
keesokan harinya semua orang udah ada diaula ya tinggal nunggu yan dan yin
"selamat pagi semua nya" ucap yan dengan dingin
"pa pagi nona"jawab semua orang membungkuk
"hari ini aku akan melatih kalian tapi karna ada urusan sedikit kalian akan dilatih oleh orangku nanti dia akan datang kalian tunggulah dan juga panggil saya master vio dan disebelah saya master via adik ku dan anak kecil itu adalah muridku" jelas yan dia pakai topeng ya juga yin dan anak kecil itu
"pa paham nona"
"baiklah sampai jumpa besok" ucap yan pergi
ruang pribadi
"guru kau ingin pergi kemana?" tanya lingwei
"tentu saja pulang aku akan kemari setiap hari tapi tidak menentu" jawab yan "yin kau tak ingin memperkenalkan muridmu pada ku?" tanya yan
"oh tentu ini adalah xiaoxiao dan dia adalah qingxue" ucap yin menunjuk kedua muridnya
"salam master vio" ucap mereka berdua ( xiaoxiao dan qingxue ) dan yan hanya menganguk.
"yin kau pulanglah lebih dulu" ucap yan berdiri
"kau ingin kemana?" tanya yin
"jangan ikuti aku atau koleksimu akan aku ambil dan ku bakar" ucap yan teleportasi ke hutan dimana dia berlatih ( hutan kegelapan )
"bisakah aku membunuh nya aku sangat kesal dia selalu menganggap diriku anak kecil huh" ucap yin teleportasi ke kediaman nya
"lingwei,xiaoxiao,qingxue master bilang anda harus berlatih di halaman belakang dan saya akan mengajari jurus yang tepat pada elemen kalian" ucap AC 5
#hutan kegelapan#
yan tidak langsung masuk kelapisan terakhir dia masuk dari lapisan pertama tapi tidak ada yang menganggu nya karna dia sudh membunuh hewan dan itu disaksikan oleh hewan lain nya ( sungguh hewan yang malang hiks )
srek
srek
"siapa disana keluar lah" teriak yan tapi tidak ada jawaban
"waa tangan tangan itu itu mayat waaa laxy kemari kau" teriak yan berlari kepohon besar
"ya yang mulia a anda kenapa?" tanya galaxy yang sangat kaget karna teriakkan tuan nya itu
"i itu ma mayat li lihat apa sudah mati cepat" ucap yan dengan gagap
"ba baik" jawab laxy mendekat dan walla ternyata pemuda tampan 'yang mulia dimana sifat aslimu yang seperti iblis tapi sangat takut pada mayat bukan orang hidup tapi tangan nya bergerak' batin laxy
"yang mulia orang ini belum mati dan sepertinya aku tau dia siapa" ucap laxy membawa orang itu
"huh menakutkan......lalu siapa dia?" tanya yan menunjuk pemuda itu
"lan zanghuo, tuan muda ketiga dari keluarga bangsawan lan anak selir dan saya mendengar ibunya adalah seorang j****g dan lan zanghuo adalah sampah karena dia tibak bisa berlatih" jelas laxy
"em......lan zanghuo, tuan muda ketiga dari keluarga bangsawan lan, ibunya seorang j****g dan dia sampah? apa itu benar?" ucap yan mendekat dan memeriksa nadi spiritnya "ini...... tidak mungkin tidak ada yang mempunyai ini selain keluarga kerajaan,paman li,paman rong an,paman rong yan dan paman chi...... kenapa orang ini mempunyai ini" lanjut yan dengan kaget
"apa maksud anda yang mulia?" tanya laxy dengan heran
"dia tidak memiliki nadi spirit seperti kebnyakan orang tapi dia memiliki nadi spirit di bagian leher sama seperti keluarga kerajaan dan keempat paman yang dekat dengan keluarga kerajaan" jelas yan
"ah itu berarti dia-" ucapan laxy tidk dilanjutkan
takk
"yap tepat sekali! dia nerlatih menggunakan nadi spirit di bagian tangan sedangkan dia memiliki nadi spirit dibagian leher bukankah itu sama saja dia itu bodoh kan" ucap yan sembari menjitak lan zanghuo ( dia pingsan tapi di jitak tak berperasaan )
"bodoh? tapi...benar juga" ucap laxy
"sudhlah kita selamatkan dia dulu kasihan dia" ucap yan mengeluarkan pil penyembuh
wush
"wow kau jasihan pada pemuda ini? sepertinya ratu dingin kita sedikit mencair" ucap aura keluar dari tubuh yan
"ck dimlah! aku membantunya karna dia sangat berbakat libat tubuhnya dia memiliki atribut angin yang sama seperti lingwei bukankah menjadikan nya murid dan jadikan kekuatan ku akan menguntungkan?" ucap yan duduk di pohon sebelah
"oh~ kukira kau jatuh cinta xiaxia?"
