The Demon Twins The Queen Of Death

The Demon Twins The Queen Of Death
aneh tapi nyata



"sudahlah ayo pulang, ini sudah sore jika kita belum pulang ayahanda akan memarahi kita, ayo yan" ucap jian li membawa yan pergi


"ayo adik kita juga menyusul" ucap yang ling membawa yin menyusul jian li


#malam harinya di kamar yan#


"huh perasaan gua jadi tambah ga enak, sepertinya cuma bisa mempercepat pelatihan yaitu pergi sekarang atau semua akan bahaya" ucap yan yang memang sedari tadi mencoba tidur tapi tidak bisa karna terpikir kan sesuatu "jika kau ingin membenciku silahkan saja adikku" lanjut yan memakai jubah untuk menutupi dirinya dan pergi ke hutan kegelapan


#hutan kegelapan lapisan akhir#


"aku sangat berharap bisa bahagia di dunia lain ternyata tidak ya? takdir ini sangat suka mempermainkan ku ya? aku hanya ingin bahagia bukan apa apa, apa sesulit itukah bahagia? jika begitu beri aku tantangan yang bisa membuatku koma lima tahun bahkan sepuluh tahun mungkin saja penderitaan itu sudah berlalu kan? jangan harapkan kebahagiaan, itu terlalu jauh untuk ku gapai cih!" ucap yan terduduk di dekat pohon sambil bersandar "walau ada cahaya tapi jika kegelapan itu terlalu tebal bukan kah tetap akan sirna kan cahaya nya gua ini udah ditakdirin jadi orang yang berhati dingin" lanjut yan melihat keatas terdapat bintang dan bulan seakan mengatakan 'menangislah, kami akan selalu bersama mu' ( jika waktu berhenti mungkin dia dan keluarga barunya akan menjadi sangat bahagia sayangnya terlalu berharap kan? bahkan dikeluarga sendiri bisa saja menyakiti demi tujuan nya bener ga? - curhatan author )


wush


"jangan terlalu bersedih, musuh masih akan terus mengintai mengawasimu selalu" ucap aura memperingati


"tenanglah, aku hanya ingin menghapua rasa sakit saja" jawab yan menghapus air mata nya


"kau percaya ga, jika aku menemukan sihir yang membuka dunia lain?" tanya aura mengingat ada suatu buku sihir yang bisa membuka dunia lain


"jika kau bisa menemukan sihir yang kau sebut, kau ingin kompesasi apa?" tanya yan yang memang tahu jika bisnis tidak ada yang tidak saling menguntungkan ( bisnis tetaplah bisnis yakan?! )


"yakin ga kalau kau bisa kembali kedunia yang dulu hanya satu minggu kau akan bahagia?"


"ga yakin atau yakin, apapun juga harus dihadepin kan?"


"gua sih percaya aja tapi dengan sifat mu yang tidak bisa didekati ditambah aura yang kau keluarkan sanggup membuat semua orang ngehidarin lu tau ga?!"


"itu sudah mendarah daging, mau aku berubah pun tetap sama"


"setidaknya percaya pada kebahagiaan diri sendiri dulu dari pada kebahagiaan orang lain"


"mungkin memang harus dicoba"


"bagaimana jika ada seseorang yang bisa ngerubah sikapmu ini?"


"aku akan sangat berterimakasih"


"bagaimana reaksi adikmu itu?"


"mungkin dia akan menjadi sangat kaget sampai otaknya berkeliling"


"aku harap ada seseorang yang bisa ngerubah kamu" ucap aura sebelum masuk ketubuh yan


"iblis tua jika kau bisa mengetahui sihir itu akan ku beri kau darahku" ucap yan sebelum masuk keruang dimensi ( ayolah dia sangat lelah dan harus tidur untuk menstabilkan diri dulu )


pagi hari ruang dimensi yan


"aku akan keluar, kalian disini saja" ucap yan pada kelima hewan kontraknya


"baik yang mulia"


"aku ingin melihat reaksi keluargaku" ucap yan melihat melalui cctv yang memang sudah dipakai melalui holografi


didalam video holografi


bruk


"kau pembohong xia mei yan!! kau bisa membawaku apa kau pikir aku tidak berguna walau sudah kuat hah!! aku ingin menjaga mu tapi kau bahkan tidak memberiku kesempatan arghh!!!" teriak yin yang menghancurkan seisi kamar nya walah ada pelayan mereka tidak mampu untuk menahan nona nya itu


brak


"ayahanda!! apa arti dari surat ini?! katakan ini palsu kan!!" teriak jian dan yang ling mendobrak pintu ruang kerja ayah nya


"itu asli putraku, itu stempel khusus adik kalian" ucap kaisar xia dengan sedih


"tapi ayahanda adik ketiga masih terlalu kecil" ucap jian dengan nada bicara pelan kaisar xia yang tadinya ingin berkata tapi......


