
violet alexander dan viana wiliam seorang sahabat yang terjun kedunia gelap karna selalu ditindas oleh keluarganya sendiri dan terbunuh oleh pembunuh bayaran yang mengincar keluarganya lalu bereinkarnasi Ke tubuh seorang putri
#*****GUDANG*****#
"ugh...gua ada dimana? ini sangat gelap dan berbau dar...akhh"perkataan ?? tak dilanjut kan karna ada sebuah gambaran yang melesat dikepalanya
"hm...jadi ini adalah tubuh putri mahkota kekaisaran xia yang terbunuh oleh selir ular itu tapi dia mempunyai kembaran dan dia juga ikut terbunuh" ucap ?? memegangi pelipis nya karna pusing lalu melihat kearah samping dan ternyata
"VIAA" teriak ?? pada orang yang disamping nya adalah sahabat nya atau kembaran putri mahkota
"eghh... siapa itu?" ucap via sahabat sekaligus kembaran??
"hey sadarlah viana" ucap ?? pada via yang sedikit linglung
"hm...vio?" tanya via
"ya aku vio" ucap vio
"kita ada dimana?dan kenapa ini gelap sekali? "tanya via belum sempat vio menjawab tiba tiba ada cahaya yang sangat silau sehingga vio dan via menutup mereka
Sriiinnggg
Di depan mereka ada dua orang yang sangat cantik menggunakan hanfu putih
"siapa kau" tanya via dengan datar
"ehm... perkenalkan aku XIA MEI aku putri mahkota kerajaan XIA dan dia" menujuk kearah samping "XIA MEI-YIN putri pertama kerajaan XIA adikku atau kembaran ku" ucap putri xia mei dengan lembut
"oh hay aku viana dan dia" menunjuk kearah samping "violet sahabat ku" ucap via dengan datar
"jadi putri kenapa kami bisa berada ditubuh mu dan kenapa roh kalian berada diluar tubuh" ucap vio dengan dingin
" Karena kami sudah mati karna racun dari selir xiao dan tubuh kami dibiarkan di gudang dan jiwa kalian melintasi ruang dan waktu dan berada ditubuh kami. apakah aku boleh meminta permintaan" ucap putri xia mei-yin
"oh tentu selagi kami bisa menbantu" ucap via
"tolong balaskan dendam ku dan adik ku serta tolong carikan penyebab kematian ibunda ku" ucap putri xia mei
"baiklah kami akan membantumu dan apa keuntungan kami" jawab vio dengan dingin
"kalian boleh memakai tubuh kami dan kalian akan dapat kasih sayang dari seorang ayah dan kakak walau tanpa ibu" ucap putri xia mei-yin
"b-baiklah semoga kalian tenang disana " ucap via
"baiklah selamat tinggal dan terimakasih" ucap putri mei dan putri mei-yin bersama
Sriinnggg roh putri mei dan putri mei-yin menghilang perlahan
"ayo via kita kembali kekediaman mawar" ucap vio sembari berdiri dan via hanya mengangguk saj
Skipp kediaman mawara
NOTE : kediaman mawar adalah kediaman putri mahkota yang di desain oleh ibunda nya sendiri dan putri mei-yin dia ingin tinggal disitu padahal dia tinggal dikediaman melati maklum kembar jdi nempel terus ama kembarannya
"NONA" teriakkan yang sangat kencang tertuju pada via dan vio
"bibi ling" ucap via dan vio bersama
"nona apakah kalian tak apa? apakah ada yang luka?" ucap bibi ling dengan khawatir membolak balikan badan vio dan via
"aaaa bibi ling berhenti" ucap via dan vio bersama "dan kami sudah besar bibi ling" rengek vio dan via
"tapi bagi bibi kalian masih kecil umur kalian belum genap dua belas tahun dan dua minggu kalian baru genap dua belas tahun" ucap bibi ling
"baiklah bibi ling ayo bibi ling mei'er ingin membersihkan diri jdi ayo masuk dan tolong siapkan air nya dan pakai mewangian mawar juga" ucap vio berjalan masuk sambil mengandeng tangan bibi ling "baiklah nona akan saya siapkan" ucap bibi ling seraya kekamar mandi
beberapa menit kemudian
"Nona air nya sudah siap" ucap bibi ling
"terimakasih bibi ling" ucap via dan vio
setelah selesai membersihkan diri mereka tidur pakai hanfu putih polos
skipp pagi
"nona bangun ini sudah pagi" ucap bibi ling menggoyangkan tubuh vio
"ehmm…pagi bibi ling apakah air nya sudah siap?" tanya vio dengan suara khas bangun tidur
"pagi juga nona air nya sudah siap dan saya akan membangunkan nona mei-yin" jawab bibi ling menuju kekamar sebelah tapi berhenti karna " bibi ling kau siapkan makanan saja biar aku yang membangunkan adik yin'er" ucap vio
"baiklah kalau begitu saya undur diri dulu nona" ucap bibi ling menunduk lalu Pergi untuk mengambil makanan
"VIANA WILLIAM BANGUN!!!!!" teriakkan vio yang menggema
" kodok loncat"latah via yang langsung bangun
"whahahaa heh kodok mah emng loncat Kata siapa kodok itu jalan" ledek vio yang terbahak bahak karna latah via
"kau VIOLET ALEXANDER kebiasaan banget lu" ucap via yang kesal karna di ledek oleh vio
"oke ayo sekarang kita mandi kalau tidak akan ada sebuah ocehan dari bibi ling" ucap vio yang masuk kamar mandi dan disusul via disebelah nya
beberapa menit kemudian
hanfu yang sederhana tapi elegan yang vio warna pink dan via yang biru dan mereka langsung duduk di meja yang penuh dengan makanan yang enak disitu juga ada bibi ling yang berdiri menunggu kedua nona nya
"bibi ling duduk lah" ucap vio yang sudah duduk "iya bibi ling duduk lah temani aku dan Kak mei'er" ucap via yang juga duduk
"baik putri" ucap bibi ling dan mereka pun makan tanpa ada yang bersuara tiba tiba
"ehm… bibi ling apakah di kekaisaran ini ada hutan ?"tanya vio
"eh ada putri "jawab bibi ling "apa nama hutan itu dan dimana letaknya?" tanya vio lagi
"namanya hutan kabut dan hutan kematian"ucap bibi ling "hutan kabut disebut juga hutan tanpa wujud karna diselimuti kabut dan didalam hutan banyak hewan spiritbeast sedangkan hutan kematian terkenal karna gelap dan hewan spiritbeast yang sangat kuat karna itu banyak master yang masuk dan mati disana karna dimangsa spiritbeast" jelas bibi ling
"oh... bibi bisakah kau keluar aku dan yin'er akan membaca buku" ucap vio
"bisa nona kalau begitu hamba pamit" ucap bibi ling membungkuk dan keluar
"jadi kau ingin kesana?"tanya via
"ya" ucap vio "kau akan ke hutan yang mana?" tanya vio
"hm...sepertinya aku ke hutan kabut" ucap via
"oke jadi aku hutan kematian ayo berangkat" ucap vio