
beberapa menit kemudian
"vincent ada apa?" tanya seseorang dengan tergesa gesa
"tuh periksa anak kecil itu jangan banyak tanya, setelah selesai kebawah"
"cih memerintah seenaknya"
ruang tamu
"bisa kau jelaskan siapa anak itu?"
"eum gini dia tuh anak yang gua selametin tadi pas gua keluar"
"yang bener aja lu? nyelametin doang nih?"
"i iyalah"
"kok gua kaga percaya ya!!"
"udah sana pulang"
"oke, oh ya anak itu mungkin bakal sadar besok"
"kau merasakan ada sesuatu yang aneh di sekitar tubuh anak itu?"
"aku merasakan nya tapi itu samar aku tidak tau itu tapi aku harap dia tidak membuat bencana bagi keluarga kita"
"oke, aku tidak antar"
"hm byee"
"aura anak itu hampir mirip dengan aura ku benar kan aura?" tanya yan
"aku pikir itu kebetulan tapi setelah melihatnya lagi dia benar benar mempunyai aura seperti dirimu"
"lalu apa lagi yang kau rasakan?"
"potensinya sangat besar dia bisa menjadi pendekar kuat jika dia dizaman kuno"
"iya aku pikir itu benar, aura bagaimana jika aku mengangkatnya menjadi putraku?"
"hah?apa?putra?yang bener aja lu?!" kaget aura
"ya gapapalah, dia juga imut kan?!
"uh iya imut"
"oke byee mau tidur"
keesokan harinya
LEPASIN!! INI DIMANA?! KE KENAPA AKU BISA DISINI?!
"uh berisik sekali" gumam yan yang mbaru bangun dari tidur panjang nya ( 'woi thor gua cuma tidur biasa bukan tidur berabad - abad' ucap yan pada author 'lah saya kira anda mau tidur lama' ucap author dengan polos. 'au dah ribet ngomong ama author gila' ucap yan 'heh jangan ngadi - ngadi lu!! lanjut' ) iklan dikit
"apakah anak itu sudah bangun? aish ganti dulu deh" ucap yan menganti pakaian nya ( dia mandi ya tapi pake kekuatan nya )
di ruang tamu
"tuan muda kecil tolong tenanglah tunggu nona muda besar bangun"
"si siapa yang kau sebut tuan muda kecil ?! da dan siapa nona muda besar?!"
"kau sudah bangun ya anak kecil?" tanya seseorang di tangga
"ka kau adalah orang semalam bukan?"
"hehe masih ingat ya"
"te terima kasih sudah menolongku"
"anak kecil yang sangat menggemaskan, fisikmu lumayan hebat padahal jika anak seusiamu akan sadar dalam kurun waktu satu hari penuh tapi kau hanya semalam aku kagum" ucap yan menuruni anak tangga itu dan duduk di sofa
"ji jika boleh tau si siapa kakak?"
"aduh~ apa aku begitu menakutkannya"
"ti tidak"
"hehe bercanda, namaku Vincent, Vincent agantha" ucap yan terkekeh dengan rupa anak itu
"vi vincent agantha?! kau kau kah presdir termuda itu!!"
"ssstt terlalu banyak ngomong bisa jadi malapetaka loh"
"ma maafkan aku"
"benar benar anak kecil yang imut"
"i imut?"
"wahh imut sekali muach" yap yqn mencium pipi anak itu dengan gemas
brakk
"eyyo epribadii comeback lagi ama gua Ye xue yu end Frea ang end kita juga punya tamu, hello vincent!!" teriak Ye xue yu dengan keras himgga membuat rumah bergetar ( hatiku bergetar eakk:) )
"gempa bumi!!" kaget dua orang yang didalam ( yan dan anak itu )
"yakk!! siapa anak ini?! dia imut sekali!!"teriak Ye xue yu lagi dan mencubit pipi anak itu
"heh jangan sentuh sembarangan!" ucap yan menghalangi Ye xue yu
"cih hanya mencubit saja"
"sebagai anak kecil tubuhmu lumayan kuat untuk sadar dalam semalam" ucap seseorang
"oh hai olivia" sapa yan pada seseorang yang dibelakang itu
"hai vincent"
"jadi siapa anak kecil yang imut ini?"
"aku ingin dia menjadi anak angkatku bagaimana setuju ga?"
"hah? apa?"
"menjadi anal angkatku"
"okelah setuju"
"kakak mau jadi ibu angkat vier?" tanya anak kecil itu ( oh ya nama nya xavier panggilannya vier )
"apa? jadi nama mu vier?"