"yang mulia!!! gawat putri kedua mengamuk dan menghancurkan seisi kamarnya!!" teriak kasim yang langsung masuk saat mendengar laporan mengenai putri kedua


"ke kediaman mawar sekarang!!" ucap kaisar xia panik dan pergi menuju kediaman mawar


ya dan hari itu kepanikan terjadi di kekaisaran xia yaitu xia mei yang menghilang tiba tiba dan mengamuk nya putri kedua xia mei yin yang juga kembaran nya mengagetkan semua orang diistana bahkan kaisar xia memerintahkan siapapun yang menemukan putrinya akan diberi hadiah.


balik ke orang yang menyebabkan kepanikan itu


"hehe reaksinya cukup membuat orang takut dengan termpramennya kan?!" ucap yan pada diri sendiri "kan ku beri dia kompensasi yang lumayan nanti" lanjut yan mematikan video holografi


wush


"aku menemukannya!!"


"kodok jatuh" latah yan karna kaget


"aura sebaiknya kau diam atau aku akan mennyegelmu" ancam yan menatap dingin aura


"baiklah baiklah ini gulangan yang aku cari dalam ingatanku, kau harus meneteskan darahmu" ucap aura sebelum masuk ketubuh yan lagi


"jika aku kembali apa rupaku yang sekarang berubah yang dulu?" tanya yan pada aura


"bisa iya bisa tidak aku juga tidak tahu" ucap aura melalui pikiran


"okelah coba dulu" ucap yan mengores tangan nya


wush


tiba tiba ada sebuah cahaya yang menyilaukan dan yan merasa terhisap dalam cahaya


suatu tempat di hutan yang sangat dalam


"ukhh dimana ini?" gumam yan saat tersadar dari pingsan nya dan melihat sekeliling didepan nya terdapat hutan yang lebat dan pepohonan yang menjulang tinggi


"hah ini hutan 'itu' kan?!" kaget yan yang langsung berdiri "akhh shh kaki gua terkilir!!" teriak yan jatuh kembali


grooarr


suara yang sangat diingat oleh yan dan berbalik dan jengg ada seekor harimau yang sedamg menatapnya seakan dirinya itu santapan


"gua hari ini s**l banget, baru nyampe dah disambut ama harimau aura kau memang baik" ucap yan naik ke salah satu pohon menggunakan ilmu peringan diri "maaf harimau kau harus tidur dulu" lanjut yan menaburkan bubuk obat bius dan yahh harimau itu tertidur seketika


"hutan xx dijalan xx kemari jemput gua" ucap yan pada jam tangan "huh terpaksakan" gumam yan berteleportasi keluar hutan tersebut


lima menit kemudian


"hai vin! apa kabar?"


"oh halo xue! baik tapi kakiku terkilir"


"ayo masuk, aku akan mengobatinya nanti saat tiba di villa mu"


"kau dengan frea?"


"iya dia tertidur dalam mobil"


"oh"


"vin nanti bisa kau ceritakan darimana saja kau selama lima bulan ini?"


"akan kuceritakan"


disebuah villa yang menawan dekat dengan laut ditambah pemandangan yang indah sangat bagus untuk tempat bersenang senang


"akhh s****n kau ingin mematahkan kaki ku kah?!"


"jika kau mengira seperti itu maka jawaban nya 'iya' "


"Ye kau kejam akhh"


"sudah selesai, aku akan pulang penjelasan nya besok byee"


"aura!!! kemari kau!"


"apa? ada masalah?"


"apa?! kau menempatkan aku di hutan itu!! kau gila ya?!"


"bodolah yang penting kedunia yang dulukan?!"


"tapikan akhh"


"nah sakitkan? bye"


"hih dah gila tuh iblis tua"


keesokan harinya


stoopp dulu:)


...ayo tebak kebahagiaan apa yang dimaksud aura?...


...kenapa harus pindah zaman? kenapa ga disana?...


......gimana kalau yin tau tentang ini? apa dia bakal mengamuk lagi?......


...hehe dah lama ya kaga up? maaf ya guys ...