"apa itu cinta?"
"jika kau masih saja mengoceh akan ku cabik roh mu it-"
shh
shh
( suara ular jan mikir yang sembarangan lu pada )
"apa itu?" teriak yan dengan waspada melihat semak semak bergoyang "huaa ular! laxy bunuh ular itu huaa rara u ular itu" teriak yan memeluk aura
"ba baik yang mulia" ucap laxy langsung menghabisi ular itu
"sudah sudah ular itu sudah mati" ucap aura menenangkan yan
"be benarkah"
lima menit kemudian
"akhh kepalaku pusing sekali"
"kau akhirnya bangun anak muda" ucap yan sembari mengelus laxy
"si siapa kau?" tanya lan zanghuo
"kau tak perlu tau yang terpenting adalah kau ingin jadi kuat kan? jadilah muridku" ucap yan yang langsung to the point
"hah? murid? tapi aku tidak bisa berlatih" ucap lan zanghuo
"yang mulia dia memang bodoh" ucap laxy berubah ke tubuh manusia tapi masih ada ekor ama telinga nya
"spi spirit beast serigala ilusi?! da dan yang mulia?! kau kau pasti putri mahkota kekaisaran xia xia mei yan?!" kaget lan zanghuo
"ah ternyata aku sangat terkenal ya" ucap yan berdiri lalu mendekat "jadi tuan muda lan kau ingin jadi muridku tidak?" tanya yan berjongkok dihadapan lan zanghuo"
"ta tapi sa saya-"
"tapi kau tidak bisa berlatih? kau itu memang bodoh"
"ma maksud anda?"
"huh kau itu bisa berlatih tapi kau berlatih menggunakan nadi spirit di tangan sedangkan kau mempunyai nadi spirit di bagian leher itu sebab nya kau tidak bisa berlatih" jelas yan
"hah bu bukan kah hanya keluarga kekaisaran yang memiliki ini?"
"mungkin kau orang yang berjodoh dengan ku!! aku akan menemui mu tiga hari lagi kau akan diantar oleh spirit beast ku"ucap yan melesat pergi
"mari tuan muda" ucap laxy langsung teleportasi ke kediaman bangsawan lan
setelah sampai yan langsung ke aula makan kerajaan dan disana sudah ada ayah, kakak nya, dan yin mereka makan bersama dan saling bercanda selesai makan siang mereka kembali ke kediaman nya untuk istirahat
sisi lain
"sungguh?! adik perempuan kita sangat sulit di tebak"
"ya semakin kita memahami mereka semakin kita kaget akan ulah nya"
"aku berfikir mereka sama seperti perempuan lain yang suka sekali mencari perhatian ternyata berbeda"
"tapi dia takut mayat sedangkan dia suka sekali membunuh orang"
"dan dia takut ular"
'ah ternyata kucing liar ku takut ular kukira dia tak takut pada apapun' batin li xian
'kakak ipar ternyata takut ular ya' batin li jinyao
keesokan harinya
seperti biasa yan dan yin selalu makan bersama dengan ayah dan kakak ny lalu membaca buku dan setelah itu ke markas nya untuk melihat perkembangan dan memberikan pil kultivasi begitu pun dengan lingwei,xiaoxiao, dan qingxue.
stop dulu guys
don't forget to
like
komen
end follow byeee😊