"iya Xavier panggilannya vier"
"oke mommy" jawab xavier mendongak keatas dan tersenyum
"wah ponakan gua imut banget" teriak ketiga gadis tadi ( Frea Ang, Ye Xue Yu, dan Olivia Sain ) dan memeluk xavier dengan erat lalu membawanya berkeliling menghiraukan orang yang sedari tadi memendam emosi ( siapa lagi kalau bukan............ Mei Yan )
"hei kembalikan anakku" teriak Yan menyusul mereka berempat
skipp setelah berhari hari berlalu sudah saat nya Yan kembali ke kehidupan nya yang sekarang yaitu di zaman kuno dia tidak ingin semua orang bersedih jadi dia hanya membawa xavier dan orang yang mencari masalah dengan nya dimasukan ke ruang dimensi
suatu hutan yang lebat
"hufft selamat tinggal semuanya" ucap yan sebelum masuk kedalam cahaya yang menyilaukan mata
woshh
hutan kegelapan lapisan akhir
"ada seseorang!"
gubrak
gubrak
gubrak
"aduh bangun woi! bangun!"
"akhh woi lu yang diatas bangun lah!"
"bentar masih oleng nih gua"
prok
prok
prok
"beraninyq kalian mengikutiku?!"
"ahh hantu!!!"
"kau lihat dengan baik aku ini hantu atau manusia hah?!
"vincent?!!!"
(yap itu vincent/Yan dan mereka siapa itu Frea,Xue,dan Olivia. kok bisa ikut sih? nanti ada kok flashback nya )
"ya ini aku ada yang salah nona muda hm?" tanya yan dengan dingin
"hehe jangan marah vincent kita bicara dengan baik"
"oh masih ada penjelasan ya? kalau begitu AC2 pindahkan mansion ku" ucap yan sambil menahan amarah
'habislah! habislah! dia marah!'
"silahkan masuk para nona muda"
"y ya te terima ka kasih"
"aku tidak menggigit"
'kau tidak menggigit tapi membunuh orang dengan sorotan mata'
Ruang Tamu
(disitu sudah ada seorang gadis yang cantik nan manis tapi raut wajah nya sangat dingin dan datar, sedangkan disisi lain ada tiga orang gadis yang ketakutan hebat yang sedang duduk)
BRAAK
"bisa kalian ceritakan detail nya?!" teriak yan dengan keras.
"i itu a anu"
"yang bener jangan gagap!!"
"o oke Jadi........."
FLASHBACK ON
jadi ketika Yan pergi menuju hutan xx (dimana itu tempat dia sampai) kebetulan Frea,Xue,dan olivia. baru sampai dan melihat mobil yang dikendarai Yan melaju cepat mereka curiga dan memutuskan untuk mengikuti dan dengan bodohnya Yan terus melaju tanpa memperhatikan sekitar (kan ada kacanya? dia itu pikiran nya lagi kecampur aduk jadi ga ngeliat sekitar sama kek kalian berputar lama dan BRUK pandangan kabur kan? nah hampir sama amaa keadaan Yan) dan saat sampai di hutan xx Yan juga langsung membuka portal teleportasinya dan yahh kalian tau lah ketiga orang yang mengikuti juga masuk kedalam portal dan ikut berganti dimensi/zaman....
FLASHBACK OFF
(MAAF KALO GA SESUAI YA)
"tau kah kalian kelakuan itu menyebabkan masalah serius hah?!" teriak Yan dengan keras
"ka kan cuma ikut masuk po portal" jawab Ye Xue Yu dengan gugup
"kalian tidak tau kenyataan nya dan langsung bertindak gegabah!!! dimana ketenangan kalian?!! apakah ini sifat yang diturun temurun kan oleh leluhur!!" bentak Yan dengan keras (dia tak segan-segan untuk membentak saudari nya tapi ini sudah kelewatan!!)
"lalu apa kenyataan nya?"
"kalian harus tau kalau aku Vincent Agantha dan Vallerie Agantha sudah mati sedangkan ini adalah tubuh orang lain sedangkan jiwanya adalah jiwaku kalian paham?!!!" jelas Yan dengan sedikit membentak
"gak! gak mungkin!!"
"itu kenyataan nya!! apakah dalam masalah ini aku bisa berbohong?!!"
"ta tapi apa maksud dari kau kembali ke masa depan?"
"itu masalah pribadiku"
"............"
...hi guys👋 apa kabar? baik kan? alhamdulillah, eyyo aku balik lagi setelah perang tugas selama beberapa hari ini dan juga udah istirahat....
...maaf untuk kalian yang nunggu lama buat up novel ini. eh ya guys siapa nih yang udh ngambil rapot gimana? lulus ga? lulus lah ya kan? doain author juga ya semoga lulus dengan nilai yang memuaskan....
...btw nih ya author pengen tau pendapat kalian tentang Frea,Xue,dan Olivia. ...
...gimana kalo mereka di pulangin/kembali ke masa depan?...
...atau biarin disini buat ngejaga Xavier dan juga latihan?...
...atau juga membantu Yan buat membantu menawar racun dingin ditubuh nya?...
...gimana? gimana? kalo kalian gamau milih biar author yang milih :)...
DON'T FORGET TO
LIKE
KOMEN
END FOLLOW BYEEE:)