanda tentang selir xiao itu?"
"........."
...stopp dulu guys!!!!!!!...
Don't Forget To
Like.
Komen.
End Follow byeee......